Kusaeri ., Kusaeri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

MENENTUKAN UKURAN MATRIKS Q PADA MODEL DINA UNTUK DIJADIKAN DASAR MENYUSUN ITEM TES DIAGNOSTIK ., Kusaeri; ., Kumaidi
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 21, No 1 (2015): (Available for free access and download since June 1, 2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v21i1.6481

Abstract

Abstract: Determining Q-Matrix Value of DINA Model for Diagnostic-Test Item Construction. This study measures an efficient Q-matrix value using Monte Carlo simulation. The simulated Q-matrix, ob­tained from the simulation conducted based on the real data set of the responses of the seventh graders of middle schools, has 3, 4, and 5 attributes. The middle schools include SMPN 1 Panjatan Kulon Progo, SMPN 1 Sanden Bantul, and SMPN 1 Yogyakarta. The information criteria value used in determining the efficient Q-matrix are the Akaike value (AEC) and the Bayesian (BIC). The simulation results in Q4×3 matrix for the 3 attributes, Q6×4 matrix for the 4 attributes, and Q6×5 for the 5 attributes. Those matrixes are recommended in developing diagnostic test items within DINA model framework. In other words, in the development of diagnostic-test items,the Q-matrix should have more attributes than the number of the test items.Keywords: DINA, Q-matrix, and Monte CarloAbstrak: Menentukan Ukuran Matriks Q pada Model Dina untuk Dijadikan Dasar Menyusun Item Tes Diagnostik. Penelitian ini bertujuan mencari ukuran matriks Q yang efisien melalui simulasi Monte Carlo. Matriks Q yang disimulasikan memiliki 3, 4 dan 5 atribut. Simulasi dilakukan berdasarkan pada data riil yang diperoleh dari jawaban siswa kelas VIII SMP, yaitu SMPN 1 Panjatan Kulon Progo, SMPN 1 Sanden Bantul, dan SMPN 1 Yogyakarta. Untuk memilih matriks Q yang efisien digunakan nilai information criteria berupa nilai Akaike (AIC) dan Bayesian (BIC). Hasil simulasi menunjukkan: matriks Q4×3 (untuk 3 atribut), Q6×4 (untuk 4 atribut), dan Q6×5 (untuk 5 atribut) merupakan ukuran matriks yang direkomendasikan ketika menyusun item tes diagnostik pada model DINA. Artinya, dalam pengembangan item tes diagnostik bila menggunakan acuan matriks Q maka banyaknya atribut harus lebih dari itemnya.Kata Kunci: DINA, matriks Q, Monte Carlo
Rancang Bangun Kolekor Surya Tipe Parabolic Trough untuk Menguapkan Air Laut berbahan Stainless dan Tembaga dengan Luas Tangkapan Cahaya 1 M2 ., Kusaeri; Supriyadi, Tachli; Permana Sutisna, Setya
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.554 KB)

Abstract

Kolektor surya merupakan sebuah alat yang dirancang untuk mengumpulkan panas dengan menyerap sinar matahari. Penelitian dilakukan pada kolektor surya tipe parabolic trough yang diintregasikan dengan alat desalinasi. Perancangan dilakukan dengan mengubah bahan reflektor dan absorber dan juga mengubah tipe reflector. Bahan yang digunakan dalam perancangan adalah belahan pipa stainless berukuran 4”sebagai reflector dan belahan pipa tembaga berukuran 5/8” sebagai absorber. Cover terbuat dari plat esser dengan luas 1m2 dan penutup atas terbuatdari kaca transparan setebal 5 mm. Reflector ditempatkan berjajar mengikuti luas cover sehingga terdapat 10 buah reflector, begitu juga absorber yang berada diatasnya sebanyak 10 buah dengan jarak 18.88 mm dari dasar reflector..Pengujian dilakukan dengan mengalirkan air pada belahan pipa tembaga dengan kemiringan ±10o yang kemudian akan dipanaskan oleh radiasi matahari yang masuk menembus kaca penutup. Kolektor surya dengan tipe ini menghasilkan laju penguapan 71 ml/jam, dengan energi berguna kolektor sebesar 4.353 W, dan Efisiensi solarkolektor adalah 10.27 %.