Articles

Found 6 Documents
Search

MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE-2 MELALUI LATIHAN AEROBIC LOW IMPACT DAN RITMIS KUSUMAWARDHANA, BUYUNG
Jendela Olahraga Vol 1, No 1/Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/

Abstract

Belum adanya model latihan jasmani yang jelas yang bertujuan untuk mengontrol kadarglukosa darah yang dapat digunakan oleh penderita DM tipe-2. Peneliti akan menelitihubungan latihan aerobic low impact & rismis terhadap kadar glukosa darah pada penderitaDM tipe-2. Latihan dilakukan selama 30 menit dan merupakan aktifitas fisik intensitassedang. Diharapkan dengan model latihan ini dapat menurunkan kadar glukosa darahpenderita DM tipe-2. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari total populasi terdapat 40subjek yang mengalami penurunan glukosa darah sesaat setelah melakukan latihan, denganrerata kadar glukosa darah sesaat setelah latihan sebesar 127,81 ± 47,93 mg/dl. Hal inimenunjukan bahwa adanya perbaikan kontrol glukosa darah dan menunjukan terjadinyaperbaikan kepekaan reseptor insulin di tubuh subjek.Kata kunci: Diabetes Melitus tipe-2, aerobic low impact & ritmis.
KANDUNGAN EKSTRAK CABE JAWA UNTUK ALTERNATIF ENERGI DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA PRADIPTA, GALIH DWI; KUSUMAWARDHANA, BUYUNG; HERLAMBANG, TUBAGUS
JURNAL ILMIAH PENJAS Vol 3, No 2 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.898 KB)

Abstract

Cabe jawa merupakan salah satu tanaman yang diketahui memiliki efek stimulan terhadap sel saraf sehingga mampu meningkatkan stamina tubuh . Bagian yang dimanfaatkan sebagai afrodisiaka adalah buahnya dan diduga senyawa aktif yang berkhasiat afrodisiaka di dalam buahnya adalah senyawa piperine. Pengolahan produk penghasil energi dapat memanfaatkan ekstrak cabe jawa yang tinggi akan kandungan piperine. Potensi ekstrak cabe jawa sebagai stimulan energi yang ditujukan untuk aktivitas olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga. Subyek terdiri dari 10 orang laki-laki usia 18-21 tahun dengan kondisi fisik yang terlatih. Peningkatan energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga dengan tredmill diukur menggunakan analisa meliputi uji stamina tubuh, tes glukosa darah, dan tes tekanan darah. Untuk melihat adanya pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga dilakukan analisis data analisis varian (ANOVA) dilanjutkan dengan uji beda nyata yaitu BNT (Beda Nyata Terkecil) menggunakan selang kepercayaan 1% dan 5% serta DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan selang kepercayaan 1% dan 5%. Terdapat pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi pada aktivitas olahraga.  
KANDUNGAN EKSTRAK CABE JAWA UNTUK ALTERNATIF ENERGI DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA PRADIPTA, GALIH DWI; KUSUMAWARDHANA, BUYUNG; HERLAMBANG, TUBAGUS
JURNAL ILMIAH PENJAS Vol 4, No 1 (2018): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.784 KB)

Abstract

Cabe jawa merupakan salah satu tanaman yangdiketahui memiliki efek stimulan terhadap sel saraf sehinggamampu meningkatkan stamina tubuh. Bagian yangdimanfaatkan sebagai afrodisiaka adalah buahnya dan didugasenyawa aktif yang berkhasiat afrodisiaka di dalam buahnyaadalah senyawa piperine. Pengolahan produk penghasil energi dapat memanfaatkan ekstrak cabe jawa yang tinggi akan kandungan piperine. Potensi ekstrak cabe jawa sebagai stimulan energi yang ditujukan untuk aktivitas olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga.Subyekterdiridari 10 orang laki-lakiusia 18-21 tahundengankondisifisik yang terlatih. Peningkatanenergidalam tubuh pada aktivitas olahragadengantredmilldiukurmenggunakananalisa meliputi uji stamina tubuh, tes glukosa darah, dan tes tekanan darah. Untuk melihat adanya pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga dilakukan analisis data analisis varian (ANOVA) dilanjutkan dengan uji beda nyata yaitu BNT (Beda Nyata Terkecil) menggunakan selang kepercayaan 1% dan 5% serta DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan selang kepercayaan 1% dan 5%. Terdapat pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi pada aktivitas olahraga.  
MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE-2 MELALUI LATIHAN AEROBIC LOW IMPACT DAN RITMIS KUSUMAWARDHANA, BUYUNG
Jendela Olahraga Vol 1, No 1 Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.33 KB) | DOI: 10.26877/jo.v1i1 Juli.1101

Abstract

Belum adanya model latihan jasmani yang jelas yang bertujuan untuk mengontrol kadarglukosa darah yang dapat digunakan oleh penderita DM tipe-2. Peneliti akan menelitihubungan latihan aerobic low impact & rismis terhadap kadar glukosa darah pada penderitaDM tipe-2. Latihan dilakukan selama 30 menit dan merupakan aktifitas fisik intensitassedang. Diharapkan dengan model latihan ini dapat menurunkan kadar glukosa darahpenderita DM tipe-2. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari total populasi terdapat 40subjek yang mengalami penurunan glukosa darah sesaat setelah melakukan latihan, denganrerata kadar glukosa darah sesaat setelah latihan sebesar 127,81 ± 47,93 mg/dl. Hal inimenunjukan bahwa adanya perbaikan kontrol glukosa darah dan menunjukan terjadinyaperbaikan kepekaan reseptor insulin di tubuh subjek.Kata kunci: Diabetes Melitus tipe-2, aerobic low impact & ritmis.
Analisis strategi pengelolaan gizi atlet PPLOP sepak takraw Jawa Tengah Kusumawardhana, Buyung
Journal Power Of Sports Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpos.v2i1.2895

Abstract

Atlet PPLOP merupakan atlet remaja yang berada pada masa pertumbuhan dengan durasi dan intensitas latihan yang berat. Sehingga jaringan dan asupan gizi harus terpenuhi dengan baik. Jika tidak diimbangi dengan gizi yang tepat maka akan terhambatnya prestasi serta terhambatnya pertumbuhan atlet tersebut, serta risiko yang paling fatal adalah terjadinya pension dini bagi bibit-bibit atlet yang potensial.  Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui cara pengelolaan gizi atlet 2) Mengetahui kesesuaian pengelolaan gizi atlet. Subjek dari penelitian ini adalah atlet PPLOP sepak takraw Jawa Tengah 2018. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dipilih secara total sampling. Data dianalisis menggunakan Analisis Interactive Model dari Miles. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1) Cara pengelolaan selama ini dilakukan oleh catering dan atlet secara mandiri 2) kesesuaian pengelolaan gizi atlet tidak dilakukan perhitungan kebutuhan kalori secara detail baik sebelum, saat, setelah bertanding atau latihan. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan pengelolaan asupan gizi dalam pembinaan atlet belum sepenuhnya tertangani dengan baik.
PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN AGRIKULTUR MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA JAHE MERAH BERBASIS PROTRAY Candra Wicaksono, Azizul Ghofar; Kusumawardhana, Buyung
ABDIMAS UNWAHAS Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v2i2.2103

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor unggulan dari masyarakat kota Semarang, terutama di daerah Bubakan, Kecamatan Mijen. Wilayah ini merupakan daerah dengan komoditas utama Durian. Namun, tidak hanya mengandalkan komoditas durian, masyarakat juga mengembangkan jahe sebagai komoditas tambahan untuk pertanian masyarakat, sayangnya budidaya jahe yang dilakukan tidak berkembang dengan baik. Tujuan dari program yang dilakukan ialah meningkatkan keterampilan agrikultur masyarakat untuk komoditas jahe merah. Program ini dilakukan dengan cara memberikan pembekalan kepada masyarakat tentang penanaman jahe merah dengan teknik protray. Dilanjutkan dengan Pelaksanaan budidaya jahe merah itu sendiri. Keberhasilan dari program ini diukur dengan adanya perubahan tingkat pengetahuan agrikultur masyarakat dan hasil dari masing-masing tahapan budiddaya jahe merah. Hasil program menunjukkan bahwa masyarakat telah mengalami peningkatan pengetahuan agrikultur sebesar 3% dari kondisi sebelum program. Keterampilan budidaya masyarakat juga semakin berkembang yang terlihat dari kegiatan praktik dan hasil dari masing-masing tahapan budidaya.Kata Kunci: keterampilan agrikultur, budidaya, jahe merah, protray