Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Teknik Ikonik terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa pada Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Pecahan Zahid, Ahmad; Susilawati, Wati; Jihad, Asep; Maryono, Iyon
Jurnal Analisa Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 Nomor 1 Terbit Bulan Juni Tahun 2013
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.493 KB) | DOI: 10.15575/ja.v1i1.2891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesuksesan siswa dalam belajar matematika yang dipengaruhi oleh cara guru menyampaikan materi pelajarannya. Seorang pengajar harus mencari dan memilih metode yang tepat untuk setiap topik yang kita berikan agar siswa berpartisipasi aktif tetapi pengajaran tetap efektif dan efisien. Kemampuan guru dalam menguasai materi dan menerapkan model pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan guru dalam proses belajar-mengajar. Salah satu teknik yang dapat digunakan sebagai alternatif penyampaian materi adalah teknik ikonik. Teknik ikonik adalah penyampaian konsep matematika dengan perantaraan gambar yang pada akhirnya siswa menemukan sendiri konsep yang dipelajari dengan perantaraan gambar tersebut. penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematik siswa, dengan pembelajaran menggunakan Teknik Ikonik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan subjek penelitian kelas VII SMP Negeri 1 Pangatikan Kabupaten Garut yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Adapun hasil yang diperoleh adalah (a) aktivitas guru selama proses pembelajaran selalu berpijak pada tahap-tahap teknik ikonik yang disesuai dengan indikator aktivitas guru, aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran dikategorikan baik,
MIND MAP SIKLUS DAN MIND MAP LABA-LABA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG Zuraida, Ida; Kariadinata, Rahayu; Susilawati, Wati
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 20, No 1 (2015): Jurnal Pengajaran MIPA - April 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.472 KB) | DOI: 10.18269/jpmipa.v20i1.556

Abstract

This study aimed to determine creative thinking ability of students received Mind Map Cycle, Spiders Mind Map and Conventional learning. Research was quasi experimental method with 8th grade students in one of junior high schools in Bandung as the subjects. Research instrument consist of pretest and posttest that contains questions to determine students ability to think creatively on geometry subjects. Results showed that based on posttest score, students’ creative thinking ability was as follows: average score was 60.0 for Cycle Mind Map class, 66.2 for Spiders Mind Map class and 54.2 for Conventional class, from maximum score of 100. Anova analysis suggested that differences between treatment (class) did occur (p= 0.00, p< 0,05). Furthermore, average N-gain for Cycle Mind Map Class and Spiders Mind Map class were 0.47 and 0.51 (moderate), while for Conventional class was 0.36 (low). Thus, it can be concluded that students’ creative thinking ability was increased after Mind Map Cycle and Spider Mind Map treatment.Keywords: cycle mind map , spiders mind map, creative thinking, conventional classABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa yang memperoleh pembelajaran dengan Mind Map Siklus, Mind Map Laba-laba dan Konvensional pada pokok bahasan bangun ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Sampel penelitian adalah siswa kelas delapan di salah satu SMP di Kota Bandung. Instrumen penelitian terdiri atas pretest dan posttest yang berisi soal-soal untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi bangun ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan  nilai rata-rata skor posttest, kemampuan berpikir kreatif siswa di ketiga kelas berbeda yaitu kelas Mind Map Siklus sebesar 60,0,  kelas Mind Map Laba-laba sebesar 66,2 dan kelas Konvensional sebesar 54,2 dari skor maksimum ideal 100. Hasil analisis Anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematika antara siswa yang menggunakan Mind Map Siklus, Mind Map Laba-laba dan Konvensional (p= 0,001, p< 0,05). Rata-rata N-gain untuk kelas Mind Map Siklus dan Mind Map Laba-laba masing-masing adalah sebesar 0,47 dan 0,51 dengan interpretasi sedang, sementara untuk kelas Konvensional adalah sebesar 0,36 dengan interpretasi rendah. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diberikan perlakuan pembelajaran Mind Map Siklus dan Mind Map Laba-laba.Kata kunci: mind map siklus, mind map laba-laba, berpikir kreatif,  kelas konvensional
Pembelajaran Matematika dengan Model Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Komunikasi Matematika Siswa pada Pokok Bahasan Perbandingan Apandi, Dadang; Kariadinata, Rahayu; Susilawati, Wati
Jurnal Analisa Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2 Terbit Bulan Juni Tahun 2014
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.831 KB) | DOI: 10.15575/ja.v1i2.2894

Abstract

Tujuan penelitian ini penulis mencoba menerapkan pembelajaran dengan model kooperatif tipe jigsaw dengan harapan dapat mengembangkan kemampuan komunikasi matematika siswa, meningkatkan minat siswa terhadap matematika, meningkatkan aktivitas siswa di kelas, dan meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar mengajar, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aktif dan kondusif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terhadap siswa kelas VII.F MTsN Kota Bandung, dengan jumlah siswa sebanyak 39 siswa. Adapun instrumen yang digunakan adalah Lembar Aktifitas Siswa (soal-soal yang didiskusikan dikelompok ahli), tes setiap akhir siklus, tes akhir, lembar observasi dan sekala sikap. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika dengan metode kooperatif tipe jigsaw mengalami peningkatan. Begitu pula dengan tingkat kemampuan Komunikasi Matematikanya yang digambarkan dengan hasil penilaian dengan nilai memuaskan.
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Time Token untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa di Madrasah Aliyah Suhendra, Agus; Sobarningsih, Nunung; Susilawati, Wati
Jurnal Analisa Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 Nomor 1 Terbit Bulan Juni Tahun 2013
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.928 KB) | DOI: 10.15575/ja.v1i1.2886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses belajar matematika siswa, kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada setiap siklus, kemampuan pemecahan masalah matematik siswa setelah mengikuti seluruh siklus, dan sikap siswa kelas X.1 MAN Tanggeung mengikuti seluruh siklus melalui pendekatan pembelajaran Time Token pada pokok bahasan bentuk akar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini berbentuk siklus yaitu: Perencanaan (Planning); Tindakan (Acting); Pengamatan (Observing); Refleksi (Reflecting). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 38 orang yang terdiri dari 13 orang laki-laki dan 25 orang perempuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas untuk mengetahui aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran berlangsung, tes formatif dan post test yang berisi soal-soal matematika tentang bentuk akar, dan untuk melihat sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan pendekatan pembelajaran Time Token, skala sikap siswa yang dipakai adalah model skala likert dengan teknik penskoran secara aposteriori. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa oenerapan pembelajaran Time Token efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. Disarankan Untuk guru dapat lebih kreatif dan inovatif dalam melatih dan mengembangkan keterampilan sosial siswa agar siswa tidak mendominasi pembicaraan atau diam sama sekali
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Student Facilitator and Explaining dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fatimah, Titin; Kariadinata, Rahayu; Rahayu, Yayu Nurhayati; Susilawati, Wati
Jurnal Analisa Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2 Terbit Bulan Juni Tahun 2014
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.037 KB) | DOI: 10.15575/ja.v1i2.2899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran proses pembelajaran matematika siswa, menelaah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada tiap siklus, menelaah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah mengikuti seluruh siklus, menelaah sikap siswa kelas IX B SMP N 1 Cileunyi dalam kaitan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa terhadap penerapan pendekatan pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada pokok bahasan kerucut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). penelitian tindakan kelas dilakukan melalui proses yang dinamis dan komplementari yang terdiri dari empat “momentum” esensial, yaitu: Penyusunan Rencana, Tindakan, Observasi dan Refleksi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 41 orang yang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 22 orang perempuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini terdiri dari lembar observasi untuk mengamati aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung, tes untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika, dan skala sikap untuk mengetahui sikap siswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Student Fasilitator and Explaining efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. Disarankan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pertimbangan bagi guru bahwa pendekatan SFAE perlu dikembangkan karena dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.
Peningkatan kemampuan berpikir statistis mahasiswa melalui challenge-based learning dengan strategi konflik kognitif Susilawati, Wati; Abdullah, Ridha; Rosyidah, Ida
Jurnal Analisa Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v5i1.4808

Abstract

Tujuan penelitian mengkaji secara komprehensif perbedaan peningkatan kemampuan berpikir statistis mahasiswa calon guru melalui pembelajaran Challenge-Based Learning dengan Strategi Konflik Kognitif. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan desain penelitian Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group, melibatkan sampel dua kelas mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam di Sumedang. Instrumen yang digunakan tes berpikir statistis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan peningkatan kemampuan berpikir statistis antara mahasiswa yang pembelajaran challenge-based learning dengan strategi konflik kognitif memperoleh peningkatan lebih tinggi dari mahasiswa yang pembelajarannya ekspositori, baik secara keseluruhan mahasiswa maupun berdasarkan pengetahuan awal statistis. Terdapat interaksi antara jenis (pembelajaran challenge-based learning dengan strategi konflik kognitif dan ekspositori) dan kategori pengetahuan awal statistis (pandai, cukup, lemah) terhadap peningkatan kemampuan berpikir statistis mahasiswa. Pembelajaran berbasis tantangan dengan strategi konflik kognitif dapat memfasilitasi proses konflik, proses penemuan, proses interaksi sosial, dan proses reflektif mahasiswa sehingga kemampuan berpikir statistis mahasiswa lebih baik dari pada pembelajaran ekspositori.
Analisis Perbandingan Penalaran Kreatif Soal Ujian Nasional Matematika Tahun 2016 Tingkat Sekolah Lanjutan Atas Haqi, Rozadira; Susilawati, Wati; Juariah, Juariah
Jurnal Analisa Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.778 KB) | DOI: 10.15575/ja.v3i2.2016

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kandungan penalaran kreatif berdasarkan kerangka kerja penalaran Johan Lithner dalam soal Ujian Nasional Matematika SMA/MA jurusan MIPA Tahun Ajaran 2015/2016, implementasinya terhadap siswa kelas 11 MIPA MAN 2 Bandung dan SMAN 26 Bandung, serta kendala dan hambatan guru dan siswa dalam menghadapi soal penalaran kreatif. Data yang diperoleh berasal dari instrumen tes dan nontes. Berdasarkan hasil  penelitian diperoleh: Soal Ujian Nasional Matematika SMA/MA jurusan MIPA Tahun Ajaran 2015/2016 mengandung sebagian kecil soal penalaran  kreatif;  Kemampuan penalaran  kreatif  siswa kelas 11 MIPA MAN 2 Bandung dan SMAN 26 Bandung  masih kurang;  Kendala  utama guru dalam memberikan  pembelajaran dengan menggunakan soal penalaran kreatif adalah kurangnya waktu untuk memenuhi materi yang harus dikuasai siswa; Kendala utama siswa dalam mengerjakan soal penalaran kreatif adalah kurangnya kepercayaan diri mereka dalam mengerjakan soal
Pendekatan Eksplorasi Berbasis Intuisi Pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Susilawati, E; Syaf, Agus Hikmat; Susilawati, Wati
Jurnal Analisa Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.196 KB) | DOI: 10.15575/ja.v3i2.2015

Abstract

. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran pendekatan eksplorasi berbasis intuisi dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional berdasarkan PAM. Data diperoleh melalui instrumen tes dan nontest yang diberikan kepada 74 siswa SMP kelas VIII yang terdiri dari 37 siswa pada kelas eksperimen, dan 37 siswa pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil pengolahan data bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran pendekatan eksplorasi berbasis intuisi dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional secara keseluruhan berdasarkan PAM (pandai, cukup, lemah). Aktivitas guru dan siswa pada saat pembelajaran dengan pendekatan eksplorasi berbasis intuisi telah terlaksana dengan baik. Pendekatan eksplorasi berbasis intuisi dapat memfasilitasi proses intuisi, penemuan konsep, dan aplikasi konsep sehingga kemampuan pemecahan masalah matematis siswa lebih baik dari pada pembelajaran konvensional. 
Pengaruh Kualitas Produk dan Citra Merek terhadap Proses Keputusan Pembelian pada PD Marmara Garut Susilawati, Wati
Jurnal Wacana Ekonomi Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Wacana Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian pada PD. MARMARA Garut. Adapun hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh kualitas produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian pada PD.MARMARA Garut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS From window 20.0. Hasil pengujian secara parsial menunjukan bahwa bahwa kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian dan citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian selanjutnya untuk pengujian secara simultan menunjukan bahwa kualitas produk dan citra merek berpengaruh terhadap proses keputusan pemebelian pada PD. MARMARA Garut.
Pengaruh Brand Image terhadap Brand Trsut Serta Implikasinya terhadap Brand Loyality (Produk Dodol PT. Herlinah Cipta Pratama) Susilawati, Wati; Wufron, W
Jurnal Wacana Ekonomi Vol 17, No 1 (2017): Jurnal Wacana Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh brand image terhadap brand trust serta implikasinya terhadap brand loyallity. Penelitian ini menggunakan sampel jumlah pelanggan pada PT Herlinah Cipta Pratama dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner kepada para pelanggan perusahaan dengan kriteria yang telah ditentukan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi dengan variabel mediasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust, brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand loyallity, brand trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand loyallity, serta didapat kesimpulan bahwa brand image dapat berpengaruh signifikan terhadap brand loyallity melalui brand trust.