p-Index From 2015 - 2020
0.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal WARTA Jurnal Kesehatan
Isnaini Herawati, Isnaini
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

IbM TUNA NETRA SUDARNO DAN SUPARDIONO DI KARANGANYAR Herawati, Isnaini; Wahyuni, Wahyuni
WARTA WARTA Volume 18, Nomor 2, September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Today, a massage parlors have developed, including massage parlors by blind people. In Karanganyar, there are 9 massage parlors done by blind people under PERTUNI (Society for the Blind Indonesia), and the number was not included in the outposts or sub-districts in Karanganyar. There are two business units that will be a partner, namely Mr. Sudarno and Mr. Supardiono. This community service aims to increase the number of customers and to improve the quality of the Blind Massage services Sudarno and Supardiono. Activities that have been implemented are: the observation of the partners’ needs, fulfilling the needs of  partners, training on massage and aromatherapy, and improve promotional partner with signboards at strategic places. Partner 1 already has 3 pieces adequate massage booths, even one cubicle equipped with air conditioning. The first partners are still in need of help for marketing. Partner 2 requires repair his massage booths so as to provide convenience for customers.
PENGARUH PEMBERIAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PADA PEMAIN FUTSAL DI MALEO FUTSAL MAGETAN Romadhoni, Dea Linia; Herawati, Isnaini; Pristianto, Arif
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurnal kesehatan.v11i1.7004

Abstract

VO2max merupakan kemampuan olah daya aerobic terbesar yang dimiliki seseorang. Hal ini ditentukan oleh jumlah zat asam (O2) yang paling banyak dapat dipasok oleh jantung, pernapasan pada setiap menitnya. Dengan faktor-faktor yang mempengaruhi berupa usia, jenis kelamin, ras dan gen, keadaan latihan, tekanan darah dan denyut jantung. VO2max dapat diukur menggunakan bleep test. Program fisioterapis yang diberikan pada pemain futsal dalam meningkatkan VO2max antara lain adalah Circuit Training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian circuit training terhadap peningkatan VO2max. Metode penelitian ini menggunakan quasi-experiment dengan desain penelitian pre and post test with control group design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 orang. Uji statistik menggunakan wilcoxon test dengan hasil didapat ada pengaruh pemberian circuit training terhadap peningkatan VO2max pada pemain futsal dengan nilai p =? 0,01 (< 0,05). Sedangkan untuk uji beda pengaruh didapatkan nilai p =? 0,02 (< 0,05). Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian circuit training terhadap peningkatan VO2max.
Hubungan Frekuensi Senam Aerobik dan Asupan Kolesterol terhadap Kadar Kolesterol Darah Wanita Usia Subur di Pusat Kebugaran Syariah Agung Fitnes Makamhaji Ayu, Annissa Mustika; Mutalazimah, Mutalazimah; Herawati, Isnaini
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v10i2.5536

Abstract

Aktivitas fisik dan asupan makan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kadar kolesterol darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara frekuensi senam aerobik dan asupan kolesterol terhadap kadar kolesterol darah wanita usia subur di Pusat Kebugaran Syariah Agung Fitnes Makamhaji. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 37 orang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Data frekuensi senam aerobik didapatkan melalui wawancara, data asupan kolesterol didapatkan melalui food recall 24 jam sebanyak 4 kali, dan data kadar kolesterol didapatkan dengan pemeriksaan darah di laboratorium. Analisis menggunakan uji statistik pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar frekuensi senam aerobik responden kurang (43,2%).? Sebagian besar responden memiliki asupan kolesterol yang kurang (54,1%). Responden yang memiliki kadar kolesterol yang normal sebesar (62,2%). Responden dengan frekuensi senam yang baik memiliki kadar kolesterol yang normal lebih tinggi (100%) dibandingkan dengan frekuensi senam yang kurang hanya (12,5%).? Responden dengan asupan kolesterol yang cukup memiliki kadar kolesterol normal lebih tinggi yaitu (69,2%) dibandingkan dengan asupan kolesterol yang lebih yaitu (58,3%). Ada hubungan frekuensi senam aerobik dengan kadar kolesterol (p=0,00), tidak ada hubungan asupan kolesterol terhadap kadar kolesterol darah (p=0,86).
IbM TUNA NETRA SUDARNO DAN SUPARDIONO DI KARANGANYAR Herawati, Isnaini; Wahyuni, Wahyuni
WARTA WARTA Volume 18, Nomor 2, September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v18i2.1947

Abstract

Today, a massage parlors have developed, including massage parlors by blind people. In Karanganyar, there are 9 massage parlors done by blind people under PERTUNI (Society for the Blind Indonesia), and the number was not included in the outposts or sub-districts in Karanganyar. There are two business units that will be a partner, namely Mr. Sudarno and Mr. Supardiono. This community service aims to increase the number of customers and to improve the quality of the Blind Massage services Sudarno and Supardiono. Activities that have been implemented are: the observation of the partners? needs, fulfilling the needs of  partners, training on massage and aromatherapy, and improve promotional partner with signboards at strategic places. Partner 1 already has 3 pieces adequate massage booths, even one cubicle equipped with air conditioning. The first partners are still in need of help for marketing. Partner 2 requires repair his massage booths so as to provide convenience for customers.