Paridjo Paridjo, Paridjo
Universitas Terbuka

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA MATEMATIKA ENSIKLOPEDIA DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DI SEKOLAH DASAR Masduki, Lusi Rachmiazasi; Paridjo, Paridjo; Kurniasih, Eem
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah “Bagaimana mengembangkan media matiklopedia dengan pendekatan matematika realistik yang valid?, apakah pembelajaran matiklopedia dengan pendekatan matematika realistik efektif ?”. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas 6 semester 1 tahun ajaran 2013/2014. Sedangkan subjek penelitian ini adalah terdiri dari 2 kelas yang masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Banyaknya subjek penelitian untuk masing-masing kelas ada 35 orang.  Pemilihan dan penentuan subyek penelitian ini diambil dengan teknik sampel bertujuan (purposive sampling). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan. Perangkat yang dikembangkan adalah media pembelajaran matematika berbasis matiklopedia dengan model RME untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik yang memenuhi kriteria valid dan efektif. Prosedur penelitian ini, mengacu pada pengembangan borg and gall dengan 10 tahapan. Dari hasil penelitian dapat disimpukan bahwa pengembangan media pembelajaran matematika berbasis matiklopedia telah mencapai indikator valid dan efektif, yaitu: (1) media pembelajaran mencapai valid dengan uji kevaaildan produk oleh ahli materi dan media dengan nilai rata-rata 80,05% dengan kategori layak (2) Terdapat pengaruh positif kreativitas siswa terhadap prestasi belajar siswa yang ditunjukkan kontribusi pengaruh respon siswa terhadap matiklopedia sebesar 80,7%. (3) Prestasi belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibanding prestasi belajar kelas kontrol yang ditunjukkan dengan rata – ratanya yaitu rata – rata kelas eksperimen sebesar 80,34 dan rata – rata kelas kontrol sebesar 75,54. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi guru untuk mencoba melakukan pengembangan media pembelajaran matematika baik online dan offline  serta dapat memanfaatkan teknologi terbarukan untuk pembelajaran, sehingga akan menambah wawasan bagi guru maupun siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA MATEMATIKA ENSIKLOPEDIA DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DI SEKOLAH DASAR Masduki, Lusi Rachmiazasi; Paridjo, Paridjo; Kurniasih, Eem
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2332.048 KB)

Abstract

Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah ?óÔé¼?ôBagaimana mengembangkan media matiklopedia dengan pendekatan matematika realistik yang valid?, apakah pembelajaran matiklopedia dengan pendekatan matematika realistik efektif ??óÔé¼?Ø. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas 6 semester 1 tahun ajaran 2013/2014. Sedangkan subjek penelitian ini adalah terdiri dari 2 kelas yang masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Banyaknya subjek penelitian untuk masing-masing kelas ada 35 orang.?é?á Pemilihan dan penentuan subyek penelitian ini diambil dengan teknik sampel bertujuan (purposive sampling). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan. Perangkat yang dikembangkan adalah media pembelajaran matematika berbasis matiklopedia dengan model RME untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik yang memenuhi kriteria valid dan efektif. Prosedur penelitian ini, mengacu pada pengembangan borg and gall dengan 10 tahapan. Dari hasil penelitian dapat disimpukan bahwa pengembangan media pembelajaran matematika berbasis matiklopedia telah mencapai indikator valid dan efektif, yaitu: (1) media pembelajaran mencapai valid dengan uji kevaaildan produk oleh ahli materi dan media dengan nilai rata-rata 80,05% dengan kategori layak (2) Terdapat pengaruh positif kreativitas siswa terhadap prestasi belajar siswa yang ditunjukkan kontribusi pengaruh respon siswa terhadap matiklopedia sebesar 80,7%. (3) Prestasi belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibanding prestasi belajar kelas kontrol yang ditunjukkan dengan rata ?óÔé¼ÔÇ£ ratanya yaitu rata ?óÔé¼ÔÇ£ rata kelas eksperimen sebesar 80,34 dan rata ?óÔé¼ÔÇ£ rata kelas kontrol sebesar 75,54. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi guru untuk mencoba melakukan pengembangan media pembelajaran matematika baik online dan offline?é?á serta dapat memanfaatkan teknologi terbarukan untuk pembelajaran, sehingga akan menambah wawasan bagi guru maupun siswa.
Powerpoint assisted problem posing versus STAD model: A comparison study in improving mathematical connection ability Sikana, Arina Mana; Paridjo, Paridjo; Utami, Wikan Budi
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.447 KB)

Abstract

Abstract: Powerpoint assisted problem posing versus STAD model: A comparison study in improving mathematical connection ability. Objectives: The purpose of this study were to determine the differences and the effectivity between Powerpoint Assisted Problem Posing and Student Team Achievement Divisions (STAD) on mathematical connection ability. Methods: The population of this study were 289 students of SMPN 1 Talang year of 2017/2018 class VII semester II. Data of mathematical connection ability were collected by using documentation, tests and observations. Results: There were significant differences in mathematical connection ability between Powerpoint Assisted Problem Posing and the STAD model (tcalc=5.287 > ttable=1.960). Conclusions: Powerpoint Assisted Problem Posing Model is more effective than STAD model (tcalc=5.287 > ttable=1.645 and sig. 0.000) in improving mathematical connection ability.Keyword: Powerpoint-assisted problem posing, STAD model, mathematical connection ability. Abstrak: Model problem posing berbantuan powerpoint dan model STAD: Studi perbandingan dalam meningkatkan keterampilan koneksi matematis. Tujuan: Mengetahui perbedaan dan efektivitas antara model Powerpoint berbantuan Problem Posing dan model pembelajaran STAD terhadap kemampuan koneksi matematis. Metode: Populasi penelitian ini adalah 289 peserta didik kelas VII semester II SMP Negeri 1 Talang tahun ajaran 2017/2018. Temuan: Terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Posing berbantuan Powerpoint dengan model pembelajaran STAD (tcalc=5.287>ttable=1.960). Kesimpulan: Model pembelajaran Problem Posing berbantuan Powerpoint lebih efektif dibandingkan model pembelajaran STAD dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis.Kata Kunci: Model problem posing berbantuan powerpoint, model STAD, keterampilan koneksi matematis. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v8.i2.201810
Analysis the Ability of Mathematic Connection With Cooperative Learning Model Thinking Pair Share and Thinking Pair Square Jannah, Miftakhul; Paridjo, Paridjo; Utami, Wikan Budi
MEJ (Mathematics Education Journal) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Study Program of Mathematics Education University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.006 KB)

Abstract

The study aims to determine the better mathematical connection capabilities between those taught using cooperative learning models of the type of Think Pair Share or Think Pair Square, and describe the mathematical connection ability of students taught by cooperative learning models of Think Pair Share and Think Pair Square types. The population in this study were all students of class VIII of SMP Negeri 2 Adiwerna in the academic year of 2017/2018. Quantitative samples use 2 experimental classes. While the qualitative sample is 12 high, medium and low ability students. Data collection was carried out quantitatively, namely by tests, and qualitative by observation, documentation, and interviews. The results of this study showed that the mathematical connection ability taught with the Think Pair Share type of cooperative learning model was better than Think Pair Square, the mathematical connection ability of students taught by Think Pair Share and Think Pair Square learning models was partly achieved by the low group students , medium, and high.