Sri Hariningsih Pratiwi, Sri Hariningsih
Program studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Pasuruan

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Growth and Yield of Rice (Oryza sativa L.) on various planting pattern and addition of organic fertilizers Pratiwi, Sri Hariningsih
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 2, No 2 (2016): June 2016
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v2i2.410

Abstract

The aim of this study is to examine the effect of planting pattern and organic fertilizers to growth and yield ofrice (Oryza sativa L.). The research was carried out at January - May 2015 in Toyaning Village, Rejoso Regency, Pasuruan, 2 m above the sea level with alluvial soil type and an average temperature of 22oC-31oC.  Research applied with  Random Group Design with six treatments: conventional Planting move (Tapin)  without organic manure, Jajar legowo (JA) without organic manure, SRI without organic manure (SA), conventional Planting move with organic manure (TO), Jajar legowo with organic manure (JO), SRI with organic manure (SO). The results showed the pattern jajar legowo give best expression plant heigh, the dry weight of the plant top at age 14 day after plant (HST), grain weights/compartments,  and net weighted/acres. Conventional planting move gives better response on the dry weight of the plant top at 50 HST, and dry weights bottom plant at 14 HST. The SRI planting pattern give best response number of saplings and the number of saplings of productive/clump, grain weight/clump, and weight of 1000 grain. The treatment of planting pattern with the addition of organic manure gives higher yields rather than without organic manure. Yield of Jajar Legowo is 10.2 tons/ha,  highest than other 10.1 2 ton/ ha for Tapin and  68.05 ton/ha for SRI
DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP PRODUK MINUMAN HASIL FERMENTASI CUKA APEL DAN WORTEL Arifin, A. Zainul; Pratiwi, Sri Hariningsih
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.762 KB)

Abstract

Apel merupakan buah yang sudah sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan minuman asam hasil fermentasi yang biasa disebut dengan cuka apel. Cuka apel sendiri merupakan salah satu jenis minuman fungsional. Kombinasi cuka apel dengan madu sudah pernah diteliti sebelumnya dan dilaporkan dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti masuk angin, infeksi, rematik dan radang sendi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya terima konsumen terhadap produk minuman hasil fermentasi cuka apel dan wortel. Percobaan ini menggunakan rancangan acak tunggal. Data uji organoleptik dianalisis dengan metode statistik non parametrik menggunakan Uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan terbaik pada uji organoleptik didapatkan dari kombinasi perlakuan fermentasi apel 5 kg dan wortel 2,5 kg (diblender bersama) dengan rerata nilai tingkat kesukaan panelis terhadap rasa sebesar 4,13; warna sebesar 4,10 dan aroma sebesar 3,93.  
PENGARUH PENAMBAHAN WORTEL (Daucus carota) PADA PEMBUATAN CUKA APEL TERHADAP KUALITAS MINUMAN HASIL FERMENTASI Arifin, A. Zainul; Pratiwi, Sri Hariningsih
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.318 KB)

Abstract

Apel dan wortel merupakan buah yang memberikan hasil yang menguntungkan dan sering dijadikan sebagai bahan baku minuman fungsional. Salah satu minuman fungsional berbahan apel adalah cuka apel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian ekstrak wortel yang tepat pada proses pembuatan cuka apel untuk menghasilkan produk minuman yang berkualitas. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal. Data dianalisis mengunakan analisis ragam dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan terbaik pada parameter kmia didapatkan dari kombinasi perlakuan fermentasi apel 5 kg ditambah ekstrak sari wortel 2,5 kg setelah proses tahap 2 dengan kadar alkohol atau etanol sebesar 2,52%, total asam sebesar 24,36%, kadar gula reduksi sebesar 7,80%, vitamin A sebesar 136,6 Si/100 ml, dan vitamin C sebesar 2,62 mg/100 ml  
PENGARUH LAMA PENGOMPOSAN SERBUK GERGAJI KAYU JATI DAN DOSIS EM4 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA ( Brassica oleracea L . ) DATARAN RENDAH Pratiwi, Sri Hariningsih; Purnamasari, Retno Tri
BUANA SAINS Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.916 KB) | DOI: 10.33366/bs.v18i2.1187

Abstract

This research was purposed to find out whether there was any significant correlation of the composting time of teak sawdust and EM4 dose on the growth and yield of lowland flower cabbage plants or not. This research was carried out at the Experimental Field of Universitas Merdeka Pasuruan (Sultan Agung Street), Pasuruan City at an altitude of 4 m-asl. This research used factorial Randomized Block Design (RBD) method consisted of two factors and repeated three times. The first factor was the length of composting (L) with L1: one month, L2: two months and L3: three months. The second factor was the dose of EM4 (D) with D1 : 10% EM4 dose, D2 : 20% EM4 dose and D3: 30% EM4 dose. Overall there were nine combinations of treatments. The results showed that there was 20% EM4 dose with a 2 months composting time yielded higher results on all observed parameters. Flower cabbage with a dose of 20% EM4 with composting time of 2 months produced fresh weight of 15.97 tons ha-1, at a dose of EM4 20% with a composting time of 1 month produced fresh weight 13.86 tons ha-1, while the lowest yield at dose of 20% EM4 with a composting time of 3 months produced fresh weight 9.79 tons ha-1.