Hardono Susanto, Hardono
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN OBESITAS DENGAN RANGE OF MOTION SENDI PANGGUL DAN FLEKSI LUMBAL PADA DEWASA MUDA Rahardjo, Anita Sari Budi; Winarni, Tri Indah; Susanto, Hardono
JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO Vol 5, No 4 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
Publisher : Jurusan Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.825 KB)

Abstract

Latar belakang : Obesitas masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang mendunia yang dapat menjadi faktor risiko beberapa penyakit termasuk gangguan mobilitas. Obesitas diketahui sebagai faktor yang dapat mempengaruhi besarnya gerakan sendi. Namun, belum ada penelitian mengenai obesitas pada dewasa muda dengan range of motion (ROM) sendi panggul dan fleksi lumbal.Tujuan : Mengetahui hubungan obesitas dengan ROM sendi panggul dan fleksi lumbal pada dewasa muda dan mengetahui perbedaan ROM sendi panggul dan fleksi lumbal pada obesitas kelompok laki-laki dan perempuan.Metode : Penelitian dilakukan pada April-Mei 2016 dengan rancangan penelitian adalah cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 37 laki-laki dan 23 perempuan usia 18-22 tahun dengan BMI ≥ 25 kg/m2. Data antropometri dan ROM sendi didapatkan dengan mengukur subjek secara langsung. ROM diukur menggunakan goniometer.Hasil : Didapatkan hasil korelasi negatif yang signifikan antara BMI dan fleksi panggul, adduksi panggul dan fleksi lumbal, serta korelasi positif yang signifikan BMI dengan endorotasi panggul. Hasil uji beda ROM laki-laki dan perempuan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan ROM adduksi, endorotasi, dan eksorotasi panggul (p = 0.004, p = 0.000, dan p = 0.000).Kesimpulan : Obesitas dapat menurunkan ROM fleksi panggul, adduksi panggul, dan fleksi lumbal, serta terdapat peningkatan ROM endorotasi panggul. Ada perbedaan yang signifikan pada ROM adduksi, endorotasi, dan eksorotasi panggul dengan rerata ROM yang lebih besar pada kelompok laki-laki dibanding perempuan.
Hypoglycemic effect of banana peel extract (Musa Paradisiaca Var Kepok) in New Zealand White Diabetes Hyperlipidemia Samiasih, Amin; Subagio, Hertanto Wahyu; Dharmana, Edi; Susanto, Hardono
Health Notions Vol 2 No 11 (2018): November 2018
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (Address: Cemara street 25, Ds/Kec Sukorejo, Ponorogo, East Java, Indonesia 63453)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: banana peels just end up in the trash to date. It needs to be thought of waste processing into a more useful product for health. This study aims to determine the effect of peel extract (Musa Paradisiaca var. kapok) toward the blood sugar level of New Zealand White (NZW) rabbits which have diabetes hyperlipidemia. Method: 27 male New Zealand White rabbit, age 4 months, average weight 1.5-2 kg. The raw materials of the ethanol extract were Musa Paradisiaca Var Kepok peels that were obtained from Traditional Market, Demak, Central Java Indonesia. Type of experimental laboratory research was conducted with a randomized control design pre-posttest design. The 104-day study was conducted at LPPT unit 4 UGM that has been standardized internationally. Results: The test results of repeated ANOVA on the blood sugar group 1 (O1) shows that at least 2 measurement times that had significantly different mean values with p-value= 0.003 <0.05. The result of the Friedman test on the blood sugar level for group 2 (O2) showed that at least 2 measurement times having mean value was significantly different with p-value= 0.001 <0.05. The group 3 (O3) indicated that at least 2 measurement times had significantly different value mean with p-value= 0.045 <0.05. There are the differences on blood sugar levels in each group and at each measurement time. Administration of ethanol extract of musa paradisiaca var kepok peels in the group (O1) with dose 200mg / kg bb and dose of 400mg / kg bb in group 2 (O2) have the same effect of hypoglycemia. Conclusion: an ethanol extract of musa paradisiaca var kepok peels have a hypoglycemia effect on New Zealand White rabbit with Diabetic Hyperlipidemia.
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN RANGE OF MOTION SENDI PANGGUL DAN FLEKSI LUMBAL PADA DEWASA MUDA Rahardjo, Anita Sari Budi; Winarni, Tri Indah; Susanto, Hardono
JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO Vol 5, No 4 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
Publisher : Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.825 KB)

Abstract

Latar belakang : Obesitas masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang mendunia yang dapat menjadi faktor risiko beberapa penyakit termasuk gangguan mobilitas. Obesitas diketahui sebagai faktor yang dapat mempengaruhi besarnya gerakan sendi. Namun, belum ada penelitian mengenai obesitas pada dewasa muda dengan range of motion (ROM) sendi panggul dan fleksi lumbal.Tujuan : Mengetahui hubungan obesitas dengan ROM sendi panggul dan fleksi lumbal pada dewasa muda dan mengetahui perbedaan ROM sendi panggul dan fleksi lumbal pada obesitas kelompok laki-laki dan perempuan.Metode : Penelitian dilakukan pada April-Mei 2016 dengan rancangan penelitian adalah cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 37 laki-laki dan 23 perempuan usia 18-22 tahun dengan BMI ≥ 25 kg/m2. Data antropometri dan ROM sendi didapatkan dengan mengukur subjek secara langsung. ROM diukur menggunakan goniometer.Hasil : Didapatkan hasil korelasi negatif yang signifikan antara BMI dan fleksi panggul, adduksi panggul dan fleksi lumbal, serta korelasi positif yang signifikan BMI dengan endorotasi panggul. Hasil uji beda ROM laki-laki dan perempuan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan ROM adduksi, endorotasi, dan eksorotasi panggul (p = 0.004, p = 0.000, dan p = 0.000).Kesimpulan : Obesitas dapat menurunkan ROM fleksi panggul, adduksi panggul, dan fleksi lumbal, serta terdapat peningkatan ROM endorotasi panggul. Ada perbedaan yang signifikan pada ROM adduksi, endorotasi, dan eksorotasi panggul dengan rerata ROM yang lebih besar pada kelompok laki-laki dibanding perempuan.
Hypoglycemic Effect of Banana Peel Extract (Musa Paradisiaca Var Kepok) in New Zealand White Rabbits with Diabetes Hyperlipidemia Samiasih, Amin; W., Hertanto S.; Dharmana, Edi; Susanto, Hardono
Health Notions Vol 2, No 11 (2018): November
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.547 KB)

Abstract

Introduction: banana peels just end up in the trash to date. It needs to be thought of waste processing into a more useful product for health. This study aims to determine the effect of peel extract Musa Paradisiaca var. kepok(MPvK) toward the blood sugar level of New Zealand White (NZW) rabbits which have diabetes hyperlipidemia. Method: 27 male New Zealand White rabbit, age 4 months, average weight 1.5-2 kg. The 104-day study was conducted at LPPT unit 4 UGM that has been standardized internationally. Results: The test results of repeated ANOVA on the blood sugar group 1 (O1) shows that at least 2 measurement times that had significantly different mean values with p-value= 0.003