Nosakros Arya, Nosakros
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMODIFIKASI KEMISKINAN DALAM TELEVISI INDONESIA Arya, Nosakros; Cangara, Hafied; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.095 KB)

Abstract

Abstrak Kemiskinan bukan hanya persoalan sosial, tetapi kemiskinan telah menjadi komoditas yang ‘seksi’ di media televisi Indonesia. Tujuan penelitian ini ; (1) menganalisis proses representasi kemiskinan yang ada pada program “Jika Aku Menjadi” dan “Bedah Rumah”, (2) menganalisis bentuk komodifikasi kemiskinan yang berlangsung pada kedua program tersebut, dan (3) menganalisis perbedaan (komparasi) secara signifikan antara kedua program tersebut dalam merepresentasikan bentuk komodifikasi kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran. Metode kualitatif digunakan untuk menganalisis bentuk komodifikasi kemiskinan yang ditampilkan dalam kedua program. Sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk membandingkan frekuensi kemunculan bentuk komodifikasi kemiskinan di antara kedua program tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program “Jika Aku Menjadi” dan “Bedah Rumah” secara kualitatif merepresentasikan proses komodifikasi kemiskinan dalam momen dramatis yang terdiri dari gambaran situasi kemiskinan, sensasi kegembiraan, mengundang simpati dan rasa haru bagi pemirsanya, dan merangsang syaraf tawa bagi pemirsanya. Kedua program tersebut juga mempraktikkan bentuk komodifikasi, antara lain: komodifikasi pekerja, komodifikasi khalayak, dan komodifikasi isi. Dan dengan menggunakan teknik statistik uji beda chi kuadrat, dihasilkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara kedua program dalam merepresentasikan bentuk-bentuk komodifikasi kemiskinan.Abstract Poverty is not only as a social issue, but also become a ‘sexy’ commodity in Indonesian electronic media, television. The aims of this study were: (1) to analyze the representation of poverty that was showed in the “Jika Aku Menjadi” and “Bedah Rumah” programs, (2) to analyze the form of poverty commodification on the both programs, and (3) to analyze the significant differences (comparisons) between the two programs in the representing the form of poverty commodification. This study used a mixed research methods. Qualitative methods were used to analyze the form of poverty commodification which was shown in the both programs. On the other hand, quantitative methods were used to compare the frequency of occurrence in the form of poverty commodification between the both programs. The results showed that the program “Jika Aku Menjadi” and “Bedah Rumah” represented qualitatively the process of poverty commodification in the dramatic moments. They consisted of the picture the poverty situation, sensation of excitement, sympathy and compassion for the viewers, and stimulate nervous laughter to the viewers. The both programs also practiced a form of commodification, among others: the commodification of labor, commodification of audiences, and commodification of content. In addition, there was a significant difference both of programs in representing the form of poverty commodification by using different statistical techniques “chi square” test.