A. Rachman Ibrahim, A. Rachman
Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sriwijaya) Email: luthfi_113@yahoo.com

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) PADA MATA PELAJARAN KIMIA KELAS XII IPA 2 SMA SRIJAYA NEGARA PALEMBANG Fitria, Nursaid; W., K. Anom; Ibrahim, A. Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Think Talk Write (TTW) mata pelajaran kimia kelas XII IPA 2 SMA Srijaya Negara Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 3 siklus. Siklus I, II, dan III terdiri atas masing-masing 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan dan tes hasil belajar siswa. Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I sebesar 54,07% siklus II sebesar 64,8% dan pada siklus III sebesar 80,06%. Rata-rata skor hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) sebesar 68,05 dengan ketuntasan sebesar 54.28%. Rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I (T1) sebesar 70,93 dengan ketuntasan sebesar 61,76 % meningkat dikarenakan penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Pada siklus II (T2)  sebesar 74,36 dengan ketuntasan sebesar 73,52% meningkat dikarenakan guru memotivasi siswa untuk memberikan pertanyaan serta tanggapan pada saat diskusi. Pada siklus III (T3) sebesar 85,04 dengan ketuntasan sebesar 85,71% dikarenakan siswa dibimbing menuliskan informasi atau pengetahuan yang diperolehnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa, sehingga disarankan bagi guru untuk menerapkan model pembelajaran Think Talk Write (TTW)  agar keaktifan dan hasil belajar meningkat.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA N 1 INDRALAYA DI KELAS XI IPA 1 DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II Luthfi, Arif; Abd. Rachman, Fuad; Ibrahim, A. Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.666 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II di kelas XI IPA 1 SMA N 1 Indralaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan tiga siklus yang terdiri dari empat tahap, yaitu: 1. Persiapan, 2. Pelaksanaan Tindakan, 3. Pengamatan, 4. Refleksi. Kesimpulan yang didapat melalui penelitian ini bahwa dengan menerapkan model kooperatif tipe jigsaw II dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia siswa. Tingkat keaktifan siswa pada siklus 1 sebesar 55,64%, siklus II sebesar 70,52% dan siklus III sebesar 82,64%. Ketuntasan hasil belajar siswa dapat dilihat dari tes setiap siklus mengalami peningkatan. Ketuntasan hasil belajar kimia siswa pada siklus I mencapai 60,61%, siklus II mencapai 81,81% dan pada siklus III mencapai 87,87%. Adapun saran dari penelitian yaitu hendaknya para guru kimia menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II dan mengembangkannya karena dapat meningkatkan hasil belajar kimia.
PENGEMBANGAN MODUL BERBANTUAN VIDEO DAN ANIMASI PADA MATA KULIAH KIMIA ORGANIK I DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA Suharman, Andi; Ibrahim, A. Rachman; Hartono, H.
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan yang berjudul Pengembangan Modul Berbantuan Video dan Animasi Pada Mata Kuliah Kimia Organik I di Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Penelitian ini menggunakan model Rowntree dan Tessmer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan Modul yang Valid dan Praktis yang akan diunakan sebagai bahan ajar pada mata kuliah Kimia Organik I yang diajarkan pada mahasiswa semester 3 di Program Studi Pendidikan Kimia PMIPA FKIP Unsri. Hasil penilaian dan uji lapangan yang telah dilakukan, dimana validasi Pedagogik didapatkan 0.78 (sangat tinggi), validasi Materi 0.67 (sedang) dan validasi Desain 0.58 (sedang). Sedangkan hasil uji ke praktisan didapatkan 0.82 (validasi tinggi), dan rata rata nilai mahasiswa 81.25 (tinggi), dimana N-gain yang didapatkan sebesar 0.68 ( sedang). Dengan demikian bahwa modul Berbantuan Video dan Animasi Pada Mata Kuliah Kimia Organik I yang dikembangkan dengan model Rowntree dan Tessmer memenuhi kriteria valid dan praktis. Hal ini dapat dinatakan bahwa modul tersebut dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran Kimia Organik I di Program Studi Pendidikan Kimia PMIPA FKIP Universias Sriwijaya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XII IPA MA PATRA MANDIRI PALEMBANG Amalia, Nurfani; Rachman, Fuad Abd.; Ibrahim, A. Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas XII IPA MA Patra Mandiri Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Creative Problem Solving pada mata pelajaran kimia kelas XII IPA  MA Patra Mandiri Palembang dan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model Creative Problem Solving pada mata pelajaran dikimia  kelas XII IPA MA Patra Mandiri Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Siklus I terdiri dari 2 pertemuan, siklus II juga terdiri dari 2 pertemuan, dan siklus III terdiri atas 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar siswa dan lembar observasi keaktifan siswa. Skor rata-rata tes hasil belajar siswa sebelum tindakan (T0) yaitu sebesar 68,8 dengan ketuntasan klasikal sebesar 55%. Skor rata-rata tes hasil belajar siswa siklus I (T1) sebesar 73,7dengan ketuntasan 62,5%. Siklus II (T2) diperoleh skor rata-rata tes hasil belajar siswa sebesar 76,6dengan ketuntasan 72,5%. Pada siklus III (T3) skor rata-rata tes hasil belajar siswa meningkat menjadi 84,3dengan ketuntasan 87,5%. Peneliti memberikan saran kepada guru dalam kegiatan belajar mengajar dikelas dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) sebagai salah satu alternatife untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI KIMIA SISWA KELAS XI IPA 3 SMA SRIJAYA NEGARA PALEMBANG Anggraini, Tri Puri; Rachman, Fuad Abd.; Ibrahim, A. Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Kimia Siswa Kelas XI IPA 3 SMA Srijaya Negara Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA 3 di SMA Srijaya Negara Palembang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi untuk mengetahui keaktifan siswa dan tes akhir siklus untuk mengetahui hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari ketuntasan hasil belajar siswa yang meningkat dari 25,9% sebelum tindakan (T0) menjadi 40,8% pada siklus I (T1), pada siklus I hasil belajar tergolong rendah, hal ini dikarenakan terdapat kekurangan pada sintaks pemberian tugas, melakukan diskusi dan mempresentasikan jawaban, kekurangan tersebut diperbaiki pada siklus II. Kemudian meningkat menjadi 66,7% pada siklus II (T2) hasil belajar siswa meningkat dari siklus I tetapi belum mencapai ketuntasan klasikal, hal tersebut disebabkan masih terdapat kelemahan pada saat melakukan diskusi siswa masih kurang percaya diri untuk menyampaikan pendapat, kelemahan tersebut diperbaiki pada siklus III dan meningkat menjadi 88,9% pada siklus III (T3). Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I 55% menjadi 71,4% pada siklus II dan 82,2% pada siklus III. Hasil penelitian menunjukan adannya peningkatan hasil belajar dan aktifitas siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT).
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI MINYAK BUMI DI KELAS X SMA N 1 INDRALAYA. Septhiani, Silvia; S, Jejem Mujamil; Ibrahim, A. Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Penggunaan Multimedia Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Kimia Pada Materi Minyak Bumi di Kelas X SMA N 1 Indralaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dengan menggunakan multimedia berbasis computer dan tidak menggunakan multimedia pada materi minyak bumi.Program multimedia yang digunakan adalah makromedia flash 8. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu. Teknik pengumpulan data dengan tes. Hasil tes nilai rata-rata kelompok kontrol 69,01 dan kelompok eksperimen 78,99. Untuk rata-rata ketuntasan siswa kelas control adalah 66% , sedangkan ketuntasan untuk kelas eksperimen adalah diatas 85%.  Hasil analisa data tes menunjukan bahwa pada taraf signifikan 5%t t hitung> t tabel, yakni 2,83> 2,00 yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara kelas control dan kelas eksperimen.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN PRAKTIKUM KIMIA HIDROKARBON BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMA Zulaiha, Zulaiha; Hartono, Hartono; Ibrahim, A. Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development of Cemistry Lab Manual for Hydrocarbons Based Science Process Skills at Senior High School. This research aims to produce a high school chemistry lab manual for hydrocarbons subject with science process skill-based which is valid, practical and has a potential effect. The method used is Development Research with the reference of model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) and the formative evaluation of Tessmer, such as Evaluation Expert Review, One-to-One, Small Group, and Field Test. The results show the score of validity is 128 which is included in the category of very valid, the practicality score is 1337 which is included in the category of very practical and the students’ final test results indicate that the manual book has the potential effect of 81,21. These results show that the chemistry lab manual with science process skill-based is valid, practical and has a potential effect.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN STEM – PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI LAJU REAKSI DI KELAS XI SMA Adelita, Tiara; Suhery, Tatang; Ibrahim, A. Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Strategi Pembelajaran dengan Pendekatan STEM – Problem Based Learning Pada Materi Laju Reaksi Di Kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan strategi pembelajaran pada materi laju reaksi yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini dilakukan di SMA N 11 Palembang pada kelas XI IPA 6 sebagai kelas ujicoba dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas non ujicoba . Tahap – tahap pada penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari analysis, design, development, implementation dan evaluation dan dimodifikasi dengan formative evaluation Tessmer. Skor kevalidan yang diperoleh pada uji expert review sebesar 4,03 dengan kategori valid. Skor kepraktisan yang diperoleh pada uji one to one sebesar 4,06 dengan kategori praktis. Skor kepraktisan yang diperoleh pada uji small group sebesar 4,41 dengan kategori sangat praktis . Adapun perbandingan hasil data test rata - rata kelas ujicoba dan non ujicoba berturut – turut sebesar 83,25 dan 77. Berdasarkan analisa data, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran ini dikategorikan valid, praktis dan efektif.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK REAKSI REDOKS BERBASIS MASALAH UNTUK KELAS X SMA NEGERI 15 PALEMBANG Dwikaryani, Berly; Sanjaya, S.; Ibrahim, A. Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Masalah untuk materi Reaksi Redoks telah diuji cobakan di kelas X SMA Negeri 15 Palembang. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE dan evaluasinya menggunakan evaluasi formatif Tessmer. Tahap evaluasi formatif Tessmer dalam penelitian ini adalah self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test eveluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik berbasis Problem Based Learning termasuk kategori valid dan layak digunakan. Tahap expert review didapatkan hasil validasi pedagogik sebesar 3,80 (valid), hasil validasi materi sebesar 4,28 (sangat valid), dan hasil validasi desain sebesar 4,00 (valid). Tahap one-to-one diperoleh skor kepraktisan sebesar 3.52 (praktis), dan pada tahap small group diperoleh skor 4,71 (sangat praktis). Field test evaluation menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik berbasis Problem Based Learning dinyatakan efektif dengan N-gain score tinggi sebesar 0,83. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik materi reaksi redoks pada pelajaran kimia dikelas X SMA Negeri 15 Palembang berbasis Problem Based Learning valid, praktis dan efektif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan pengembangan bahan ajar kimia dengan berbasis masalah pada materi lain.