Dudella Desnani Firman Yasin, Dudella Desnani Firman
Unknown Affiliation

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

ACHIEVEMENT OF BLOOD PRESSURE TARGET WITH MEDICATION ADHERENCE AND SODIUM CONSUMPTION IN SAIFUL ANWAR GENERAL HOSPITAL OUTPATIENT CLINIC Ahmad, Zaky Soewandi; Yasin, Dudella Desnani Firman
UNEJ e-Proceeding 2016: Proceeding of 1st International Conference on Medicine and Health Sciences (ICMHS)
Publisher : UNEJ e-Proceeding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.056 KB)

Abstract

Hypertension is a common clinical problemthat responsible of deaths account for 9.4 millionpeople in worldwide every year.1 The worldwideprevalence of hypertension estimated increase from26.4% in 2000 to 29.2% in 2025.2 An estimated 65million adult Americans, or nearly one fourth of theadult population of the United States, havehypertension. Another quarter of the populationhave prehypertension.3 RISKESDAS results showsthat the prevalence of hypertension in Indonesia was26,5%.4Among hypertensive patients in USA 11%were not on treatment regimen, 25% were not onadequate treatment, 34% were on adequatetreatment.3 In Indonesia, among hypertensivepatients only 9,5% were on treatment.4 In a recentanalysis of National Health and NutritionExamination Survey (NHANES) participants that 35,8million (53,5%) were not reach blood pressuretarget. Among these, an estimated 16.0 million(44.8%) were aware of their hypertension and werebeing treated with medication.5 In a cross-sectionalanalysis of Framingham Heart Study participants,only 48% of treated participants were controlled to<140/90 mm Hg and less than 40% of elderlyparticipants (>75 years of age) were at a goal bloodpressure.6 These data suggested that hypertensionremained largely uncontrolled worlwide.Uncontrolled hypertensive confer an increased ofcardiovascular events. Nearly one fourth of adultswith uncontrolled hypertension have stage 2hypertension (systolic BP ≥160 mmHg or a diastolicBP ≥100 mmHg), putting them at higher risk forheart disease or stroke.5 According to the WorldHealth Report uncontrolled hypertension causesover 7 million premature deaths, takes up 4.5% ofthe total global disease burden, and accounts forsome 64 million disability adjusted life years lost.7Randomized controlled trials haveconvincingly shown that treatment of hypertensionreduces the risk of stroke, coronary heart disease,congestive heart failure, and mortality.8 However itwas not easy to achieve blood pressure target. Itrequired an act of antihypertensive medicationtherapy. The success of a therapy was not onlydetermined by the diagnosis and appropriate drugselection, but also to carry out the patients therapycompliance, included compliance in takingmedication but in fact, adherent of medication waspoor.9 Moreover, non pharmacology theraphy thattreated hypertension is dietary of sodium. Reducingdietary sodium additives may decrease hypertensionprevalence by 30%, resulting in one million fewerhypertensive patients.10 It remains lacking dataregarding controlled hypertension in Indonesia up tonow. Therefore this research aimed to to investigatemedication adherence and sodium consumption toachieve blood pressure target.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EFIKASI DIRI REMAJA DALAM MELAKUKAN RESUSITASI JANTUNG PARU DI SMK NEGERI 2 SINGOSARI Yasin, Dudella Desnani Firman; Ahsan, Ahsan; Racmawati, Septi Dewi
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.009 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i3.721

Abstract

Angka kematian yang terjadi di luar rumah sakit akibat henti jantung atau Out-of-Hospital Cardiac Arrest (OHCA) menjadi salah satu fokus permasalahan kesehatan dunia karena angka kejadiannya yang tinggi dan meningkat setiap tahunnya. Penyebabnya adalah terlambatnya pelaporan dan pemberian tindakan RJP. Kepercayaan diri remaja dalam melakukan RJP dipengaruhi oleh banyak hal. Oleh karena itu beberapa faktor yang sangat penting untuk meningkatkan efikasi diri pada remaja semakin ditekankan untuk meningkatkan angka keselamatan pasien yang mengalami henti jantung di luar rumah sakit.Tujuan penelitian untuk mnganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efikasi diri remaja dalam melakukan Resusitasi Jantung Paru. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study . Lokasi penelitian di SMK Negeri 2 Singosari Malang. Jumlah sampel sebanyak 110 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logisitk.Hasil uji Chi-Square menunjukkan p value sebagai berikut variabel pengalaman yaitu nilai p = 0,007 (p0,05), untuk kesadaran nilai p = 0,000 (p 0,05). Uji regresi logistik dilakukan untuk mengetahui faktor yang paling berhubungan dengan efikasi diri remaja dalam melakukan resusitasi jantung paru adalah variabel kesadaran Kesadaran situasional tentang henti jantung merupakan faktor prediktor yang dapat digunakan untuk memprediksi efikasi diri, dimana kesadaran merupakan faktor prediktor paling dominan dalam mempengaruhi efikasi diri remaja dalam melakukan resusitasi jantung paru di SMK Negeri 2 Singosari.
HUBUNGAN POLA MAKAN BERUPA DIIT JENIS DAN FREKUENSI DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DM TIPE 2 DI POSYANDU DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Hamzah, Padri; Yasin, Dudella Desnani Firman; H., Wahidyanti Rahayu
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 secara genetik dan klinis merupakan gangguan metabolisme seperti hilangnya penurunan karbohidrat. Tindakan penyembuhan Diabetes Mellitus Tipe 2 yaitu menurunkan Kadar Gula Darah dengan cara mengontrol diit jenis dan frekuensi makan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan diit jenis dan frekuensi dengan kadar gula darah pada pasien DM Tipe 2 di Posyandu Lansia Desa Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang 2018. Desain penelitian mengunakan analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 33 pasien DM tipe 2 dengan penentuan menggunakan sampling purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank. Hasil penelitian membuktikan sebagian besar (63,6%) responden melakukan diit jenis tidak baik, sebagian besar (54,5%) responden melakukan frekuensi makan tidak baik dan sebagian besar (75,8%) responden memiliki kadar gula darah tinggi. Hasil uji spearman rank didapatkan p-value = (0,001) < (0,050) sehingga H1 diterima, artinya ada hubungan diit jenis dan ddi frekuensi dengan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2 di Posyandu Lansia Desa Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan pasien DM tipe 2 untuk mengurangi kadar gula darah dengan mengontrol diit jenis dan diit frekuensi. ABSTRACT Type 2 Diabetes Mellitus is a metabolic disorder that is genetically and clinically in the form of loss of carbohydrate tolerance. The act of healing Type 2 Diabetes Mellitus is reducing blood sugar levels by controlling the type of diit and frequency of eating. The purpose of this research is to know the relationship between blood type and frequency with blood glucose level in DM Type 2 patient at Posyandu Lansia Landungsari Village, Dau District Malang Regency 2018. The research design use correlative analytic with cross sectional approach. The study sample consisted of 33 type 2 DM patients with determination using cluster sampling. Data collection techniques using instruments in the form of questionnaires. Data analysis method used is spearman rank test. The result of the research shows that most (63.6%) respondents do not good type diit, most (54.5%) respondent do not eat good frequency and most (75.8%) respondent have high blood sugar level. Spearman rank test results obtained p value = (0.001)
HUBUNGAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN KEBUTUHAN TIDUR PADA ANAK KELAS V DI SDN MULYOAGUNG 01 DAU DAN SDN 02 LANDUNGSARI DAU KABUPATEN MALANG Mamah, Benetus; Yasin, Dudella Desnani Firman; Supriyadi, Supriyadi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salahsatu penyebab berkurangnya kebutuhan tidur pada anak yaitu bermain game online, akibat berkurangnya kebutuhan tidur maka akan mengalami gangguan kebutuhan tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan bermain game online dengan kebutuhan tidur pada anak kelas V SD di SDN Mulyoagung 01 Dau dan SDN 02 Landungsari Dau Kabupaten Malang Desain penelitian ini mengunakan Cross Sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini mengunakan teknik simple random sampling, jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 69 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir seluruh responden sering bermain game online yaitu sebanyak 57 responden (82,6%). Kebutuhan tidur, hampir seluruh responden dikategorikan mengalami gangguan tidur yaitu sebanyak 53 responden (76,8%). Hasil statistik mengunakan Chi Square didapatkan p-value sebesar 0,001 (p-value ≤ 0,05), yang berarti bahwa ada hubungan bermain game online dengan kebutuhan tidur pada anak kelas V SD di SDN Mulyoagung 01 Dau dan SDN 02 Landungsari Kabupaten Malang. Siswa-siswi perlu memperhatikan dan mengurangi waktu bermain game online sebagai kendala yang mempengaruhi kurangnya pemenuhan kebutuhan tidur, dengan cara mengalihkan waktu yang digunakan untuk bermain game online dengan melakukan aktivitas lain seperti belajar, membantu orang tua, bermain dengan teman sebaya di lingkungan rumah. ABSTRACT Sleep needs in a child as you get older and increase the amount of activity, the need for sleep will decrease. Sleep needs are caused by several factors, one of the causes of lack of sleep needs in children is to play online games. The purpose of this study is to find out the relationship of playing online games with the need for sleep in fifth grade elementary school children in Mulyoagung 01 Dau Elementary School and Landungsari Dau Elementary School 02 Malang Regency. this study was used a correlation design that is cross sectional. The population in this study were all fifth grade students at SDN 01 Mulyoagung and SDN 02 Landungsari Dau Malang Regency as many as 84 people, and the sampling technique used a simple random sampling of 69 people. The instrument used was a questionnaire. The analysis used chi square using SPSS 16. The results of the study proved that playing online games, almost all respondents were categorized as often as many as 57 people (82.6%). Sleep needs, almost all respondents were categorized as having sleep disturbances as many as 53 people (76.8%). The results of the analysis obtained a significant value of 0.001 (p-value 0.05) with a coefficient correlation value of 0.387, so it can be concluded that there is a relationship playing online games with the need for sleep in fifth grade elementary school students in Mulyoagung 01 Dau Elementary School and Landungsari Elementary School 02 Malang. Thus students need to pay attention and reduce the frequency of playing online games as a factor that influences the lack of fulfillment of sleep needs, by switching the time used to play online games by doing other activities such as learning, helping parents, playing with peers in the home environment . Keywords: Online Games; Child Sleep Needs.
PENGARUH METODE STORYTELLING TERHADAP PERILAKU HYGIENITAS KUKU ANAK USIA PRASEKOLAH Kii, Serlina Ina; Sutriningsih, Ani; Yasin, Dudella Desnani Firman
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hygienitas (kebersihan) kuku merupakan salah satu aspek penting dalam mempertahankan perawatan diri karena kuman dapat masuk ke dalam tubuh melalui kuku, sehingga kuku seharusnya tetap dalam keadaan sehat dan bersih. Personal hygiene dapat ditingkatkan dengan memberikan stimulasi kepada anak. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh metode storytelling terhadap perilaku hygienitas kuku anak usia prasekolah di PAUD Mawar Tlogomas Malang. Jenis penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre test and post test. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia prasekolah di PAUD Mawar Tlogomas Malang sebanyak 27 orang, dan teknik sampling menggunakan sampling jenuh. Metode analisa data yang digunakan yaitu Uji Marginal Homogeneity Test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa hygienitas kuku responden sebelum perlakuan storytelling, hampir setengah responden dikategorikan cukup yaitu sebanyak 48,1% anak. Hygienitas kuku setelah perlakuan storytelling, hampir seluruh responden dikategorikan baik yaitu sebanyak 77,8% anak. Hasil analisis didapatkan nilai signifikan sebesar 0,000 (p value ≤ 0,05) dan nilai thitung ≥ ttabel (6,288 ≥ 1,703), dengan demikian data dinyatakan sangat signifikan dan H1 diterima, artinya ada pengaruh metode storytelling terhadap perilaku hygienitas kuku anak usia prasekolah di PAUD Mawar Tlogomas Malang. Disarankan guru dapat memperhatikan metode pembelajaran yang mudah dipahami oleh siswa/siswi terlebih menggunakan metode pembelajaran storytelling hal ini dimaksudkan supaya murid dapat dilibatkan dalam proses belajar mengajar dan dapat dipraktekan dalam melakukan kebersihan diri (personal hygiene) terutama kebersihan kuku, dengan demikian murid dapat mengingat dan memahami apa yang telah dilakukannya. ABSTRACT Nail hygiene is one of the important aspects in maintaining self-care because germs can enter the body through the nails, so the nails should remain healthy and clean. Personal hygiene can improve by giving stimulation to children. The purpose of this study is to determine the effect of storytelling method on nail hygiene of preschoolers Children.This of research used pre-experimental with one group approach pre test and post test. The population in this study were 27 preschoolers in Mawar Tlogomas Malang PAUD as many as 27 people, and sampling techniques using saturated sampling. Data analyzed by Marginal Homogeneity Test using SPSS. The results of the study proved that the respondents' nail hygiene before storytelling treatment, almost half of the respondents were categorized as sufficient, namely people 48.1%. Nail hygiene after storytelling treatment, almost all respondents were categorized as good, namely people 77.8%. The results of the analysis obtained a significant value of 0.000 (p value ≤ 0.05) and the value of t count ≥ t table (6.288 ≥ 1.703). So, it means very significant, and H1 is accepted, meaning that there is an effect of storytelling method on the behavior of nail hygiene preschoolers children. So, the teacher can pay attention to learning methods that are easily understood by students especially using learning methods storytelling so that students can be involved in the teaching and learning process and can be practiced in doingpersonal hygiene, especially nail cleaning, so students can remember and understand what he has done. Keywords: Preschool children; nail hygienic; storytelling.
HUBUNGAN RESPONSE TIME DENGAN KEPUASAN KELUARGA PADA PASIEN PRIORITAS II NONTRAUMA DI IGD RSUD BANGIL PASURUAN Andila, Wayan Supi; Ardiyani, Vita Maryah; Yasin, Dudella Desnani Firman
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.349 KB)

Abstract

Kepuasan keluarga ditentukan oleh pelayanan yang diperoleh dari tenaga kesehatan salah satunya adalah response time cepat dan mendapatkan penanganan yang tepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan response time dengan kepuasan keluarga pada pasien prioritas II non trauma di IGD RSUD Bangil Pasuruan. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu pasien prioritas II non trauma sebanyak 184 responden dengan penentuan sampel penelitian menggunakan random sampling sebanyak 126 responden. Instrumen yang digunakan yaitu stopwatch untuk response time dan untuk kepuasan keluarga diperoleh dengan memberikan kuesioner. Analisis yang digunakan chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% ɑ (0,05). Hasil penelitian didapatkan sebagian besar response time cepat yaitu sebanyak 91 responden (72,2%), sedangkan untuk kepuasan keluarga pasien prioritas II non trauma sebagian besar mengatakan puas yaitu 65 responden (51,6%), sedangkan hasil uji chi-square diperoleh p-value = 0,016
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN HARGA DIRI PASIEN KEMOTERAPI DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI NIRMALA MALANG Yulita, Yulita; Mudayatiningsih, Sri; Yasin, Dudella Desnani Firman
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan Sosial merupakan dorongan yang sangat dibutuhkan oleh pasien kanker yang melakukan kemoterapi.Tindakan kemoterapi itu sendiri memberi dampak negatif pada fisik maupun mental dan mempunyai pengaruh terhadap harga diri. Dukungan sosial dapat menambah harga diri pasien kanker yang melakukan kemoterapi sehingga meningkatkan mekanisme koping positif pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan harga diri pasien kemoterapi di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Panti Nirmala Malang. Penelitian ini menggunakan desain correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini, pasien kanker yang melakukan kemoterapi di Rumah Sakit Panti Nirmala Malang sebanyak 36 orang. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner, kemudian data dianalisa dengan uji statistik Spearman Rank dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini didapatkan 69,5% responden dukungan sosial dengan kategori baik, dan 66,7% tingkat harga diri responden masuk dalam kategori tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukan P-value=0,001< α 0,05, artinya ada hubungan dukungan sosial dengan harga diri pasien kemoterapi. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan lingkungan sosial mampu memberikan dukungan maupun perhatian pada pasien kemoterapi agar pasien bisa meningkatkan mekanisme koping positif sehingga nantinya tidak akan terjadi harga diri rendah yang dapat menggangu kehidupan sosial.
ANALISIS FAKTOR RESIKO TERJADINYA STROKE DI RS PANTI WALUYA MALANG Buari, Buari; Wahyuni, Tavip Dwi; Yasin, Dudella Desnani Firman
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Stroke merupakan kelainan fungsi otak yang timbul mendadak yang disebabkan karena terjadinya gangguan peredaran darah otak dan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Stroke paling sering menyebabkan cacat berupa kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, proses berpikir daya ingat, dan bentuk-bentuk kacacatan yang lain sebagai akibat gangguan fungsi otak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor resiko terjadinya stroke di RS. Panti Waluya Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien stroke yang dirawat di RS Panti Waluya Sawahan Malang pada tanggal 18 Juni-18 Juli 2017 sebanyak 97 orang. Tehnik sampling penelitian ini dengan teknik accidental sampling. Analisa data menggunakan uji statistik regresi logistic ganda dengan derajat kemaknaan 0,25. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi yang mempengaruhi kejadian stroke di RS Panti Waluya Malang adalah jenis kelamin (p = 0,092), usia (p=0,090) dan faktor resiko yang dapat dimodifikasi adalah DM (p = 0,034), hipertensi (p= 0,124), alkohol (p= 0,997) dan DM merupakan faktor resiko yang sangat dominan pengaruhnya terhadap kejadian stroke. Rekomendasi penelitian berikutnya agar meneliti faktor risiko stroke seperti hipertensi, DM, pola hidup sehat dan keteraturan kontrol ke rumah sakit. ABSTRACT Stroke is a brain function abnormalities that arise unexpectedly caused due to circulatory disorders of the brain and can happen to anyone and at any time. Stroke most commonly cause defects in the form of paralysis of the limbs, impaired speech, memory, thought processes and kacacatan forms of the other as a result of impaired brain function. This research aims to analyze the risk factors for the occurrence of stroke in Panti Waluya Hospital. This research uses descriptive analytic design with cross sectional approach method. The population is all of the stroke patients who were treated at Panti Waluya Hospital on 18 June-18 July 2017 as much as 97 people. The sampling technique is to accidental sampling-taking techniques. Analyze data using logistic regression statistikal tests with double degrees of significance of 0.05. Based on the research results obtained are not risk factors can be modified which affect the incidence of stroke in the Panti Waluya Hospital at Malang was gender (p = 0.028) and modifiable risk factor is diabetes melitus (p = 0.027), whereas hypertension risk factor being cofounding and diabetes melitus is the dominant risk factor for its effects on the incidence of stroke. Keywords: risk factors for stroke risk factors; causes a very dominant
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAWAT DALAM PENERAPAN 6 SKP (SASARAN KESELAMATAN PASIEN) PADA AKREDITASI JCI (JOINT COMMISSION INTERNATIONAL) DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Pambudi, Yohanes David Wahyu; Sutriningsih, Ani; Yasin, Dudella Desnani Firman
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbaikan demi perbaikan dalam mutu pelayanan kesehatan harus dilakukan untuk mendapatkan status terakreditasi tingkat paripurna. Fokus akreditasi JCI adalah keselamatan pasien yang tertuang dalam standart 6 Sasaran Keselamatan Pasien. Sebagian besar standart 6 Sasaran Keselamatan Pasien diterapkan oleh perawat, khususnya perawat di ruang rawat inap yang dituntut untuk selalu berinteraksi dengan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam penerapan 6 SKP. Serta faktor yang paling dominan yang mempengaruhi penerapan 6 SKP (Sasaran Keselamatan Pasien) Pada Akreditasi JCI (Joint Commission International) Di Ruang Rawat Inap RS. Panti Waluya Malang. Desain penelitian yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Intrument penelitian untuk variabel independen menggunakan kuisioner dan variabel dependen menggunakan checklist. Populasinya adalah semua perawat pelaksana di ruang rawat inap dewasa sebanyak 186 orang. Sampel sebanyak 124 orang ditentukan dengan teknik proporsional simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square (p
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK MOZART TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN POST OPERASI DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU Ndode, Yasinta Nadu; Ardiyani, Vita Maryah; Yasin, Dudella Desnani Firman
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik klasik mozart memiliki tempo lambat sehingga mampu menenangkan pikiran, menstabilkan tekanan darah dan melancarkan peredaran sel darah putih sehingga mampu meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik bagi pasien luka operasi yang mendengarkannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik mozart terhadap kualitas tidur pada pasien post operasi di Rumah Sakit Baptis Batu. Desain penelitian mengunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 100 orang dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 30 pasien post operasi. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner.Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji paired t test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebelum mendengarkan terapi musik mozart klasik sebagian besar 21 (70,0%) pasien post operasi mengalami kualitas tidur buruk dan sesudah mendengarkan terapi musik klasik mozart hampir seluruhnya 25 (83,3%) pasien post operasi mengalami kualitas tidur baik. Hasil uji paired t-test didapatkan p-value= (0,000)