Muhammad Iqbal Sultan, Muhammad Iqbal
Unknown Affiliation

Published : 26 Documents
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMANFAATAN DEBAT KANDIDAT UNTUK MENJUAL GAGASAN DAN MENUNJUKKAN KOMPETENSI DALAM PILKADA 2015 DI KABUPATEN SOPPENG Syadaruddin, Andi; Sultan, Muhammad Iqbal; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.682 KB)

Abstract

ABSTRAK Pemilihan kepala daerah merupakan arena kontestasi politik dengan kompetisi antar pasangan kandidat, dan pemenang ditentukan suara terbanyak oleh pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan debat kandidat sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan politik dengan cara public speaking dan mengetahui penguasaan materi dengan tujuan mempersuasi khalayak serta membangun opini publik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif Kualitatif. Informan penelitian ini adalah para kandidat pasangan calon, Tim Sukses, dan KPU Kabupaten Soppeng. Penetapan informan dalam penelitian ini menggunakan dua cara yaitu purposif dan aksidental. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kandidat calon Bupati Soppeng, tidak pernah mengikuti pelatihan public speaking. Menyusun materi debat pada dasarnya hasil olah pikir dan ide dari berbagai pihak termasuk dari masyarakat sebagai bentuk penggalangan aspirasi. Materi debat yang sifatnya untuk mempersuasi khalayak yang berisi pesan-pesan yang bertujuan untuk mempengaruhi pendapat dan perilaku khalayak. Kekuatan dari materi debat, yaitu dapat memberikan informasi tentang kandidat kepada khalayak. Kredibilitas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng terbangun atas kualitas dan kapasitas atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Kualitas harus dibangun sejak awal, yaitu berupa pengalaman dan pengetahuan.para kandidat termotivasi untuk mempersuasi khalayak adalah untuk mendorong dan mengugah partisipasinya dalam pilkada, serta bahwa audiens merupakan pemilih cerdas yang akan membantu secara sukarela mendukung kandidat tertentu.
STRATEGI PUBLIC RELATIONS MYKO HOTEL & CONVENTION CENTER MAKASSAR DALAM MENYELESAIKAN KRISIS PUBLIK Mandiri, Citra Ayu; Sultan, Muhammad Iqbal; Mukhtar, Sitti Murniati
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.33 KB)

Abstract

ABSTRACT The purpose of this research is (1) To know the public relations strategy of MYKO Hotel & Convention Center Makassar in solving public crisis; (2) To know what factors support the Public Relations of MYKO Hotel & Convention Center Makassar in solving the public crisis. This type of research uses descriptive qualitative research method by presenting data in the form of narrative descriptions, words, phrases, opinions and ideas collected by researchers from various sources. Researchers obtained data based on in-depth interviews with competent sources to answer the problem formulation, where the informants were selected by using purposive determination technique and through literature study based on the data received from the staff. The result of the research shows that the strategy used by PR in solving the public crisis include: conducting research on case and news, completing the licensing documents in accordance with the procedures of Makassar city government, press conference, providing services to the media, invite Makassar city government to come and see the situation of the company, set up crisis center. The supporting factors in solving the public crisis are human resources (HR), cooperation with stakeholders, infrastructure, budget, link building, development of information and communication technology, non-writing activities.
KEBIJAKAN REDAKSIONAL RADAR SULBAR TENTANG BERITA PENDIDIKAN DALAM MENDUKUNG MAJENE SEBAGAI PUSAT PENDIDIKAN DI PROVINSI SULBAR MS, Anugrawati; Hasrullah, Hasrullah; Sultan, Muhammad iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.965 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) porsi pemberitaan seputar pendidikan di Majene lebih sedikit dibanding isu lain. (2) kebijakan redaksional Radar Sulbar dalam mendukung Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar. (3) faktor – faktor yang mempengaruhi kebijakan redaksional Radar Sulbar tentang berita pendidikan. (4) kelemahan dan kelebihan kebijakan redaksional Radar Sulbar dalam mendukung Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggabungkan analisis gatekeeping model Pamela J Shomaker dan Stephen D Reese. Penelitian ini dilakukan di Radar Sulbar Kabupaten Mamuju dan Majene. Jenis sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah hasil wawancara para redaktur dan berita – berita di Radar Sulbar edisi Januari – Maret 2016. Data sekunder berupa buku, tesis, skripsi, jurnal dan internet. Informan sebanyak delapan orang. Data analisis menggunakan beberapa teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pemberitaan pendidikan Majene secara kuantitas di bawah dibading isu lain dipengaruhi kurangnya wartawan lapangan dan juga tidak adanya penekanan memunculkan berita pendidikan setiap hari. (2) Kebijakan Redaksional Radar Subar mendukung Majene sebagai pusat pendidikan dengan memberi penguatan kepada beberapa isu pendidikan saja. (3) Faktor – faktor yang dominan mempengaruhi kebijakan redaksional Radar Sulbar terkait berita pendidikan diantaranya ideologi dan organisasi. (4) Kelebihan kebijakan redaksional Radar Sulbar dalam mendukung Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar terlihat dari rubrik pendidikan Go madrasah dan konsistensi pemberitaan yang meski memiliki kerjasama iklan di lintas sektoral tidak mengurangi fungsi kontrolnya. Kelemahan : Rubrik Health and Education masih di dominasi berita nasional dan sebagian kecil berita lokal di Sulbar.
OPINI DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PEMBAHARUAN DAN KEPEMIMPINAN BUPATI NURDIN ABDULLAH DALAM MEMAJUKAN BANTAENG SEBAGAI KOTA INDUSTRI DAN WISATA Syah, Darmawan; Cangara, Hafied; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.3 Juli - September 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.111 KB)

Abstract

Abstract Public’s opinions are very important for democratic social life. Leader’s success can be found by the opinions that made by public. This study aims to find out the opinions and attitudes towards innovation and leadership in advancing the Regent Nurdin Abdullah Bantaeng as industrial cities and attractions, as well as the factors that influence the opinion. This study used a qualitative descriptive approach with the study subjects consisted of 38 people Bantaeng people who come from different backgrounds. Data were collected through direct observation and interview. then analyzed the data using triangulation techniques. The results showed that all informants that is the subject of this study support program Bantaeng advance as an industrial city and sightseeing. This is one solution to improve the original income Bantaeng oriented to the improvement of public welfare. In addition, factors that affect the leadership of Nurdin Abdullah is hard work fruitful achievements, and contribution of the media in shaping the image Bantaeng.Abstrak Opini publik sangat penting bagi kehidupan masyarakat yang demokratis. Keberhasilan seorang pemimpin dapat diketahui dari opini publik yang terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui opini dan sikap masyarakat terhadap pembaharuan dan kepemimpinan Bupati Nurdin Abdullah dalam memajukan Bantaeng sebagai kota industri dan wisata, serta faktor yang mempengaruhi opini tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian terdiri dari 38 orang masyarakat Kabupaten Bantaeng yang berasal dari latar belakang yang berbeda. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam. selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan yang menjadi subjek penelitian ini mendukung program memajukan Kabupaten Bantaeng sebagai kota industri dan wisata. Hal ini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bantaeng yang berorientasi kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu faktor yang mempengaruhi kepemimpinan Nurdin Abdullah adalah kerja keras yang berbuah prestasi, dan kontribusi media dalam membentuk citra Kabupaten Bantaeng. 
ANALISIS PERAN PUBLIC RELATIONS (PR) DALAM PENANGANAN OPINI DAN SIKAP KOMUNITAS SEKITAR TERHADAP PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. ENERGY SENGKANG DI KABUPATEN WAJO Rusmin, Andi; Unde, Andi Alimuddin; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.638 KB)

Abstract

Abstract The success of a Corporate Social Responsibility (CSR) is program influenced by the role of Public Relations (PR) in carrying out its role both internally and ekxternal. The aims of the study were observe the surrounding public opinion and attitudes on corporate social responsibility (CSR) of PT. Energy Sengkang in community empowerment the role and function of the public relations (PR) of PT. Energy Sengkang on community empowerment program of Corporate Social Responsibility (CSR). The method used in this study, the qualitative approach. The object of this study PR PT. Energy stirrups, technical implementing CSR programs and community activities around the company from three villages in the district Pammana Wajo. Data were colleted trough obsevation, interviews and documentation and were analyzed with qualitative analysis. The results of the research indicated that PR of PT. Energy Sengkang had not implemented its CSR program effectively, characterized by the uneven data collected in some villages being studied. PT. Energy Sengkang was positively perceived by public opinion, mainly reated to the optimal, indicated by less-saticfaction of neigbor communities on the implementation of the CSR program, especially on budget transparency and community empowerment in improving local economy.Abstrak Keberhasilan program Corporate Social Responsibility (CSR) ditentukan oleh peran Public Relations (PR) dalam menjalankan perannya baik secara internal maupun ekxternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui opini dan sikap masyarakat komunitas sekitar terhadap program Corporate Social Responsibility PT. Energy Sengkang dalam pemberdayaan masyarakat dan peran dan fungsi Public Relations(PR) PT. Energy Sengkang terhadap pemberdayaan masyarakat dalam program CSR.Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini PR PT. Energy sengkang, pelaksana teknis kegiatan program CSR dan komunitas sekitar perusahaan dari tiga desa di Kecamatan Pammana Kabupaten wajo . Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan cheking, organizing, coding, pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan CSR pada bagian PR PT. Energy Sengkang belum berjalan secara efektif. Hal ini ditandai dengan oleh pengumpulan data dan pelaksanaan kegiatan yang belum merata dibeberapa desa yang diteliti guna menampung aspirasi komunitas sekitar terkait dengan program CSR. Opini masyarakat terhadap program yang ditawarkan PT. Energy Sengkang sudah dirasakan positif, terutama yang terkait dengan program kesehatan. Namun, dari segi pemberdayaan masyarakat belum terlaksana secara optimal. Hal tersebut ditandai oleh sikap komunitas sekitar yang merasa kurang puas dengan pelaksanaan program CSR PT. Energy Sengkang, terutama pada keterbukaan anggaran kegiatan dan pemberdayaan komunitas sekitar dalam peningkatan ekonomi masyarakat. 
STRATEGI PROMOSI DALAM MENINGKATKAN JUMLAH MAHASISWA PADA POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF MAKASSAR Dharmawansyah, Surya; Cangara, Hafied; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.653 KB)

Abstract

Abstract Currently, the competition betwen state universities and private universities in recruiting students is getting harder. The aim of the study is to analyze is the promotion strategy with mixed mothod. The subject of the promotion team and 53 persons new student of PolyMedia Creative Polytechnic of Makassar. then analyzed with triangulasi data and regression techniques. The result of the study indicated that campaign strategy conducted by the Creative Media State Polytechnic of Makassar are Advertising, Personal Selling, Publicity, and Word of Mouth. Partially, Advertising promotion strategy is the most influential variable (34,4%), while Publicity has the least (19,3) effect. Advertising, Personal Selling, Publicity, and Word of Mouth simultaneously have significant effect (65,6%) in increasing the students number. The remaining 34,4% is influenced by other variables not examined. Inhibiting factors are insufficient funds, no humas resources from communication field of studies, and less communication among employees.Abstrak Saat ini, persaingan perguruan tinggi baik negeri (PTN) dan swasta (PTS) di Indonesia dalam memperebutkan mahasiswa cukup berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi promosi, efektifitas, dan faktor penghambat promosi dengan menggunakan metode campuran (mixed methode). Subyek dalam penelitian ini terdiri dari tim promosi dan calon mahasiswa baru Polimedia Kreatif Makassar sebanyak 53 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi data dan tehnik uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Media Kreatif Makassar adalah Iklan, Personal Selling, Publisitas, dan Word of Mouth. Iklan secara parsial adalah variabel yang paling berpengaruh (34,4%) sedangkan variabel yang paling sedikit pengaruhnya adalah Publisitas (19,3%). Variabel Iklan, Personal Selling, Publisitas, dan Word of Mouth secara serempak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah mahasiswa sebesar 65,6 % sedangkan sisanya 34,4% dipengaruhi oleh variabel lain. Faktor penghambat kegiatan promosi selama ini adalah Dana promosi yang kurang cukup, tidak dimilikinya sumber daya manusia dalam bidang ilmu komunikasi , serta komunikasi interpersonal yang kurang haromonis antar sesama pegawai.
PENERIMAAN INFORMASI DAMPAK PENAMBANGAN PASIR BAGI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP DI KALANGAN PENAMBANG PASIR ILEGAL DI DAS JENEBERANG KABUPATEN GOWA Marini, Marini; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.485 KB)

Abstract

Abstract illegal mining has been disturbing residents, its consequences such as damage to buildings , damage to land and as well as the threat of landslides . This study aims to determine how the process of receiving information in the sand miners on the impact of mining activities on the environment in the watershed Jeneberang Gowa . The method used in this research is descriptive qualitative , observation and interviews with respondents directly to key informants consisting of 6 -party BLHD Gowa and 2 representatives of the illegal miners who are still active and is no longer active . Selects respondents intentionally ( purposive ) with predetermined criteria . Data were analyzed based on the Elaboration Likelihood Theory of Richard Petty and John T. Cacioppo . Based on the research results , admission information among miners became a boomerang attributed to the weak argument given the BLHD . Weak arguments given to the audience with high motivation in elaborating the message will turn on the rejection message is given so persuasive attitude change is difficult to achieve . This study suggests that the delivery of information about environmental damage through persuasive message carried Regional Environmental Agency to the miners do not achieve the goal of changing the behavior of the miners to stop illegal mining and the need to take into account the credibility of the communicator and the audience trust the communicator, as well as strength message in the process of providing information.Abstrak Maraknya pertambangan illegal yang menggunakan mesin pompa telah meresahkan warga akan akibat yang ditimbulkannya seperti kerusakan bangunan, kerusakan lahan dan lahan serta ancaman longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penerimaan informasi di kalangan penambang pasir tentang dampak aktivitas penambangan bagi lingkungan hidup di DAS Jeneberang Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif, dengan melakukan observasi dan wawancara responden secara langsung kepada informan kunci yang terdiri dari 6 pihak BLHD Kabupaten Gowa dan 2 perwakilan penambang illegal yang masih aktif dan sudah tidak aktif. Pemilihan responden dilakukan secara sengaja (purposive) dengan criteria yang telah ditetapkan. Data dianalisis berlandaskan Teori Elaborasi Likelihood dari Ricard Petty dan John T Cacioppo. Berdasarkan hasil penelitian, penerimaan informasi di kalangan penambang menjadi boomerang diakibatkan lemahnya argumentasi yang diberikan pihak BLHD. Argumentasi lemah yang diberikan kepada audiens dengan motivasi tinggi dalam mengelaborasi pesan akan berbalik pada penolakan pesan persuasif yang diberikan sehingga perubahan sikap sulit dicapai. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa penyampaian informasi mengenai dampak kerusakan lingkungan hidup melalui pesan persuasif yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup Daerah kepada pihak penambang tidak mencapai tujuan yakni mengubah perilaku penambang untuk berhenti menambang secara ilegal serta perlunya memperhatikan faktor kredibiltas komunikator dan kepercayaan audiens kepada komunikator, maupun kekuatan pesan dalam proses pemberian informasi. 
PENDAPAT POLITISI TERHADAP KREDIBILITAS LEMBAGA SURVEI TENTANG ELEKTABILITASNYA DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF DPRD SULSEL 2014 Abdi, Andi Muhammad; Sultan, Muhammad Iqbal; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.88 KB)

Abstract

Abstract The presence of survey’s institute hold a strategic role for a politicians as well as for the political party in every political moments, but the main requirement for a survey institute to maintain the public trust in them is their credibility. This study aims to find out politicians’ opinions and factors influencing their opinions about the credibility of survey institutions in relation with electability in the election of legislative representatives in South Sulawesi Parliament in 2014. This descriptive qualitative research involved twelve politicians from different parties and four survey institution officials as informants. They were selected purposively. The data were collected through interviews and observations; and were analysed by using the interaction analysis model developed by Milles and Huberman. The data were processed through three channels of qualitative data analysis: reducing the data, presenting the data, and drawing the conclusion. The results reveal that politicians tend to trust the credibility of survey institutions and the results of electability survey released by the institutions. This is influenced by internal and external factors. Internally, the politicians are influenced by their experience and education. Externally, they are influenced by party traditions and the credibility of survey institutions. Furthermore, according to the politicians. There are five criteria for credibility of a survey institutions, including track record of the institution, track record of the institution’s leader, proffesionality of human resources, positive image, and clear addres of office. Survey institutions maintain their relationship with politicians through emotional approach and professional approach. It is expected for the survey institutions to formulate a relevant method of survey for every existing political dynamis, such as for the money politics phenomena in the recent local elections. As for the politicians them selves, they have to be more selective and based on the ideal standard in utilizing the survey institutions.Abstrak Kehadiran lembaga survei memiliki peran strategis bagi seorang politisi maupun partai politik dalam setiap momentum politik, namun kredibilitas adalah syarat utama yang harus dimiliki suatu lembaga survei agar tetap dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat politisi dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi pendapat politisi terhadap kredibilitas lembaga survei mengenai elektabilitasnya dalam Pemilihan Legislatif DPRD Sulsel 2014. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah 12 orang politisi dari partai yang berbeda dan4 orang pimpinan lembaga survei. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis model interaksi yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman, data yang telah didapat kemudian diolah melalui tiga jalur analisis data kualitatif yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa politisi cenderung masih mempercayai kredibilitas lembaga survei dan hasil survei elektabilitasnya yang dirilis oleh lembaga survei. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapat politisi dilatar belakangi oleh faktor internal dan eksternal. Secara internal pendapat politisi dipengaruhi oleh faktor pengalaman dan pendidikannya sedangkan secara eksternal dipengaruhi oleh tradisi partai dan kredibilitas lembaga survei tersebut. Politisi mengungkapkan ada lima kriteria kredibilitas suatu lembaga survei yaitu: track record lembaga survei, track record pimpinan lembaga survei, sumber daya manusia profesional, citra positif dan memiliki kantor yang jelas. Strategi yang dilakukan oleh lembaga survei dalam menjaga hubungannya dengan politisi adalah melalui pendekatan yang bersifat emosional dan pendekatan yang bersifat profesional. Diharapkan lembaga survei dapat merumuskan metodologi survei yang relevan dalam setiap dinamika politik yang ada, seperti fenomena Money Politic yang terjadi di pileg. Kepada politisi diharapkan agar selektif dan berdasarkan standar yang ideal dalam menggunakan lembaga survei. 
ANALISIS KOMUNIKASI ANTARETNISDI KALANGAN PEMUDA NUSANTARA DALAM MEMBANGUN SPIRIT NASIONALISME MENUJU KERJA SAMA ANTARBANGSA MELALUI INDONESIA – KOREA YOUTH EXCHANGE PROGRAM (IKYEP) Haris, Rizky Maulidiana; Cangara, Hafied; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.2 April - Juni 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1155.623 KB)

Abstract

Abstract The purpose of this research is to investigate the ways to develop the nationalist spirit in the interethnic communication among Nusantara youth towards the international cooperation through IKYEP, to investigate the interethnic communication among Nusantara youth in cultivating the Indonesian nationalistic spirit towards the international cooperation and to investigate the application form of the nationalistic spirit in the interethnic communication among Nusantara youth towards the international cooperation through IKYEP. The method used was a descriptive research method with the qualitative approach through direct observation on the research objects and interviews. The data were then analyzed using Miles and Huberman interactive model. The results revealed that as the first step, the Facebook group was formed which would function to build up the nationalistic spirit at the early stage. PDT phase contained the activities which mentally supplied the participants with group bounding and team work. The interethnic communication which occured were in the forms of culture, faith systems, stereotypes, ethnocentrism and the short duration of the program. The spirit of nationalism had grown in the interethnic communication as the results achieved in the form of positive discourse, self reflection to respect the cultural differences. Besides, there was the feeling of responsibility to carry out their tasks. The application forms were the tolerance value, solidarity, integrity, commitment, and cooperativeness.AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui cara membangun spirit nasionalisme dalam komunikasi antaretnis di kalangan pemuda nusantara menuju kerja sama antarbangsa melalui IKYEP, untuk mengetahui komunikasi antaretnis di kalangan pemuda nusantara dalam menumbuhkan spirit nasionalisme Indonesia menuju kerja sama antarbangsa dan untuk mengetahui bentuk penerapan spirit nasionalisme dalam komunikasi antaretnis di kalangan pemuda nusantara menuju kerja sama antarbangsa melalui IKYEP. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui pengamatan langsung terhadap objek penelitian dan wawancara. Kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai langkah awal dibuat group Facebook yang berfungsi untuk membangun spirit nasionalisme. Fase PDT berisi kegiatan yang membekali dari segi mental, group bounding dan team work. Komunikasi antaretnis berupa kebudayaan, sistem kepercayaan, stereotip, etnosentrisme serta durasi program yang singkat. Spirit nasionalisme tumbuh sebagai hasil yang dicapai berupa wacana positif, refleksi diri untuk menghormati perbedaan kebudayaan serta tanggung jawab untuk menjalankan tugas. Bentuk penerapan berupa nilai toleransi, solidaritas, integritas, komitmen, dan kebersamaan. 
PERAN MEDIA CENTER DALAM MENGELOLA DAN MEMBENTUK CITRA KANDIDAT DIA PADA PEMILIHAN WALIKOTA MAKASSAR 2013 Soleman, Syahrir; Hasrullah, Hasrullah; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.078 KB)

Abstract

Abstract DIA Media Center is the central of planning and managing imaging messages a candidate on Election Mayor and Vice Mayor of Makassar in 2013. The aim of this research was to find out the role of media center in managing and shaping the image of DIA candidates and communication strategy used by media cent er in the election of mayor and vice mayor of Makassar in 2013. The research used descriptive method with qualitative approach conducted in Makassar City, South Sulawesi Provincee consisting of 8 informants who were all the team members of DIA media center. The data were obtained through observation and interview. They were analyzed using qualitative analysis. The results of the research indicate that media center controls production and dissemination process of imaging messages through printed media such as newspapers, outdoor advertisements, car stickers, and small format media, electronic media such as television and radio, and social media such as facebook, twitter, youtube, and websites. Media center is also used to deaden and neutralize negative campaign and black campaign from political opponents. Communication planning is done through communication strategy through the stages of setting the goals, analyzing the audience, developing the message, choosing communication media, disseminating message through individual communication, group communication, and mass communication, and doing gradual evaluationAbstrak Media Center DIA merupakan pusat perencanaan dan pengelolaan pesan pencitraan kandidat pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media center dalam mengelola dan membentuk citra kandidat DIA dan strategi komunikasi yang digunakan media center pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar pada tahun 2013. Penelitian ini dilakukan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah informan 8 orang yang kesemuanya merupakan bagian tim media center DIA. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media center mengontrol proses produksi dan penyebaran pesan pencitraan melalui media cetak seperti koran, iklan luar ruang, stiker mobil, media format kecil, dan juga media elektronik seperti televisi, radio serta media baru seperti media sosial facebook, twitter, youtube, website. Media center juga digunakan untuk meredam dan menetralkan kampanye negative dam kampanye hitam dari lawan politik. Perencanaan komunikasi dilakukan melalui strategi komunikasi dengan tahapan menetapkan tujuan, menganalisis khalayak, menyusun pesan, memilih media komunikasi, dan menyebarkan pesan melalui komunikasi individu, komunikasi kelompok, dan komunikasi massa, kemudian melakukan evaluasi secara bertahap.