Articles

Found 3 Documents
Search

KEEFEKTIFAN TEKNIK SELF-INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMP Fiorentika, Kasa; Santoso, Djoko Budi; Simon, Irene Maya
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.411 KB)

Abstract

Abstract : The aim of this study was to determine the effectiveness of self -instruction techniques to increase the confidence of the students of SMPN 20 Malang . Data were collected using the inventory of confidence and analyzed with the Wilcoxon test through SPSS to students who have low self-esteem category . Results from the study are students who have a low level of confidence there are five people , students were given counseling group with the techniques of self -instruction , students are given a pretest - posttest to measure the effectiveness of a given technique , students increase confidence after attending group counseling techniques self- instruction.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan teknik self-instruction untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMPN 20 Malang. Data dikumpulkan menggunakan inventori kepercayaan diri dan dianalisis  dengan uji wilcoxon melalui SPSS  kepada siswa yang mempunyai kategori kepercayaan diri rendah. Hasil dari penelitian adalah siswa yang mempunyai tingkat kepercayaan diri rendah ada lima orang, siswa diberikan konseling kelompok dengan teknik self-instruction, siswa diberikan pretest-posttest untuk mengukur keefektifan teknik yang diberikan, siswa mengalami peningkatan kepercayaan diri setelah mengikuti konseling kelompok dengan teknik self-instruction.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um001v1i32016p104
Pengembangan Panduan Pelatihan Empati Menggunakan Teknik Sinema Edukasi untuk Mencegah Perilaku Bullying Siswa Sekolah Menengah Pertama Cahyaningrum, Vesti Dwi; Handarini, Dany Moenindyah; Simon, Irene Maya
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.471 KB)

Abstract

Abstract: This study aimed to develop a training guide of empathy attitude skills as prevention of bullying behavior on junior high school students. The method was a research and development model. The subjects of the research were guidance and counseling experts; educational technology expert; and school counselors. The instrument was the empathy attitude skill scale for students; expert assessment instruments and counselor assessment instruments. Data from the assessment results of guidance and counseling expert; educational technology expert; and three school counselors in three different schools in Malang City showed that the developed products were acceptable and feasible to be used to improve empathy skills as prevention of bullying behavior of junior high school students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan pelatihan keterampilan sikap empati sebagai pencegahan perilaku bullying siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah model penelitian dan pengembangan. Subjek uji coba penelitian ini melibatkan ahli bimbingan dan konseling (BK); ahli teknologi pendidikan (TEP); dan konselor sekolah. Instrumen yang digunakan adalah skala keterampilan sikap empati untuk siswa; instrumen penilaian ahli dan instrumen penilaian konselor. Data hasil penilaian ahli BK; ahli TEP; dan tiga konselor sekolah di tiga sekolah yang berbeda di Kota Malang menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan dapat diterima dan layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan sikap empati sebagai pencegahan perilaku bullying siswa SMP.DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i32018p139
METODE ANJANGSANA PADA KOMUNITAS PEMELUK AGAMA MEMUPUK SIKAP TOLERANSI BERAGAMA BAGI KADER PEREMPUAN Holifah, Yuliati; Simon, Irene Maya; Zen, Ella Faridati; Multisari, Widya
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini merupakan penerapan metode kearifan lokal yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam menumbuhkan sikap saling tolong menolong dan saling hormat menghormati antar sesama.. Mengingat kader perempuan antar umat beragama merupakan figure dan perwakilan dari agamanya masing-masing, maka mereka harus dibekali sikap toleransi beragama yang cukup sebelum mensosialisasikan sikap toleransi beragama kepada umat yang lain. Program kemitraan masyarakat ini ditujukan untuk kader PAUB Kota Malang. Iptek yang diterapkan berupa strategi menumbuhkan sikap toleransi beragama melalui metode anjangsana. Dengan metode anjangsana ini dapat menumbuhkan penghayatan dan praktik kegamaan tidak hanya berhenti pada tahap klaim eksklusifisme (aku) yang berujung pada hubungan personal dengan Tuhan, tidak juga pada tahap inklusifisme (kamu) dengan perhatiannya pada perekrutan dukungan teologis atau ideologis (solidaritas), melainkan juga tahap keterbukaan (kita), dimana penghayatan religius atas nilai-nilai kemanusiaan dapat mewujudkan toleransi beragama tidak hanya pada level wacana.??Produk luaran yang dihasilkan berupa modul peningkatan sikap toleransi beragama bagi kader PAUB yang dapat diterapkan pada kader perempuan antar umat beragama di kota-kota lain di Jawa Timur.?Kata kunci??Kader perempuan, Metode anjangsana, PAUB, Toleransi?beragama.AbstractCommunity service activities are the application of local wisdom methods that have been carried out by the Indonesian people in fostering mutual assistance to help and respect each other respectfully. Considering women cadres among religious communities are figures and representatives of their respective religions, they sufficient religious tolerance must be provided before socializing the attitude of religious tolerance to other people. This community partnership program is intended for PAUB cadres in Malang. The applied science and technology in the form of strategies to foster an attitude of religious tolerance through the method of Anjangsana. With this method of Anjangsana can foster appreciation and religious practice not only stop at the stage of claims of exclusiveness (I) that lead to a personal relationship with God, not also at the stage of inclusiveism (you) with attention to the recruitment of theological or ideological support (solidarity), but also the stage of openness (us), where the religious appreciation of human values can realize religious tolerance not only at the level of discourse. The output products produced were in the form of modules to increase religious tolerance for PAUB cadres which could be applied to interfaith women cadres in other cities in East Java.Keywords??Female cadres, Anjangsana method, PAUB, religious tolerance