Articles

Found 5 Documents
Search

KAJIAN KUALITAS AIR LIMBAH PENAMBANGAN EMAS SEBAGAI AKIBAT PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN (PETI) Putri, Gusliani Eka; Fitri, Wiya Elsa; Arman, Eliza; Roza, Shelvy Haria
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 7, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/781220162017%p1

Abstract

Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) dapat merusak lingkungan karena proses penambangan skala kecil mengeluarkan limbah merkuri dengan kadar yang tinggi ke perairan sebab para penambang menggunakan metoda amalgamasi dalam proses pendulanagan emas. Penggunaan amalgamator raksa dalam proses pendulangan emas mengahsilkan limbah merkuri yang tinggi akan tetapi perolehan emas sedikit. Hal ini tentu akan berakibat buruk pada lingkungan dan masyarakat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan desain penelitian menggunakan cross sectional. Sampel penelitian di dapatkan di kawasan penambangan emas di Desa Talakiak, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Dalam penelitian dianalisa kualitas alir limbah dengan parameter kekeruhan, zat padat terlarut, zat tersuspensi, Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), DO (Dissolved Oxygen) dan kadar Merkuri (Hg). Hasil parameter tersebut menunjukkan kekeruhan, zat padat terlarut, zat tersuspensi, BOD, COD, DO yang tinggi pada semua titik sampel. Hasil tersebut menunjukan bahwa kualitas air lembah penambangan sudah tercemar. Hasil tersebut diperkuat dengan uji kandungan merkuri tiap sampel juga diatas ambang batas toleransi kadar merkuri dalam air yaitu 0,001 mg/L.Kata Kunci : Kadar Merkuri (Hg), penambangan emas, parameter kimia
PENGEMBANGAN DOSIS PEMBERIAN SERBUK KERING JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum) TERHADAP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 arman, eliza
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 8, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/882220172017%p1

Abstract

Zingiber officinale var. rubrum atau yang lebih dikenal dengan nama jahe merah adalah salah satu obat tradisional yang banyak digunakan untuk pengobatan diabetes melitus tipe 2. Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit dengan prevalensi tertinggi di dunia termasuk Indonesia. Tujuan penelitin ini  adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian serbuk kering jahe merah (Zingiber Officinale var. Rubrum) terhadap pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian dilakukan di Puskesmas Andalas Padang dengan jumlah pasien 33 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 16 orang  kontrol dan 17 orang perlakuan. Kelompok perlakuan akan diberikan sebuk kering jahe merah sebanyak 1,5 gram sehari dengan aturan pakai 2 kali  1 kapsul sehari dengan Metformin 500 mg sehari sedangkan kelompok kontrol menggunakan terapi Metformin 500 mg. Kedua kelompok akan dilakukan uji pretes dan postes glukosa darah puasa, glukosa darah 2 jam postprandial dan glukosa darah acak. Setelah dilakuan Uji T independen didapatkan hasil tidak terdapat pengaruh pemberian serbuk kering jahe merah dengan berat 1,5 gram sehari terhadap glukosa darah puasa dan glukosa darah 2 Jam postprandial. Peneliti   selanjutnya disarankan untuk mengekstrak zat aktif yang terdapat dalam jahe merah.
Gambaran Karakteristik Odha Berdasarkan Lingkungan Di Minangkabau Tahun 2018 HANDAYANI, SRI; ARMAN, ELIZA; AGELICA, INGE
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i1.97

Abstract

Ranah Minang (Provinsi Sumatera Barat) berada pada posisi ke 8 dari 34 provinsi dengan case rate sebesar 18,8 yang berada diatas case rate nasional (17,2). Minang merupakan suku yang berfalsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi kitabullah atau adat yang didasarkan/ditopang oleh syariat agama Islam yang berarti bahwasanya dalam kebudayaan minang kabau norma – norma yang ada dibuatkan berpedoman kepada syariat agama islam yang dianut oleh mayoritas orang minangkabau. Agama islam dalam kitabnya mengharamkan kegiatan zina Seperti LGBT, pengkonsumsian alkohol dan narkoba yang merupakan salah satu media penularan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah  untuk melihat gambaran karakteristik ODHA berdasarkan lingkungan di Ranah Minang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian di lakukan di Ranah Minang (Provinsi Sumatera Barat). Data dikumpulkan melalui penyebaran koesioner dengan mengunakan teknik quota sampling dengan jumlah sampel 28 ODHA. Data dianalisis secara univariat menggunakan komputer dengan aplikasi SPSSHasil penelitian diperoleh pada lingkungan yang berisiko  yaitu peran teman sejawat yang berisiko sebanyak 96, 4 % pada kasus, Peranan keluarga yang berisiko sebanyak 60,7 %, dan peranan Peranan pemangku adat yang berisiko sehingga dapat mengakibatkan kejadian HIV/ AIDS pada kasus sebanyak 60,7 %.Masih tingginya perilaku berisiko bagi ODHA baik dari segi lingkungan baik dari penan teman sebaya, keluarga maupun peran ninik mamak. Diharapkan lingkungan sekitar ODHA termasuk dalam hal yang penting dalam penanganan kejadian HIV/ AIDS ini di Ranah minang.
Pengaruh kompres hangat jahe merah (Zingiber Officinale Rosc) terhadap rasa nyeri pada pasien Rheumathoid Arthritis Arman, Eliza; Yanti, Etri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 10, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.544 KB) | DOI: 10.30633/jkms.v10i1.304

Abstract

ABSTRAKRheumatoid Arthritis adalah suatu penyakit autoimun dimana persendian mengalami peradangan, sehingga terjadi pembengkakan, nyeri dan seringkali akhirnya menyebabkan kerusakan bagian dalam sendi, salah satu upaya untuk mengurangi rasa nyeri artritis rheumatoid yaitu dengan kompres jahe merah yang kandungan minyak atsirinya melancarkan peredaran darah dan peradangan sendi.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kompres jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri artritis rheumatoid di wilayah kerja puskesmas siulak deras. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen one-group pretest-posttets design dengan menggunakan rumus acak random sederhana dengan sampel sebanyak 16 orang bertempat diwilayah kerja Puskesmas Siulak Deras, pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dengan penilaian hasil ukur menggunakan numeric Analog Visual (NAV). Rata-Rata intensitas nyeri pretest kompres jahe merah 6,88 dan posttest 3,94. Hasil penelitian ini didapatkan perbedaan intensitas nyeri artritis rheumatoid pretest dan posttest dilakukan kompres jahe. Ini dibuktikan dengan uji t-test didapat nilai t yang signifikan = 0,000. Dapat disimpulkan bahwa kompres jahe merah berpengaruh terhadap intensitas nyeri artritis rheumatoid dan dapat dilanjutkan sebagai intervensi yang dapat dilakukan secara mandiri oleh penderita artritis rheumatoid. Diharapkan kepada masyarakat untuk dapat mengolah jahe sebagai obat alternatif nyeri reumatoid arthritis.Kata Kunci    : Arthritis  Rheumatoid, Intensitas Nyeri, Kompres Jahe. Effect of warm red ginger compress (Zingiber Officinale Rosc) on pain in patients Rheumathoid Arthritis Rheumatoid Arthritis is an autoimmune disease which the joints become inflamed, resulting in swelling, pain and often ultimately causing joint damage, one of which attempts to reduce the pain of rheumatoid arthritis is by compressing the red ginger with its essential oil content in blood circulation and joint inflammation. This research aims to see the effect of red ginger compress on the decrease in the intensity of rheumatoid arthritis pain in the working area of siulak deras community health center. This research used one-group pretest-posttet design method simple random sampling method with 16 samples in the working area of Siulak Deras Community Health Center, collecting data through interview with measuring result using numerical Analog Visual (NAV). Mean intensity pain pretest compress red ginger 6.88 and posttest 3.94. The results of this research found differences in the intensity of rheumatoid arthritis pain pretest and posttest done compress ginger. It’s evidenced by the test t-test obtained significant t value = 0.000.  It can be concluded that the compression of red ginger affects the intensity of rheumatoid arthritis pain and can be continued as an intervention that can be done independently by rheumatoid arthritis patients. It is hoped that people can get ginger as an alternative medicine for rheumatoid arthritis pain. Keywords: Rheumatoid Arthritis, Pain Intensity, Ginger Compress.
EFEKTIFITAS MASSASE PUNGGUNG DAN KAKI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Yanti, Etri; Rahayuningrum, Dwi Christina; Arman, Eliza
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 10, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.065 KB) | DOI: 10.30633/jkms.v10i1.305

Abstract

ABSTRAKHipertensi adalah tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya lebih dari 90 mmHg. Hipertensi berada pada peringkat 1 dari 10 penyakit lainnya dengan jumlah penderita hipertensi sebanyak 1.589 orang di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Hipertensi disebabkan oleh beberapa faktor seperti usia, genetik, lingkungan. Penanganan hipertensi dapat dilakukan secara nonfarmakologi yaitu dengan terapi masase punggung dan masase kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas masase punggung dan kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Jenis penelitian ini yaitu Quasi Exsperiment, post test control grup design. Jumlah sampel sebanyak 16 orang penderita hipertensi, 6 orang perlakuan masase punggung,  6 orang perlakuan masase kaki dan 6 orang  kontrol yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pemberian  masase dilakukan selama  7 hari berturut-turut dan pengukuran telkanan darah dilakukan pada hari ke 8. Data diolah dengan komputerisasi dengan analisa univariat mengguanakan mean dan analisa bivariat menggunakan uji T independen dengan tingkat kepercayaan 95%(α=0,05). Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Agustus – 4 September 2018. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan rata-rata tekanan darah penderita hipertensi pada kelompok perlakuan masase punggung 147,50/92,00 mmHg. Rata-rata tekanan darah pada kelompok masase kaki yaitu dengan 127,50/76,25 mmHg. Tekanan darah pada kelompok kontrol 155,12/93,88 mmHg Hasil analisa bivariat didapatkan ada pengaruh masase punggung dengan nilai sistole p=0,000, diastole p= 0,001 . dan rata-rata tekanan darah pada kelompok masase kaki sistole dengan nilai p= 0,001 dan diastole dengan nilai p =0,000.Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah pemberian masase kaki lebih efektif dari pada dan masase punggung dilihat dari nilap value diastolenya terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya perawat agar menerapkan terapi non farmakologi khususnya masase punggung dan masae kaki antihipertensi sebagai tindakan mandiri perawat untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kata Kunci : Hipertensi, massase kaki      THE EFFECT OF GIVING BACK MASSAGE ON BLOOD PRESSURE IN PATIENTS OF HYPERTENSION IN THE WORKING AREA OF ANDALAS PADANG HEALTH CENTER ABSTRACT Hypertension is persistent blood pressure where the systolic pressure is above 140 mmHg and the diastolic pressure is> 90 mmHg. Hypertension is caused by several factors such as age, genetic, environment. Handling of hypertension can be done non-pharmacologically by foot massage therapy with fragrant citronella oil. The aims of this study is to know defoimine the effect of foot massage with fragrant cf citronella oil.This type of research is Quasi Exsperiment, post test control group design. The total sample of  16 people with hypertension, 8 treatment groups, 8 control groups were taken by purposive sampling technique. Data were processed by computerization with univariate analysis using descriptive statistics and bivariate analysis using independent T test with a 95% confidence level (≤ = 0.05). This research was conducted on August 28 to September 4. Based on the results of the study, obtaimed the average blood pressure of hypertensive patients in the treatment group namely 127.50 mmHg systolic and 76.25 mmHg diastolic and mean of blood pressure in to the control group with 142.50 systolic and 92.50 mmHg diastolic, there was an effect  foot massage with fragrant citronella oil, with p = systolic 0,001 and diastolic 0,000 (p≤0,05).The conclusion of the results of this study is the effect of administering foot massage with fragrant citronella oil on blood pressure in patients with hypertension. It is expected that health workers, especially nurses, should include non-pharmacological therapies, especially foot massage with fragrant lemongrass oil as antihypertensive as an independent action for nurses to reduce blood pressure.Keywords            : Hypertension, foot massage with fragrant citronella oil