Donny Irawan, Donny
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

VEGF 121 Rekombinan Dapat Memperbaiki Endoteliosis Gromerular pada Mencit Bunting Model Preeeklampsia Sulistyowati, Sri; Irawan, Donny; Edwin, Eric; Soetrisno, Soetrisno
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol 24, No 1 (2016): Januari - April 2016
Publisher : Majalah Obstetri & Ginekologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.595 KB) | DOI: 10.20473/mog.v24i1.2758

Abstract

Tujuan: membuktikan pengaruh VEGF 121 rekombinan terhadap perbaikan endoteliosis glomerular pada mencit model pre-eklampsia.Bahan dan Metode: metode eksperimental analitik dengan RCT, yang dilakukan pada bulan Januari – Mei 2015 di Kandang Hewan Percobaan dan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Sampel dari replikasi Steel dan Torrie adalah 30 mencit bunting yang terbagi dalam 3 kelompok yaitu 10 mencit bunting normal, 10 mencit bunting model preeklampsia dan 10 mencit bunting model preeklampsia dengan terapi VEGF 121 rekombinan. Semua sampel dilakukan pemeriksaan pada endotel ginjalnya dengan metode imuno-histokimia. Parameter endoteliosis glomerular menggunakan kriteria Stillman (2007) dan Wide-Swensson (2007). Analisa data menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney.Hasil: Rerata endoteliosis gromeruler pada mencit bunting normal 1,60 dan mencit bunting model preeklampsia 1,90 dengan nilai p=0,28 (p>0,05). Rerata endoteliosis gromeruler pada mencit bunting model preeklampsia 1,90 dan mencit bunting model preeklampsia dengan terapi VEGF rekombinan 121 adalah 1,30 dengan nilai p=0,02 (p<0,05). Rerata endoteliosis gromeruler pada mencit bunting normal 1,60 dan mencit bunting model preeklampsia dengan terapi VEGF rekombinan 121 adalah 1,30 dengan nilai p=0,28 (p>0,05).Simpulan: VEGF 121 rekombinan dapat memperbaiki endoteliosis gromerular pada mencit bunting model preeeklampsia.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POMPA INJEKSI TIPE VE DISTRIBUTOR BERBASIS FLASH PLAYER Irawan, Donny; Eko, Budiarso; Raharjo, Winarno Dwi
Automotive Science and Education Journal Vol 3 No 1 (2014): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran flash player pompa injeksi tipe VE distributor  yang telah dikembangkan Mengembangkan perangkat pembelajaran dapat mengoptimalkan kemampuan siswa sehingga mempermudah dalam pemahaman dan mendapatkan pengetahuan yang baik tentang sistem bahan bakar khususnya pompa injeksi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate atau diadaptasikan menjadi model 4P, yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Media flash player yang telah divalidasi oleh ahli materi dan ahli media kemudian diuji cobakan kepada guru dan siswa. Hasil respon guru terhadap media flash player adalah 169 dengan 4 guru sebagai responden. Data tersebut kemudian dirata-rata dan diperoleh skor 42,25 dengan kategori respon guru “baik”. Hasil respon siswa terhadap media flash player adalah 1299 dengan 29 siswa sebagai responden, dari data tersebut kemudian dirata-rata dan diperoleh skor 44,79 dengan kategori respon siswa “baik”. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan kepada guru dan siswa dapat diketahui bahwa media pembelajaran flash player pompa injeksi tipe VE distributor mendapatkan respon positif dengan kategori “baik”, sehingga media pembelajaran tersebut layak digunakan dalam proses pembelajaran di MAN Kendal.
VEGF 121 Rekombinan Dapat Memperbaiki Endoteliosis Gromerular pada Mencit Bunting Model Preeeklampsia Sulistyowati, Sri; Irawan, Donny; Edwin, Eric; Soetrisno, Soetrisno
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol 24, No 1 (2016): Januari - April
Publisher : Department of Obstetrics and Gynecology, Faculty of Medicine, Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.176 KB) | DOI: 10.20473/mog.V24I12016.19-24

Abstract

Preeklampsia masih merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal. Pada preeklampsia terjadi gangguan ginjal berupa endoteliosis glomerular. Ketidakseimbangan faktor proangiogenik VEGF dan antiangiogenik sFlt-1 diduga terlibat dalam patogenesis preeklampsia. Pemberian VEGF 121 rekombinan memiliki kemampuan untuk memperbaiki fungsi endotel sehingga dapat memperbaiki endoteliosis glomerular. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh VEGF 121 rekombinan terhadap perbaikan endoteliosis glomerular pada mencit model preeklampsia menggunakan metode eksperimental analitik dengan RCT, yang dilakukan pada bulan Januari – Mei 2015 di Kandang Hewan Percobaan dan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Sampel dari replikasi Steel dan Torrie adalah 30 mencit bunting yang terbagi dalam 3 kelompok yaitu 10 mencit bunting normal, 10 mencit bunting model preeklampsia dan 10 mencit bunting model preeklampsia dengan terapi VEGF 121 rekombinan. Semua sampel dilakukan pemeriksaan pada endotel ginjalnya dengan metode imunohistokimia. Parameter endoteliosis glomerular menggunakan kriteria Stillman (2007) dan Wide-Swensson (2007). Analisa data menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney. Rerata endoteliosis gromeruler pada mencit bunting normal 1,60 dan mencit bunting model preeklampsia 1,90 dengan nilai p=0,28 (p>0,05). Rerata endoteliosis gromeruler pada mencit bunting model preeklampsia 1,90 dan mencit bunting model preeklampsia dengan terapi VEGF rekombinan 121 adalah 1,30 dengan nilai p=0,02 (p<0,05). Rerata endoteliosis gromeruler pada mencit bunting normal 1,60 dan mencit bunting model preeklampsia dengan terapi VEGF rekombinan 121 adalah 1,30 dengan nilai p=0,28 (p>0,05). Simpulan, VEGF 121 rekombinan dapat memperbaiki endoteliosis gromerular pada mencit bunting model preeeklampsia.