Rachmi Rachmi, Rachmi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Aspirin Dosis Rendah Efektif Menurunan Resistensi Arteri Uterina yang Abnormal pada Ibu Hamil Usia Kehamilan 16-24 Minggu Rachmi, Rachmi; Sulistyono, Agus
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol 24, No 1 (2016): Januari - April
Publisher : Department of Obstetrics and Gynecology, Faculty of Medicine, Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mog.V24I12016.25-30

Abstract

Objectives: To measure the thickness of elastin fibres on vaginal wall of patients with POP anterior and then analyse the correlation of this measurement with the degree of POP anterior.Materials and Methods: This research is an observational analytic study. Data collection was conducted with a cross sectional approach on 28 blocks paraffin of vaginal wall taken from POP anterior patients of whom went through an operation in Dr. Soetomo Hospital of Surabaya. Data was divided into four groups: degree 0/I , II, III and IV respectively (n = 7). Immunohistochemical staining was performed with antibodies elastin. Afterward, the thickness of the elastin fibres was measured by utilizing a microscope with a Leica Application Suite (LAS) software.Results: We found significant differences in the mean of thickness of elastin fibres in each group of patients with degrees of anterior POP 0/I , II , III and IV respectively 0,81 + 0,14 µm; 1,63 + 0,19 µm; 2,47 + 0,26µm and 3,19 + 0,36 µm (p < 0,0001 ). Based on Pearson correlation test, the results shows a correlation coefficient r = 0.965 (p < 0,0001).Conclusion: The thickness of elastin fibre on vaginal wall increased as the degree of POP anterior arise. Increased in the thickness of elastin fibers on the vaginal walls was the result from extracellular matriks remodelling on vaginal wall of anterior POP patient.
Aspirin Dosis Rendah Efektif Menurunkan Resistensi Arteri Uterina yang Abnormal pada Ibu Hamil Usia Kehamilan 16–24 Minggu Rachmi, Rachmi; Sulistyono, Agus
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol 24, No 1 (2016): Januari - April 2016
Publisher : Majalah Obstetri & Ginekologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mog.v24i1.2762

Abstract

Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian aspirin 125 mg/hari terhadap penurunan resistensi pembuluh darah arteri uterina pada ibu hamil USG doppler velocimetry arteri uterina abnormal usia kehamilan 16-24 minggu.Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental pre-test post-test one group design. Subjek penelitian adalah ibu hamil dari puskesmas Mulyorejo dan Kalijudan Surabaya, usia kehamilan 16-24 minggu dengan hasil USG doppler velocimetry arteri uterina abnormal. Pemeriksaan USG doppler arteri uterina dilakukan di Departemen/SMF Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga-RSUD Dr. Soetomo, divisi Feto-Maternal, sebelum dan sesudah pemberian aspirin 125 mg/hari selama 4 minggu. Hasil pemeriksaan USG doppler velocimetry arteri uterina dibagi menjadi empat tingkatan yaitu; normal bila RI < 0,58 tanpa adanya notching, tingkat I jika RI > 0,58 tanpa adanya notching, tingkat II RI < 0,58 disertai notching dan tingkat III bila RI > 0,58 disertai adanya notching.Hasil: Dari 99 subjek penelitian dengan hasil USG doppler velocimetry arteri uterina abnormal yaitu; 81 orang tingkat I, 2 orang tingkat II dan 16 orang tingkat III. Hasil pemeriksaan USG doppler velocimetry arteri uterina setelah diberikan aspirin 125 mg/hari selama 4 minggu, didapatkan 76 subjek dengan hasil USG doppler arteri uterina yang menjadi normal dan 23 subyek tetap dengan hasil USG abnormal (20 orang tingkat I dan 3 orang ibu hamil tingkat III). Aspirin dosis rendah dapat menurunkan resistensi arteri uterina secara bermakna, dengan hasil p=0,0001 (p<0,05).Simpulan: Aspirin dosis rendah efektif untuk menurunkan resistensi arteri uterina yang abnormal pada ibu hamil usia kehamilan 16 – 24 minggu.