Akhmad Affandi, Akhmad
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

UPAYA PENGURUS MAJELIS TA’LIM AL-AFSHOH RIJALUL GHOD MELALUI KEGIATAN-KEGIATAN KEAGAMAAN DALAM PENANGGULANGAN KENAKALAN REMAJA USIA 15-18 TAHUN DI KELURAHAN KENANGA KECAMATAN SUMBER KABUPATEN CIREBON Nadzir, Ibnu; Nawawi, Nawawi; Affandi, Akhmad
Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.293 KB)

Abstract

Majelis Ta’lim Al-Afshoh Rijalul Ghod memiliki peranan yang sangat signifikan melalui kegiatan-kegiatanya dalam penanggulangan kenakalan remaja, seperti pergaulan bebas di kalangan remaja, pacaraan bebas, tawuran, geng motor brutal dan tindakan yang tidak menyenangkan lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh pengurus Majelis Ta’lim Al-Afshoh Rijalul Ghod dalam menanggulangi kenakalan remaja. serta hambatan-hambatan dalam menanggulangi kenakalan remaja tersebut.Dalam penelitian ini digunakan beberapa teknik yaitu melakukan observasi, studi pustaka, serta wawancara dilakukan dengan mengadakan Tanya jawab langsung bersama nara sumber yaitu pengurus Majelis Ta’lim Al-Afshoh Rijalul Ghod.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa upaya pengurus Majelis Ta’lim Al-Afshoh Rijalul Ghod dalam penanggulangan kenakalan remaja di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sumber  Kabupaten Cirebon dengan cara memperbanyak Sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat, Dukungan Tokoh Agama dan Shalat Berjama’ah, Dzikir, Melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan bagi remaja seperti, Tadarus Al-Qur’an, Kajian Kitab kuning, Markhabanan Keliling (Marhaling), Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), dan Kegiatan Bulan Ramadhan. Kata Kunci: Majelis Ta’lim, Kegiatan-Kegiatan Keagamaan, Penanggulangan Kenakalan Remaja. 
Kemampuan Guru dalam Pengelolaan Kelas dan Hubungannya dengan Minat Belajar Siswa Bidang Studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon Khaerunnisa, anis; wahidin, iding; affandi, akhmad
Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.017 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertolak dari masalah kurangnya minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran. Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), padahal guru telah berusaha mengelola kelas dengan baik, maka seharusnya minat belajar siswa meningkat. Akan tetapi kenyataannya masih  ada siswa kurang memiliki minat untuk belajar, sehingga kegiatan pembelajaran menjadi kurang kondusif.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengelolaan kelas, mengetahui minat belajar dan mengetahui hubungan antara pengelolaan kelas dengan minat belajar siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon pada bidang studi Sejarah Kebudayaan Islam.Metode yang dilakukan dalam penelitianini, yaitu: observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data yaitu dengan menggunakan analisis variabel untuk mengukur tinggi rendahnya variabel tersebut berdasarkan tabulasi indikator, sedangkan untuk analisis hubungan antar variabel dipergunakan rumus korelasiproductmoment,dankoefisienkorelasi.Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan kelas sudah dilaksanakan dengan baik dengan skor rata-rata per indikator 3,4. Skor tertinggi diperoleh pada indicator Distribusi Alat dan  Bahan Ajar denganskor 3,6, selanjutnya berturut-turut pada indicator Variasi Mengajar dengan skor 3,5, indicator Keluwesan Sikap dengan skor 3,4, indicator Hangat dan Antusias dengan skor 3, 3, dan yang terendah pada indicator Siap dengan Tantangan dan indicator Disiplin dan Berfikir Positif dengan skor 3,2.Tentang minat belajar siswa pada bidang  studi SKI di MTs An-Nur Kota Cirebon diperoleh skor rata-rata sebesar 3,3. Skor tertinggi diperoleh pada indicator Keuletan dan Inisiatif dengan skor 3,5 (tinggi), berturut-turut pada indicator Ketekunen dan Konsentrasi dengan skor 3,45 (Tinggi), indicator Konsisten dan Kerja Keras dengan skor 3,4 (tinggi), indicator Kemauan dengan skor 3,3 (antara tinggi dan rendah), dan yang terendah pada indicator Responsif dengan skor 3,2 (rendah) dan indicator Ketelitian dengan skor 3,2 (rendah).Diperoleh r hitung sebesar 0,555, sehingga dapat dinyatakan bahwa hubungan antara pengelolaan kelas dengan minat belajar siswa pada bidang studi SKI di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon  dinyatakan signifikan secara statistik. Artinya semakin berkualitas penerapan pengelolaan kelasakan berhubungan dengan semakin tingginya minat belajar siswa pada bidang studi Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon, dan sebaliknya semakin rendah penerapan pengelolaan kelas maka akan berhubungan dengan rendahnya minat belajar  siswa.
PENGELOLAAN KELAS OLEH GURU TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII MADRASAH TSANAAWIYAH (MTS) AN-NUR KOTA CIREBON Ilham, Muhammad Husni; Suteja, Suteja; Affandi, Akhmad
Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019): Inovasi Pembelajaran PAI di Era Digital
Publisher : Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.819 KB)

Abstract

ABSTRAKMuhammad Husni Ilham NIM. 1413113131 Pengaruh Pengelolaan Kelas oleh Guru terhadap Minat Belajar Siswa Kelas VIII Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota CirebonBerdasarkan studi pendahuluan yang penulis lakukakan, bahwa hasil pengamatan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon, guru melakukan  pengelolaan kelas belum berhasil menarik minat belajar siswa yang di sebabkan oleh beberapa faktor diantaranya suasana kelas kurang kondusif, media dan metode pembelajaran yang tidak sesuai dengan materi, sarana belajar yang kurang memadai serta lingkungan belajar yang kurang efektif. Hal tersebut pada akhirnya dapat mempengaruhi minat belajar siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan pengelolaan kelas oleh guru terhadap minat belajar tergolong baik, untukmengetahui minat belajar pada bidang studi Sejarah Kebudayaan islam tergolong baik, untuk mengetahui besar pengaruh pengelolaan kelas oleh guru terhadap minat belajar siswi kelas VIII Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam MTs An-Nur Kota CirebonMengemukakan bahwa mengelola kelas adalah kemampuan guru/instruktur/widyaiswara untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal; dan keterampilan untuk mengembalikan kondisi belajar yang optimal, Secara sederhana. Minat tidak termasuk istilah populer dalam psikologi karena kebergantungannya yang banyak pada faktor-faktor internal lainnya seperti: pemusatan perhatian, keingintahuan, motivasi, dan kebutuhan.Penelitian ini terdapat dua variabel yang dijadikan sebagai acuan dalam pengamatan, guna memperoleh data dan kesimpulan empiris mengenai pengaruh keterampilan guru dalam mengelola kelas terhadap minat belajar bidang studi SKI siswa kelas VIII . Variabelindependen (variabelbebas) yaitupengelolaankelassebagaivariabel X. Variabeldependen (variabelterikat) yaituminatbelajarsiswasebagaivariabel YBerdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil; guru SKI MTs An-Nur Kota Cirebon memiliki tingkat pengelolaan kelas dalam kategori sangat baik yaitu 90 %  karena berada pada rentang  86% - 100% , sedangkan minat belajar siswa kelas VIII C juga dalam kategori sangat baik sebesar 91 karena berada pada karena berada pada rentang 86% - 100%. Dari hasil perhitungan Thitung> Ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan perhitungan, diketahui nilai Thitung sebesar 2,45 dan nilai Ttabel 1,697. Jika dibandingkan terlihat nilai Thitung > Ttabel atau lebih jelasnya 2,45>1,697. Dengan demikian Ha yang menyatakan : “ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh pengelolaan kelas oleh guru dengan minat belajar sejarah kebudayaan islam (SKI) siswa kelas VIII MTs An-Nur Kota Cirebon” diterima. Sementara Ho yang menyatakan : “Tidak ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh pengelolaan kelas oleh guru dengan minat belajar sejarah kebudayaan islam (SKI) siswa kelas VIII MTs An-Nur Kota Cirebon” ditolak
PERAN DINAS TATA RUANG DAN CIPTA KARYA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN BULUKUMBA Affandi, Akhmad; Fatmawati, Fatmawati
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 2 (2015): (October 2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.878 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v5i2.117

Abstract

This study aims to clarify the role and efforts of the Department of Spatial Planning and Human Settlements in managing waste in Bulukumba. This type of research is qualitative with data collection using interviews and observation instruments. The data is analyzed deskriktif and interpretation to the informant to conduct interviews. The results showed that: in carrying out the role as implementor and supervisor of the waste management in Bulukumba, Spatial Planning and Human Settlements Bulukumba can not yet provide the maximum results. Not maximal results are affected by the lack of human resources and lack of infrastructure are still available have greater influence in waste management. The contributing factors are: public participation and the availability of land (TPA).    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran dan upaya Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya dalam mengelola sampah di Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara dan observasi. Data tersebut dianalisis secara deskriktif dan interpretasi kepada informan dengan melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: dalam melaksanakan peran sebagai implementor dan pengawas terhadap pengelolaan sampah di Kabupaten Bulukumba, Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kabupaten Bulukumba belum dapat memberikan hasil yang maksimal. Belum maksimalnya hasil tersebut dipengaruhi oleh kurangnya sumber daya manusia serta masih minimnya sarana dan prasarana yang tersedia memiliki pengaruh lebih besar dalam pengelolaan sampah. Adapun faktor pendukung yakni: partisipasi masyarakat dan ketersediaan lahan (TPA).
Penerapan Metode Numbered Heads Togeteher pada Pembelajaran Fikih untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon Fathonah, Anisa; Affandi, Akhmad; ., Mahfud
Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.269 KB)

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan studi pendahuluan di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon menyatakan bahwa KKM mata pelajaran fikih  adalah 77 yang telah dimusyawarahkan semua guru dan disepakati oleh kepala sekolah. Namun pada kenyataannya masih ditemukan siswa yang memiliki nilai dibawah KKM. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah penerpan metode yang monoton dan lebih mengacu kepada teacher center sehingga siswa terlihat pasif. Metode pembelajaran sangat penting karena dengan metode pembelajaran yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula. Tujuan penulisan skripsi ini untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X pada pembelajaran fikih di  kelas kontrol.Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X pada pembelajaran fikih di  kelas eksperimen. Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen pada pembelajaran fikih. Untuk mengetahui pengaruh penerapan metode numbered heads together pada pembelajaran fikih MA An-Nur Kota Cirebon. Metode Numbered Heads Together  (NHT) atau penomoran berpikir bersama adalah jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan sebagai alternatif terhadap sumber struktur kelas tradisional.Hasil belajar atau achievement merupakan realisasi atau pemekaran atau kecakapan-kecakapan potensial atau kapasitas yang dimilki seseorang.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa Madrasah Aliyah (MA) An-Nur  Kota Cirebon. Adapun yang menjadi, sampel adalah siswa kelas X IPS dan siswa kelas X IPA dengan teknik Cluster Sampling. Kemudian data dianalisis dengan rumusan product moment dan koefesien determinasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dengan hasil belajar kelas kontrol. Adapun rata-rata hasil belajar kelas kontrol yakni 56 termasuk dalam kategori cukup, sedangkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen yakni 86 termasuk dalam kategori sangat baik. Adapun besaran pengaruh penerapan  metode Numbered heads togetherterhadap  hasil belajar siswa pada pembelajaran fikih   Madrasah Aliyah (MA)  An-Nur Kota Cirebon sebesar 15.16 % sisanya 84,84% dipengaruhi oleh factor lain.  Kata Kunci: Terapan,Metode Numbered Heads Togeteher, Hasil Belajar
ENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU TERHADAP MINAT BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 2 PLERED KECAMATAN PLERED KABUPATEN CIREBON Sholehudin, Fahmi; Ghofar, Abdul; Affandi, Akhmad
Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.691 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran, Rendahnya minat belajar siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Plered ini ditandai dengan beberapa indikator yaitu tidak memperhatikan ketika guru sedang menjelaskan materi, mengobrol dengan temannya, melamun, sibuk dengan aktivitasnya, dan lain-lain. Yang disebabkan oleh faktor yang mempengaruhinya salah satunya adalah kepribadian guru yang mengajarnya. Hal ini yang memberikan efek buruk khususnya terhadap penurunan minat belajar peserta didik.Penelitian berawal dari kerangka pemikiran bahwa Kompetensi kepribadian guru mencakup sikap, nilai-nilai kepribadian sebagai elemen perilaku dalam kaitannya dengan performance yang ideal sesuai dengan bidang pekerjaan yang dilandasi oleh latar belakang pendidikan, peningkatan kemampuan dan pelatihan, serta legalitas kewenangan mengajar. Sedangkan minat belajar adalah pilihan kesenangan dalam melakukan kegiatan dan dapat membangkitkan gairah seseorang untuk memenuhi kesediannya yang dapat diukur melalui kesukacitaan, ketertarikan, perhatian dan keterlibatan dalam Belajar. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap minat belajar siswa. Jenis data yang digunakan peneliti ialah data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Kesimpulan dari hasil analisis peneliti yaitu terdapat pengaruh yang sangat lemah atau sangat rendah dari pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap minat belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Plered Cirebon. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi melalui  product  moment,  diperoleh  nilai koefisien  rxy sebesar 0.08 ternyata terletak antara 0,00 sampai dengan 0,20. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Kepribadian Guru,  dan Minat Belajar Siswa
PERAN KELUARGA BURUH BATIK DALAM MENGURANGI KENAKALAN REMAJA USIA 13-16 TAHUN RT/RW 09/03 DI DESA WOTGALI KECAMATAN PLERED KABUPATEN CIREBON Fathonah, Fathonah; Suteja, Suteja; Affandi, Akhmad
Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.073 KB)

Abstract

Berdasarkan pengamatan ditemukan bahwa keluarga di Desa Wotgali Rt/Rw 09/03 Kec. Plered Kab. Cirebon telah sepenuhnya memberikan bimbingan dan pengarahan terhadap anak terlebih mengenai akhlak dan keagamaannya. Akan tetapi masih beberapa anak yang memang memiliki akhlak yang kurang baik pada usia 13-16 tahun dengan berbagai faktor-faktor tertentu.Penelitian  ini  bertujuan  untuk:1.Untuk  Memperoleh  Data  Tentang  Peran Keluarga Buruh Batik Terhadap Remaja Usia 13-16 Tahun Di Rt/Rw: 09/03 Desa Wotgali Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon 2. Mengetahui Kenakalan Remaja Usia 13-16 Tahun Di Rt/Rw 09/03 Desa Wotgali Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. 3. Mengetahui Faktor Penyebab Kenakalan Remaja Usia 13-16 Tahun Rt/Rw 09/03 Di Desa Wotgali Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon 4. Upaya Keluarga Buruh Batik Dalam Mengurangi Kenakalan Remaja Usia 13-16 Tahun Di Rt/Rw: 09/03  Desa Wotgali Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon.Keluarga merupakan sekolah pertama dalam pembinaan akhlak atau moral anak sebagai tempat dan proses pergaulan hidup, baik buruknya struktur keluarga sangat menentukan baik buruknya perilaku dan karakter anak dan remaja. Kenakalan remaja sebagai tingkah laku yang menyimpang dari norma-norma bahwa kenakalan remaja suatu tindakan anak muda yang dapat merusak dan mengganggu baik terhadap diri sendiri maupun orang lain seperti: Minuman keras, Narkoba, Merokok, Pacaran diluar batas kewajaran, Pencurian, Penganiayaan, Pembunuhan dan lain-lain.Metode  penelitian  ini  dengan tekhnik in-depth intervieu  (wawancara mendalam)  dan  observasi (Pengamatan langsung). Selanjutnya hasil intervieu dianalisis dengan analisis kualitatif deskritif, yaituproses analisis yang mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data atau kejadian dengan kalimat-kalimat penjelasan secara kualitatif.Dari  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  peran  keluarga di Desa Wotgali Rt/Rw 09/03 Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon telah menjalankan dengan baik peran sebagai sebagai teladan yang baik, pemberi motivasi bagi kelangsungan kehidupan anaknya, memenuhi kebutuhan dasar manusia (fisiologi dan psikis) dan pendidik yang mampu mengatur dan mengenal anak.Kenakalan Remaja yang terjadi di lokasi penelitian meliputi minuman keras, merokok dan pacaran. Dan faktor-faktor penyebab kenakalan remaja di desa Wotgali meliputi faktor internal, yaitu lemahnya pertahanan diri dan faktor eksternal yang meliputi: kondisi lingkungan keluarga, keadaan ekonomi keluarga dan pengaruh pergaulan teman sebaya.  Adapun upaya dalam meminimalisir kenakalan remaja meliputi: pengajian yang disampaikan dengan materi fikih, akidah dan akhlak dan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab; kerjasama keluarga, pemeritah desa dan masyarakat, dan kegiatan alternatif di luar rumah.Kata Kunci : Peran Keluarga, Kenakalan Remaja