Evy Liswati, Evy
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Biochemical Markers for Differential Diagnosis of Stroke: A Biochemical Markers Study of S100B Protein, Neuron Spesific Enolase (NSE), Myelin Basic Protein (MBP), and Heart-Type Fatty Acid Binding Protein (H-FABP)

The Indonesian Biomedical Journal Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : The Prodia Education and Research Institute (PERI)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.965 KB)

Abstract

BACKGROUND: Differential diagnosis between hemorrhagic and ischemic stroke, which determine how to treat the patients, was performed by CT-Scan. CT-Scan is not always available in all Indonesian health care facility. Other alternative using biochemical markers needed to be studied.METHODS: In total of 44 stroke patients consist of 25 ischemic and 19 hemorrhagic strokes according to CTScan, participated in this study. S100B Protein, NSE, MBP and H-FABP concentration in the blood of each stroke patient was determined.RESULTS: Among the biochemical markers used, only MBP at cut off point 0,712 ng/ml could be used for diagnosing hemorrhagic from ischemic stroke for serum samples obtained until 72 hours after onset of the stroke. If samples could be obtained within 24 hours, S100B Protein and MBP could be used for diagnosing hemorrhagic from ischemic stroke. If both markers increased (S100B Protein >7.55 pg/ml and MBP >0.109 ng/ml) sensitivity and specificity would be 77.8% and 84.6% respectively.CONCLUSIONS: MBP and S100B Protein are promising markers for differential diagnosis of hemorrhagic from ischemic stroke. Using serum samples obtained within 24 hours after onset and multiple markers (MBP and S100B Protein) will improved diagnostic performance of the test.KEYWORDS: Stroke, S100B Protein, Neuron Specific Enolase, Myelin Basic Protein, and Heart-Type Fatty Acid Binding Protein

Heart-type Fatty Acid-Binding Protein (H-FABP) sebagai Penanda Biokimiawi untuk Membedakan Stroke Iskemik dan Hemoragik

Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Clinical Pharmacy

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.052 KB)

Abstract

Stroke merupakan sindrom neurologis yang bersifat akut yang terjadi karena adanya penurunan alirandarah yang disebabkan oleh terhambat atau pecahnya pembuluh darah otak (cerebrovaskular) yangmenyebabkan kerusakan jaringan otak. Berdasarkan patogenesisnya, terdapat dua jenis stroke, yaitustroke iskemik dan hemoragik, di mana penanganan pengobatan pada kedua jenis stroke tersebut sangatberbeda sehingga diperlukan diagnosis diferensial untuk membedakan kedua jenis stroke tersebut. Tujuanpenelitian ini yaitu untuk menentukan apakah Heart-type Fatty Acid-Binding Protein (H-FABP) dapatdijadikan sebagai parameter penanda biokimiawi untuk membedakan stroke iskemik dan hemoragik.Penetapan kadar H-FABP dilakukan dengan menggunakan serum darah dan dianalisis dengan metodeEnzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) sandwich masing-masing menggunakan H-FABP testkit. Serum darah diambil dari 20 orang pasien stroke iskemik dan 18 orang pasien stroke hemoragikdari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Unit Stroke dan Instalasi Rawat Inap di salah satu Rumah SakitUmum di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar rata-rata H-FABP pada pasien strokeiskemik sebesar 9,07 ng/mL sedangkan pasien stroke hemoragik sebesar 18,54 ng/mL; secara statistikterdapat perbedaan kadar H-FABP yang signifikan antara pasien stroke iskemik dan hemoragik (α=0,05).Dengan demikian, Heart-type Fatty Acid-Binding Protein (H-FABP) dapat dijadikan sebagai salah satuparameter penanda biokimiawi untuk membedakan stroke iskemik dan hemoragik.

Heart-type Fatty Acid-Binding Protein (H-FABP) sebagai Penanda Biokimiawi untuk Membedakan Stroke Iskemik dan Hemoragik

Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan sindrom neurologis yang bersifat akut yang terjadi karena adanya penurunan alirandarah yang disebabkan oleh terhambat atau pecahnya pembuluh darah otak (cerebrovaskular) yangmenyebabkan kerusakan jaringan otak. Berdasarkan patogenesisnya, terdapat dua jenis stroke, yaitustroke iskemik dan hemoragik, di mana penanganan pengobatan pada kedua jenis stroke tersebut sangatberbeda sehingga diperlukan diagnosis diferensial untuk membedakan kedua jenis stroke tersebut. Tujuanpenelitian ini yaitu untuk menentukan apakah Heart-type Fatty Acid-Binding Protein (H-FABP) dapatdijadikan sebagai parameter penanda biokimiawi untuk membedakan stroke iskemik dan hemoragik.Penetapan kadar H-FABP dilakukan dengan menggunakan serum darah dan dianalisis dengan metodeEnzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) sandwich masing-masing menggunakan H-FABP testkit. Serum darah diambil dari 20 orang pasien stroke iskemik dan 18 orang pasien stroke hemoragikdari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Unit Stroke dan Instalasi Rawat Inap di salah satu Rumah SakitUmum di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar rata-rata H-FABP pada pasien strokeiskemik sebesar 9,07 ng/mL sedangkan pasien stroke hemoragik sebesar 18,54 ng/mL; secara statistikterdapat perbedaan kadar H-FABP yang signifikan antara pasien stroke iskemik dan hemoragik (α=0,05).Dengan demikian, Heart-type Fatty Acid-Binding Protein (H-FABP) dapat dijadikan sebagai salah satuparameter penanda biokimiawi untuk membedakan stroke iskemik dan hemoragik.