Dede Suhayat, Dede
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Studi Evaluasi tentang Pembelajaran Tune Up Engine pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Zuhri, Muhammad Handika; Kusumah, Inu H.; Noor, Ridwan A.M.; Suhayat, Dede
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i2.9632

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar pada kompetensi tune up engine berdasarkan SKKNI. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian evaluasi dengan model evaluasi goal oriented evaluation dengan pendekatan deskriftif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 10 orang siswa kelas XI TKR 5 SMK Negeri 6 Bandung, pemilihan sampel pada penelitian ini berdasarkan pertimbangan dari guru mata pelajaran PMKR dan nilai kompetensi siswa. Hasil penelitian ini adalah : rata-rata hasil ketercapaian kerja tune up engine adalah 37,75, dengan persentase ketercapaian hasil kerja tune up engine dengan nilai tertinggi yaitu 73,2% dan 71,4%, sedangkan nilai terendahnya adalah 64,28% dan 62,5%. Perincian ketercapaian tune up engine setiap siswa dengan nilai tertinggi yaitu 40 dan 41, nilai sedang yaitu 38 dan 39, sedangkan untuk nilai terendah yaitu 35. Pencapaian tune up engine berdasarkan SKKNI yaitu 56, dilihat dari data di atas maka hasil belajar siswa pada kompetensi tune up engine berdasarkan SKKNI menunjukkan hasil yang kurang baik.
RELEVANSI MATERI EKSTRAKURIKULER AEROMODELLING TERHADAP STANDAR MATERI MATA PELAJARAN MDTPU Anggriawan, Rheza; Karo Karo, Uli; Suhayat, Dede
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripkan relevansi dari materi ekstrakurikuler Aeromodelling terhadap standar materi mata pelajaran MDTPU. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif. Instrumen yang digunakan dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi mata pelajaran MDTPUmemiliki relevansi sebesar 50%. Kesimpulan diperoleh bahwa kegiatan ekstrakurikuler Aeromodelling dapat membantu pembelajaran siswa dalam menuntaskan belajar siswa khususnya pada mata pelajaran MDTPU.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEKNIK LISTRIK DASAR OTOMOTIF Saepuloh, Saepuloh; Suhayat, Dede; Permana, Enda
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4559

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan metode eksperimen dalam hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas X TKR 1 SMK Negeri 1 Katapang. Hasil penelitian ini adalah terjadi peningkatan hasil belajar setiap aspek yaitu kognitif, psikomotor, dan afektif. Besarnya peningkatan hasil belajar pada aspek kognitif ditunjukkan dengan nilai gain yang dinormalisasi sebesar (0,48) dengan kategori sedang. Selain itu hasil belajar siswa pada aspek psikomotor dan afektif mengalami peningkatan, terlihat dari hasil belajar aspek psikomotor dan afektif pada siklus II sebesar (92,9) sangat terampil dan (85,8) sangat baik. Hasil ini lebih besar dari rata-rata hasil belajar aspek psikomotor dan afektif pada siklus I sebesar (65,6) kurang terampil dan (67,9) baik. Metode pembelajaran eksperimen juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa Hal ini dibuktikan dengan rata-rata presentase aktivitas belajar siswa yang muncul mulai dari tahap penelitian pra-tindakan sampai tahap penilaian siklus II mengalami peningkatan. Rata-rata presentase aktivitas belajar siswa tiap tahapan penelitian sebagai berikut: penelitian pra-tindakan sebesar (39,5%) dengan kategori rendah, penelitian siklus I sebesar (59,2%) dengan kategori cukup, dan penelitian siklus II sebesar (76,3%) dengan kategori tinggi.
Studi Relevansi Mata Pelajaran Produktif Paket Keahlian Teknik Gambar Mesin dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Di SMK Ramdani, Muhammad V.; Hamdani, Aam; Suhayat, Dede
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i2.9633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan deskripsi relevansi materi Mata Pelajaran Produktif Paket Keahlian Teknik Gambar Mesin dengan SKKNI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan teknik pengumpulan data berupa teknik dokumentasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa materi mata pelajaran Teknik Gambar Mesin di SMK Negeri 2 Bandung dengan SKKNI secara keseluruhan memiliki tingkat kesesuaian dengan persentase 80,09% dengan kategori relevan. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan sekolah, dapat mensosialisasikan kerelevanan materinya, kepada guru pengampu di Sekolah khususnya Guru Pengampu Mata Pelajara Produktif Paket Keahlian Teknik Gambar Mesin. Tujuan yang ingin dicapai sekolah dapat terwujud. Guru pengampu paket keahlian dapat membantu terlaksananya pembelajaran yang optimal dengan memberikan ilustrasi pengaplikasian materi dalam mata pelajaran ke dunia industri berdasarkan pemetaan sekuen untuk merangsang minat siswa dalam mengikuti pengajaran.
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MEMASANG SISTEM PENERANGAN DAN WIRING KELISTRIKAN DI SMK Sidiq, Hanif A; Suhayat, Dede; Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v5i1.12618

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada materi pembelajaran kelistrikan Kompetensi Dasar memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas belajar dan hasil belajar siswa melalui penerapan metode Tutor Sebaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus yang dilakukan pada kelas XI TKRĀ  SMK Budi Raksa Lembang sebanyak 32 siswa. Metode tutor sebaya adalah metode belajar mengajar dengan bantuan seorang peserta didik yang kompeten untuk mengajar peserta didik lainnya. Pengumpulan data yang dilakukan untuk mengukur aktivitas belajar siswa yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan pengumpulan data untuk mengukur hasil belajar siswa yaitu dengan menggunakan performance test. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dan siklus II berturut-turut dalam kategori tinggi dan kategori sangat tinggi dan peningkatan hasil belajar siswa dengan n-gain dinormalisasi pada siklus I sebesar 0.61 dalam kategori sedang dan pada siklus II sebesar 0.77 pada kategori tinggi. Kesimpulannya bahwa dengan penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada materi pembelajaran kelistrikan Kompetensi Dasar memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan.
Analisis Sarana Praktik pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan di SMK Saputra, Yan; Permana, Tatang; Suhayat, Dede
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sarana praktikĀ  dan rasio alat dengan jumlah siswa pada mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan kendaraan ringan di SMK Pekerjaan Umum Negeri Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan instrumen observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan sarana praktik sebesar 90% dan rasio jumlah alat dengan jumlah siswa sebesar 83%, sehingga ketersediaan sarana praktik dan rasio alat dengan jumlah siswa dikategorikan sangat layak, hal tersebut menunjukkan faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa belum mencapai KKM bukan terletak pada faktor sarana pembelajaran, ada faktor lainya seperti kurikulum, metode mengajar yang diterapkan guru, kesiapan siswa, waktu sekolah dan lingkungan sosial siswa di sekolah.