Nely Andriani, Nely
dosen Pendidikan Fisika FKIP UNSRI

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWASMA NEGERI SE-KECAMATAN ILIR BARAT I PALEMBANG PADA MATERI SUHU DAN KALOR DENGAN INSTRUMEN TTCI DAN CRI Yolanda, Rerrysta; Syukur, Hendri; andriani, Nely
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 3, No 1 (2016): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.495 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pemahaman konsep, jenis miskonsepsi, dantingkat miskonsepsi siswa pada materi suhu dan kalor. Penelitian dilakukan pada SMA Negeri se-Kecamatan Ilir Barat I Palembang dengan sampel 94 siswa kelas X yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen Thermal and Transport Concept Inventory (TTCI) yang dilengkapi Certainty of Response Index (CRI) dan wawancara. Analisis data deskriptif kualitatifdigunakan untuk mencari rata-rata CRI dan fraksijawaban benar dan jawaban salah. Hasil penelitian didapatkan 1) skor pemahaman konsep siswa rendah yaitu sebesar 45,28%, 2) terdapat 45,28% siswa paham konsep, 0% siswa kurang pengetahuan dan 54,72% siswa mengalami miskonsepsi, 3) siswa mengalami miskonsepsi pada seluruh konsep yang diujikan yaitu 32 % pada konsep pemuaian zat, 44% pada konsep perubahan pertambahan panjang terhadap perubahan suhu, 45% pada konsep sifat anomali air, 83% pada konsep perubahan fase, 53% pada konsep laju masukan panas terhadap perubahan suhu, 52% pada konsep suhu yang dibagi sama rata dan 82% pada konsep hubungan kapasitas kalor dengan perubahan suhu. Implikasi penelitian, guru perlu menganalisis pemahaman konsep siswa dan memilih strategi pembelajaran perubahan konseptual yang cocok untuk meningkatkan pemahaman konsep dan meremediasi miskonsepsi siswa.
EFEKTIVITAS PENERAPAN LEARNING JOURNAL PADA POKOK BAHASAN OPTIKA GEOMETRI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 INDRALAYA UTARA Fitria, Dinna; Andriani, Nely
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 3, No 1 (2016): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.546 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan learning journal pada pokok bahasan optika geometri kelas X SMAN 1 Indralaya Utara. Penelitian dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Ajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan adalahdeskriptif kuantitatif. Sampel diambil dengan penentuan subjek ini berdasarkan pertimbangan dari guru fisika SMA Negeri 1 Indralaya Utara yaitu siswa kelas X MIA 2 berjumlah 30 siswa. Penelitian dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan yaitu satu kali pretest, 3 kali treatment dan 1 kali posttest. Berdasarkan pada penelitian yang telah dilakukan hasil penelitian menunjukan bahwa persentase learning journal pada setiap pertemuan yaitu pada pertemuan pertama sebesar 69,3%, pertemuan kedua sebesar 84,6% dan pertemuan ketiga sebesar 86% baik secara keseluruhan pada jumlah maupun persentase tiap siswa mengalami peningkatan pada jumlah kriteria untuk pertanyaan yang ada pada learning journal dan persentase siswa yang mencapai KKM sebesar 76,6%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan learning journal dalam pembelajaran fisika pada materi Optika geometri di kelas X SMAN 1 Inderalaya Utara efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa baik kognitif dan afektif.
STUDI KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA KELAS X PADA PEMBELAJARAN FISIKA POKOK BAHASAN SUHU DAN KALOR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DI SMA NEGERI 11 PALEMBANG Ulmiah, Nisya; Andriani, Nely; Fathurohman, Apit
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 3, No 1 (2016): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.64 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterampilan proses sains dan aktivitas siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 5 di SMA Negeri 11 Palembang yang berjumlah 37 orang. Penelitian ini menggunakan mixed method research dengan model penelitian single group post-test only design yang dilakukan sebanyak empat kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan observasi. Hasil analisis data kuantitatif dan data kualitatif menunjukkan persentase keterampilan mengamati, mengklasifikasi, memprediksi, menyimpulkan dan mengkomunikasikan termasuk dalam kategori tinggi dengan rentang skor 61- 80%. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terlaksana dengan baik dan mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam kategori aktif serta berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan menunjukkan bahwa siswa dan guru sangat tertarik dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Dapat disimpulkan secara keseluruhan gambaran keterampilan proses sains siswa di SMA Negeri 11 Palembang termasuk dalam kategori tinggi dalam setiap aspek keterampilan proses sains siswa dan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR CETAK MATA KULIAH FISIKA MATEMATIKA POKOK BAHASAN BILANGAN KOMPLEKS DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA UNIVERSITAS SRIWIJAYA Amilia, Tri Nanda; Andriani, Nely; zulherman, zulherman
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 3, No 2 (2016): Kajian Fisika dan Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP Unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar cetak pada mata kuliah fisika matematika pokok bahasan bilangan kompleks di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sriwijaya. Penelitian ini merupakan penelitian peengembangan yang menggunakan model pengembangan Rowntree, yang terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pengembangan, dan tahap evaluasi. Pada tahap evaluasi, menggunakan teknik evaluasi formatif Tessmer yang terdiri dari 5 tahap, yaitu self evaluation, expert review, one-to-one evaluation, small group evaluation, dan field test. Pada pengembangan ini, tahap evaluasi hanya sampai pada tahap small group evaluation.  Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli dan angket tanggapan mahasiswa. Berdasarkan hasil expert review diperoleh rata-rata hasil nilai validitas sebesar 83,26% dengan kategori sangat valid.  Pada tahap one-to-one evaluation didapatkan rata-rata hasil penilaian angket tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan bahan ajar ini,  sebesar 89,52%  dengan kategori yaitu sangat praktis. Pada tahap uji coba small group evaluation, rata-rata hasil penilaian angket tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan bahan ajar ini sebesar 85,87% dengan kategori sangat praktis. Hasil data tersebut menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan sudah tergolong valid dan praktis, sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar tambahan pada mata kuliah fisika matematika di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sriwijaya.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar di SMPN 2 Tanjung Lago Lestari, Henny; Rachman, Fuad Abd.; Andriani, Nely
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.043 KB)

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VII SMPN 2 Tanjung Lago. TGT merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament yang dapat memotivasi siswa, saling membantu dan kerja sama dalam kelompok serta pertandingan tim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode True Experimental dengan desain Posttest Only Control Group dengan teknik pengambilan cluster random sampling terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Tes untuk menganalisis data tes hasil belajar siswa digunakan statistic uji-t dan observasi untuk melihat aktivitas siswa selama digunakannya model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) di kelas eksperimen. Hasil analisis diperoleh nilai thitung = 5,799, sedangkan ttabel = 2,000 (thitung > ttabel) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh positif model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa di SMPN 2 Tanjung Lago dengan rata-rata kelas eksperimen 75,39 dan kelas kontrol 63,37. Aktivitas siswa selama digunakannya model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) tergolong aktif dengan rata-rata keseluruhan yaitu 77,6 %.
Relasi Rekursi dan Ortogonalitas Polinom Hermite pada Fungsi Gelombang Osilator Harmonik Kuantum dalam Studi Kasus Ketidakpastian Heisenberg Setianingsih, Yuli; Akhsan, Hamdi; Andriani, Nely
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.41 KB)

Abstract

Osilator harmonik terjadi jika suatu sistem jenis tertentu bergetar di sekitar konfigurasi kesetimbangannya. Secara kuantum, penyelesaian fungsi gelombang osilator harmonik dilakukan dengan mentransformasikan persamaan Schrödinger tak bergantung waktu dalam satu dimensi ke dalam bentuk persamaan diferensial Hermite untuk batas asimtotik dengan memperhatikan syarat ternormalisasinya fungsi gelombang. Dengan mengganti fungsi Hermite menjadi polinomial Hermite maka fungsi gelombang yang menggambarkan keadaan sistem tersebut dapat diketahui sehingga dapat ditentukan sifat statistik seperti nilai ekspektasi yang merupakan prinsip dari ketidakpastian Heisenberg. Jika biasanya dalam penentuan nilai ekspektasi setiap orde pada fungsi Hermite langsung dimasukkan nilainya, maka kali ini tetap dalam fungsi Hermite tanpa harus memasukkan ordenya sehingga penyelesaiannya dapat menggunakan relasi rekursi dan ortogonalitas polinom Hermite. Nilai ekspektasi dan prinsip ketidakpastian Heisenberg yang dihasilkan dari kedua metode akan memiliki hasil akhir yang sama
Desain Instrumen Soal IPA Serupa PISA (Programme for International Student Assessment) pada Sekolah Menengah Pertama Sari, Wayan Sinta Purnama; Ismet, Ismet; Andriani, Nely
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.805 KB)

Abstract

Telah berhasil dikembangkan instrumen soal IPA serupa PISA pada Sekolah Menengah Pertama untuk konten sistem fisik pada materi perubahan wujud, suhu & kalor, energi, pencemaran lingkungan dan perubahan iklim yang valid, praktis dan reliabel. Instrumen soal ini menggunakan model pengembangan Akker. Model pengembangan Akker terdiri dari tiga tahap yaitu tahap analisis, perancangan dan evaluasi. Pada desain soal hanya dibatasi pada tahap analisis dan perancangan. Pada tahap analisis dilakukan analisis soal PISA, analisis kurikulum dan analisis subjek penelitian. Pada tahap perancangan dihasilkan kisi-kisi soal, format soal dan kunci jawaban. Pada desain soal dihasilkan 60 butir soal dengan 19 tema yang telah mencangkup aspek kompetensi, konteks dan konten sistem fisik PISA.
Analisis Kategori Literasi Sains Untuk Konten Fisik Pada Buku Siswa Mata Pelajaran IPA Kelas VII SMP/MTs Andriani, Nely; Ismet, Ismet
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.944 KB)

Abstract

Telah dilakukan analisis buku siswa IPA Kelas VII SMP/MTs yang dikeluarkan oleh kemendikbud pada tahun 2013 berdasarkan indikator ketegori literasi sains. Materi yang dianalisis pada konten fisik yaitu Suhu dan Perubahannya serta Kalor dan Perpindahannya. Data dianalisis dengan lembar observasi kategori yang berisi indikator-indikator literasi sains yang diidentifikasi pada setiap paragraf. Dari kedua bab tersebut padamasing masing kategori dipersentase sesuai indikator. Kategori Pengetahuan sains indiktor terbanyak adalah menampilkan konsep (28%) dan indikator menampilkan hipotesis tidak muncul. Kategori hakikat penyelidikan sains, semua indikator muncul, indikator menjawab pertanyaan melalui materi ( 34%) tetapi yang paling sedikit muncul adalah menjawab pertanyaan menggunakan tabel dan atau grafik (5%). Kategori sains sebagai cara berfikir indikator yang banyak muncul adalah mendiskusikan fakta (36%) dan yang tidak muncul indikator mendeskripsikan eksperimen, mengilustrasikan asumsi dan menunjukkan sains dengan perkembangan deduktif. Kategori interaksi sains, teknologi dan masyarakat indikator terbanyak menjelaskan manfaat sains dan teknologi (37%) dan indikator yang tidak muncul adalah menunjukkan pengaruh negatif dari sains, teknologi dan masyarakat. Berdasarkan masing- masing kategori literasi sains, pengetahuan sains 30%, Penyelidikan sains 38%, sains sebagai cara berfikir 19% dan interaksi sains, teknologi dan masyarakat 13%. Secara keseluruhan buku siswa yang digunakan sudah merefleksikan keempat kategori literasi sains namun belum adanya keseimbangan pada keempat kategori tersebut
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI KELAS XI IPA 8 SMAN 1 PALEMBANG yanto, Andri; Andriani, Nely
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 2 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.325 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas telah berhasil di kelas XI 8 SMA Negeri 1 Palembang dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi Elastisitas dan Hukum Hooke, dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Masalah penelitian adalah rendahnya aktivitas belajar siswa. Metode penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Siklus I membahas materi elastisitas bahan, siklus II membahas hukum Hooke. Tehnik pengumpulan data tehnik nontes.Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Ativitas yang diobservasi adalah aktivitas positif dan aktivitas negatif siswa. Tehnik analisa menggunakan persentase dan kemudian dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas positif 46,5 % pada siklus I menjadi 69,5 % pada siklus II. Aktivitas negatif menurun dari 28% pada siklus I menjadi 16,5% pada siklus II. Dapat disimpulkan model pembelajaran berbasis maslah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI 8 SMAN 1 Palembang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TIPE PICTORIAL RIDDLE TEHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 PALEMBANG Wulansari, Sri; Lubis, Patricia; Andriani, Nely
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2019: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 12 JANUARI 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.281 KB)

Abstract

Research has been conducted to determine the effect of the inquiry learning model on the pictorial riddle type on the understanding of the physics concepts of eighth grade students of Palembang State Junior High School 7. Riddlel pictorial type inquiry is a learning model to develop student motivation and participation from small / large group discussions in the form of images that are used as a source of discussion so that they can find answers to a problem in question. The method used in this study is the method of Quasi Experiment, with the design of the matching only post-test control group design and cluster random sampling retrieval technique divided into two classes, namely class VIII.11 as the experimental class which received learning treatment using the pictorial type inquiry learning model riddle, and class VIII.9 students as control classes who were treated using inquiry learning models. The collection technique uses tests. The analysis technique used in this study is the t-test of the right side. The results of the calculation of data analysis obtained the average value of the experimental class 81 and the mean of the control class 75.16, with a significant level of α = 0.05 obtained ttable ie 1.67 based on the calculation results there is a significant influence of the pictorial riddle type learning model towards understanding the physics concept of eighth grade students of Palembang State Junior High School 7.