Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK USAHA PERIKANAN BUDIDAYA TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN DAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PADA LAHAN PASANG SURUT KABUPATEN BANYUASIN PROPINSI SUMATERA SELATAN Dwi Putri, Tike; Putro Priyadi, Dwi; ., Sriati
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 2, No 1 (2014): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to analyze the business impact of aquaculture on water quality conditions and socio-economic communities in Cinta Manis Lama Village District of Banyuasin I Banyuasin district. This research was conducted in Cinta Manis Lama Village Subdistrict Banyuasin I Banyuasin district, in March to May 2012.The results show refers to the South Sumatra Governor Regulation 16 of 2005, the results of water quality analysis that is on standard quality parameters including temperature (280C-310C), COD (0.32 mg/l-3.87 mg/l) and ammonia (0.00198 mg/l-0.22280 mg/l). While under the quality standard parameters include pH at Station 4 (5.0 and 5.5), DO at Station 4 (4.88 mg/l and 5.02 mg/l), BOD5 at all observation stations (3.09 mg/l-4.82 mg/l) and total phosphate at all observation stations (0.03546 mg/l-0.19980 mg/l). The results also show that the aquaculture business is conducted in Cinta Manis Lama village can increase the percentage increase in income of at least 22.22% to 250% and also improve relations/social interaction.   Keywords: aquaculture, water quality, socio-economic
The Factors Affecting Pre-Surgery Anxiety of Sectio Caesarea Patients ., Ahsan; Lestari, Retno; ., Sriati
Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1893.885 KB)

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PREOPERASI PADA PASIEN SECTIO CAESAREA di RUANG INSTALASIBEDAH SENTRAL RSUD KANJURUHAN KEPANJENKABUPATEN MALANGThe Factors Affecting Pre-Surgery Anxiety of Sectio Caesarea PatientsAhsan1, Retno Lestari2, Sriati31,2,3 Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas BrawijayaJalan Veteran Malang 651451e-mail: ahsanfkub@yahoo.comABSTRAK.Sectio Caesarea adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomendan uterus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kecemasan preoperasi pada pasien sectio caesarea. Metode penelitian ini adalah menggunakan desain deskriptifanalitik dengan pendekatan “Cross Sectional”. Lokasi penelitian di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, daribulan November 2014 sampai Desember 2014, Subyek penelitian sebanyak 30 responden.Hasilpenelitian menunjukkan faktor internal yang paling besar menyebabkan kecemasan adalah faktorumur dan pekerjaan (46,7%), sedangkan faktor eksternal yang paling besar menyebabkan kecemasanadalah dukungan keluarga (60,0%).Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan yang sarah antarafaktor internal dan eksternal terhadap kecemasan pre operasi sectio caesarea di RSUD KanjuruhanKepanjen.Kata kunci: Sectio Caesarea,Kecemasan pre operasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi
Pengembangan Populasi Ternak Ruminansia Berdasarkan Ketersediaan Lahan Hijauan dan Tenaga Kerja di Kota Palembang Sumatera Selatan Nurdin, A.S.; Fariani, A.; ., Sriati
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Peternakan Sriwijaya
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.008 KB)

Abstract

Kota Palembang merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Sumatera Selatan yangmemungkinkan untuk pengembangan peternakan ruminansia karena memiliki luas wilayah 400,61km2dengan didukung oleh luas padang rumput alam sebesar 174 ha, luasan rawa sebesar 2.496 ha,jumlah penduduk mencapai 1.369.239 jiwa serta rata-rata kepadatan penduduk per km2 mencapai3.342 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan kendala peningkatanpopulasi ternak ruminansia berdasarkan ketersedian lahan hijauan dan tenaga kerja sertamenganalisis prioritas pengembangan populasi ternak ruminansia di Kota Palembang SumateraSelatan. Metode pengolahan dan analisis data menggunakan perhitungan KPPTR (KoefisienPeningkatan Populasi Ternak Ruminansia) sebagai penentu prioritas pengembangan berdasarkanketersediaan lahan hijauan makanan ternak dan tenaga kerja. Data primer yang diambil berupajumlah ternak ruminansia yang dipelihara, sistem pemeliharaan, tenaga kerja yang digunakan danstatus kepemilikan ternak. Data sekunder yang diambil meliputi populasi ternak ruminansia, jumlahpenduduk, luas lahan garapan, luas rawa, padang rumput dan rencana tata ruang wilayah KotaPalembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai KPPTR efektifnya adalah 16.706,67.Kecamatan yang memiliki nilai KPPTR efektif tertinggi adalah Kecamatan Gandus dengan nlaiKPPTR efektif sebesar 6.055,59 ST, diikuti oleh Kecamatan Kertapati dengan nilai KPPTRefektifnya sebesar 4.391,82 ST sedangkan kecamatan yang memiliki nilai KPPTR efektif terendahadalah Kecamatan Ilir Barat II dengan nilai KPPTR efektif sebesar -175,30 ST. Kesimpulan daripenelitian ini adalah prioritas pengembangan peningkatan populasi ternak ruminansia di KotaPalembang berturut-turut adalah Kecamatan Gandus, Kertapati, Ilir Barat I, Sako, Kalidoni,Sukarami, Ilir Timur II, Plaju, Seberang Ulu I, Ilir Timur I.Kata kunci : Kota Palembang, KPPTR, Populasi Ternak Ruminansia.