Matthew Brian Khrisna, Matthew Brian
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBEDAAN KADAR MALONDIALDEHIDA PADA SUBYEK BUKAN PEROKOK, PEROKOK RINGAN DAN SEDANG-BERAT

JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO Vol 5, No 4 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
Publisher : Jurusan Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Merokok merupakan problem kesehatan yang besar pada remaja. Perokok dapat dibedakan dalam beberapa kategori menurut intensitasnya, yaitu bukan perokok, perokok ringan, dan perokok sedang-berat. Merokok akan menimbulkan peningkatan stres oksidatif melalui kandungan karsinogen, radikal bebas serta ROS pada fase gas dan partikulat asap rokok. MDA adalah sebuah biomarker stres oksidatif yang mudah diukur serta merepresentasikan tingkat stres oksidatif yang terjadi karena merokok.Tujuan : Membuktikan perbedaan kadar MDA serum pada subyek bukan perokok, perokok ringan dan perokok sedang-berat.Metode : Penelitian deskriptif analitik dengan desain belah lintang. Sampel sebanyak 36 mahasiswa Universitas Diponegoro yang dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan intensitas merokok menurut Sitepoe, yaitu kelompok bukan perokok, perokok ringan dan perokok sedang-berat. Kadar MDA serum diukur menggunakan metode TBARS secara spektrofotometrik. Uji statistik menggunakan uji One Way ANOVA dan Post-Hoc Bonferroni.Hasil : Kadar MDA serum rerata pada kelompok bukan perokok sebesar 11,46 ± 0,393 nmol/mL, kelompok perokok ringan 11,57 ± 0,948 nmol/mL, dan kelompok perokok sedang-berat 12,76 ± 1,18 nmol/mL. Uji Post Hoc Bonferroni menunjukkan kadar MDA berbeda pada kelompok bukan perokok dan perokok sedang-berat (p=0,006) serta kelompok perokok ringan dan sedang-berat (p=0,009). Tidak terdapat perbedaan kadar MDA serum antara kelompok bukan perokok dan perokok ringan (p=1,000).Kesimpulan : Terdapat perbedaan kadar MDA serum antara perokok ringan dan perokok sedang-berat serta bukan perokok dan perokok sedang-berat. Tidak terdapat perbedaan kadar MDA serum antara kelompok bukan perokok dan perokok ringan.

PERBEDAAN KADAR MALONDIALDEHIDA PADA SUBYEK BUKAN PEROKOK, PEROKOK RINGAN DAN SEDANG-BERAT

JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO Vol 5, No 4 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
Publisher : Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Merokok merupakan problem kesehatan yang besar pada remaja. Perokok dapat dibedakan dalam beberapa kategori menurut intensitasnya, yaitu bukan perokok, perokok ringan, dan perokok sedang-berat. Merokok akan menimbulkan peningkatan stres oksidatif melalui kandungan karsinogen, radikal bebas serta ROS pada fase gas dan partikulat asap rokok. MDA adalah sebuah biomarker stres oksidatif yang mudah diukur serta merepresentasikan tingkat stres oksidatif yang terjadi karena merokok.Tujuan : Membuktikan perbedaan kadar MDA serum pada subyek bukan perokok, perokok ringan dan perokok sedang-berat.Metode : Penelitian deskriptif analitik dengan desain belah lintang. Sampel sebanyak 36 mahasiswa Universitas Diponegoro yang dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan intensitas merokok menurut Sitepoe, yaitu kelompok bukan perokok, perokok ringan dan perokok sedang-berat. Kadar MDA serum diukur menggunakan metode TBARS secara spektrofotometrik. Uji statistik menggunakan uji One Way ANOVA dan Post-Hoc Bonferroni.Hasil : Kadar MDA serum rerata pada kelompok bukan perokok sebesar 11,46 ± 0,393 nmol/mL, kelompok perokok ringan 11,57 ± 0,948 nmol/mL, dan kelompok perokok sedang-berat 12,76 ± 1,18 nmol/mL. Uji Post Hoc Bonferroni menunjukkan kadar MDA berbeda pada kelompok bukan perokok dan perokok sedang-berat (p=0,006) serta kelompok perokok ringan dan sedang-berat (p=0,009). Tidak terdapat perbedaan kadar MDA serum antara kelompok bukan perokok dan perokok ringan (p=1,000).Kesimpulan : Terdapat perbedaan kadar MDA serum antara perokok ringan dan perokok sedang-berat serta bukan perokok dan perokok sedang-berat. Tidak terdapat perbedaan kadar MDA serum antara kelompok bukan perokok dan perokok ringan.