TENGKU AHMAD RIZA, TENGKU AHMAD
D3 Teknik Telekomunikasi Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS ANTENA BOWTIE PADA FREKUENSI 500-700 MHZ UNTUK TV DIGITAL DI INDONESIA Riza, Tengku Ahmad; Wahyu, Yuyu; Ibrahim, Reza Aldrian
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Vol 2 No 2: JETT December (2015)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v2i2.104

Abstract

Tahun 2017 merupakan tonggak sejarah perubahan di Indonesia dari TV analog menjadi TV digital sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo No.05 Tahun 2012 yang mengadopsi Televisi Digital terestrial Digital Video Broadcasting-Terestrial second Generation (DVB-T2), sehingga diharapkan dengan perubahan menjadi TV Digital dapat meningkatkan kapasitas layanan melalui efisiensi spektrum frekuensi, dimana setelah migrasi ke TV Digital maka 1 kanal bisa ditempati sekitar 6-8 operator televisi. Pada Penelitian sebelumnya, telah dirancang dan direalisasikan sebuah antenna Bowtie, namun belum di implementasikan untuk siaran televisi digital di Indonesia.Penelitian ini menggunakan metode desain, realisasi kemudian diimplentasikan dan dilakukan pengujian dan pengukuran sehingga menghasilkan suatu Antena Bowtie pada rentang frekuensi 500-700 MHz yang dipergunakan untuk antena penerima televisi digital di Indonesia tanpa menggunakan set top box dengan harga yang relatif murah.Hasil Analisis dari antena Bowtie yang dipergunakan untuk televisi digital dengan rentang frekuensi 500-700 MHz didapatkan VSWR masing-masing 500 MHz (VSWR=1,442) dan 600 MHz (VSWR=1,448) serta 700 MHz (VSWR=1,442) kemudian untuk penguatan 13,038 bisa menerima siaran televisi digital. Namun antena ini masih perlu untuk pengembangan ke depannya, karena antenna ini belum dikemas dengan baik dan sempurna.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SARANA INFORMASI SMAN 3 MADIUN BERBASIS FRAMEWORK CODEIGNITER Wicaksono, Aditya Alif; Riza, Tengku Ahmad; Putri, Hasanah
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Vol 3 No 1: JETT July (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v3i1.132

Abstract

SMAN 3 Madiun merupakan sebuah SMA unggulan di kota Madiun, hal ini tentunya mengakibatkan banyak siswa-siswi yang berkeinginan untuk bersekolah disana untuk setiap tahunnya, namun sangat disayangkan masih banyak terdapat sistem yang dilakukan secara manual disana. Berdasarkan survei yang telah dilakukan kegiatan seperti penilaian siswa dan pendistribusian materi pelajaran masih dilakukan secara manual. Sistem penilaian siswa dan pendistribusian materi pelajaran yang dilakukan secara manual seharusnya bisa dikomputasikan agar mendapatkan hasil yang lebih efisien. Untuk mengatasi masalah tersebut, dalam proyek akhir ini dibuatlah aplikasi berbasis website untuk mengatur sistem penilaian siswa dan pendistribusian materi pelajaran sesuai kurikulum yang berlaku. Yang mana aplikasi ini memiliki beberapa fitur diantaranya, menangani penginputan nilai siswa, monitoring nilai, upload materi, lihat nilai untuk siswa, dan download materi pelajaran.Dari hasil pengujian subjektif, diperoleh score 4.14. Maka performasi aplikasi website untuk penilaian siswa dan pendistribusian materi dinyatakan baik. Dengan demikian dapat dikatan bahwa dengan adanya website tersebut, sistem penilaian siswa dan pendistribusian materi pelajaran menjadi lebih mudah dan efisien.
Implementasi Manajemen Trafik dan Bandwidth Internet dengan IPCop Riza, Tengku Ahmad; Eryzebuan, Yon Sigit; Ahmad, Umar Ali
INKOM Journal Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.982 KB) | DOI: 10.14203/j.inkom.79

Abstract

dan mahal, maka diperlukan suatu mekanisme pengaturan bandwidth. Hal ini dimaksudkan agar semua pengguna internet bisa melakukan akses ke internet dengan bandwidth yang terbatas. Salah satu alternatif pengaturan bandwidth adalah penggunaan IPCop sebagai alat manajemen trafik dan bandwidth internet. Dengan IPCop, administrator dimudahkan dalam melakukan pengaturan bandwidth dan monitoring trafik dan penggunaan bandwidth internet melalui media web. Dengan mengatur pembagian bandwidth sesuai kebutuhan, diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan bandwidth internet yang sangat terbatas. Dalam pengujian dilakukan terhadap dua jaringan besar di Politeknik Telkom, Bandung yaitu jaringan publik dan jaringan staff. Dari hasil pengujian, terbukti bahwa IPCop berhasil mengoptimalkan dan membatasi bandwidth yang sampai pada client. Terbukti dengan sesuainya throughput yang didapat client dengan throughput yang diatur pada IPCop.
Sistem Pengisian Pulsa Pada KWH Meter Prabayar Menggunakan Ponsel Mulyana, Asep; Riza, Tengku Ahmad; Ramadan, Dadan Nur; Falih, Muhammad Dzakwan
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Vol 4 No 2: JETT December 2017
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v4i2.1093

Abstract

Saat ini terdapat dua cara sistem pembayaran (billing system) daya listrik yang diterapkan PT. PLN, yakni sistem konvensional dan sistem token. Dalam sistem konvensional petugas lapangan mendatangi lokasi pelanggan untuk mencatat posisi KWH Meter sebagai data penagihan. Kekurangan cara ini pemborosan waktu dan tenaga/biaya. Sedangkan dalam sistem token, kekurangannya adalah tidak ada peringatan dini menjelang habis kuota KWH Meter, yang menyebabkan listrik mati secara tiba-tiba. Selain itu cara pengisian kuota KWH sistem token hanya bisa dilakukan ditempat KWH Meter berada (melalui keypad pada KWH Meter); tidak seperti pengisian kuota pulsa telepon seluler, dapat dilakukan “dimanapun” melalui ponsel. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan KWH Meter dijital dengan komponen utama Arduino Uno yang dilengkapi dengan modul komunikasi berbasis SMS untuk memberikan tiga fitur utama sebagai solusi permasalahan. Ketiga fitur tsb yaitu; sistem pengisian kuota KWH Meter melalui pembelian pulsa seperti pengisian pulsa pada ponsel, sistem pengecekan “sisa kuota” KWH Meter yang dapat dilakukan sewaktu-waktu melalui ponsel pelanggan secara interaktif berbasis SMS, dan sistem peringatan dini (reminder) pada ponsel pelanggan jika sisa kuota KWH Meter mencapai angka kritis menjelang habis sesuai seting angka yang diset pelanggan untuk menghindari listrik mati karena pulsa habis. Hasil pengujian sistem menunjukkan akurasi alat KWH Meter 99.34%, rata-rata delay pengisian pulsa kuota KWH Meter (round trip delay): 12,25 detik, delay pengecekan posisi KWH Meter (round trip delay):  14,25 detik, dan delay notifikasi peringatan dini (one way delay): 7,15 detik.
Analisis Penggunaaan Government Radio Network (GRN) untuk Integrasi Sistem Komunikasi Public Protection and Disaster Relief (PPDR) di Kota Bandung Riza, Tengku Ahmad; Mulyana, Asep; Munadi, Rendy Ahmad
TEKNIK Vol 40, No. 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.912 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v39i3.24661

Abstract

Sistem komunikasi Public Protection and Disaster Relief (PPDR) yang digunakan oleh instansi/lembaga saat ini tidak terintegrasi. Situasi ini menghambat komunikasi informasi antar instansi/lembaga sehingga memperlambat penanganan bencana. Artikel ini menyajikan penelitian kajian analisis penggunaan sistem Government Radio Network (GRN) untuk integrasi sistem komunikasi antar instansi/lembaga PPDR. Integrasi ini bertujuan untuk memperlancar aliran informasi antar instansi/lembaga PPDR sehingga mempercepat upaya menangani bencana. Teknologi komunikasi GRN yang digunakan ditentukan dengan melakukan kajian literatur dan studi banding di kota lain di dalam dan di luar negeri. TETRA digunakan untuk simulasi implementasi sistem GRN dalam melayani seluruh kota Bandung dengan frekuensi operasi 400 MHz dan lebar pita 800KHz.
Kajian Implementasi Alokasi Frekuensi Komunikasi untuk Pelayaran Rakyat di Indonesia RIZA, TENGKU AHMAD
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 4, No 2 (2016): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v4i2.197

Abstract

ABSTRAKPada saat ini pelayaran di Indonesia melakukan komunikasi antar nelayan pada pelayaran rakyat menggunakan frekuensi yang tidak resmi dengan alasan perangkat komunikasi lebih murah dan mudah didapat. Dalam penelitian ini dilakukan kajian implementasi alokasi spektrum frekuensi yang digunakan khusus untuk pelayaran rakyat di Indonesia. Alokasi spektrum frekuensi ini dapat digunakan oleh nelayan untuk melakukan komunikasi antar nelayan dengan menggunakan frekuensi yang resmi. Dimana untuk menetapkan frekuensi digunakan dengan melakukan studi literatur. Hasil kesimpulan yang diperoleh adalah untuk komunikasi antar nelayan dari satu kapal ke kapal lainnya dapat menggunakan frekuensi VHF (Very High Frequency) 30 ? 300 MHz dengan pertimbangan jarak jangkauan.Frekuensi yang dimungkinkan untuk digunakan oleh pelayaran rakyat adalah 2170-2173,5 KHz, 2190-2194 KHz, 8100-8195 KHz, 18780-18900 KHz, 25070-25210 KHz, 159.05 MHz, 159.075 MHz dan 172-173 MHz.Kata kunci: Spektrum Frekuensi, Pelayaran Rakyat, Perangkat Komunikasi, Komunikasi, nelayanABSTRACTAt this time a cruise in Indonesia communication between fishermen on the cruise people using unofficial frequencies by reason of communication devices are cheaper and accessible. In this research, the study of the allocation of the frequency spectrum used specifically for cruise people in Indonesia. The allocation of the frequency spectrum can be used by fishermen for communication between fishermen using official frequency. Where to set the frequency used by the study of literature. The conclusion obtained for communication between fishermen from one ship to another fist using VHF frequencies (Very High Frequency) 30-300 MHz frequency range and distance considerations in the possible to be used by the cruise people are from 2170 to 2173.5 KHz , 2190 -2194 kHz , 8100-8195 kHz , 18780-18900 kHz , 25070-25210 kHz , 159.05 MHz , 159 075 MHz and 172-173 MHz Keywords: Frequency Spectrum, Civil marine, Communication Peripheral, Communication, Fisherman.