Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor-Faktor yang mempengaruhi Petani dalam Penggunaan Benih Berlabel Bahasa Asing (BBBA) Utami, Bekti Wahyu; Suminah, Suminah
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 20, No 1 (2005): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3130.611 KB) | DOI: 10.20961/carakatani.v20i1.20476

Abstract

To increase product need the existence of preeminent seed, because seed represent one of the crop conducting medium having role which very determine in the effort increase product and quality of crop conducting result. Seed claimed to be gilt edged where usage of seed with quality for supported by technological medium going forward other will be able to yield maximal productive crop. The farmers often loss their energy and also time in usage of seed which its unfavorable quality.The aimed of this research is to know how accurate factors such as wide of farm, education, seed price, and manure to influence farmer using BBBA (seed in foreign language’s label) at Sukoharjo District. Framework idea in this research is at taking an action, to buy and also use something, farmer will influence by immeasurable of factor, internal and external factor. Internal factor is direct related factor in accurate matter, and external factor related to BBBA consumer. In this research which the included in internal factor is BBBA it self price and usage of manure, while external factor of wide of farm mastered by farmers cultivated melon, formal education and of them.Sample area was selected by purposive pursuant to usage of farm many by farmer for the conducting of melon. Sample taken by counted 60 person who is taken at random. Data analysis is doubled linear regression.Result of regresi analysis mention that at confidence level 95% passing Test F obtained that accurate variable-variable by together mount usage of BBBA, where R2 value equal to 0,601 meaning that variation of usage BBBA influenced by free variable in model equal to 60,1%. And through Test T variable having an effect on wide of farm, Manure anad education with biggest influence sequence is usage of manure, later than education and wide of farm. While BBBA itself price in the reality do not influence farmer in using the BBBA product.
Upaya Meningkatkan Belajar Siswa Melalui Metode Pembelajaran Kolaboratif Mata Pelajaran IPS pada Siswa Kelas III SDN Babatan Tahun Pelajaran 2016/2017 Suminah, Suminah
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.873 KB)

Abstract

Pembelajaran IPS tidak lagi mengutamakan pada penyerapan melalui pencapaian informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Untuk itu aktivitas peserta didik perlu ditingkatkan melalui latihan-latihan atau tugas IPS dengan bekerja kelompok kecil dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain. (Hartoyo, 2000: 24). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya Pembelajaran Kolaboratif, serta untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan Pembelajaran Kolaboratif. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas III Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis diperoleh bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (6NIP. ,00%), siklus II (76,00%), siklus III (NIP. NIP. ,00%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran Kolaboratifdapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas III SDN Babatan Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik Tahun Pelajaran 2016/2017 serta Media  Pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPS. 
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN IPS BERBASIS INKUIRI SOSIAL (SOCIAL INQUIRY) DALAM MEMBENTUK KARAKTER PEDULI SOSIAL DI SD Suminah, Suminah
Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol 23, No 2 (2014): Tahun 23, Nomor 2, November 2014
Publisher : Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.967 KB)

Abstract

Abstract: the current study was intended to develop social inquiry based social science teaching and learning to build the social awareness in elementary schools. The development processes were preliminary study, model development, model tryout. The results of the development included (1) lesson plans of social science for elementary schools, and (2) the social inquiry based social science teaching and learning model which was appropriate, valid, and effective to achieve the goals of the teaching and learning. The result of this study which was the social inquiry based social science teaching and learning model should be implemented by elementary school teachers in building the social awareness.Keywords: social science teaching and learning, social inquiry, character building, elementary schools.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran IPS berbasis inkuiri sosial dalam membentuk karakter peduli sosial. Langkah pengembangan meliputi studi pendahuluan, pengembangan model, dan uji model. Hasil pengembangan meliputi (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) IPS SD, dan (2) model pembelajaran IPS berbasis inkuiri sosial yang layak, valid, dan efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Model pembelajaran IPS berbasis inkuiri sosial hasil penelitian ini disarankan untuk diimplementasikan oleh para guru di SD dalam membentuk karakter peduli sosial.Kata kunci: pembelajaran IPS, inkuiri sosial, pendidikan karakter, SD.
PENGARUH KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI TERHADAP SELF EFFICACY PEREMPUAN KELUARGA MISKIN DALAM MELAKSANAKAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF DI SURAKARTA Suminah, Suminah; Hariadi, Sunarru Samsi; Widodo, Sri; Wastutiningsih, Sri Peni
SEPA - Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : SEPA - Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed to analyze the influence of sociodemographic characteristics to the self-efficacy on women of poor households (WPH) in implementing economically productive activities. The study was conducted at Surakarta, using a survey approach. Samples were taken by multistage random sampling technique. Quantitative data were analyzed using multiple regression models. The results showed that the factors sociodemographic characteristics: age, formal education, and the number of family dependents significant affect on self-efficacy of WPH in conducting productive business at significance level α = 0.10, whereas the non-formal education and long effort had no significant affect. Goodness of fit test results of multiple linear regression model showed that the sociodemographic characteristics collectively have the affect of 28.6 percent.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI PADA USAHA BATIK TULIS: UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN DAN KEMANDIRIAN Ihsaniyati, Hanifah; Wijianto, Arip; Suminah, Suminah; Anantanyu, Sapja
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2017): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3632.799 KB) | DOI: 10.26877/e-dimas.v8i1.1373

Abstract

Kelompok Batik (tulis)“Mutiara 1" dan “Mutiara 2" adalah adalah kelompok usaha batik tulis yang masing-masing beranggotakan 10 orang wanita tani yang baru bebas dari buta huruf (tindak lanjut dari program pasca keaksaraan fungsional/buta huruf). Kelompok ini berlokasi di Desa Wonolopo Kecamatan Tirtomoyo sudah terbentuk mulai Tahun 2011. Usaha batik tulis yang dikelola selama ini belum dikembangkan potensinya sebagai produk sandang yang kompetetitif dan bernilai ekonomis dengan mengikuti kaidah Good Manufacturing Practices (GMPs), seperti penggunaan berbagai alat teknologi tepat guna untuk membatiksehingga selama ini kelompok hanya menjual dalam bentuk batik mentah dengan harga yang relatif murah yaitu berkisar antara Rp 75.000,- sampai Rp 80.000,-, sementara harga batik yang sudah di finishing seharga Rp 250.000 sampai Rp 300.000,-. Perlu pendampingan kelompok tersebut agar pendapatan meningkat. Kegiatan pendampinganyang telah dilakukan adalah pelatihan finishing batik tulis, introduksi alat finishing batik, pameran (expo), dan pendampingan yang dilakukan dengan beberapa teknik pendekatan.
Profil Perempuan dalam Usaha Ekonomi Produktif (Kajian Profil Wanita Tani Dalam Usahatani Ternak Sapi Potong Rakyat di Desa Pagak Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen) Suminah, Suminah
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 18, No 2 (2003): October
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4378.816 KB) | DOI: 10.20961/carakatani.v18i2.20370

Abstract

This research aims to: (1) getting data about woman farmer profile characteristic which managing beef cattle farm; (2) identifying requirement, supplementary and resistor factor of woman farmer in beef cattle farm development; and (3) to formulate the appropriate effort intervention to woman in management of beef cattle farm.It is descriptive method which used to explain woman farmer which managing beef cattle farm in Pagak village Sumberlawang Region Sragen District. Data was collected by interview technique with relevant stakeholders, interview with woman farmer which managing beef cattle farm to know their characteristic, FGD (Forum Group Discussion) with women farmer which managing beef cattle farm.Result of this research are: first, description of woman farmer profile manage beef cattle farm covering age, formal education, non-formal education, amount of cattle had, and status of ownership of cattle. Second, requirement, supplementary and resistor factor is known to relate at Seven Program of beef cattle farm i.e. election of seed, ready of woof, house, reproduction, management, time after harvest and marketing. Third, that woman farmer which managing beef cattle farm have big role in improving economic earnings of family, so that woman farmer require to be powered by unionized of grouping; then give them by training related to reinforcement their group, especially training of beef cattle farm woof ferment.
PENGARUH KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI TERHADAP SELF EFFICACY PEREMPUAN KELUARGA MISKIN DALAM MELAKSANAKAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF DI SURAKARTA Suminah, Suminah; Hariadi, Sunarru Samsi; Widodo, Sri; Wastutiningsih, Sri Peni
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 2 (2014): February 2014
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jsepa.10.2.14138.275-285

Abstract

This  study  aimed  to  analyze  the  influence  of  sociodemographic characteristics  to  the  self-efficacy  on  women  of  poor  households  (WPH)  in implementing  economically  productive  activities.  The  study  was  conducted  at Surakarta,  using  a  survey  approach.  Samples  were  taken  by  multistage  random sampling technique. Quantitative data were analyzed using multiple regression models. The  results  showed  that  the  factors  sociodemographic  characteristics:  age,  formal education, and the number of family dependents significant affect on self-efficacy of WPH  in  conducting  productive  business  at  significance  level  α  =  0.10,  whereas  the non-formal  education  and  long  effort  had  no  significant  affect.  Goodness  of  fit  test results  of  multiple  linear  regression  model  showed  that  the  sociodemographic characteristics collectively have the affect of 28.6 percent.
HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN, SUPLEMENTASI Fe DAN ASAM FOLAT DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL RIWAYAT KURANG ENERGI KRONIS DAN ANEMIA SAAT MENYUSUI (THE RELATIONSHIP OF FOOD INTAKE, Fe AND FOLIC ACID SUPPLEMENTATION ON HEMOGLOBIN LEVEL IN PREGNANT WOMEN) Kusumawati, Indah; Indarto, Dono; Hanim, Diffah; Suminah, Suminah
Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan Vol 39, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/pgm.v39i2.5155.

Abstract

Pregnant women with past history of CED have a higher risk 2,76 times to suffer anemia than normal pregnant women. Fe and folic acid supplementation is one program to overcome iron deficiency anemia in the pregnant women in Boyolali but the incidence rate of anemia remains high (42,9%). This study was to analyze the relationship of food intake, Fe and folic acid supplementation on hemoglobin level in pregnant women with history of CED and anemia of breastfeeding women. This research study used analytic observation with cross sectional approach. The subject of 42 breastfeeding women with past history of CED and anemia in the third trimester of pregnancy in five public health centers in Boyolali. Data of supplementation and nutrient intake was obtained by interview. Nutritional status was determined using upper arm circumference and BMI. Hemoglobin level was measured by using cyanmethemoglobin method. Statiscally analyzed using correlation and multiple regression tests. The breastfeeding women had low food intake (<70% RDA) including macro and micro nutrients. Food intake and nutritional status in breastfeeding women negatively affected hemoglobin level in breastfeeding women (B=-0,005; p=0,040 and B=-0,134; p=0,016 respectively). Fe and folic acid supplementation in pregnant women  with CED and anemia significantly influenced hemoglobin level during breastfeeding (B=0,720; p=0,016). Completed supplementation of iron-folic acid in pregnant women with CED and anemia could increase 0,720 g/dL hemoglobin levels during breastfeeding.Ibu hamil dengan kurang energi kronis (KEK) berpeluang menderita anemia 2,76 kali dari pada ibu hamil normal. Suplementasi Fe dan asam folat merupakan salah satu cara mengatasi anemia defisiensi besi tetapi angka kejadian ibu hamil di Kabupaten Boyolali dengan anemia masih tinggi (42,9%). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan asupan makanan, suplementasi Fe dan asam folat dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil riwayat KEK dan anemia saat menyusui. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian 42 ibu menyusui dengan riwayat KEK dan anemia pada trimester III dari lima Puskesmas di Boyolali. Data suplementasi Fe dan asam folat serta asupan zat gizi diperoleh dengan wawancara. Status gizi ditentukan dengan LILA dan IMT. Kadar hemoglobin ditentukan dengan metode cyanmethemoglobin. Analisis statistik menggunakan uji korelasi dan multivariat regresi ganda. Hasil menunjukkan bahwa asupan energi, lemak, karbohidrat, zat besi dan asam folat pada ibu menyusui termasuk kategori defisit (<70% AKG). Asupan makanan dan status gizi ibu menyusui berhubungan negatif terhadap kadar hemoglobin saat menyusui (B=-0,005, p=0,040 dan B=-0,134, p=0,016). Suplementasi Fe dan asam folat pada ibu hamil riwayat KEK dan anemia berhubungan secara signifikan terhadap kadar hemoglobin saat menyusui (B=0,720, p=0,016). Dapat disimpulkan bahwa suplementasi Fe dan asam folat pada ibu hamil KEK dan anemia berpeluang menaikkan 0,720 g/dL kadar hemoglobin ibu saat menyusui.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENYUSUN RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS) MELALUI WORKSHOP DI KECAMATAN MOJOROTO KEDIRI Suminah, Suminah
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.297 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun ( RPS ) melalui Workhop se gugus PAUD VIII di TK Tribakti.  Artikel ini tergolong Penelitian Tindakan Sekolah   dengan   melibatkan 7 ( tujuh ) orang Kepala Sekolah dan masing masing mengajak 1 orang pengurus Komite dan 1 orang guru  yang belum mampu menyusun RPS secara maksimal. Penelitian dilakukan dengan dua siklus dengan masing masing terdiri atas empat tahapan yaitu : Perencanaan , Pelaksanaan, Obervasi dan Refleksi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui Workshop dapat meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun Rencana Pengembangan Sekolah (RPS ) yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Adapun aspek yang dinilai antara lain : Kelengkapan elemen RPS, (2) Kejelasan tujuan RPS, (3) Kelengkapan/kesesuaian program dengan tujuan RPS, (4) Kemanfaatan program, (5) Strategi Implementasi/ Pelaksanaan, (6) Propsal realistik dan dapat dicapai, (7) Kelayakan anggaran biaya, (8) Optimalisasi Sumber daya Sekolah, (9) Sustainbilitas / Kemampuan berkelanjutan dan (10) Pembuatan proposal dilkukan secara partisipatif. Berdasarkan hasil analisis pada masing masing siklus menunjukkan peningkatan Kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun RPS yakni : semakin banyaknya Kepala Sekolah yang mampu menyusun Rencana Pengembangan Sekolah ( RPS ) dari siklus I ke siklus II . Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan Workshop dapat meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah dalam menyususn RPS pada Kepala Sekolah se gugus  PAUD VIII di TK Tribakti Kecamatan Mojoroto kota Kediri
Peningkatan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa melalui Pendekatan Behavior Modification Suminah, Suminah; Gunawan, Imam; Murdiyah, Sri
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.05 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to improve learning achievement and student learning motivation through behavior modification approach in Class V Elementary School Laboratory State University of Malang (UM) Blitar City. This research was conducted using classroom action research method. This study was conducted with two cycles. Data collection techniques used in this study is tests and observations. Data were analyzed with descriptive statistics, i.e. calculating the mean and standard deviation. Furthermore, by using the formula stanfive data formulated with the frequency distribution table. Data analysis is by comparing the results of the scores obtained from Cycle I and Cycle II (data learning achievement and student learning motivation). Data analysis is analysis of variance of paired-samples t test formula with SPSS PASW Statistics 18. The result of research are: (1) student learning achievement through behavior modification approach included in good enough category; (2) the level of student’s learning motivation through behavior modification approach included in high enough category; and (3) there is improvement of learning achievement and student’s learning motivation through behavior modification approach in Class V Elementary School Laboratory of State University of Malang (UM) Blitar City. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa melalui pendekatan behavior modification di Kelas V SD Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) Kota Blitar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, yakni menghitung rerata dan deviasi standar. Selanjutnya dengan menggunakan rumus formula stanfive data disusun dengan tabel distribusi frekuensi. Analisis data yakni dengan membandingkan hasil skor yang diperoleh dari Siklus I dan Siklus II (data hasil belajar dan motivasi belajar siswa). Analisis data adalah analisis varians formula paired-samples t test dengan bantuan SPSS PASW Statistics 18. Hasil penelitian adalah: (1) tingkat hasil belajar siswa melalui pendekatan behavior modification termasuk dalam kategori cukup baik; (2) tingkat motivasi belajar siswa melalui pendekatan behavior modification termasuk dalam kategori cukup tinggi; dan (3) ada peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar siswa melalui pendekatan behavior modification di Kelas V SD Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) Kota Blitar.