Rahmat Ramadhani, Rahmat
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTASI DIGITAL ASSET MANAGEMENT SYSTEM PADA WEB PORTAL KARYA SISWA JURUSAN MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 1 MARTAPURA Ramadhani, Rahmat; Faisal, Muhammad Reza; Nugroho, Radityo Adi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v2i1.18

Abstract

Student Works Web Portal Of Multimedia Department In Smk Negeri 1 Martapura is a web portal implementing Digital Asset Management System. This web portal built based by the works of the students who had only used the DVD, in which each store one of his students in a single DVD. This causes problems especially in the limited physical storage space and search work takes a long time. With the waterfall method, built a student works web portal to save the works of the students in the form of digital media. A DAM system is built on a central repository that facilitates the storage, organization, retrieval, use and reuse of digital files. The results of the construction of the web portal is known that there is a significant speed difference between the old system to the new system, the new system can be said to be faster than the old system. In addition, the new system can be seen consuming less physical space than the old system. Based on research conducted, it can be concluded that by implementing the DAM system, the search speed for work can be improved and storage of work can be saved. Keywords: Web Portal, Work, Multimedia, Digital Asset Management, Digital Media. Web Portal Karya Siswa Jurusan Multimedia SMK Negeri 1 Martapura merupakan web portal yang menerapkan Digital Asset Management System. Web portal yang dibangun dilatar belakangi oleh penyimpanan data karya-karya para siswa yang selama ini hanya menggunakan DVD, dimana setiap siswa menyimpan satu karyanya dalam satu DVD. Hal ini menyebabkan masalah terutama pada terbatasnya ruang penyimpanan secara fisik serta pencarian karya yang memerlukan waktu lama. Dengan metode waterfall, dibangunlah sebuah web portal karya siswa yang secara spesifik menyimpan karya-karya para siswa dalam bentuk media digital. Sebuah sistem DAM dibangun di atas repositori pusat yang memfasilitasi penyimpanan, organisasi, pengambilan, pemanfaatan dan penggunaan kembali file digital. Hasil dari dibangunnya web portal tersebut diketahui bahwa terdapat perbedaan kecepatan yang signifikan antara sistem lama dengan sistem baru, sistem baru dapat dikatakan lebih cepat dibanding sistem lama. Selain itu, dapat dilihat sistem baru memakan ruang fisik yang lebih sedikit dibanding sistem lama. Berdasarkan penelitan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan DAM system, kecepatan pencarian karya dapat ditingkatkan dan penyimpanan karya dapat dihemat. Kata kunci: Web Portal, Karya, Multimedia, Digital Assets Management, Media digital.
Penanggulangan Kejahatan Terhadap Tanah Ramadhani, Rahmat
EDUTECH Vol 2, No 2 (2016): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EDUTECH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.984 KB)

Abstract

Abstrak Munculnya kejahatan terhadap tanah menunjukan bahwa pada dasarnya pembidangan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) pada dasarnya tidak hanya terbatas pada aspek Hukum Perdata dan Hukum Administrasi Negara saja melainkan juga meliputi Hukum Pidana. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan angka Sengketa, Konflik dan Perkara yang tengah terjadi di Indonesia. Kejahatan terhadap tanah adalah kejahatan yang dilakukan tehadap dan berhubungan dengan hak-hak atas tanah sebagaimana termaktub dalam Pasal 16 jo. Pasal 53 UUPA. Berdasarkan waktu terjadinya, kejahatan terhadap tanah dapat terjadi pada saat; 1) Saat Pra-Perolehan, 2) Menguasai Tanpa Hak dan 3) Mengakui Tanpa Hak. Upaya penanggulangan kejahatan terhadap tanah dapat dilakukan berupa tindakan; 1). Pre-emtif, 2). Pereventif dan 3). Refresif. Point terpenting sebagai saran untuk mengantisipasi peluang terjadinya kejahatan terhadap tanah adalah agar masyarakat sesegera mungkin melakukan pendaftaran atas tanah-tanah yang secara sah dan nyata dikuasai oleh yang berangkutan kepada institusi yang berwenang (BPN) guna mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah serta memperkecil kemungkinan terjadinya tindak kejahatan terhadap tanah. Kata Kunci: Penanggulangan, Kejahatan, Hak Atas Tanah.
Perjanjian Build Operate And Transfer (Bot) Lapangan Merdeka Medan Dalam Pandangan Hukum Adminsitrasi Negara Dan Hukum Bisnis Ramadhani, Rahmat; Ramlan, Ramlan
DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum Vol 4, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.705 KB) | DOI: 10.30596/dll.v4i2.3182

Abstract

The BOT agreement is an agreement between the government and investors in terms of mastering and utilizing state assets in the form of land. This writing uses the normative juridical legal research method (normative research) with descriptive analytical research specifications that use secondary data. The procedure for collecting data is in the form of documentation of notes or quotations, search of legal literature, books and others related to the identification of problems both offline and online, which are then analyzed using a legal approach through content analysis method with a focus on the issue of how the application of the BOT principle in the cooperation agreement on development and management of Merdeka Field between Pemko Medan and the private sector? and what is the view of State Administrative Law and Business Law on the BOT agreement in the development and management of Merdeka Field between the Pemko Medan and the private sector ?. From the results of the study it is known that the cooperation agreement between Pemko Medan and the Private Party has implemented the BOT principle by fulfilling the elements of building, managing and submitting the results of development and management by the Investor to Pemko Medan. Furthermore, the said BOT agreement is viewed from the State Administrative Law, an official act of the State administration that has dimensions of public law and private law. Whereas in the view of Business Law the BOT agreement must equally benefit both parties who make the agreement.
JAMINAN KEPASTIAN HUKUM YANG TERKANDUNG DALAM SERTIPIKAT HAK ATAS TANAH Ramadhani, Rahmat
DE LEGA LATA: JURNAL ILMU HUKUM Vol 2, No 1 (2017): DE LEGA LATA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.793 KB) | DOI: 10.30596/dll.v2i1.1144

Abstract

The product of the land registration process is a certificate of title granted to the right holder. The certificate according to Government Regulation No. 24 of 1997 is in the form of one sheet of documents containing information about the juridical data and physical data required on a parcel of registered land. Although the certificate of land rights is referred to as the strongest evidence but in reality the certificate of land rights has not fully guaranteed legal certainty. This is because the law still opens loopholes for other legal subjects to question it both personally and in groups within the judiciary. In order to ensure legal certainty of a right to land for the right holder, the certificate of land rights must be tested in three aspects: relating to; Legal Certainty of Object, Legal Certainty of Status of Rights and Legal Certainty on Subject.
IMPLEMENTASI DIGITAL ASSET MANAGEMENT SYSTEM PADA WEB PORTAL KARYA SISWA JURUSAN MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 1 MARTAPURA Ramadhani, Rahmat; Faisal, Muhammad Reza; Nugroho, Radityo Adi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.068 KB) | DOI: 10.20527/klik.v2i1.18

Abstract

Student Works Web Portal Of Multimedia Department In Smk Negeri 1 Martapura is a web portal implementing Digital Asset Management System. This web portal built based by the works of the students who had only used the DVD, in which each store one of his students in a single DVD. This causes problems especially in the limited physical storage space and search work takes a long time. With the waterfall method, built a student works web portal to save the works of the students in the form of digital media. A DAM system is built on a central repository that facilitates the storage, organization, retrieval, use and reuse of digital files. The results of the construction of the web portal is known that there is a significant speed difference between the old system to the new system, the new system can be said to be faster than the old system. In addition, the new system can be seen consuming less physical space than the old system. Based on research conducted, it can be concluded that by implementing the DAM system, the search speed for work can be improved and storage of work can be saved. Keywords: Web Portal, Work, Multimedia, Digital Asset Management, Digital Media. Web Portal Karya Siswa Jurusan Multimedia SMK Negeri 1 Martapura merupakan web portal yang menerapkan Digital Asset Management System. Web portal yang dibangun dilatar belakangi oleh penyimpanan data karya-karya para siswa yang selama ini hanya menggunakan DVD, dimana setiap siswa menyimpan satu karyanya dalam satu DVD. Hal ini menyebabkan masalah terutama pada terbatasnya ruang penyimpanan secara fisik serta pencarian karya yang memerlukan waktu lama. Dengan metode waterfall, dibangunlah sebuah web portal karya siswa yang secara spesifik menyimpan karya-karya para siswa dalam bentuk media digital. Sebuah sistem DAM dibangun di atas repositori pusat yang memfasilitasi penyimpanan, organisasi, pengambilan, pemanfaatan dan penggunaan kembali file digital. Hasil dari dibangunnya web portal tersebut diketahui bahwa terdapat perbedaan kecepatan yang signifikan antara sistem lama dengan sistem baru, sistem baru dapat dikatakan lebih cepat dibanding sistem lama. Selain itu, dapat dilihat sistem baru memakan ruang fisik yang lebih sedikit dibanding sistem lama. Berdasarkan penelitan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan DAM system, kecepatan pencarian karya dapat ditingkatkan dan penyimpanan karya dapat dihemat. Kata kunci: Web Portal, Karya, Multimedia, Digital Assets Management, Media digital.
Eksistensi Hak Komunal Masyarakat Hukum Adat dalam Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum Ramadhani, Rahmat
Jurnal Penelitian Hukum De Jure Vol 19, No 1 (2019): Edisi Maret
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Hak Asasi Manusia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30641/dejure.2019.V19.97-108

Abstract

Hal penting yang perlu diperhatikan dalam pengadaan tanah bagi kepentingan umum adalah peralihan status hak atas tanah dari pihak pemilik tanah kepada pihak instansi yang membutuhkan tanah dengan mekanisme ganti rugi. Eksistensi hak komunal masyarakat hukum adat (MHA) atas tanah penting untuk dipertanyakan dalam kaitan pengadaan tanah. Penulisan ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif (normatif research) dengan spesifikasi penelitian deskriptif analistisyang memggunakan data skunder. Prosedur pengumpulan datanya adalah berupa dokumentasi catatan atau kutipan, penelusuran literatur hukum, buku-buku dan lainnya yang bertalian dengan identifikasi masalah baik secara cara offline maupun onlineyang kemudian dianalisa melalui metode analisa konten (centent analysis method) dengan fokus padapermasalahan tentang bagaimana eksistensi hak komunal MHA dalam undang-undang pengadaan tanah? dan bagaimana pengadaan tanah yang objeknya hak komunal?.  Dari hasil penelitian diketahui bahwa UU No.2/2012  tidak mengatur secara khusus tentang objek pengadaan tanah yang berasal dari hak ulayat atau menurut Permen ATR /Ka. BPN No.10/2016 disebut hak komunal, eksistensi hak komunal terlihat dalam UU Pengadaan tanah  dalam penjelasan Pasal 40 UU No.2/2012 yang menegaskan bahwa yang berhak menerima ganti rugi antara lain MHA. Sedangkan untuk pegadaan tanah yang objeknya hak komunal (hak ulayat) dilaukan melalui mekanisme ganti kerugian yang ‘layak dan adil” dengan cara; pemberian tanah pengganti, permukiman kembali, atau bentuk lain yang disepakati oleh masyarakat hukum adat yang bersangkutan.