Sulton Sulton, Sulton
Unknown Affiliation

Published : 27 Documents
Articles

Found 27 Documents
Search

Kegiatan Belajar dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sulton, Sulton
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 1 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Istilah pengembangan sumber daya manusia menjadi populer seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Keberadaan pengembangan sumber daya manusia dapat dilihat dari pertumbuhan organisasi dan pengembangan personalia sebagai dampak dari program itu. Karenanya, pengembangan sumber daya manusia harus dilakukan melalui lembaga atau organisasi dan dikelola secara profesional serta berorientasi kepada pertumbuhan kinerja. Dalam pengembangan sumber daya manusia terdapat kegiatan utama, yakni kegiatan belajar. Dengan demikian pengelolaan kegiatan belajar merupakan unsur penting bagi pengembangan sumber daya manusia.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA MOBILE LEARNING PADA MATA PELAJARAN SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL KELAS X SMK Indahini, Renny Setya; Sulton, Sulton; Husna, Arafah
Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.264 KB)

Abstract

Multimedia Mobile Learning merupakan suatu media pembelajaran yang menggunakan smartphone untuk menyajikan beberapa unsur media yaitu teks, gambar, dan video. Tujuan penelitian pengembangan ini yakni untuk menghasilkan produk Multimedia Mobile Learning untuk mata pelajaran SIMKOMDIG pada materi Presentasi Video yang valid dan efektif sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas X SMKN Negeri 13 Malang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dari Lee, W.W., & Owens, D.L. Langkah-langkah pengembangan meliputi (1) Tahap Analisis, (2) Tahap Desain, (3) Tahap Pengembangan, (3) Tahap Implementasi, dan (5) Tahap Evaluasi. Uji coba produk pada penelitian ini meliputi desain validitas, desain uji coba produk, dan desain uji tes hasil belajar. Uji coba produk dalam penelitian ini yaitu ke ahli media, ahli materi dan audiens atau siswa kelas X SMK. Uji coba audiens meliputi uji coba perorangan, uji coba pada kelompok kecil, uji coba pada kelompok besar dan uji coba tes hasil belajar. Pengumpulan data didapatkan dari angket, observasi dan wawancara. Jenis data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil angket diketahui tingkat validitas sebagai berikut, (1) ahli media 95%, (2) ahli materi 96,25%, (3) uji coba lapangan diperoleh, uji coba perseorangan 82,5%, dari uji coba pada kelompok kecil 80,25% dan dari uji coba pada kelompok besar 80,4%. Sedangkan dari tes hasil belajar sebelum menggunakan media didapat tingkat pencapaian rata-rata dengan persentase 47,22% dan setelah menggunakan media didapatkan persentase 83,33%. Hal ini menunjukkan jika Multimedia Mobile Learning ini layak dan valid digunakan dan diterapkan sebagai salah satu media pembelajaran untuk siswa kelas X SMKN 13 Malang.
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN GAYA BERPIKIR TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI Makulua, Izak Jakobis; Toenlioe, Anselmus J. E; Sulton, Sulton
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.119 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i10.6972

Abstract

This study aims at discovering the learning outcome of the students using CTL and conventional learning strategy and also to investigate the learning outcome of sociology among the students who possess a divergent and convergent thinking style. The result of this study showed that (1) the learning outcome of the students using CTL is higher than using conventional learning strategy, (2) the learning outcome of the students who possess a divergent thinking style is higher the students who possess a convergent thinking style, and (3) there is an interaction between learning strategy and both divergent and convergent thinking style in the learning outcome of the students.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajar  menggunakan strategi pembelajaran CTL dan konvensional serta hasil belajar sosiologi siswa yang memiliki gaya berpikir divergen dan konvergen. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) hasil belajar sosiologi yang diajarkan dengan strategi pembelajaran kontekstual (CTL) lebih baik daripada hasil belajar siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran konvensional, (2) hasil belajar siswa yang memiliki gaya berpikir divergen lebih baik dari hasil belajar siswa yang memiliki gaya berpikir konvergen, dan (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya berpikir divergen maupun konvergen dalam memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA SASAK BERBASIS HIGH ORDER THINGKING SKILLS Taufiqqurrahman, Taufiqqurrahman; Efendi, Mohammad; Sulton, Sulton
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 10: Oktober 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.552 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i10.10070

Abstract

The research objective is to produce and test the feasibility of textbooks based Sasak language thingking high order skills for junior high school students. The model used is a model development Dick, Carey & Carey until the ninth stage. The product development is validated by subject matter experts with the level of validity 73%, media expert with a degree of validity of 84%, a learning design with a level of validity 90.4%, individual testing with a level of validity to 68%, small group trial with a level of validity 82% and test field trials with a validity rate of 89% with a very worthy qualification does not need revision.Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan buku bahan ajar bahasa Sasak berbasis High Order Thingking Skills untuk siswa SMP. Model pengembangan yang digunakan adalah model Dick, Carey & Carey sampai pada tahapan yang kesembilan. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dengan tingkat kevalidan 73%, ahli media dengan tingkat kevalidan 84%, ahli desain pembelajaran dengan tingkat kevalidan 90.4%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 68%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 82% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 89% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi. 
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SEMESTER II DI SMA WAHID HASYIM MODEL LAMONGAN Chumaidi, Ahmad Charis; Sulton, Sulton; Sulthoni, Sulthoni
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.3, Maret 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.062 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i3.6180

Abstract

This study uses the five steps of the development model of Lee and Owens. The data collection methods in this study are in the form of questionnaires, interviews, and tests. Data were analysed using two methods that are the analysis of qualitative data using content analysis and quantitative data using descriptive percentages. The product development is validated by experts of the subject matter and multimedia with a validity rate of 88,3%, the individual testing with a validity rate of 91,7%, the small group testing with a validity rate of 88,2%, and the field testing with a validity rate of 85,6% with a very worthy qualification and does not need revision. The overall data of the test results show that the media obtain a percentage of 88,44% with a very good category. This study concludes that the test subjects responded well to the media that is designed and developed specially for the senior high school students.Penelitian ini menggunakan model pengembangan Lee and Owens dengan lima langkah. Metode pengumpulan data berupa angket, wawancara dan tes. Teknik analisis data menggunakan dua cara, yaitu analisis data kualitatif yang menggunakan analisis isi dan analisis data kuantitatif yang menggunakan deskriptif persentase. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dan ahli multimedia dengan tingkat kevalidan 88,3%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 91.7%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 88,2% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 85,6% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi. Data keseluruhan dari hasil uji coba menunjukkan, media memperoleh presentase sebesar 88,44% dengan kategori sangat baik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa subyek uji coba merespon dengan baik pada media yang dirancang dan dikembangkan khusus untuk siswa sekolah menengah pertama.
PENGEMBANGAN E-MODULE IPS DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS VII SMPK MATER DEI PROBOLINGGO Adwiah, Rabiatun; Setyosari, Punaji; Sulton, Sulton
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.9, September 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.977 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i9.6816

Abstract

The utilization of learning resources is the key of the rise of linstructional activities in schools. Generally, school only using the teacher as the main resource of learning. The more appropriate the learning resource, the more easy and rich the students’ knowledge. The purpose of this research and development are (1) to produce e-module of integrated social sciences for VII grade students’ of SMPK Mater Dei Probolinggo by using contextual approach and (2) to know the learning outcomes in social science subject at the VII grade students’ of SMPK Mater Dei that learned by using e-module of integrated social sciences. The model of develoment uses in this research is Lee & Owen Model. Based on the results of validation and test it could be concluded that the e-module developed valid and fit for use in learning and can improve student learning outcomes in social studies integrated.Pemanfaatan sumber belajar menjadi salah satu kunci dari berkembangnya kegiatan pembelajaran di suatu sekolah. Pada umumnya, sekolah hanya memanfaatkan guru sebagai sumber belajar utama. Apabila sumber belajar dipilih secara benar dan tepat, akan mempermudah dan memperkaya pengetahuan siswa. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1) menghasilkan produk bahan ajar berupa e-moduel IPS terpadu dengan pendekatan kontekstual untuk siswa kelas VII SMPK Mater Dei Probolinggo yang layak digunakan dan (2) mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VII SMPK Mater Dei Probolinggo menggunakan e-moduel IPS terpadu dengan pendekatan kontekstual. Model pengembangan digunakan adalah model pengembangan Lee & Owens. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba maka diperoleh kesimpulan bahwa e-module yang dikembangkan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu. 
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR DI SEKOLAH DASAR Tembang, Yonarlianto; Sulton, Sulton; Suharjo, Suharjo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 6: Juni 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.228 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i6.9402

Abstract

This study aims to determine the improvement of motivation and student learning outcomes during the implementation of learning using learning model think pair share assisted images media. The subject were students of the fourth grade at Sd Inpers Mangga Dua Merauke. The analysis technique used descriptive analysis. Data collections teqniques used: observation, questionnaires, and tests. The result of this study showed that the implementation of learning model think pair share and images media was effective to improve motivation and learning outcomes. The implementation of learning model think pair share and images media can improve average score of learning motivation from 74.91% in cycles 1 into 87.27% in cycles 2. The improvement of student learning outcome was 68,81% in cycle 1 and 86.36% in cycles. The results indicate that implementation learning model of think pair share and images media can improve motivation and learning outcomes.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran think pair share berbantuan media gambar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Inpres Mangga Dua Merauke. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian ini terdapat peningkatan motivasi belajar siswa rata-rata 74,91% pada siklus I menjadi 87,27% pada siklus 2. Peningkatan hasil belajar kognitif siswa meningkat pada siklus I sebesar 68,81% pada siklus II mencapai 86,36%. Dengan demikian, hasil ini menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran think pair share berbantuan media gambar dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN E-MODULE BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MATA PELAJARAN KIMIA UNTUK SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 MALANG Farenta, Arvi Sekar; Sulton, Sulton; Setyosari, Punaji
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.6, Juni 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.008 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i6.6460

Abstract

Developing an E-Module of Problem Based Learning, Chemistry for The 11th Grader of SMA Negeri 8 Malang. This development aims to produce a media by validation proccess which is used effectively on learning. Method used by Lee & Owens(2004) is assessment/ analysis; design; development; implementation; and evaluation. The result of  research shows that the media of learning is valid and it is used effectively on learning.Pengembangan E-Module berbasis Problem Based Learning Mata Pelajaran Kimia untuk Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Malang. Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang valid, sehingga dapat mengefektifkan pembelajaran. Metode yang digunakan model Lee & Owens(2004) yaitu: assessment/ analysis; design; development; implementation; dan evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran valid dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN KURIKULUM MUATAN LOKAL SENI UKIR JEPARA SEBAGAI UPAYA KELESTARIAN Mahfudlo, Miftahur Rizka Maulia; Sulton, Sulton; Ulfa, Saida
Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk kurikulum muatan lokal seni ukir Jepara yang menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan potensi daerah jepara kepada siswa pada jenjang SMP, sehingga dapat terjaga kelestarian lokal daerah Jepara serta dapat menjadi generasi penerus yang peduli untuk menjaga bahkan mengembangkan seni ukir Jepara. Metode pengembangan yang menjadi pedoman adalah model pendekatan kompetensi oleh Toenlioe (2017). Yang menjadi subjek penelitian adalah MTs Roudlotul Ulum Suwawal Jepara. Data yang di gunakan adalah data kuantitatif , dari Instrumen ahli kurikulum, ahli materi dan kualitatif dari observasi dan wawancara. Hasil validasi kurikulum muatan lokal Seni Ukir dinyatakan valid. Dengan perolehan presentase dari ahli materi mencapai 90.88 % dan dari ahli kurikulum mencapai 89.50 %.[ES1] AbstractThe purpose of this research is to produce a curriculum for local content in Jepara carving which is one of the efforts to introduce the potential of Jepara to students at junior high school level, so that local Jepara area can be preserved and be able to become the next generation that cares to maintain and even develop Jepara carving . The development method that becomes the guideline is the competency approach model by Toenlioe (2017). The subject of the study was MTs Roudlotul Ulum Suwawal Jepara. The data used are quantitative data, from curriculum expert instruments, material experts and qualitative observations and interviews. The results of the validation of the Carving Art local content curriculum were declared valid. With the acquisition of material experts reached 90.88% and from curriculum experts reached 89.50%.
Pengembangan bahan ajar bahasa Sasak berbasis high order thingking skills Taufiqqurrahman, Taufiqqurrahman; Efendi, Mohammad; Sulton, Sulton
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 2, No. 1
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research objective is to produce and test the feasibility of textbooks based Sasak language thingking high order skills for junior high school students. The model used is a model development Dick, Carey & Carey until the ninth stage. The product development is validated by subject matter experts with the level of validity 73%, media expert with a degree of validity of 84%, a learning design with a level of validity 90.4%, individual testing with a level of validity to 68%, small group trial with a level of validity 82% and test field trials with a validity rate of 89% with a very worthy qualification does not need revision.Keywords: Development of Learning Material, Language Sasak, High Order Thingking Skills http://dx.doi.org/10.17977/um022v2i12017p015