Aan Subhan Pamungkas, Aan Subhan
Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang

Published : 21 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prima: Jurnal Pendidikan Matematika

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN THE POWER OF TWO DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Wandira, Sri Mukti Ayu; Asih, Indhira V.Y; Pamungkas, Aan Subhan
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 1 No. 1, July 2017
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.498 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan pemecahan masalah matematis  yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Berdasarkan hasil survey PISA menyatakan bahwa kemampuan tersebut di tingkat SMP masih tergolong rendah. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan The Power of Two. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kemampuan pemecahan masalah mateamatis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran  kooperatif tipe Think Pair Share dan The Power of Two serta untuk mengetahui sikap siswa terhadap pembelajaran matematika setelah menggunakan kedua model pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMPN 10 Kota Serang tahun ajaran 2015/2016, dengan  teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk uraian dan skala sikap siswa dengan skala Likert. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share lebih baik daripada yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe The Power of Two.Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Kooperatif , Think Pair Share, The Power of Two
VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL VIDEOSCRIBE: INOVASI PADA PERKULIAHAN SEJARAH MATEMATIKA Pamungkas, Aan Subhan; Ihsanudin, Ihsanudin; Novaliyosi, Novaliyosi; Yandari, Indhira Asih Vivi
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 2, July 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.9 KB)

Abstract

Video pembelajaran merupakan salah satu jenis media yang mengutamakan kekuatan suara dan gambar. Sejarah matematika merupakan mata kuliah pilihan dimana jenis materi dalam mata kuliah ini bersifat faktual, sehingga dalam proses pembelajarannya dosen lebih mengedepankan metode ceramah, presentasi dan diskusi. Untuk lebih mengefektifkan proses perkuliahan maka akan disusun suatu inovasi pembelajaran yaitu dengan mengembangkan video pembelajaran berbantuan aplikasi sparkol videoscribe. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengembangkan video pembelajaran berbantuan aplikasi sparkol videoscribe pada mata kuliah sejarah matematika serta mendeskirpsikan langkah pembelajaran yang mendukungnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang meliputi tahap concept, design, collecting materials, assembly, test drive dan distribution. Kelayakan pengembangan video pembelajaran diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Penilaian ahli isi mata kuliah mencapai kategori baik, ahli media pembelajaran mencapai kategori baik dan validasi kelompok kecil mencapai kategori baik. Adapun langkah pembelajaran yang dilaksanakan di kelas sebagai berikut: Pendahuluan: membagi mahasiswa ke dalam beberapa kelompok; Inti: Mengamati video, membuat pertanyaan/tanggapan, dan dikusi kelompok; Akhir: kesimpulan dan refleksi.Kata Kunci: Video Pembelajaran, Sparkol Videoscribe, Sejarah Matematika
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Jaenudin, Jaenudin; Nindiasari, Hepsi; Pamungkas, Aan Subhan
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 1 No. 1, July 2017
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.181 KB)

Abstract

Kemampuan berpikir reflektif matematis merupakan kemampuan matematis berpikir tingkat tinggi. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan kemampuan ini adalah dengan mengetahui gaya belajar siswa. untuk mengetahui itu maka dilakukan penelitian dengan jenis kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir reflektif matematis siswa ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII A di  SMPN 4 Rangkasbitung yang dipilih secara purposive Sampling pada materi bangun ruang. Hasil analisis data menunjukkan, siswa visual, auditorial dan kinestetik belum mampu mengidentifikasi rumus atau konsep yang digunakan karena tidak memberikan jawaban secara keseluruhan. Siswa visual dan siswa kinestetik mampu mengevaluasi dengan benar, jelas, kurang sistematis, namun lengkap sedangkan siswa auditorial mampu mengevaluasi dengan benar, jelas, sistematis, dan lengkap. Siswa visual dan siswa auditorial memberikan jawaban kurang lengkap dan jawaban salah serta tidak memberikan analogi sedangkan siswa kinestetik memberikan jawaban lengkap namun jawaban salah serta tidak memberikan analogi. Siswa visual memberikan perhitungan kurang lengkap, jawaban akhir salah dan tidak memberikan generalisasi disertai alasan, siswa auditorial memberikan perhitungan benar, jawaban akhir benar namun tidak memberikan generalisasi disertai alasan sedangkan siswa kinestetik memberikan perhitungan benar, jawaban akhir benar dan memberikan generalisasi disertai alasan. Siswa visual menjelaskan dengan bahasannya sendiri dan jawaban benar, siswa auditorial menjelaskan dengan menjelaskannya panjang lebar dan jawaban benar sedangkan siswa kinestetik menjelaskan dengan jawaban benar. Siswa visual sudah mampu memberikan interpretasi namun belum lengkap dan perhitungan benar, siswa auditorial belum mampu memberikan interpretasi namun perhitungan benar, sedangkan siswa kinestetik sudah mampu memberikan interpretasi dengan baik dengan perhitungan yang benar.Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis, Gaya Belajar, Visual, Auditorial, Kinestetik