This Author published in this journals
All Journal Jurnal Geodesi Undip
Pratama Irfan Hidayat, Pratama Irfan
Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS DEM DENGAN MEMBANDINGKAN METODE ORTHOREKTIFIKASI MEMAKAI CITRA RESOLUSI TINGGI (Studi Kasus: Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah) Hidayat, Pratama Irfan; Subiyanto, Sawitri; Sasmito, Bandi
Jurnal Geodesi Undip Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.151 KB)

Abstract

ABSTRAK                 Citra satelit saat ini dipakai untuk keperluan peta skala besar. Untuk membuat peta dengan data citra satelit membutuhkan data tambahan yaitu data Digital Elevation Model (DEM) dan data Ground Control Point (GCP). Penggunaan data DEM digunakan untuk menghilangkan efek relief displacement pada area yang memiliki elevasi tinggi. Namun, penggunaan data DEM yang berbeda akan menentukan hasil otho image. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kualitas DEM terhadap ketelitian horizontal (koordinat X dan Y) hasil ortho image dengan membandingkan 2 model matematis orthorektifikasi dan 2 data DEM yang berbeda karakteristiknya.                Data DEM yang digunakan ada dua yakni DEM TerraSAR-X dan DEM SRTM 30m. Penggunaan DEM dengan resolusi tinggi diharapkan mampu memperbaiki kualitas ortho image. Data GCP pada satu scene photo ada tujuh titik ditambah dengan 10 check point (ICP).  Pada penelitian ini model matematis orthorektifikasi yang dipakai yakni model Toutin dan Model RPC (Rational Polynomial Coeficient). Pemilihan model ini dilakukan karena masing-masing model dapat dimasukan informasi DEM dan GCP. Untuk menganalisis pengaruh DEM menggunakan informasi data check point.                 Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Toutin dengan DEM SRTM dan jumlah ICP sebanyak 10 titik memiliki RMSE yang lebih kecil dengan selesih 0,01 meter dibandingkan dengan DEM TerraSAR-X. Untuk model RPC nilai RMSE terkecil menggunakan DEM TerraSAR-X dengan nilai selisih 0,028 meter. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan DEM untuk menghilangkan pergeseran relief kurang berpengaruh pada ketelitian citra tegak. Hasil ortho image pada masing-masing model memiliki akurasi kurang sari 2,5 meter.Kata Kunci    : Orthorektifikasi, TerraSAR-X, SRTM, WorldView2A, RMSE, Standard Deviasi. ABSTRACT Satellite image of the currently used for large scale map.. To create a map with satellite imagery should be to data requires like data Digital Elevation Model (DEM)  and Ground Control Point (GCP) data. The use of DEM made for eliminate the effects of relief displacement in areas that have a high elevation. However, the use of different DEM data will determine the outcome otho image. This study aimed to evaluate the influence of the quality of the DEM against the accuracy of horizontal (X and Y coordinates) ortho image by comparing the results of two mathematical models orthorectification and 2 different DEM data characteristics.DEM data are used that have two TerraSAR-X DEM and DEM SRTM 30m. The use of high-resolution DEM expected to improve the quality of ortho image. Data GCP at the scene of photo seven points plus 10 check point (ICP). In this study used a mathematical model that models orthorectification Toutin and Model RPC (Rational Polynomial coeficient). Model selection is performed for each model can be included information DEM and GCP. To analyze the effect of using the DEM data information check point. The results showed that the use of models Toutin with SRTM DEM have a smaller RMSE different DEM 0.01 meters compared with TerraSAR-X. And the other model RPC smallest RMSE values using TerraSAR-X DEM with the differences 0,028 meters then use SRTM. This shows that the use DEM to eliminate the shift relief less influence on the accuracy of the image upright. Results ortho image on each model has an accuracy of less than 2.5 meter. Key words      : Orthorektifikasi, TerraSAR-X, WorldView2A, RMSE, Standard Deviation.  *) Penulis Penanggung Jawab