This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Sofni Sarmen, Sofni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

High Sensitivity C-Reactive Protein sebagai Parameter Diagnostik dan Prediktor Luaran Sepsis pada Anak yang Menderita Systemic Inflammatory Response Syndrome Sarmen, Sofni; Mayetti, Mayetti; Bachtiar, Hafni
Sari Pediatri Vol 16, No 4 (2014)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.383 KB) | DOI: 10.14238/sp16.4.2014.278-83

Abstract

Latar belakang. Sepsis merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas pada anak. Diagnosissepsis ditegakkan berdasarkan gejala Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS) dan penemuan bakteripada kultur darah. Kultur bakteri darah memiliki sensitifitas yang rendah dan membutuhkan waktu yanglama sehingga sering menyebabkan terjadinya overdiagnosis dan overtreatment. C-reactive protein adalahreaktan fase akut yang kadarnya meningkat pada keadaan infeksi. High sensitivity C-reactive protein (hs-CRP) adalah metode yang lebih sensitif untuk mengukur kadar CRP dalam jumlah kecil.Tujuan. Mengetahui peran hs-CRP sebagai parameter diagnostik dan prediktor luaran sepsis pada anakyang menderita SIRS.Metode. Penelitian uji diagnostik dengan desain potong lintang terhadap 85 anak dengan gejala SIRS berusia1 bulan sampai dengan 15 tahun dan dirawat di bangsal anak RS.Dr.M.Djamil Padang sejak Juni sampaiNovember 2012. Pemeriksaan hs-CRP dilakukan dengan metode enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA).Data dianalisis dengan SPSS serta dilakukan uji diagnostik. Baku emas sepsis adalah biakan darah.Hasil. Cut off point hs-CRP untuk menentukan sepsis adalah 15,55 ng/ml, (sensitivitas 90,9% dan spesivisitas53,8%). Kadar rata-rata hs-CRP meningkat sesuai dengan beratnya penyakit.Kesimpulan. High sensitivity C-reactive protein dapat dijadikan sebagai parameter diagnostik sepsis padapasien SIRS dengan cut off point 15,55 ng/ml, serta dapat dipakai sebagai prediktor luaran sepsis.