Articles

Found 27 Documents
Search

MODEL PEMBERDAYAAN PETANI UBIKAYU MELALUI POLA KLASTER SISTEM AGRIBISNIS TERINTEGRASI DI KABUPATEN SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT Miftah, Himmatul
SEPA - Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : SEPA - Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The research was aimed at developing a society empowerment model through a cluster pattern. Empowerment was able to increase income through the optimization of farming resources to produce processed cassava products with high selling and added values. The model was developed by the integration of upstream and downstream agribusiness subsystems by using a cluster pattern that involved various components including farmers/farmer groups, processes in agribusiness system, and institutional system in cassava agribusiness in Sukabumi Regency.
MODEL PEMBERDAYAAN PETANI UBIKAYU MELALUI POLA KLASTER SISTEM AGRIBISNIS TERINTEGRASI DI KABUPATEN SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT Miftah, Himmatul; Syarbaini, Ahmad
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 2 (2014): February 2014
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jsepa.10.2.14142.298-304

Abstract

The  research  was  aimed  at  developing  a  society  empowerment  model through  a  cluster  pattern.    Empowerment  was  able  to  increase  income  through  the optimization  of farming resources to produce processed cassava products  with high selling and added values. The model was developed by the integration of upstream and  downstream  agribusiness  subsystems  by  using  a  cluster  pattern  that  involved various  components  including  farmers/farmer  groups,  processes  in  agribusiness system, and institutional system in cassava agribusiness in Sukabumi Regency.
ANALISIS PENGARUH LABEL HALAL DALAM TINGKAT PENJUALAN (Kasus Pada PT. Fast Food Indonesia, Tbk) Fauzi, Ahmad; Novita, Ita; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v1i2.787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses sertifikasi label halal, tingkat preferensi konsumen terhadap label halal, dan pengaruh label halal terhadap tingkat penjualan.Penelitian dilakukan di PT. Fast Food Indonesia pada bulan Juni 2007 – Februari 2008, di salah satu outlet yaitu KFC Padjajaran. Metode pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dan kuisioner secara langsung dengan pegawai perusahaan atau konsumen KFC secara sengaja (purposive). Metode analisa dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Atribut utama yang diperhatikan responden dalam memilih makanan yaitu label halal 51,66%, harga 33,33%, bentuk kemasan 6,66%, merek 5% dan ukuran 1,66%. Label halal berpengaruh signifikan terhadap kenaikan nilai penjualan PT. Fast Food Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji nilai tengah dan uji T-test terhadap harga penjualan yang dibandingkan sebelum mendapat sertifikasi halal dengan keadaan ketika sesudahmendapatkan sertifikasi halal yaitu 6,647 berbanding dengan 3,641 untuk uji nilai tengah dan 3, 16 dengan 1,812. Prosedur untuk mendapatkan sertifikasi halal relatif mudah dan tidak rumit dengan ketentuan semua persyaratannya telah dipenuhi. Jadi kekhawatiran produsen mengenai rumitnya prosedur sertifikasi halal tidak terbukti.Sistem Jaminan Halal terbukti mampu menjamin bahkan meningkatkan kualitas produk serta meningkatkan pertumbuhan penjualan produk KFC rata-rata 12,81% per tahun.Kata kunci: Label halal, Preferensi komsumen, Tingkat penjualan
ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK SAYURAN DAUN DI GIANT EKSTRA BOTANI SQUARE KOTA BOGOR. Yusdiarti, Arti; Miftah, Himmatul; Khairi, Yudrik
JURNAL AGRIBISAINS Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v4i1.1564

Abstract

Sayuran daun yang bersifat mudah rusak harus diberi perlakuan khusus oleh setiap pelaku rantai pasok agar tepat waktu, tepat kualitas dan tepat kuantitas Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi rantai pasok sayuran bayam, caisim, kangkung, lettuce head dan sawi putih  di Giant Ekstra Botani Square Kota Bogor. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif dengan pendekatan SCOR (Supply Chain Operation References).  Penelitian dilakukan di Giant Ekstra Botani Square. Metode pengambila`n data dilakukan dengan wawancara terhadap pihak Giant Ekstra dan supplier menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi rantai pasok sayuran daun di Giant Ekstra terdiri dari empat elemen yaitu struktur rantai, manajemen rantai, sumberdaya rantai dan proses bisnis rantai pasok. Struktur rantai pasok terdiri dari Giant Ekstra, supplier, dan petani. Pengelolaan manajemen, sumberdaya, dan proses bisnis sudah efektif hal ini terlihat dari fungsi pemasaran sudah dilakukan di tiap lembaga hanya beberapa fungsi yang tidak dilakukan oleh Giant Ekstra seperti pengemasan dan pengangkutan, sedangkan supplier dan petani tidak melakukan penyimpanan, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kinerja rantai pasok Giant Ekstra Botani Square Kota Bogor sudah efektif.Kata kunci : Kondisi Rantai Pasok, SCOR, Marjin Pemasaran
KOMPARASI MARGIN PEMASARAN DAN NILAI TAMBAH UBI KAYU ANTARA PETANI NON MITRA DENGAN PETANI MITRA Miftah, Himmatul; Habibi, Muhsin; Masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v1i1.182

Abstract

ABSTRAKPola pemasaran usahatani ubikayu dapat dilakukan melalui Pola Kemitraan dan Non Kemitraan, yang perlu dibandingkan perolehan keuntungannnya. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan margin margin pemasaran, farmer share dan nilai tambah. Pengumpulan data penelitian lapangan dilakukan Juli sampai Agustus 2012. Lokasi di Desa Bojongtipar Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi dan Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor. Metode sampling two stage cluster simple random sampling untuk petani non kemitraan dan Sensus petani mitra. Total responden 42 orang terdiri dari 30 petani non mitra dan 12 petani mitra. Responden untuk analisis pemasaran dua orang tengkulak. Responden untuk analisis nilai tambah adalah sebanyak dua orang non mitra dan satu pabrik kemitraan. Analisis Nilai tambah digunakan metode Hayami dan dibandingkannya dengan uji t. Nilai total margin pemasaran non mitra lebih tinggi daripada kemitraan, farmer share dan nilai tambah lebih besar pada usahatani kemitraan.Kata Kunci : Petani, Margin Pemasaran, Nilai Tambah
KINERJA RANTAI PASOK PRODUK SAYURAN DI KOTA BOGOR Miftah, Himmatul; Yusdiarti, Arti; Rivanda, Dean Riza
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Faculty of Agriculture, University of Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.796 KB) | DOI: 10.25157/ma.v5i1.1575

Abstract

Increasing in population, vegetable consumption levels and healthy lifestyle offer a big opportunities for the vegetables marketing. These opportunities need to be utilized to bring benefit for vegetable farmers. Profits can be achieved through the selection of a supply chain that favors farmers through a development model of vegetable supply chain in Bogor City.The purpose of this research is to analyze the components of supply chain system by vegetable farmers to traditional markets in terms of their supply chain performance. The vegetables analyzed were spinach, potato, tomato, and onion. Data obtained by survey and observation. The main respondents are farmers vegetable producers who sell to traditional markets, either directly or through intermediaries. Three retailers as respondents were chosen purposively in each vegetable at Bogor and Jambu Dua market. Other respondents are marketers and farmers who were chosen by the retailers (snowball sampling method). Data were analyzed to determine the supply chain performance through SCOR method. The results showed that the producers spinach and tomato supplied from the farmers nearby to Bogor City. While other vegetables like onions and potatoes were supplied from farmers in West Java and mid Java. All vegetables studied in their distribution through equalization process. Performance of traditional vegetable supply chain has not yet integrated consumer expectation and producers/ farmers in planning, procurement, production, distribution, return, and action. This unoptimal performance of vegetable supply chain in traditional markets reviewed from supply chain reliability, responsiveness, flexibility, and assets management of supply chain.
LABOR EMPLOYMENT AND UBIKAYU HEALTH REVENUE (Manihot esculenta Crantz) ON HOUSEHOLD FARMS REVENUE Miftah, Himmatul; Suryana, Dede; Yodfiatfinda, Yodfiatfinda
JURNAL PERTANIAN Vol 9, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.112 KB) | DOI: 10.30997/jp.v9i1.1152

Abstract

Increased cassava demand was not followed by an increase in farmer income. To cover the expenditures of households, farmers work in non-agricultural activities. The objective of this research is to analyze the level of household income and contribution of cassava farming to the total income of farm household. The research was conducted in Purabaya Village, Purabaya sub-district, Sukabumi district, conducted from April until June 2013. The location was chosen purposively by Simple Random Sampling of 36 farmers sample. Conclusion The average household income of peani is Rp. 5,721,639 per year or Rp. 476,800 per month. Cassava business income contribution of 59 percent, from non-cassava farming by 9 percent and outside farming ie trade and services 32 percent of total household income Rp 40,553,344, -
ANALISIS MARGIN dan STRATEGI PEMASARAN TOMAT DI PERUSAHAAN PACET SEGAR DESA CIHERANG KECAMATAN PACET KABUPATEN CIANJUR JAWA BARAT Miftah, Himmatul
JURNAL PERTANIAN Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.432 KB) | DOI: 10.30997/jp.v2i1.558

Abstract

The level of competition among suppliers of tomato is very tight. Furthurmore with the flood of imported products. In order to maintain continuity of its business, the company seeks to develop its business strategy. Research in fresh Pacet Company by analyzing internal and external factors known at the position of growth strategies through a strategy of concentration by implementing horizontal integration strategies or stability. This strategy is supported by the analysis of marketing margins in order to strengthen the companys strategy in gaining a profit.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI SAPI POTONG Parlindungan, Muhammad Dapot; Yoesdiarti, Arti; Miftah, Himmatul
JURNAL PERTANIAN Vol 8, No 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.459 KB) | DOI: 10.30997/jp.v8i2.1057

Abstract

Analisis kelayakan peningkatan kapasitas produksi sapi potong ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial peningkatan usaha yang akan dilakukan oleh CV Lembu Mas. CV Lembu Mas bertujuan untuk meningkatkan usaha penggemukan sapinya dari 31 ekor per tahun menjadi 501 ekor per tahun. Penelitian dilaksanakan di  CV Lembu Mas (Kelurahan Kedaung Kecamatan Sawangan Kota Depok Jawa Barat) mulai dari September sampai dengan November  2016.  Analisis finansial dilakukan untuk mengetahui kelayakan usaha yaitu besar manfaat (benefit) dan besar biaya dalam usaha ini, yang dianalisis menggunakan analisis finansial, yang terdiri dari struktur biaya dan analisis cashflow dengan kriteria NPV, Payback period. Hasil NPV yang diperoleh NPV > 0 = 789.314.098. Kriteria Laba-Rugi peningkatan kapasitas produksi memperoleh keuntungan pada tahun pertama sebesar Rp 128.440.450, tahun kedua sampai tahun kelima memperoleh keuntungan  sebesar : Rp 209.408.450. Kriteria R/C Ratio diperoleh 1,1 pada tahun petama dan 1,2 pada tahun kedua sampai tahun kelima. Berdasarkan kriteria payback period yang diperoleh lebih cepat dari umur bisnis, yaitu 1 tahun 11 bulan. Berdasarkan aspek finansial, peningkatan kapasitas produksi dikatakan layak untuk dijalankan.KATA KUNCI: analisis kelayakan, sapi potong, pengembangan usaha.  FINANCIAL FEASIBILITY STUDY OF BEEF PRODUCTION CAPACITY EXPANSION ABSTRACTThis study was aimed to analyze the feasibility of production expansion of beef at CV Lembu Mas, Depok. CV Lembu Mas intended to expand their beef production, from 31 beef to 51 beef. The study was conducted at CV Lembu Mas from September to November 2016. Financial analysis was done to assess the benefit and the cost in this business and consisted of  cost structure and cash flow analyzes using NPV and Payback Period parameters. Results showed that the NPV was NPV > 0 = Rp 789.314.098.  With profit-loss parameter, it was shown that the first year profit was Rp 128.440.450 and in year 2 to 5, the profit was Rp 209.408.450,-.  The R/ C ratios were 1.1 in the first year and 1.2 in year 2 to 5.  Payback period was 1 year 11 months, shorter than the age of the business.  Based on the results of financial and non financial analyzes, it was concluded that the expansion of production capacity was feasible.  
PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DALAM PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) DI KECAMATAN BOGOR BARAT KOTA BOGOR Masithoh, Siti; Miftah, Himmatul; Aina, Ana
JURNAL AGRIBISAINS Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v2i1.766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program kawasan rumah pangan lestari (KRPL) secara konsep maupun praktek, mengetahui tingkat partisipasi serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi serta berhubungan dengan tingkat partisipasi. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari 2014. Analisis yang digunakan adalah analisis korelasi Rank Spearman. Tahapan partisipasi anggota KWT dalam Program KRPL dibagi kedalam empat tahapan yaitu : tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap manfaat dan tahap evaluasi. Hasil penelitian dari 55 responden menunjukan bahwa tingkat partisipasi termasuk tinggi dengan jumlah skor 6443 dengan rataan skor 2,62. Tetapi didalam empat tahapan itu beragam hasilnya yaitu dalam tahap perencanaan partisipasi sedang, tahap pelaksanaan partisipasi tinggi, tahap manfaat partisipasi sedang dan tahap evaluasi partisipasi tinggi. Faktor-faktor yang berhubungan nyata dengan tingkat partisipasi adalah dukungan keluarga, ketersediaan sarana dan prasarana dan tingkat pendidikan. Faktor yang berhubungan paling kuat adalah dukungan keluarga dengan nilai korelasi 0,635. Kata kunci : Tingkat partisipasi, Wanita tani, Pekarangan, dan Faktor pengaruh partisipasi.