M. Minan Chusni, M. Minan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN KURIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN TEMATIK SAINTIFIK DENGAN MEDIA LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Chusni, M. Minan; Mahardika, Astuti; Sukmarani, Dhuta
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 20, No 2 (2015): Jurnal Pengajaran MIPA - Oktober 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.234 KB)

Abstract

The objective of this classroom action research was to identify impact of the implementation of curriculum 2013 on science thematic learning by using school environment media to improve students’ science process skill. Classroom action research design The design of the classroom action research applies cycle model that, consists of planning, action, observation and reflection steps. Research subjects were fourth grade students in one of elementary schools in Magelang. Data analysis technique was quantitative and qualitative descriptive data analysis. Science process skill data of the student were described in percentage and then classified in categories to describe the achievement level of each assessment aspect. Students’ science process skills in cycle I was 84.5% whereas in cycle II was 87.1%, therefore we concluded that the implementation of curriculum 2013 on scientific thematic learning by using school environment media can improve students’ science process skill, in which it increased learning quality in “Peduli terhadap Makhluk Hidup” theme and “Ayo Cintai Lingkungan” subtheme.  ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran tematik menggunakan pendekatan saintifik dengan media lingkungan sekolah sehingga dapat meningkatkan keterampilan proses siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian tindakan kelas yang diambil yaitu model siklus, yang pada setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV di salah satu Sekolah dasar (SD) di Magelang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Data keterampilan proses dan penguasaan konsep siswa dideskripsikan dalam persentase kemudian diklasifikasikan dalam kategori untuk mengetahui tingkatan keberhasilan setiap aspek penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil penilaian keterampilan proses sains siswa pada siklus I adalah 84,5% sedangkan pada siklus II adalah 87,1%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran tematik menggunakan pendekatan saintifik dengan media lingkungan sekolah dapat meningkatkan keterampilan proses siswa, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya pada tema Peduli terhadap Makhluk Hidup dan subtema Ayo Cintai LingkunganKata kunci: keterampilan proses sains, media lingkungan sekolah, pembelajaran tematik saintifik
PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS SAINS SISWA SD Mahardika, Astuti; Chusni, M. Minan; Istiningsih, Galih
JURNAL SPEKTRA Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sains Al Quran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.478 KB)

Abstract

Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui penerapan pembelajaran IPA berbasis proyek mampu meningkatkan aktivitas sains siswa. (2) Mengetahui besar peningkatan aktivitas sains siswa setelah menerapkan pembelajaran IPA berbasis proyek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Adapun langkah-langkah penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang diambil adalah kelas V SD Negeri Girirejo 2, Tempuran, Magelang. Pada saat berlangsungnya penelitian dilakukan pengamatan terhadap aktivitas sains siswa dan penguasaan konsep siswa, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan digunakan sebagai ukuran keberhasilan proses dan keberhasilan produk. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang diungkapkan di bagian depan disimpulkan bahwa : (1) Melalui implementasi model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan aktivitas sains siswa kelas V SD Negeri Girirejo 2 Tempuran, sehingga mampu memperbaiki serta meningkatkan kualitas pembelajaran tentang sistem pencernaan makanan pada manusia. (2) Rata-rata hasil penilaian aktivitas sains siswa kelas V SD Negeri Girirejo 2 Tempuran sebesar 86,9 pada siklus I dan 86,3 pada silus II. Kata kunci : pembelajaran ipa berbasis proyek, PBL, aktivitas sains