Nahdhiyah Nahdhiyah, Nahdhiyah
Dosen Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan.

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

MENGUAK NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KARYA KHALIL GIBRAN Nahdhiyah, Nahdhiyah
Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Vol 8, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : LP2M IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.917 KB)

Abstract

This article aims to expose character education values of Gibran’s statements in his monumental work, The Prophet. The content analysis is used to analyze messages which consist on 26 poetries. From the ten values of character education are dominated by values of faith and takwa,  the values are found in Poetries of Children, Crime and Punishment, Pain, and Religion. Therefore, teaching literature not only how to teach the structure of  words and sentences, but the most urgent is to teach wisdom values, in this case values of character education as alternative consideration among nation character decance. The Holy Quran build character by stressing inner aspects, both mind and heart.
THE INTELLIGENCE CONTENTS IN ANIMATED MOVIE ‘DORA THE EXPLORER’ NAHDHIYAH, NAHDHIYAH
Elite English and Literature Journal Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24552/.v1i02.3360

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menemukan tipe-tipe muatan kecerdasan dalam film animasi ‘Dora the Explorer’ dan menjelaskan cara muatan kecerdasan tersebut disampaikan. Penelitian ini memberi informasi bahwa (1) film animasi ini bisa menjadi tontonan yang layak untuk anak, (2) seorang anak bisa cemerlanglebih dari satu tipe kecerdasan, (3) dan bahwa adalah penting untuk mengeksplor dan mengembangkan potensi kecerdasan anak melalui berbagai aktifitas yangbertujuan untuk mengoptimalkan kecerdasan anak. Penelitian ini menggunakan tekhnik analisis isi dengan lembar koding sebagai instrumen.Tiga seri filim ‘Dora the Explorer’ adalah subyek penelitian.Data analisis dimulai dari mempersiapkan data, menentukan unit analisis, membuat lembar koding, memberi kode, membuat kesimpulan dan melaporkan temuan. Hasil penelitian menunjukkan ada 9 tipe muatan kecerdasan pada setiap seri film  ‘Dora the Explorer’. Tipe kecerdasan tesebut adalah kecerdasan natural, musik, matematis, interpersonal, intrapersonal, kinestetik, bahasa, visual, dan eksistensi. Muatan kecerdasan pada tiga seri tersebut disampaikan dalam lakon yang berbeda.Lakon-lakon tersebut merupakan kegiatan-kegiatan yang merangsang perkembangan bakat potensi kecerdasan.
VALUES OF CHARACTER EDUCATION IN LITERARY WORK (A COMPARATIVE STUDY BETWEEN HAMKA’S FALSAFAH HIDUP AND GIBRAN’S THE PROPHET) Nahdhiyah, Nahdhiyah
Elite English and Literature Journal Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24552/elite.v2i01.3382

Abstract

Abstract This study aims to find and to compare (similarities and differences)  values of character Education in literary works those are Falsafah Hidup by Hamka and The Prophet by Khalil Gibran. This study reveals values of character education beyond a literary work in order to give contribution to build human character. This study also gives information that literary work is not only display a beautiful string of word but it contains life  meaning, so literary work can be an alternative source for building human character. This study uses content analysis technique and comparative approach with coding sheet as the instrument.Falsafah Hidupand The Prophet as object of study. Data analysis starts from preparing data, defining unit of analysis, building coding sheet, coding, comparing, making conclusion, and reporting. Result of study shows there are 13 values of char4acter education in Falsafah Hidupand 11 values of character education in The Prophet. There are some same and different in value and both of these works focus on humanistic and social value. But some values in Falsafah Hidup are not found in The Prophet. The value is character toward nation. Values of character education in The Prophet are not refer to certain religion or faith. Differ than Falsafah Hidup, the values always relies on Al Qur’an and Hadits.Abstrak Nilai Pendidikan Karakter pada Karya Sastra. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh dan membandingkan nilai pendidikan karakter pada karya sastra Falsafah Hidup oleh Hamka dan The Prophet oleh Khalil Gibran. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pembentukan karakter manusia serta memberikan pengetahuan bahwa karya sastra bukan hanya menampilkan rangkaian kata-kata indah, namun juga makna hidup. Dengan demikian, karya sastra juga berfungsi untuk membangun karakter manusia. Penelitian ini menggunakan, teknik analisis isi dan pendekatan komparatif dengan lembar pengkodean sebagai instrumennya. Falsafah Hidup dan The Prophet sebagai objek penelitian dimana analisis data dimulai dari mempersiapkan data, mendefinisikan, membuat lembar pengkodean, pengkodean, membandingkan, membuat kesimpulan, dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan ada 13 nilai-nilai pendidikan karakter di Falsafah Hidup dan 11 nilai-nilai pendidikan karakter dalam The Prophet. Kedua karya ini fokus pada nilai humanistik dan sosial, tapi beberapa nilai dalam falsafah Hidup tidak ditemukan dalam The Prophet, yaitu nilai karakter bangsa. Nilai-nilai pendidikan karakter dalam The Prophet tidak mengacu pada agama atau kepercayaan tertentu. Berbeda dari Falsafah Hidup yang nilai-nilainya selalu bergantung pada Al Quran dan Hadits. 
THE RELATION BETWEEN HUMAN, UNIVERSE AND GOD IN AHMAD FUADI’S NOVEL ANAK RANTAU Nahdhiyah, Nahdhiyah
Elite English and Literature Journal Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/elite.v5i1a5

Abstract

Abstract            The nature of literature is beautiful and meaningful or in the other word is beautiful and teaching something. Studying literature is not only elaborating the beautiful string of word, sentence as the structure building of literary work. As the nature of literature, then, studying literature must touch into the revelation meaning beyond the text, revealing values, moral messages in literary work so the function of literature which is not mere giving pleasure  and entertaining. This study reveals relation between human, universe, and God portrayed in novel “Anak Rantau” by Ahmad Fuadi. This study analyzes texts using hermeneutic method. The relation between human, universe, and God means is how human supposed to behave toward universe which suits to the purpose of the human creation as “khalifah”  in the earth. The portrait of relation between human, universe,and God seems in some story extracts. The effort to return the seaside condition and environment in large which polluted by poison and fish bones in “gotongroyong” to clean seaside for returning the seaside function as giving benefit to human. In addition, the relation between human, universe, and God seems when universe becomes a teacher for human which alwaays obeys to the God decision. Keywords: the nature of literature, khalifah, human, universe, God Abstrak            Hakikat sastra adalah indah dan bermakna atau dengan kata lain indah dan mengajarkan sesuatu. Mengkaji sastra tidak cukup hanya mengurai keindahan rangkaian kata, kalimat sebagai unsur pembangun sebuah karya sastra. Sesuai dengan hakikatnya, maka Mengkaji sastra haruslah sampai pada mengungkap makna di balik teks, mengungkap nilai-nilai, pesan-pesan moral yang terkandung dalam sebuah karya sastra sehingga fungsi sastra yang tidak hanya sekedar memberi kesenangan dan menghibur semata bisa terungkap. Kajian ini mengungkap hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan yang tergambar pada novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi.  Kajian ini menganalisis teks dari penggalan konflik dengan metode hermenutika. Hubungan antara manusia, alam dan Tuhan yang dimaksudkan adalah bagaimana seharusnya manusia berperilaku terhadap alam sesuai dengan tujuan penciptaannya sebagai khalifah di bumi. Potret hubungan antara manusia, alam dan Tuhan nampak pada beberapa penggalan cerita. Adanya upaya mengembalikan kondisi pantai dan lingkungan secara luas yang tercemar oleh racun dan bangkai-bangkai ikan dengan cara bergotongroyong menbersihkan pantai untuk mengembalikan fungsi pantai yakni memberi manfaat kepada manusia. Selain itu hubungan manusia, alam, dan Tuhan juga nampak ketika alam dijadikan guru oleh manusia yang selalu patuh pada hukum-hukum  Tuhan. Kata kunci: Hakikat sastra, khalifah, manusia, Alam, Tuhan 
MORALITY IN ASIAN FOLKTALES (A COMPARATIVE STUDY) Septiani, Fika Indah; Nahdhiyah, Nahdhiyah
Elite English and Literature Journal Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims at finding the types of moral and uncovering life messages of five folktales from Asia for children. The folktales are King Vikramaditya (India), Visu the woodsman and Old priest (Japan), Makatho (Myarmar), The Golden Cucumber (Indonesia), and A lazy boy (Korea). Content analysis technique is used in analyzing data which coding sheet as instrument is used in coding process. Finding types and messages of the folktales based on Neiman's theory. This article finds there are thirty-one data of moral aspects which classify into four types of moral: religious morality, individual morality, natural morality and social morality. Each folktale in each country has different story and different moral message. The recommendation of this research is due to parent and teacher for being more selective in choosing folktale for children or student.