Pandu Kresnapati, Pandu
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

KONTRIBUSI DISIPLIN KERJA, SUPERVISI AKADEMIK DAN PARTISIPASI GURU (MGMP) TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENJASORKES SMKDI KABUPATEN PEKALONGAN Kresnapati, Pandu
Jendela Olahraga Vol 2, No 2 (2017): Jendela Olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.002 KB) | DOI: 10.26877/jo.v2i2.1704

Abstract

Penelitiaan ini dilakukan berdasarkan permasalahan kompetensi pedagogik guru penjasorkesSMK terhadap kualitas proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisiskontribusi disiplin kerja, supervisi akademik dan partisipasi guru dalam MGMP terhadap kompetensipedagogik guru penjasorkes SMK di Kabupaten Pekalongan. Jenis penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif non eksperimental, dimana peneliti mengkaji fakta-fakta yang telah terjadi (ex postfacto). Metode yang digunakan adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SMKyang ada di Kabupaten Pekalongan. Sampel penelitian didasarkan pada teknik pengambilan sampelpurposive pada pertimbangan Guru Penjasorkes SMK di Kabupaten Pekalongan yang berpartisipasidalam MGMP digunakan sebagai sampel yaitu 28 orang guru penjasorkes dan 11 kepala sekolah. Hasilanalisis regresi menunjukkan bahwa besarnya kompetensi pedagogik yang dipengaruhi oleh disiplinkerja, supervisi akademik dan partisipasi dalam MGMP sebesar 89,7%. Berdasarkan hasil analisis danpembahasan, dapat ditarik kesimpulan yaitu Terdapat kontribusi positif antara disiplin kerja, supervisiakademik dan partisipasi musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) terhadap kompetensi pedagogikguru Penjasorkes SMK di Kabupaten Pekalongan yaitu sebesar 89,7%. Saran (1) Kepala sekolah harusmelaksanakan supervisi akademik secara kontinyu dengan penuh komitmen dan tanggungjawab. (2)Kepada guru, hendaknya dapat mengembangkan dan meningkatkan motivasi kerja dalam kegiatanpembelajaran.
HUBUNGAN KETERAMPILAN DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN HASIL PERTANDINGAN BULUTANGKIS PADA KLUB MUTIARA KAB. PEKALONGAN Kresnapati, Pandu
Jendela Olahraga Vol 1, No 1 Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.913 KB) | DOI: 10.26877/jo.v1i1 Juli.1102

Abstract

Setiap dalam pertandingan olahraga terutama olahraga bulutangkis banyak faktor yang harusdikuasai oleh setiap atletnya meliputi faktor tehnik, taktik, fisik maupun mental. Akan tetapiberdasarkan pengamatan secara langsung dilapangan banyak atlet yang memliki faktor teknik, taktikmaupun fisik yang sama tetapi memiliki faktor mental yang berbeda. Ada yang memiliki sifat cepatemosi dan ada yang memiliki sifat sabar yang itu berpengaruh pada penampilan atlet pada saatbertanding. Permasalahan penelitian: 1) Apakah ada hubungan antara keterampilan dengan hasilpertandingan, 2) Apakah ada hubungan kecerdasan emosi dengan hasil pertandingan, 3) Apakah adahubungan keterampilan dan kecerdasan emosi dengan hasil pertandingan pada pemain bulutangkisKlub Mutiara Kab Pekalongan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey meliputi tes penguasaan teknik dan teskecerdasan emosi. Populasi penelitian adalah pemain bulutangkis Klub Mutiara Kab Pekalongan,teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample dengan jumlah sampel sebanyak 20 atlet.Variabel bebas penelitian yaitu keterampilan dan kecerdasan emosi, variabel terikat penelitian adalahhasil pertandingan bulutangkis. Analisis data menggunakan teknik regresi.Hasil analisis diperoleh nilai thitung keterampilan 5.613 (signifikansi 0.001), nilai thitung kecerdasanemosi 3.220 (signifikansi 0.012), nilai Fhitung keterampilan dan kecerdasan emosi dengan hasilpertandingan 39.864 (signifikansi 0.000).Simpulan: 1) Ada hubungan yang signifikan antara keterampilan dengan hasil pertandingan, 2)Ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan hasil pertadingan, 3) Ada hubunganyang signifikan antara keterampilan dan kecerdasan emosi dengan hasil pertandingan bulutangkispemain Klub Mutiara Kab Pekalongan. Saran untuk pemain Klub Mutiara Kab Pekalongan dalamberlatih agar lebih serius lagi, menguasai keterampilan teknik sangat penting bagi seorang atlet, kontrolemosi juga sangat penting dalam pertandingan. Untuk berprestasi seorang atlet harus memilikiketerampilan teknik dan kecerdasan emosi yang baik.Kata Kunci: Keterampilan, Kecerdasan Emosi, Hasil Pertandingan
HUBUNGAN KETERAMPILAN DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN HASIL PERTANDINGAN BULUTANGKIS PADA KLUB MUTIARA KAB. PEKALONGAN Kresnapati, Pandu
Jendela Olahraga Vol 1, No 1/Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/

Abstract

Setiap dalam pertandingan olahraga terutama olahraga bulutangkis banyak faktor yang harusdikuasai oleh setiap atletnya meliputi faktor tehnik, taktik, fisik maupun mental. Akan tetapiberdasarkan pengamatan secara langsung dilapangan banyak atlet yang memliki faktor teknik, taktikmaupun fisik yang sama tetapi memiliki faktor mental yang berbeda. Ada yang memiliki sifat cepatemosi dan ada yang memiliki sifat sabar yang itu berpengaruh pada penampilan atlet pada saatbertanding. Permasalahan penelitian: 1) Apakah ada hubungan antara keterampilan dengan hasilpertandingan, 2) Apakah ada hubungan kecerdasan emosi dengan hasil pertandingan, 3) Apakah adahubungan keterampilan dan kecerdasan emosi dengan hasil pertandingan pada pemain bulutangkisKlub Mutiara Kab Pekalongan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey meliputi tes penguasaan teknik dan teskecerdasan emosi. Populasi penelitian adalah pemain bulutangkis Klub Mutiara Kab Pekalongan,teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample dengan jumlah sampel sebanyak 20 atlet.Variabel bebas penelitian yaitu keterampilan dan kecerdasan emosi, variabel terikat penelitian adalahhasil pertandingan bulutangkis. Analisis data menggunakan teknik regresi.Hasil analisis diperoleh nilai thitung keterampilan 5.613 (signifikansi 0.001), nilai thitung kecerdasanemosi 3.220 (signifikansi 0.012), nilai Fhitung keterampilan dan kecerdasan emosi dengan hasilpertandingan 39.864 (signifikansi 0.000).Simpulan: 1) Ada hubungan yang signifikan antara keterampilan dengan hasil pertandingan, 2)Ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan hasil pertadingan, 3) Ada hubunganyang signifikan antara keterampilan dan kecerdasan emosi dengan hasil pertandingan bulutangkispemain Klub Mutiara Kab Pekalongan. Saran untuk pemain Klub Mutiara Kab Pekalongan dalamberlatih agar lebih serius lagi, menguasai keterampilan teknik sangat penting bagi seorang atlet, kontrolemosi juga sangat penting dalam pertandingan. Untuk berprestasi seorang atlet harus memilikiketerampilan teknik dan kecerdasan emosi yang baik.Kata Kunci: Keterampilan, Kecerdasan Emosi, Hasil Pertandingan
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PENJAS DENGAN MODEL PERMAINAN SEPAKBOLA “STOP PASSING, EKO’S, GAWANG TIANG TUNGGAL”TERHADAP ASPEK PSIKOMOTOR SISWA SD KELAS V” Kresnapati, pandu
Jendela Olahraga Vol 2, No 1 (2017): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.415 KB) | DOI: 10.26877/jo.v2i1.1285

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadappsikomotor siswa antara yang menggunakan model permainan sepakbola Stop Passing, yangmenggunakan model permainan sepakbola Eko’s dan yang menggunakan model permainan sepakbolaTiang tunggal pada siswa kelas V sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metodepenelitian eksperimen One Group Posttest Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik totalsampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa tesketerampilan sepakbola dan analisis data menggunakan uji anova satu jalur. Hasil penelitianmenunjukan bahwa dari hasil akhir psikomotor siswa setelah diberikan perlakuan berupa modelpermainan sepakbola Stop Passing, model permainan sepakbola Eko’s, dan model permainansepakbola Tiang tunggal berada pada tingkat kategori cukup dengan rata-rata skor 50.00. Dari hasilperhitungan uji anova, nilai F hitung sebesar 0,260 yang lebih besar dari taraf signifikansi 5% (>0,05)berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil psikomotor siswa antara yangmenggunakan model permainan sepakbola Eko’s, yang menggunakan model permainan sepakbola StopPassing dan yang menggunakan model permainan sepakbola Tiang tunggal.Kata kunci: Perbandingan, Model, Stop Passing, Eko’s Tiang Tunggal, Psikomotor
EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN TINGKAT SMP DI KOTA PEKALONGAN KRESNAPATI, PANDU
JURNAL ILMIAH PENJAS Vol 4, No 3 (2018): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi Kurikulum 2013 lingkup standar isi, standar proses dan standar penilaian pembelajaran penjasorkes  SMP di Kota Pekalongan dan persepsi tentang kebijakan Kurikulum 2013. Metode Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan model evaluasi Responsif. Populasi penelitian ini berjumlah 66 sekolah negeri dan swasta dan sampel digunakan 26 sekolah. Teknik pengumpulan data digunakan kuesioner kepada guru dan siswa dan wawancara kepada guru dan kepala sekolah. 1) implementasi standar isi kurikulum 2013 pada pembelajaran sangat sesuai dengan pedoman kurikulum 2013 terbukti dari rata-rata kuesioner 78,8% dan sisanya 19,2% masih ada kesulitan dalam penerapannya, standar proses Kurikulum 2013 pada pembelajaran sangat sesuai dengan pedoman  Kurikulum 2013 terbukti rata-rata kuesioner 74,6% sisanya 16,4% guru masih kesulitan dalam penerapannya dengan scientific approach, standar penilaian Kurikulum 2013 pada pembelajaran sesuai dengan pedoman Kurikulum 2013 terbukti rata-rata kuesioner 75,9% sisanya 17,3% guru kesulitan authentic assessment. 2) Persepsi terkait kebijakan pemerintah tentang Kurikulum 2013, baik untuk dilanjutkan dengan beberapa pertimbangan dengan mengevaluasi implementasi Kurikulum 2013. Simpulan adalah implementasi Kurikulum 2013 yang mencakup standar isi, standar proses dan standar penilaian sesuai dengan pedoman dalam kurikulum 2013 akan tetapi masih ada kesulitan dan kendala dalam pelaksanaanya serta Kurikulum 2013 ini perlu untuk dilanjutkan dengan perbaikan.
Perkembangan Prestasi Atlet Atletik PPLP Jawa Tengah Setyawan, Danang Aji; Kresnapati, Pandu
Jendela Olahraga Vol 3, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.567 KB) | DOI: 10.26877/jo.v3i2.2506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan prestasi atletik PPLP Jawa Tengah pada nomor-nomor lari: 100 m, 200 m, 400 m, 800 m putri dan lompat jauh dan lompat jangkit putra dari hasil Kejuaraan kejurnas di Jayapura 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan dan penurunan prestasi pada atlet PPLP II dibandingkan dengan PPLP I dengan analisis perbedaan sebagai berikut : Pada nomor 100 meter putri terdapat peningkatan pada PPLP II dengan dugaan parameter 10,43 detik. Pada nomor 200 meter putri terdapat penurunan prestasi pada PPLP II, dengan dugaan parameter 23,13 detik. Pada nomor 400 meter putri terdapat penurunan prestasi pada kejurnas  PPLP II, dengan dugaan parameter 52,38 detik. Pada nomor 4x100 meter putri terdapat peningkatan pada PPLP ke II, dengan dugaan parameter 42,57 detik. Pada nomor lompat jauh putra terdapat peningkatan prestasi pada kejurnas PPLP II, dengan dugaan parameter 6,3 meter. Pada nomor lompat jangkit putra terdapat peningkatan prestasi pada PPLP II, dengan dugaan parameter 12,42 meter.
KORELASI ANTARA KOMPETENSI PEDAGOGIK, SUPERVISI GURU PENDAMPING, DAN SARANA PRASARANA DENGAN KINERJA GURU PENJASORKES SMA DI KABUPATEN PEKALONGAN Kresnapati, Pandu
JURNAL PENJAKORA Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.193 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik, supervisi guru pendamping, dan sarana prasarana dengan kinerja guru penjasorkes SMA di Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan korelasional. Hasil penelitian 1) korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik dengan kinerja nilai R=0,324, 2) korelasi antara supervisi guru pendamping  dengan kinerja nilai R=0,451, 3) korelasi antara sarana prasarana dengan kinerja nilai R=0,406, 4) korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik dan supervisi guru pendamping dengan kinerja nilai R=0,451, 5) korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik dan sarana prasarana dengan kinerja R=0,406, 6) korelasi antara supervisi guru pendamping dan sarana prasarana  dengan kinerja R =0,510, dan 7) korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik, supervisi guru pendamping dan sarana prasarana dengan kinerja nilai R =0,574. Simpulan dari penelitian ini adalah ada korelasi positif antara kompetensi pengetahuan pedagogik, supervisi guru pendamping, dan sarana prasarana dengan kinerja guru penjasorkes SMA di Kabupaten Pekalongan. Diharapkan kepada guru penjas lebih meningkatkan kemampuan kompetensi pengetahuan pedagogik, pihak sekolah meningkatkan pengadaan sarana prasarana penunjang pembelajaran, dan dinas pendidikan untuk sering mengadakan program supervisi guru pendamping.Kata-Kata Kunci : Kompetensi Pedagogik, Sarana dan Prasarana Penjas
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN PERATURAN PERMAINAN FUTSAL (LAWS OF THE GAME) PADA PELATIH FUTSAL DI JAWA TENGAH SETYAWAN, DANANG AJI; KRESNAPATI, PANDU
JURNAL ILMIAH PENJAS Vol 5, No 1 (2019): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.461 KB)

Abstract

Permainan futsal merupakan permainan yang sangat digemari di jawa tengah, akan tetapi dalam sebuah pertandingan futsal selalu dipimpin oleh para Pelatih yang professional di bidangnya. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan asumsi kurang berjalannya kompetisi futsal yang berada di Jawa Tengah dan belum diketahuinya Tingkat Pemahaman Pelatih Tentang Peraturan Permainan Futsal (Laws Of The Game) Pelatih Futsal di Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Instrumen yang telah tersusun tersebut dikonsultasikan kepada ahli, selanjutnya dilakukan untuk uji validitas dengan hasil 0,89 dan uji reliabilitas sebesar 0,762. Populasi yang dipakai dalam penelitian ini adalah Pelatih Futsal yang berada di Jawa Tengah dengan jumlah 40 orang.Teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan analisis deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peraturan permainan Futsal (Laws Of The Game) Pelatih Futsal di Jawa Tengah berada pada kategori kategori tinggi sebesar 85,2% (34 orang), kategori sedang sebesar 14,8% (6 orang) dan kategori rendah sebesar 0% (tidak ada).Mayoritas subjek penelitian memiliki pemahaman yang baik mengenai peraturan lapangan permainan disebabkan peraturan ini tidak memerlukan penalaran yang sulit dalam mengambil keputusan.