Wahyu K. Sugandi, Wahyu K.
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Rancang Bangun Mesin Pembersih dan Pengupas Kentang

Agrikultura Vol 29, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.179 KB)

Abstract

ABSTRACTEngineering of potatoes cleaning and peeling machineChips can be produced from varieties of raw materials including potatoes. To make potato chips on a large scale requires a machine that can facilitate all or one of the manufacturing processes. Therefore, research on the design of potatoes cleaning and peeler machine and its performance tests were required. The research method used was engineering method. The stages of this research were problem identification, data collection, designing, manufacturing and testing machine. This machine consisted of several components, namely frame unit, cleaning unit and peeler, and transmission unit. The mechanism of this machine was to put the water in and then turn on the motor connected to the brush and put the potato in. The potato will rotate and will hit the brush so that the skin peeled off. When the motor turned off, the faucet can be opened to remove the water. The lid on the tube can be opened to take the potato out. The engine design have a total dimension (1000 x 400 x 400) mm, height and diameter of the tube of 330 mm and 380 mm, using two cleaning brushes on one axis. with theoretical capacity of 152 kg/hour, actual capacity of 60 kg/hour.Keywords: cleaning and peeler machine, potato, cleaning brushABSTRAKKeripik dapat diproduksi dari berbagai macam bahan baku diantaranya kentang. Untuk membuat keripik kentang dalam skala yang besar dibutuhkan sebuah mesin yang dapat memudahkan semua atau salah satu proses pembuatannya. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian mengenai rancang bangun mesin pembersih dan pengupas kentang serta uji kinerja mesin tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode rekayasa. Tahapan penelitian ini yaitu identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan, pembuatan dan pengujian mesin. Mesin ini terdiri dari beberapa komponen yaitu unit rangka, unit pembersih dan pengupas, dan unit transmisi. Mekanisme kerja dari mesin ini yaitu memasukkan air lalu menyalakan motor yang terhubung dengan sikat lalu memasukkan kentang dimana kentang itu akan beruputar dan akan mengenai sikat sehingga kulit terkupas lalu motor dimatikan. Kran dapat dibuka sehingga air akan keluar, lalu jika tutup pada tabung dibuka, kentang dapat keluar. Hasil dari rancang bangun mesin memiliki total dimensi (1000 x 400 x 400) mm, tinggi dan diameter tabung masing-masing adalah 330 mm dan 380 mm, menggunakan dua buah sikat pembersih pada satu poros dengan kapasitas teoritis sebesar 152 kg/jam, kapasitas aktual sebesar 60 kg/jam,Kata kunci: Mesin pembersih, mesin pengupas kentang, sikat pembersih

DESAIN DAN UJI KINERJA MESIN PENCACAH RUMPUT GAJAH TIPE REEL

Jurnal Teknotan Vol 10, No 1 (2016): Jurnal Teknotan, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1171.357 KB)

Abstract

Kebutuhan rumput gajah untuk pakan ternak di daerah Lembang terus meningkat tetapi panjang potongan masih ada yang diatas 5 cmpadahal standar untuk silase (pakan ternak) mempunyai ukuran potongan rumput 1-5 cm. Penelitian ini yaitu metode rekayasa dengan tahapan penelitian sebagai berikut: (1) Pengukuran karakteristik rumput gajah, (2) Analisis desain mesin pencacah rumput gajah yang meliputi desain silinder pisau pencacah, desain hoper, rangka dan sistem transmisi (3) Pembuatan prototipe mesin pencacah rumput gajah, (4) Uji fungsional mesin pencacah rumput gajah (5) Uji kinerja mesin pencacah rumput dan (6) Pengukuran panjang potongan rumput.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumput gajah memiliki rata – rata panjang daun 99,4 cm, lebar daun 2,65 cm, tebal daun 0,23 cm, berat daun 7,8 gram.Mesin hasil rancangan memiliki dimensi panjang 800 mm, lebar 750 mm dan tinggi 104 mm. Daya yang dibutuhkan untuk mencacah rumput gajah adalah 1,6 kW dan kapasitas mesin adalah 1988 kg/jam. Panjang hasil pemotongan terhadap rumput gajah adalah 1 – 3 cm.Kata Kunci: Rumput Gajah, Uji Kinerja Mesin, Daya Pemotongan

Rekayasa Mesin Pencacah Jerami Padi

Agrikultura Vol 29, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.004 KB)

Abstract

ABSTRACTDesigning of Rice Straw Chopper MachineAccording to observations conducted in the field, the potential of straw wastes in Ciparay, Bandung, West Java Indonesia reaches 10-12 tons / ha but its utilization has not been optimazed to this date. After harvested, the remaining unused straw is abandoned on the ground and is eventually burned. In the long run, this straw burning will be very disadvantageous to farmers, especially in terms of the environmental impacts on rice paddy including decreasing soil fertility, killing soil biota, damaging soil physical properties and wasting energy. One of alternatives to utilize rice straw able to provide added value by utilizing its waste as a material to make compost on the condition that the straw should br chopped into a size of 5-10 cm according to SNI standards. Therefore, a study on rice straw chopping technology based on the composting requirements is required. The goal of this study was to design a prototype of rice straw chopper with capacity of 200 kg/hour. The method used in this research was engineering method including requirement observation, design criteria, functional and structural design, figure design, technical analysis, prototyping of rice straw chopper, machine functional and performance test. The measurement results of rice straw characteristics showed that the average length, diameter, bulk density and moisture content of rice straw are 708 mm, 4 mm, 160.6 kg/m3 and 34.6% wet basis. This straw chopper engineering produced a prototype with a dimension of 1040 mm (length) x 1000 mm (height) x 465 mm (width) with a power source generator using 5.5 HP gasoline motor. The result of functional test of the straw chopper showed that the actual capacity of this straw chopper was 100.32 kg/hour.Keywords: compost, prototype, functionalABSTRAKPotensi limbah jerami yang ada di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung berdasarkan pengamatan di lapangan mencapai 10 – 12 ton/ha yang hingga saat ini pemanfaatannya belum optimal. Setelah panen, sisa jerami yang tidak terpakai disimpan begitu saja di lahan yang pada akhirnya dibakar. Pembakaran jerami ini dalam jangka panjang akan sangat merugikan petani karena terutama berdampak negatif bagi lingkungan di lahan sawah yang meliputi penurunan kesuburan tanah, mematikan biota tanah, merusak sifat fisik tanah dan pemborosan energi. Salah satu cara pemanfaatan jerami padi yang dapat memberikan nilai tambah yaitu dengan memanfaatkan limbah jerami padi sebagai bahan untuk membuat kompos dengan syarat bahwa jerami tersebut sudah dalam keadaan tercacah dengan ukuran 5 – 10 cm sesuai standar SNI. Oleh sebab itu diperlukan suatu penelitian teknologi pencacahan jerami padi sesuai syarat pembuatan kompos. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun mesin protipe mesin pencacah jerami padi dengan kapasitas 200 kg/jam. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode rekayasa (engineering) yang meliputi observasi kebutuhan, kriteria rancangan, rancangan fungsional, rancangan struktural, gambar desain, analisis teknik, pembuatan protipe mesin pencacah jerami padi, uji fungsional mesin dan uji kinerja mesin. Hasil pengkuran terhadap karakteristik jerami padi menunjukkan bahwa rata panjang, diameter, bulk density dan kadar air jerami padi masing-masing adalah 708 mm, 4 mm, 160 kg/m3 dan 34,6% basis basah. Hasil rekayasa mesin pencacah jerami mempunyai dimensi panjang 1040 mm, tinggi 1000 mm dan lebar 465 mm dengan sumber tenaga penggerak menggunkan motor bensin 5,5 HP. Hasil pengujian fungsional terhadap mesin pencacah jerami menunjukkan bahwa kapasitas aktual mesin penacacah jerami padi adalah 100,32 kg/jam, dengan panjang potongan < 5 cm.Kata Kunci : Kompos, Prototipe, Fungsional

Isolation and Identification of Ethanol and Glucose Tolerance Yeasts Strain from Tacca leontopetaloides

Microbiology Indonesia Vol 11, No 4 (2017): December 2017
Publisher : Indonesian Society for microbiology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2062.871 KB)

Abstract

The research aimed to isolate and characterize indigenous yeast strain from Tacca leontopetaloides with respect to the ethanol and glucose tolerance ability. Research done experimentally and the data analyzed descriptively. Yeasts isolated from 1g Tacca leontopetaloides grown at modified Potato Dextrose Agar/PDA (Oxoid Ltd.) with 3% Yeasts Extract/YE (Kraft Foods) and 10 ppm amoxicillin addition. Yeasts-like colony was tested in the ability to tolerate ethanol and glucose contents by grown on modified Nutrient Broth/NB (Oxoid Ltd.) with 3% Yeasts Extract/YE (Kraft Foods) and 10 ppm amoxicillin then added with glucose monohydrate (10%, 20%, 30%) or ethanol (10%, 20%, 30%) and incubated for 72h at ambient (23-28°C). Optical density (OD) was read for UV absorbance at 600 nm using UV-Vis spectrophotometer every 24h until 72h. The strain of best isolate with the ability to tolerate high ethanol and glucose contents were identified by the sequence analysis of ITS (Internal Transcribed Spacer) region using primers ITS1 (5′-TCCGTAGGTGAACCTGCGG-3′) and ITS4 (5′-TCCTCCGCTTATTGATATGC-3′). The sequencing was performed at Macrogen Inc. (Seoul, South Korea), and the sequences was compared with the GenBank database using BLAST (Basic Local Alignment Search Tools) algorithm (http//:www.ncbi.nlm.nih.gov/BLAST/). Results shown there are four yeasts-like isolate and the TK1 isolate showed the best ethanol tolerance ability with highest OD at 30% ethanol concentration (0.486) and the highest OD at 30% glucose concentration (1.732). The species identification identified the TK1 isolate as 99% identical with Candida natalensis (ITS1) and 100% identical with Candida quercitrusa (ITS4).

DESAIN DAN UJI KINERJA MESIN PENCACAH RUMPUT GAJAH TIPE REEL

Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 10, No 1 (2016): Teknotan, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan rumput gajah untuk pakan ternak di daerah Lembang terus meningkat tetapi panjang potongan masih ada yang diatas 5 cmpadahal standar untuk silase (pakan ternak) mempunyai ukuran potongan rumput 1-5 cm. Penelitian ini yaitu metode rekayasa dengan tahapan penelitian sebagai berikut: (1) Pengukuran karakteristik rumput gajah, (2) Analisis desain mesin pencacah rumput gajah yang meliputi desain silinder pisau pencacah, desain hoper, rangka dan sistem transmisi (3) Pembuatan prototipe mesin pencacah rumput gajah, (4) Uji fungsional mesin pencacah rumput gajah (5) Uji kinerja mesin pencacah rumput dan (6) Pengukuran panjang potongan rumput.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumput gajah memiliki rata – rata panjang daun 99,4 cm, lebar daun 2,65 cm, tebal daun 0,23 cm, berat daun 7,8 gram.Mesin hasil rancangan memiliki dimensi panjang 800 mm, lebar 750 mm dan tinggi 104 mm. Daya yang dibutuhkan untuk mencacah rumput gajah adalah 1,6 kW dan kapasitas mesin adalah 1988 kg/jam. Panjang hasil pemotongan terhadap rumput gajah adalah 1 – 3 cm.Kata Kunci: Rumput Gajah, Uji Kinerja Mesin, Daya Pemotongan

KAJIAN KARAKTERISTIK FISIK SERASAH TEBU SETELAH PANEN

Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha penanganan sisa tanaman tebu sebelum dan sesudah panen yang selama ini merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan dapat dikurangi dengan memperkecil ukurannya menjadi serasah tebu dengan mesin pencacah untuk bahan baku kompos. Untuk itu serasah tebu dikaji untuk memperoleh data fisik-mekanik yang perlukan dalam perancangan mesin pencacah serasah yang efisien dan efektif, baik secara teknis maupun ekonomis. Kata kunci: Sifat fisik, Sifat mekanik, Tebu, Serasah