p-Index From 2014 - 2019
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINTEK PERIKANAN
Rafiq Fitriadi, Rafiq
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PERFORMA MIKROORGANISMEDENGAN PERLAKUAN BERBEDA TERHA DAP KONSENTRASI AMONIAK, NIRIT dan ASAM SULFIDA PADA LIMBAH PENCUCIAN IKAN TONGKOL Microorganism Performance with different Treatment Toward Consentration of Ammonia, Nitrite and Acid Sulfide Fitriadi, Rafiq; Haeruddin, Haeruddin; A’in, Churun
SAINTEK PERIKANAN : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 11, No 2 (2016): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.038 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.11.2.105-110

Abstract

 Teknik untuk memperbaiki kualitas perairan yang aman dan efektif salah satunya dapat menggunakan mikroorganisme.Penelitian ini menggunakan produk mikroorganismepengolah limbah dengan komposisi (Rhodopseudomonas sp., Lactobacillus sp., Aspergillus sp., Penicilium sp., Sacharomyces sp. dan Actinomycets sp.) sebagai bahan bioremidiator untuk mereduksi bahan pencemar pada limbah pencucian ikan tongkol sebagai air sampel. Penelitian ini mengukur konsentrasi amoniak (NH3), nitrit (NO2) dan asam sulfida (H2S) sebagai parameter utama dan DO, pH dan temperatur air sebagai parameter pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mikroorganisme pengolah limbah dengan perlakuan yang berbeda terhadap konsentrasi amoniak, nitrit dan asam sulfida. Perlakuan berbeda pada penelitian ini yaitu dengan 2 tahap uji, mikroorganisme tidak difermentasi dan difermentasi masing-masing selama 24 dan 96 jam dan terdiri dari 3 ulangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa masing- masing perlakuan mengalami peningkatan konsentrasi amoniak, nitrit dan asam sulfida. Peningkatan konsentrasi amoniak, nitrit dan asam sulfida yang paling rendah dari perlakuan lainnya adalah pada perlakuan mikroorganisme yang tidak difermentasi selama 96 jam. Kata kunci: Limbah pencucian ikan, mikroorganisme, amoniak, nitrit, asam sulfida  ABSTRACT One of techniques to improve the quality of water that is safety and effectivelly can use microorganisms. This study uses a product microorganisms waste treatment with the composition are (Rhodopseudomonas sp., Lactobacillus sp., Aspergillus sp., Penicilium sp., Sacharomyces sp. and Actinomycets sp.) as a material bioremidiator to reduce pollutants and waste leaching Tongkol fish (Auxis thazard) as water samples , This study measured the concentration of ammonia (NH3), nitrite (NO2) and hydrogen sulfide (H2S) as the main parameter and DO, pH and water temperature as a secondary parameter. This study aims to determine the ability of microorganisms to the waste treatment unequal treatment of concentrations of ammonia, nitrite, and hydrogen sulfide. Different treatment on this study are the second phase of the test, the microorganism is not fermented and unfermented respectively for 24 and 96 hours and consists of three replications. The results of this study indicate that each treatment had increased concentrations of ammonia, nitrite, and hydrogen sulfide. Increasing concentrations of ammonia, nitrite and hydrogen sulfide are lower than most other treatments is the treatment of microorganisms are fermented for 96 hours. Keywords: Fish washery waste, microorganism, ammonia, nitrite, hydrogen sulfide
EFEKTIVITAS MIKROORGANISME SEBAGAI BAHAN BIOREMIDIASI PADA LIMBAH PENCUCIAN IKAN TONGKOL (Auxis thazard) (SKALA LABORATORIUM) Microorganism Effectiviness as Bioreidiation of Tongkol (Auxis thazard) Wahery Waste (Laboratory Scale) Fitriadi, Rafiq; Haeruddin, Haeruddin; Ain, Churun
SAINTEK PERIKANAN : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 12, No 1 (2016): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.745 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.12.1.52-59

Abstract

 Limbah pencucian ikan dari pasar ikan dan industri pengolahan ikan tradisional biasanya langsung dibuang di saluran pembuangan tanpa adanya pengolahan limbah terlebih dahulu. Dampak pencemaran ini dapat menurunkan kualitas perairan sehingga menganggu kelangsungan hidup biota perairan dan masyarakat sekitar karena proses degradasi dari limbah. Oleh karena itu dibutuhkan teknik yang aman, efektif, dan ekonomis salah satunya dengan mikroorganisme sebagai bioremidiator. Penelitian ini menggunakan produk mikroorganisme pengolah limbah sebagai bahan bioremidiasi dengan komposisi mikroorganisme (Rhodopseudomonas sp., Lactobacillus sp., Aspergillus sp., Penicilium sp., Sacharomyces sp., dan Actinomycets sp.) untuk mereduksi bahan pencemar dan limbah pencucian ikan tongkol sebagai air sampel. Penelitian ini mengukur konsentrasi amoniak (NH3), nitrit (NO2) dan asam sulfida (H2S) sebagai parameter utama dan DO, pH, temperatur, dan bau air sebagai parameter pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan mikroorganisme dalam upaya mengurangi bahan pencemar limbah pencucian ikan dari konsentrasi amoniak, nitrit dan asam sulfida. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan penambahan mikroorganisme 6 perlakuan termasuk kontrol (K= Kontrol, A= 0,01 ml , B = 0,1 ml ,C= 1 ml, D =10 ml dan E= 100 ml)  menggunakan mikroorganisme yang tidak difermentasi selama 96 jam, terdiri dari 3 ulangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi amoniak, nitrit, dan asam sulfida pada perlakuan A, B, C, D, dan E lebih rendah dibandingkan dengan kontrol, hal ini menunjukkan bahwa mikroorganisme dapat menurunkan limbah pencucian ikan tongkol. Nilai efektivitas paling tinggi yaitu perlakuan E sebagai bioremidiasi limbah pencucian ikan dengan persentase amoniak 59,88 %, nitrit 64,60 % dan asam sulfida 19,19%.  Fish washery waste from the fish market and the traditional fish processing industry actually disposed in the sewer without waste treatment. The impact this poluttion can degrade the quality of water that disrupts the survival of aquatic biota and local resident because the degradation process of waste. Therefore we need a technique that is safe, effective, and economical one of them with the bacteria as bioremidiator. This study using microorganism as bioremidiator the composition of microorganisms (Rhodopseudomonas sp., Lactobacillus sp., Aspergillus sp., Penicillium sp., Sacharomyces sp., and Actinomycets sp.) and Tongkol washery waste as sample. This study measured the concentration of ammonia (NH3), nitrite (NO2) and hydrogen sulfide (H2S) as the main parameter and DO, pH, temperature, and the smell of the water as a secondary parameter. This study aims to determine the effectiveness of the use of microorganism in an effort to reduce pollutants fish washing waste the concentration of ammonia, nitrite and hydrogen sulfide.This study uses a completely randomized design (CRD  with addition of microorganisms 6 treatments included control (K = control, A = 0.01 ml, B = 0.1, C = 1 ml, D = 10 ml and E = 100 ml). The results obtained from this study showed that the concentrations of ammonia, nitrite, and hydrogen sulfide on treatment A, B, C, D, and E is lower than in the controls, suggesting that microorganism can reduce tongkol washery wash. The highest value of the effectiveness is treatment E as bioremediation of fish washery waste with percentage of ammonia 59.88%, 64.60% nitrite and 19.19% hydrogen sulfide.