Sri Muliati Abdullah, Sri Muliati
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

HARAPAN ORANGTUA YANG TIDAK REALISTIS DAN TINDAK KEKERASAN FISIK TERHADAP ANAK Agustin, Ika; Abdullah, Sri Muliati
Indigenous Vol.11, No.1, Mei 2009
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan orangtua yang tidak realistis dengan tindak kekerasan fisik terhadap anak. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara harapan orangtua yang tidak realistis dengan tindak kekerasan fisik terhadap anak. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 38 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Tindak Kekerasan Fisik dan Skala Harapan Tidak Realistis. Hasil analisis korelasi menunjukkan rxy = 0,378 (p<0,05), berarti hipotesis diterima. Prosentase kontribusi variabel harapan tidak realistis terhadap peningkatan tindak kekerasan fisik sebesar sebesar 14,3%,. dan 85,7% dipengaruhi oleh faktor lain seperti tekanan ekonomi, kesepian, usia orangtua, pendidikan atau pelatihan, stres, pernah menyaksikan atau menjadi korban kekerasan semasa kanak-kanak, dan harga diri.
Dukungan Teman Sebaya dan Kematangan Karier Mahasiswa Tingkat Akhir Hendayani, Novia; Abdullah, Sri Muliati
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.58 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v6i1.5189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan teman sebaya dengan kematangan karier pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas “X”. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara dukungan teman sebaya dengan kematangan karier pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas “X”. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir Universitas “X”yang berada pada semester 7 ke atas dan berusia antara 21-24 tahun sebanyak 110 subjek. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kematangan karier sebanyak 29 aitem dan skala dukungan teman sebaya sebanyak 29 aitem yang dikonstruksikan dengan model penskalaan Likert. Hasil penelitian dianalisis dengan teknik korelasi product moment dengan bantuan program SPSS 16.0. Hasil korelasi r = 0,545 dan taraf signifikansi p = 0,000 dimana p ˂ 0,05 hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara dukungan teman sebaya dengan kematangan karier pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas “X”. Dukungan teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 29,7% terhadap kematangan karier, sedangkan 70,3% diberikan oleh faktor lain. Kata kunci : Kematangan Karier, Dukungan Teman Sebaya, Mahasiswa Tingkat Akhir This study aims to determine the relationship between peer support and career maturity in the final grade students at the “X” University. The hypothesis proposed is that there is a positive relationship between peer support and career maturity in the final grade students at “X” University. The subject of this research is the final level of the University of “X”which is in the 7th and above semester and aged between 21-24 years as many as 110 subjects. Measuring tools used in this study is the scale of career maturity as much as 29 item and peer support scale of 29 item constructed with Likert scaling model. The results were analyzed by product moment correlation technique with SPSS 16.0 program. The result of correlation r = 0,545 and significance level p = 0,000 where p ˂ 0,05 this indicates that there is positive relation between peer support with career maturity at final level student at “X” University. Peer support provides 29.7% effective contribution to career maturity, while 70.3% is given by other factors. Keywords : Career Maturity, Peers Support, Final Year Students
HARGA DIRI DAN KEMATANGAN KARIER PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Purnasari, Kristiana Dwi; Abdullah, Sri Muliati
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 20, No 1: Februari 2018
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.806 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v20i1.633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kematangan karier pada mahasiswa S1 tingkat akhir di Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara harga diri dengan kematangan karier pada mahasiswa S1 tingkat akhir. Subyek penelitian ini yaitu mahasiswa S1 tingkat akhir di Yogyakarta, dengan usia 21-24 tahun dengan jumlah 101 orang. Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode skala yakni skala Harga Diri dan skala Kematangan Karier. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan nilai r = 0,628 (p<0.05). Berdasarkan hasil korelasi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara harga diri dengan kematangan karier pada mahasiswa S1 tingkat akhir di  Yogyakarta, sehingga hipotesis yang diajukan dapat diterima. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa variabel harga diri memberikan sumbangan sebesar  R2 = 0,394 atau 39,4% terhadap kematangan karier dan 60,6% dipengaruhi oleh faktor lain.
KEMANDIRIAN ANAK DITINJAU DARI JENIS HOMESCHOOLING Risnandini, Yunita; Abdullah, Sri Muliati
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 17, No 1: Februari 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.103 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v17i1.683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian anak ditinjau dari jenis homeschooling. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan kemandirian anak ditinjau dari jenis homeschooling.  Kemandirian anak dengan homeschooling tunggal lebih tinggi dari pada anak dengan homeschooling komunitas. Subjek penelitian adalah anak duduk di kelas 4, 5, dan 6 SD, sebanyak 26 orang yang terdiri dari 14 orang anak homeschooling komunitas dan 12 orang anak homeschooling tunggal , yang berada di lembaga belajar homeschooling primagam dan homeschooling Kak Seto. Alat pengumpul data menggunakan skala yaitu skala Kemandirian Anak. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik kompratif dengan menggunakan independent sampel t-tes. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh koefisien perbedaan kemandirian antara anak dengan homeschooling tunggal dan anak dengan homeschooling komunitas sebesar 2,505; p < 0,05 dengan rerata kemandirian anak homeschooling tunggal sebesar 105,58 dan rerata anak homeschooling komunitas sebesar 94, artinya kemandirian pada anak homeshooling tunggal lebih tinggi di pandingkan anak yang homeschooling komunitas.
DINAMIKA RESILIENSI REMAJA DENGAN KELUARGA BROKEN HOME Detta, Berna; Abdullah, Sri Muliati
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 19, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.279 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i2.600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dinamika resiliensi remaja dengan keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, responden utama dalam penelitian ini sebanyak dua orang dengan karateristik sebagai berikut : orang tua kandung bercerai serta ayah menikah lagi sebanyak 3 kali dan pertengkaran orang tua yang terus-menerus sehingga memberikan dampak yang negatif pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memperlihatkan dinamika resiliensi cenderung sama, yaitu terbentuknya kemampuan resiliensi berdasarkan proses belajar individu dari permasalahan yang dihadapi, kemampuan individu untuk melakukan evaluasi setiap tindakan yang dilakukan dan segi spritual yaitu mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman kehidupan. Sementara itu subyek yang memiliki kemampuan optimis dan efikasi diri yang belum baik, hal ini disebabkan proses belajar individu untuk menghadapi permasalahan yang masih berkembang, ketakutan individu mengenai pengalamannya tentang keluarga broken home menyebabkan kesulitan individu untuk memiliki kemampuan optimisme dan efikasi dengan baik, hal ini menyebabkan remaja cenderung ragu-ragu dengan kemampuan dirinya, berpikir bahwa permasalahan yang dihadapinya akan terjadi hingga di masa depan.
Career Self-Efficacy Dan Kesiapan Kerja Pada Mahasiswa Semester Akhir Baiti, Rizki Diah; Abdullah, Sri Muliati; Rochwidowati, Novia Sinta
Jurnal Psikologi Integratif Vol 5, No 2 (2017): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.892 KB) | DOI: 10.14421/jpsi.2017.%x

Abstract

This study aims to determine the relationship between career self-efficacy with the readiness of work in the last semester students. The hypothesis proposed is that there is a positive relationship between career self-efficacy and job readiness. Subjects in this study were last semester students of “X” University Yogyakarta with the whole subject 110. Methods of data collection using the scale of Work Readiness and scale Career Self Efficacy. Results of analysis with product moment correlation test obtained (rxy) of 0.772 (p = 0.000). This shows that there is a positive relationship between career self-efficacy with the readiness of work in the last semester students, so the hypothesis proposed in this research is acceptable. Higher the career self-efficacy followed higher the readiness of work in the final semester students. On the contrary, lower the career self-efficacy followed lower the readiness of work on the last semester students. Coefficient of determination (R2) of 0.60 means that the career self-efficacy variable in this study is able to contribute 60% to the readiness of work to the last semester students. This at once confirms the influence of other variables that are not examined in this study by 40%.
Social Cognitive Theory : A Bandura Thought Review published in 1982-2012 Abdullah, Sri Muliati
PSIKODIMENSIA Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psidim.v18i1.1708

Abstract

This article was about reviewing ten of Albert Bandura's scientific works on Social Cognitive Theory published in journals, textbooks, and handbooks. Bandura has elaborated the social learning process with cognitive and behavioral factors that influence a person in the social learning process. The main identity of social cognitive theory was the introduction of the concept of human agency and the concept of triadic reciprocal determinism. Human agency has the meaning that human beings have the capacity to direct themselves through control over the thinking process, motivation and self-action. In the triadic model reciprocal determinism was discussed about the causes of reciprocal consequences of behavior, cognition and other personal factors, and environmental influences, in interacting interactions with one another. In addition to the above concept, Bandura also put forward on self efficacy. Self-efficacy perception occupies an important role in the causal structure of cognitive social theory because efficacy beliefs affect human ability to adapt to change, individually or collectively.
HARAPAN ORANGTUA YANG TIDAK REALISTIS DAN TINDAK KEKERASAN FISIK TERHADAP ANAK Agustin, Ika; Abdullah, Sri Muliati
Indigenous Vol.11, No.1, Mei 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v11i1.1627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan orangtua yang tidak realistis dengan tindak kekerasan fisik terhadap anak. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara harapan orangtua yang tidak realistis dengan tindak kekerasan fisik terhadap anak. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 38 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Tindak Kekerasan Fisik dan Skala Harapan Tidak Realistis. Hasil analisis korelasi menunjukkan rxy = 0,378 (p<0,05), berarti hipotesis diterima. Prosentase kontribusi variabel harapan tidak realistis terhadap peningkatan tindak kekerasan fisik sebesar sebesar 14,3%,. dan 85,7% dipengaruhi oleh faktor lain seperti tekanan ekonomi, kesepian, usia orangtua, pendidikan atau pelatihan, stres, pernah menyaksikan atau menjadi korban kekerasan semasa kanak-kanak, dan harga diri.
Career Decision Making in College Students Abdullah, Sri Muliati
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v8i1.1192

Abstract

This study aims to assess the problem of the student's career decision making. The assessment focused on student decisions that are taken on issues that netted a career in the study of student career readiness and maturity. Retrieving data using the theme documentation studies 642 career counseling college graduate job seekers (Fresh graduate) and of note other researchers who have an interest in the study of career. From the results of scrutiny of the results of the study, researchers chose to study the career decision making as the most critical issue that needs to be studied. Students need to understand the problem of why they need education and work after graduation, find and use information, look for an alternative, choose a destination and make a plan.