Polikarpus Manase Mana, Polikarpus Manase
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI KAMPANYE PENGENDALIAN MINUMAN BERALKOHOL (PERDA NOMOR 11 TAHUN 2012) OLEH PEMERINTAH KABUPATEN SIKKA Mana, Polikarpus Manase; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.824 KB)

Abstract

Abstract Campaign strategy is a communication action plan to influence others. The aim of the research was to find out and axplain the communication strategy by the government of Sikka Regency in the campaign of alcoholic drink based on Local Regulation Number 11 Year 2012 in Sikka Regency, the implementation of socialization campaign of the control of alcoholic drikn, and the inhibiting factors of the campaign of control of alcoholic drink in Sikka Regency.The research used descriptive qualitative method trough interview and field observation. The results of the research that the government of Sikka regency to implementation of communication only linear with face to face. All sectors were excluded. Not perform segmentation and identification of audiences. There are several factors faced in the implementation of campaign such as the low level of community’s knowledge and participation, limited time and cost, ego sector, long bureaucratic system, and strong tradition and culture in the community. Campaign of the control alcoholic drink by the govermment of Sikka not through a good communication plan and compherensiveAbstrak Strategi kampanye adalah perencanaan tindakan komunikasi untuk mempengaruhi orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan strategi komunikasi Pemerintah Kabupaten Sikka dalam kampanye pengendalian minuman beralkohol berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012 di Kabupaten Sikka, mengetahui dan menjelaskan pelaksanaan kampanye sosialisasi pengendalian minuman beralkohol di Kabupaten Sikka, serta mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor yang menghambat kampanye pengendalian minuman beralkohol di Kabupaten Sikka. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Variabel yang diteliti adalah, strategi komunikasi, proses komunikasi media komunikasi, sasaran komunikasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola komunikasi bersifat linear melalui pola tatap muka. Semua sektor tidak dilibatkan. Tidak melakukan segmentasi dan identifikasi khalayak. Pelaksanaan kampanye mengalami hambatan karena tingkat pengetahuan dan partisipasi masyarakat yang masih rendah, waktu dan biaya yang terbatas, ego sektor, sistem birokrasi yang panjang, serta adat dan budaya yang masih kental di masyarakat. Kampanye pengendalian minuman beralkohol oleh Pemerintah Kabupaten Sikka tidak melalui suatu perencanaan komunikasi yang baik dan kompherensif.