Herliawati Herliawati, Herliawati
Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Latihan Asertif Terhadap Penurunan Perilaku Agresif Pada Laki-Laki Usia Remaja Awal yang Bermain Game Online Jenis Agresi di SMP Negeri 2 OKU Sari, Pratiwi Arum; Idriansari, Antarini; Herliawati, Herliawati
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 2, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku agresif merupakan suatu perilaku yang disengaja untuk menyakiti orang lain baik secara lisan maupun fisik yang dapat disebabkan oleh kekerasan media seperti game online jenis agresi. Perilaku ini sering terjadi pada laki-laki usia remaja awal. Salah satu terapi perilaku yang dapat dilakukan perawat untuk menurunkan perilaku agresif adalah latihan asertif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh latihan asertif terhadap penurunan perilaku agresif pada laki-laki usia remaja awal yang bermain game online jenis agresi di SMP Negeri 2 OKU. Desain penelitian ini adalah pre eksperimental tanpa kelompok kontrol dengan rancangan one group pretest-postest. Pengukuran perilaku agresif dilakukan sebelum dan setelah dilakukan latihan asertif menggunakan kuesioner Buss Perry Aggression Quesstionnaire (BPAQ) (1992). Hasil penelitian dari 36 responden berdasarkan Marginal Homogeneity Test diperoleh nilai p value 0,000 (p value < α, α = 0,05) yang menunjukkan ada pengaruh yang bermakna dari pemberian latihan asertif terhadap penurunan perilaku agresif pada laki-laki usia remaja awal yang bermain game online jenis agresi. Latihan asertif berperan dalam meningkatkan keterampilan berperilaku asertif dan menurunkan perilaku agresif pada laki-laki remaja awal yang bermain game online jenis agresi.
Pengaruh Pendekatan Spiritual Terhadap Tingkat Kesepian Pada Lanjut Usia di Panti Sosial Tresna Werdha Warga Tama Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Herliawati, Herliawati; Maryatun, Sri; Herawati, Desti
Majalah Kedokteran Sriwijaya Vol 46, No 2 (2014): Majalah Kedokteran Sriwijaya
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesepian merupakan masalah psikologis yang sering terjadi pada lansia, terutama yang tinggal di Panti Werdha. Salah satu penyebab kesepian adalah akibat kekosongan spiritual. Untuk mengatasi kesepian diperlukan suatu upaya pendekatan spiritual. Pendekatan spiritual merupakan pendekatan yang cenderung menyentuh satu sisi spiritualitas manusia, mengembalikan manusia pada sebuah kesadaran darimana dia berasal, alasan mengapa manusia diciptakan, dan tugas-tugas yang harus dilakukan manusia di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan spiritual terhadap tingkat kesepian lanjut usia sebelum dan setelah diberikan pendekatan spiritual. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan menggunakan desain one group pre test-post test, yang dilakukan selama 3 minggu mulai tanggal 4-25 juni 2012. Populasi penelitian adalah lanjut usia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Warga Tama Indralaya. Teknik pengambilan sampel yaitu non-probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah lanjut usia yang telah memenuhi kriteria inklusi berjumlah 19 responden. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner baku UCLA loneliness scale. Berdasarkan analisis menggunakan uji Marginal Homogeneity dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 diperoleh nilai p sebesar 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa p value probabilitas ≤ 0,05 yang berarti terdapat perbedaan tingkat kesepian sebelum dan setelah pendekatan spiritual dan ini menunjukkan adanya pengaruh pendekatan spiritual terhadap tingkat kesepian. Dengan demikian, perawat dapat menggunakan pendekatan spiritual dalam bentuk asuhan keperawatan spiritual yang bermanfaat dalam mendukung dan membantu lansia menjalani hidup yang lebih berkualitas.
Pengaruh Pendekatan Spiritual Terhadap Tingkat Kesepian Pada Lanjut Usia Di Panti Sosial Tresna Werdha Warga Tama Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Herliawati, Herliawati; Maryatun, Sri; Herawati, Desti
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pendekatan spiritual merupakan pendekatan yang cenderung menyentuh satu sisi spiritualitas manusia, mengembalikan manusia pada sebuah kesadaran darimana dia berasal, alasan mengapa manusia diciptakan, dan tugas-tugas yang harus dilakukan manusia di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan spiritual terhadap tingkat kesepian lanjut usia sebelum dan setelah diberikan pendekatan spiritual. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan menggunakan desain one group pre test-post test, yang dilakukan selama 3 minggu mulai tanggal 4-25 juni 2012. Populasi penelitian adalah lanjut usia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Warga Tama Indralaya. Teknik pengambilan sampel yaitu non-probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah lanjut usia yang telah memenuhi kriteria inklusi berjumlah 19 responden. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner baku UCLA loneliness scale.   Hasil: Berdasarkan analisis menggunakan uji Marginal Homogeneity dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 diperoleh nilai p sebesar 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa p value (probabilitas) ≤ 0,05 yang berarti terdapat perbedaan tingkat kesepian sebelum dan setelah pendekatan spiritual dan ini menunjukkan adanya pengaruh pendekatan spiritual terhadap tingkat kesepian.   Simpulan: Perawat dapat menggunakan pendekatan spiritual dalam bentuk asuhan keperawatan spiritual yang bermanfaat dalam mendukung dan membantu lansia menjalani hidup yang lebih berkualitas.   Kata Kunci: Kesepian, spiritual, lansia.
Perbandingan Perubahan Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi Setelah Dilakukan Terapi Musik Klasik dan Relaksasi Autogenik di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang Ismarina, Dewi; Herliawati, Herliawati; Muharyani, Putri Widita
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Hipertensi merupakan penyakit mematikan yang kemunculannya tidak disertai dengan gejala-gejala lebih dahulu. Terapi musik klasik dan relaksasi autogenik merupakan terapi modalitas untuk tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas perubahan tekanan darah lansia penderita hipertensi setelah melakukan terapi musik klasik dengan relaksasi  autogenik.   Metode: Penelitian ini menggunakan Pre Experimental Design dengan rancangan Pretest Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 orang lansia penderita hipertensi yang diambil dengan teknik purposive sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 18 orang kelompok terapi musik klasik dan 18 orang kelompok relaksasi autogenik.   Hasil: Hasil uji statistik menggunakan uji T Independent (α=0,05) menunjukkan nilai p value sistolik sebesar 0,104 dan p value diastolik sebesar 0,455.   Simpulan: Kesimpulan penelitian ini bahwa tidak terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna antara terapi musik klasik dengan relaksasi autogenik dalam menurunkan tekanan darah lansia penderita hipertensi. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai terapi yang membantu menurunkan tekanan darah selain menggunakan obat pada lansia penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang.   Kata Kunci: Hipertensi, musik klasik, relaksasi autogenik
UJI BERBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Herliawati, Herliawati; Girsang, Bina Melvia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Dampak yang ditimbulkan baik jangka pendek maupun jangka panjang dari penyakit hipertensi membutuhkan penanggulangan yang menyeluruh dan terpadu. Hipertensi menimbulkan angka morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) yang tinggi. Beberapa terapi komplementer dapat di lakukan untuk menurunakan tekanan darah pada penderita hipertensi seperti; terapi tertawa, terapi masase kaki menggunakan minyak esensial lavender, terapi meditrasi, terapi musik klasik. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang dengan tujuan untuk mengetahui terapi komplementer yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Jumlah sampel yang digunakan adalah  40 orang masing-masing 10 orang untuk 1 perlakuan terapi komplementer yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi komplementer tersebut diatas efektif dalam menurunkan tekanan darah responden baik  tekanan darah sistolik dan diatolik dengan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik terbesar adalah setelah dilakukan terapi masase kaki menggunkan minyak esensial lavender (11,40 mmHg) sedangkan penurunan tekanan darah diastolik yang terbesar setelah dilakukan terapi ralaksasi meditasi (5,50 mmHg). Kata Kunci: terapi,  komplementer, hipertensi
PENGGUNAAN ALKOHOL SEBAGAI DESINFEKTAN PADA TERAPI KOMPLEMENTER BEKAM Wahyuni, Dian; Herliawati, Herliawati; Purnamasari, Neza
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terapi komplementer banyak diminati oleh masyarakat dunia, salah satunya Cupping/hijamah/bekam. Alat bekam harus dalam kondisi bebas kuman saat akan dipakai untuk menghindari terjadinya infeksi silang. Proses sterilisasi tidak mungkin dilakukan di saat kerja lapangan, oleh karena itu dilakukan desinfeksi dengan menggunakan alkohol 70%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai ALT pada alat bekam setelah diberi alkohol 70%. Pengambilamsampel dan pemeriksaan dilakukan oleh tim Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang. Hasilnya sebelum dan sesudah kegiatan bekam, kap/mangkuk bekam ALT 0 MO steril. Hal ini menunjukan bahwa pembersihan segera alat bekam dengan alkohol 70% dapat menghambat pertumbuhan kuman dengan cara denaturasi protein kuman.
KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN, DAN PELAKSANAAN PERENCANAAN PULANG YANG DILAKUKAN OLEH PERAWAT Fitri, Eka Yulia; Herliawati, Herliawati; Wahyuni, Dian
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan pulang merupakan kegiatan rutin dalam sistem kesehatan yang bertujuan untuk mengurangilama masa rawat dan perawatan ulang di rumah sakit, meningkatkan koordinasi layanan kepada pasiensetelah pulang dari rumah sakit sehingga menjembatani jarak antara rumah sakit dan fasilitas kesehatan dimasyarakat. Perawat merupakan salah satu multidisiplin yang memiliki kompetensi dalam melakukanpengkajian secara komprehensif dan mampu mengelola proses perawatan pasien. Saat ini perencanaanpulang hanya dilakuka pada tahapan-tahapan yang penting saja, dan detail-detail kecil perencanaanpulang seringkali diabaikan pelaksanaannya oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikarakteristik, tingkat pengetahuan, dan pelaksanan perencanaan pulang yang dilakukan oleh perawat.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 63orang perawat di RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang. Hasil penelitian menunjukkan 82,54%responden berjenis kelamin perempuan, 85,71% usia responden dalam rentang usia 21-39 tahun, 39,68%responden dengan latar pendidikan S1/Ners, 61,90% responden bekerja dalam rentang 0-5 tahun, dan55,56% perawat berada dalam level karir PK 1. Sebanyak 49,21% responden memiliki pengetahuan yangbaik tentang perencanaan pulang. 34,92% responden baik dalam melaksanakan perencanaan pulang padasaat pasien masuk atau dirawat di rumah sakit. Sebanyak 28,58% responden baik dalam melaksanakanperencanaan pulang pada satu hari sebelum pasien pulang, serta sebanyak 60,32% responden baik dalammelaksanakan perencanaan pulang pada hari kepulangan pasien. Simpulan: Pendidikan dan penjelasantentang perencanaan pulang sangat diperlukan bagi perawat dalam memahami perencanaan pulang, danperlu dikembangkan model perencanaan pulang yang terstruktur agar memudahkan perawat dalammelaksanakan perencanaan pulang.Kata Kunci : karakteristik, pengetahuan, perencanaan pulang, perawat.
PERBEDAAN PERUBAHAN NILAI SENSITIVITAS KAKI PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG Herliawati, Herliawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang angka kejadiannya meningkat terutama di zaman kemajuan sekarang ini dan dapat menimbulkan komplikasi pada penderitanya berupa kecacatan bahkan sampai kepada kematian. Komplikasi yang sering terjadi akibat penyakit DM adalah ulkus diabetikum yang dapat berubah menjadi gangren. Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi kronik diabetes berupa luka melalui dermis dan dapat berubah menjadi gangren yang dapat terjadi akibat meningkatnya kadar glukosa darah. Ulkus diabetikum dapat di antisipasi dengan melakukan pengukuran nilai sensitivitas kaki penderita DM secara terus menerus. Terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk memperbaiki sensitivitas kaki penderita DM yaitu gerakan senam kaki diabetes, slow deep breathing dan progresive muscle relaxation. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai sensitivitas kaki penderita diabetes melitus setelah dilakukan berbagai terapi komplementer dilakukan di wilayah kerja puskesmas pembina dengan jumlah sampel 30 orang. Uji statistik dalam penelitian ini adalah uji t test berpasangan dan anova one way dengan P-Value
SENSITIVITAS KAKI PENDERITA DIABETES MELITUS ANTARA DUA PERLAKUAN Herliawati, Herliawati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penyakit diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang angka kejadiannya  meningkat terutama di zaman kemajuan sekarang ini dan dapat menimbulkan komplikasi pada penderitanya berupa kecacatan bahkan sampai kepada kematian.  Komplikasi yang sering terjadi akibat penyakit DM adalah ulkus diabetikum yang dapat berubah menjadi gangren. Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi kronik diabetes berupa luka melalui dermis dan dapat berubah menjadi gangren yang dapat terjadi akibat meningkatnya kadar glukosa darah. Ulkus diabetikum dapat di antisipasi dengan melakukan pengukuran nilai sensitivitas kaki penderita DM secara terus menerus.Terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk memperbaiki  sensitivitas kaki penderita DM yaitu gerakan senam kaki diabetes dan progressive muscle relaxation. Metode: Jenis  penelitian ini adalah eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai sensitivitas kaki penderita diabetes melitus setelah dilakukan berbagai terapi komplementer dilakukan di wilayah kerja puskesmas pembina dengan jumlah sampel 30 orang. Uji statistik dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dan anova one way dengan  P-Value < 0,05. Hasil: Hasil penelitian ini adalah adanya perubahan nilasi sensitivitas kaki setelah di lakukan berbagai terapi dan terapi senam kaki diabetik dapat meningkatkan nilai sensitivitas kaki dengan nilai terbesar.Simpulan: Diharapkan terapi kompelementer ini dapat dilakukan di puskesmas pembina serta menjadi intervensi keperawatan. Kata kunci: terapi komplementer, diabetes melitus, sensitivitas kaki
Uji berbagai Terapi Komplementer terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Herliawati, Herliawati; Girsang, Bina Melvia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Dampak yang ditimbulkan baik jangka pendek maupun jangka panjang dari penyakit hipertensi membutuhkan penanggulangan yang menyeluruh dan terpadu. Hipertensi menimbulkan angka morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) yang tinggi. Beberapa terapi komplementer dapat di lakukan untuk menurunakan tekanan darah pada penderita hipertensi seperti; terapi tertawa, terapi masase kaki menggunakan minyak esensial lavender, terapi meditrasi, terapi musik klasik. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang dengan tujuan untuk mengetahui terapi komplementer yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Jumlah sampel yang digunakan adalah  40 orang masing-masing 10 orang untuk 1 perlakuan terapi komplementer yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi komplementer tersebut diatas efektif dalam menurunkan tekanan darah responden baik  tekanan darah sistolik dan diatolik dengan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik terbesar adalah setelah dilakukan terapi masase kaki menggunkan minyak esensial lavender (11,40 mmHg) sedangkan penurunan tekanan darah diastolik yang terbesar setelah dilakukan terapi ralaksasi meditasi (5,50 mmHg). Kata Kunci: terapi,  komplementer, hipertensi,