Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Guru Smp Negeri 1 Sungai Kakap Lesmana, Chandra; Hartono, Hartono; Hartono, Hartono; Permana, Ryan; Permana, Ryan; Matsun, Matsun; Matsun, Matsun
Al-Khidmah Vol 1, No 2 (2018): AL-KHIDMAH (Desember)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.486 KB) | DOI: 10.29406/al-khidmah.v1i2.1216

Abstract

Program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) keterampilan guru merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif; (2) keterampilan guru dalam pelaksanaan pelatihan dan respon guru SMP Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya melalui kegiatan ini yang meliputi penggunaan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan inservice berupa pelatihan dan pendampingan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan mengembangkan keterampilan dan kreativitas guru dalam merancang media pembelajaran berbasis multimedia interaktif. Rancangan mekanisme pelaksanaan kegiatan PKM ini dilakukan dengan mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini menghasilkan soft-skill yang dimiliki guru dalam membuat media pembelajaran berbasis multimedia interaktif. Respon yang diberikan oleh guru sebagai peserta mendukung kegiatan pelatihan untuk terus didampingi dan dilanjutkan ke tahap implementasi.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Guru Smp Negeri 1 Sungai Kakap Lesmana, Chandra; Hartono, Hartono; Hartono, Hartono; Permana, Ryan; Permana, Ryan; Matsun, Matsun; Matsun, Matsun
Al-Khidmah Vol 1, No 2 (2018): AL-KHIDMAH (Desember)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.486 KB) | DOI: 10.29406/al-khidmah.v1i2.1216

Abstract

Program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) keterampilan guru merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif; (2) keterampilan guru dalam pelaksanaan pelatihan dan respon guru SMP Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya melalui kegiatan ini yang meliputi penggunaan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan inservice berupa pelatihan dan pendampingan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan mengembangkan keterampilan dan kreativitas guru dalam merancang media pembelajaran berbasis multimedia interaktif. Rancangan mekanisme pelaksanaan kegiatan PKM ini dilakukan dengan mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini menghasilkan soft-skill yang dimiliki guru dalam membuat media pembelajaran berbasis multimedia interaktif. Respon yang diberikan oleh guru sebagai peserta mendukung kegiatan pelatihan untuk terus didampingi dan dilanjutkan ke tahap implementasi.
PENGGUNAAN LABORATORIUM RIIL DAN VIRTUIL PADA PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Matsun, Matsun; Sunarno, Widha; Masykuri, M
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v4i2.541

Abstract

This research aims at finding out  the differences and interaction of  the implementation of teaching media, mathematical capability, and critical thinking towards the students’ learning achievement. The method used in this research is experimental method. The population was all IV semester students of Physics Education Department of IKIP PGRI Pontianak in the academic year of 2015/2016. The writer used cluster random sampling to get the sample. Data analysis was done by using three ways anava varians  analysis. Based on the data analysis, it can be concluded that: 1) there are differences of cognitive and affective learning achievement to the students who are taught by using guided inquiry model with real and virtual laboratory; 2) there are differences of students  cognitive learning achievement  with high and low mathematical capability; 3) there are differences to psychometric learning achievement to the students who have high and low critical thinking; 4) There is no interaction between Guided Inquiry Model  using real and virual laboratory, high and low mathematical capability, and  high and low critical thinking towards the students  learning achievement.
PENGGUNAAN LABORATORIUM RIIL DAN VIRTUIL PADA PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Matsun, Matsun; Sunarno, Widha; Masykuri, M
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims at finding out  the differences and interaction of  the implementation of teaching media, mathematical capability, and critical thinking towards the students’ learning achievement. The method used in this research is experimental method. The population was all IV semester students of Physics Education Department of IKIP PGRI Pontianak in the academic year of 2015/2016. The writer used cluster random sampling to get the sample. Data analysis was done by using three ways anava varians  analysis. Based on the data analysis, it can be concluded that: 1) there are differences of cognitive and affective learning achievement to the students who are taught by using guided inquiry model with real and virtual laboratory; 2) there are differences of students  cognitive learning achievement  with high and low mathematical capability; 3) there are differences to psychometric learning achievement to the students who have high and low critical thinking; 4) There is no interaction between Guided Inquiry Model  using real and virual laboratory, high and low mathematical capability, and  high and low critical thinking towards the students  learning achievement.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BUKU AJAR ELEKTRONIKA LANJUT BERBASIS EKSPERIMEN Matsun, Matsun
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.87 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan buku ajar elektronika digital berbasis eksprimen dalam pencapaian hasil belajar mahasiswa secara optimal. Untuk mengetahui efektivitas penggunaan buku ajar dapat dilihat dari perbedaan hasil belajar mahasiswa yang menggunakan buku ajar dan mahasiswa yang tidak menggunakan buku ajar pada mata kuliah Elektronika Lanjut. Penelitian merupakan penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester V yang berjumlah 75 mahasiswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik intact group yang menghasilkan kelas B Pagi sebagai kelas kontrol dan kelas A Pagi sebagai kelas eksperimen. Kelas eksperimen dalam perlakuannya dengan menggunakan buku ajar sedangkan kelas kontrol tanpa menggunakan buku ajar. Desain yang digunakan adalah Pretest-Posttest  Countrol Group Design. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar. Untuk menguji hipotesis menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas kontrol sebesar 85 dan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 89,6. Uji-t pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa thitung 8,753 > ttabel 0,188. Dengan demikian kelompok mahasiswa yang mendapatkan perlakuan dengan menggunakan buku ajar memiliki skor rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok mahasiswa yang dalam pembelajaran tanpa menggunakan buku ajar dalam mata kuliah elektronika digital.Kata Kunci: efektivitas, buku ajar, elektronika digital, eksprimen. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ELEKTRONIKA LANJUT PADA MATERI GERBANG LOGIKA MENGGUNAKAN ADOBE FLASH Matsun, Matsun
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.716 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran elektronika lanjut pada materi gerbang logika dengan menggunakan software adobe flash; (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran elektronika lanjut menggunakan software adobe flash pada pokok bahasan gerbang logika yang dikembangkan. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan (R&D) yang dilakukan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, ujicoba produk, revisi desain, ujicoba pemakaian, dan revisi produk. Penelitian dilaksanakan dari bulan Oktober 2014 hingga Januari 2015. Subjek Uji coba penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi pendidikan Fisika kelas B Pagi Semester lima tahun akademik 2014/2015 sebanyak 43 siswa dengan rincian 10 siswa sebagai subjek ujicoba terbatas dan 33 siswa sebagai subjek ujicoba pemakaian. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan: (1) media pembelajaran elektronika lanjut berhasil dikembangkan dengan menggunakan software adobe flash dengan hasil produk dikemas dalam keping CD; (2) media pembelajaran elektronika lanjut yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori baik.                                          Kata kunci: Media pembelajaran elektronika lanjut, gerbang logika, dan adobe flash.
DESKRIPSI KESALAHAN MAHASISWA CALON GURU DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PEMBIASAN CAHAYA PADA LENSA TIPIS Anita, Anita; Angraeni, Lia; Matsun, Matsun
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.301 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan soal-soal pembiasan cahaya pada lensa tipis. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak semester genap dan yang menjadi sampel adalah seluruh mahasiswa semester dua, sampel diambil secara Purposive dan sebanyak satu kelas dari tiga kelas yang ada di Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak semester genap pada mata kuliah Fisika Dasar II pada materi lensa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknikpengukuran berupa tes berbentuk essay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kesalahan yang dialami mahasiswa calon guru yaitu (1) kesalahan dalam memahami konsep esensial; (2) kesalahan dalam memahami hubungan antar konsep; (3) kesalahan menggunakan konsep dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Persentase untuk masing-masing bentuk kesalahan yang ditemukan pada mahasiswa calon guru adalah sebagai berikut: (1) kesalahan dalam memahami konsep esensial sebanyak 67.47 % atau kurang lebih 28 orang dari 42 orang mahasiswa calon guru; (2) kesalahan dalam memahami hubungan antar konsep sebanyak 70.24% atau kuranglebih 30 orang dari 42 orang mahasiswa calon guru; (3) kesalahan dalam menggunakan konsep dalam menyelesaikan permasalahan yang ada 66.67 % atau kurang lebih 38 orang dari 42 orang mahasiswa calon guru.Kata kunci: deskripsi, kesalahan, pembiasan cahaya, lensa tipis
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LISTRIK MAGNET BERBASIS ANDROID DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA IKIP PGRI PONTIANAK Matsun, Matsun; Ramadhani, Dochi; Lestari, Isnania
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.843 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v7i1.774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran Listrik Magnet berbasis android di Program Studi Pendidikan Fisika. Penelitiaan ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang mengacu pada model yang dikemukakan oleh Thiagarajan dengan menggunakan model 4-D (Four-D Models) yang terdiri dari empat tahap, yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap pendiseminasian (disseminate). Kelayakan media pembelajaran berbasis android divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan media pembelajaran listrik magnet berbasis android di Program Studi Pendidikan Fisika berjalan dengan baik dengan keluaran berekstensi .swf, .Apk dan exe yang dapat dijalankan pada android.Kata kunci: Media Pembelajaran, Listrik Magnet, Android.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS ANDROID PADA MATERI GELOMBANG CAHAYA DI KELAS XI SMA NEGERI 2 KETAPANG Setyahandani, Utami; Darmawan, Handy; Matsun, Matsun
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan serta kelayakan media pembelajaran fisika berbasis Android menurut ahli materi dan kelayakan media pembelajaran fisika berbasis Android menurut ahli media,. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R & D) berupa produk media pembelajaran fisika berbasis Android pada materi gelombang cahaya. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE. Model ADDIE yaitu model pengembangan yang terdiri dari lima tahapan yang terdiri dari analisis (analysis), rancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Berdasarkan hasil penelitian bahwa; 1) Kelayakan media pembelajaran fisika berbasis Android dapat dilihat dari hasil penilaian dari ahli materi mendapatkan rata-rata skor 85% dengan kriteria sangat layak; 2) Kelayakan media pembelajaran fisika berbasis Android dapat dilihat dari hasil penilaian dari ahli media mendapatkan rata-rata skor 86% dengan kriteria sangat layak. Dengan demikian, media pembelajaran fisika berbasis Android pada materi gelombang cahaya yang dikembangkan di anggap layak digunakan sebagai media pembelajaran.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK GURU IPA SMP DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Matsun, Matsun; Rohani, Rohani
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.597 KB)

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 8 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya adalah terkait dengan manajemen, pengelolaan, dan penggunaan alat dan bahan praktikum. Manajemen, pengelolaan, dan penggunaan alat dan bahan praktikum yang didalamnya tercakup peningkatan keterampilan dan kreativitas guru dalam mengembangkan laboratorium, perangkat praktikum, dan KIT IPA terintegrasi yang mudah diterapkan dengan memanfaatkan lingkungan sebagai media untuk kegiatan inkuiri discovery siswa serta pengelolaan pembelajaran IPA terpadu menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach), penyegaran materi IPA terpadu, dan pembelajaran dengan memanfaatkan laboratorium sebagai objek pembelajaran berkarakter. Program pengabdian bertujuan untuk meningkatkan: (1) Keterampilan ketua laboratorium IPA dan laboran dalam memanajemen dan pengelolaan alat dan bahan; (2) Keterampilan guru mengembangkan perangkat praktikum  terintegrasi  dalam  pembelajaran  IPA  terpadu  (Buku Penuntun Praktikum)  sebagai penunjang  penerapan metode pembelajaran dengan pendekatan inkuari discovery (scientific approach); (3)  Kemampuan  guru IPA dalam menggunakan alat dan bahan yang tersedia di dalam laboraorium; dan (4) Pemahaman/penguasaan materi IPA terintegrasi (mencakup aspek fisika, biologi, kimia). Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan  inservice  berupa pelatihan  dan  pendampingan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan menggunakan aplikasi manajemen laboratorium, inventarias alat dan bahan laboratorium, tata ruang laboratorium, pembuatan buku penuntun praktikum IPA SMP/MTs, dan pelatihan penggunaan alat dan bahan laboratorium IPA. Pendampingan juga dilakukan terkait dengan meningkatkan kemampuan guru dalam mengeksplorasi, mengelaborasi, dan merefleksi materi ajar IPA terpadu (mencakup aspek fisika, biologi, dan kimia), serta meningkatkan keterampilan guru dalam mengimplementasikan  rancangan  pembelajaran  yang  dibuat  sekaligus  penyempurnaan rancangan pembelajaran. Kata Kunci: laboratorium, scientific approach, berkarakter.