Ono Wiharna, Ono
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PEER TEACHING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMK PADA KOMPETENSI DASAR MENGGUNAKAN ALAT UKUR Lesmana, Galih T.; Wiharna, Ono; Sulaeman, Sulaeman
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.382 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peningkatan prestasi belajar siswa setelah menggunakan metode pembelajaran peer teaching dan metode pembelajaran klasikal pada kompetensi dasar menggunakan alat ukur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMKN 1 Lemahsugih teknik kendaraan ringan yang b­erjumlah 3 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 92 orang. Sampel penelitian diambil dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran peer teaching dan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran klasikal. Penarikan sampling dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dimana sampel diambil secara acak tanpa memperhatikan strata di dalam populasi itu. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal pre test dan soal pre test. Hasil penelitian diperoleh rata-rata prestasi belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan metode pembelajaran peer teaching sebesar 24,85 dan rata-rata prestasi belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan metode pembelajaran klasikal sebesar 21,85. Peningkatan prestasi belajar siswa (N-Gain) kelompok eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran peer teaching sebesar 0,61 yang termasuk pada kategori sedang, sedangkan peningkatan prestasi belajar siswa (N-Gain) kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran klasikal sebesar 0,39 yang termasuk pada kategori sedang.
PEMBERIAN REINFORCEMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK PADA KOMPETENSI DASAR PEMELIHARAAN/SERVIS SISTEM KOPLING DAN KOMPONENNYA Nurvalah, Siti; Wiharna, Ono; Yayat, Yayat
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.527 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi, akrivitas dan hasil belajar peserta didik Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016 dan dilakukan di  kelas XI TKR 5 SMK Negeri 2 Garut. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket, lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas belajar, dan lembar tes berupa pre-test dan post test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan pada motivasi belajar dalam kategori sangat kuat, terjadi peningkatan pada aktivitas belajar dalam kategori sangat tinggi, dan terjadi peningakatan hasil belajar peserta didik (aspek kognitif dalam kategori amat baik, aspek psikomotor dalam kategori amat baik, dan aspek afektif dalam kategori sangat positif). Pemberian reinforcement dapat meningkatkan motivasi, aktivitas, dan hasil belajar peserta didik, terjadi karena pemberian reinforcement yang bervariasi; pemberian reinforcement diberikan dengan segera tanpa menunda; mengatur jadwal penguatan dan memberikan reinforcement tepat pada waktunya; pemberian reinforcement diberikan tepat sasaran; dan menghindari pemberian reinforcement negatif.
Studi Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Teknik Listrik Dasar Otomotif Kurniawan, Budi; Wiharna, Ono; Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.76 KB)

Abstract

Rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Teknik Listrik Dasar Otomotif dilihat dari nilai Ujian Akhir Semester yang rata-rata tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum sebesar 75 pada siswa kelas X TPBO dan X TSM di SMK Negeri 8 Bandung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar dan faktor yang dominan yang mempengauhi hasil belajar pada mata pelajaran Teknik Listrik Dasar Otomotif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian siswa kelas X TPBO dan X TSM di SMKN 8 Bandung yang berjumlah 106 siswa. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah angket dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intern berupa minat, motivasi dan perhatian maupun faktor ekstern berupa metode mengajar, media pembelajaran dan lingkungan sosial berpengaruh terhadap hasil belajar. Kesimpulan penelitian bahwa faktor intern dan faktor ekstern berpengaruh terhadap hasil belajar pada mata pelajaran TLDO dengan faktor yang paling dominan adalah motivasi.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR PERAWATAN KOPLING Hidayat, Alfatah; Wiharna, Ono; Sukrawan, Yusep
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.926 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektitvitas implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw  dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas SMK pada kompetensi dasar  perawatan kopling, untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam kompetensi dasar perawatan kopling dengan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian yang digunakan yaitu nonequivalent control group design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR di SMK Negeri 8 Bandung dengan kelas XI TKR 2 sebagai kelas kontrol dan kelas XI TKR 3 sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa berdasarkan aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif dapat disimpulkan sebanyak 32%. Sehingga model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG METODE PEMBELAJARAN TEAM TEACHING TERHADAP MOTIVASI PENYELESAIN TUGAS GAMBAR TEKNIK Solihin, Amin; Wiharna, Ono; Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.072 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui memperoleh gambaran persepsi siswa tentang pelaksanaan metode pembelajaran team teaching, motivasi siswa dalam penyelesaian tugas gambarnya dan dan hubungan persepsi siswa tentang metode pembelajaran team teaching terhadap motivasi siswa dalam penyelesaian tugas gambar. Pengambilan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 8 Bandung sebanyak 230 siswa dan jumlah sampel sebanyak 58 responden. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y = 36.33 + 0,27 X, dengan koefisien determinasi menunjukkan persentase sebesar 7,3%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi siswa tentang metode pembelajaran team teaching dalam kategori baik. Motivasi penyelesaian tugas gambar cenderung dalam kategori yang cukup tinggi. Ada hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa tentang metode pembelajaran team teaching terhadap motivasi penyelesain tugas gambar pada mata pelajaran gambar teknik. Persepsi siswa tentang metode pembelajaran team teaching  akan mempengaruhi motivasi penyelesain tugas gambar pada mata pelajaran gambar teknik.
Studi Eksplorasi Sarana dan Prasarana Praktik pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Chasis dan Pemindah Tenaga Di SMK Ariyanto, Deka; Wiharna, Ono; Noor, Ridwan A.M.
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.271 KB)

Abstract

Idealnya proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan mengacu pada Badan Standar Nasional Pendidikan. Kenyataannya sarana praktik di SMK Negeri 6 Bandung belum sepenuhnya memenuhi standar, terutama pada rasio jumlah sarana praktik dengan jumlah siswa. Survey awal yang dilakukan, luas area kerja kelistrikan otomotif tidak sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi sarana dan prasarana praktik pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Chasis dan Pemindah Tenaga Program Studi Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 6 Bandung. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan skala persentase. Hasil penelitian menunjukkan bawha ketersediaan prasarana ruang praktik adalah 75% (layak), sarana praktik pada area kerja pemeliharaan chasis dan pemindah tenaga 71,42 %, ketersediaan Alat pelindung Diri adalah 80% (layak), ketersediaan sarana praktik; pemeliharaan sistem kopling adalah 68,75% (layak), pemeliharaan transmisi manual adalah 43,47% (kurang layak), pemeliharaan final drive/gardan adalah 42,85% (kurang layak), pemeliharaan poros roda adalah 53,84% (kurang layak), pemeliharaan sistem rem adalah 77,27% (layak), pemeliharaan sistem kemudi adalah 95,45% (sangat layak). Pencapaian rasio jumlah sarana praktik dengan jumlah siswa adalah 2,72% (sangat tidak layak).
Penerapan Modul dan Wall Chart untuk Meningkatkan Kompetensi Sistem Kopling Kamal, Musthafa; Wiharna, Ono; Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.139 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa serta peningkatan hasil belajarnya, setelah menggunakan bahan ajar modul dan bahan ajar wall chart pada kompetensi sistem kopling. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen true experimental design dengan desain pre-test posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri Bantarkalong Tasikmalaya teknik kendaraan ringan yang berjumlah 4 kelas sebanyak 125 orang. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan bahan ajar modul dan kelas kontrol yang menggunakan bahan ajar wall chart. Instrumen yang digunakan pre test yang dilaksanakan sebelum siswa melaksanakan proses pembelajaran dan post test setelah siswa melaksanakan proses pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan bahan ajar modul sebesar 75,39 dan rata-rata hasil belajar pada skor post testsiswa setelah menggunakan bahan ajar wall charts ebesar 72,14. Peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan bahan ajar modul sebesar 57%  dan peningkatan hasil belajar menggunakan bahan ajar wall chart sebesar 49%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar modul berada pada kategori sedang dengan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang juga; (2) Rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar wall chart berada pada kategori rendah, dengan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL TUTORIAL DENGAN MEDIA HANDOUT PADA KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK Doreng, Rollyka; Wiharna, Ono; Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.902 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat: mengetahui gambaran hasil belajar siswa dengan menggunakan media handout dan media interaktif model tutorial pada mata pelajaran gambar teknik; dan mengetahui perbedaan perbandingan peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran gambar teknik siswa yang menggunakan  media handout dan media interaktif model tutorial. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design yang dilaksankan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016 dengan mengambil sampel 2 kelas yaitu TKR 1 dan TKR 2 di SMK Negeri 8 Bandung. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Instrumen tes (soal pre-test dan post-test) dan Instrumen non tes (lembar judgment media dan lembar judgment materi). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan multimedia interaktif model tutorial membantu meningkatkan kemampuan siswa menjadi lebih baik dibandingkan dengan media handout dengan rata-rata prestasi siswa yang belajar menggunakan media handout mendapatkan nilai N-gain sebesar 0,51 (sedang). Rata-rata prestasi siswa yang belajar menggunakan multimedia interaktif model tutorial mendapat nilai N-gain sebesar 0,54 (sedang). Kesimpulan dari penelitian ini adalah multimedia interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa lebih baik dari pada media handout.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA ANIMASI PADA PEMBELAJARAN KOMPETENSI DASAR MEMPERBAIKI SISTEM STARTER TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMK Maksudi, Heri; Wiharna, Ono; Rohendi, Dedi
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.861 KB)

Abstract

ujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada kompetensi dasar memperbaiki sistem starter dengan menggunakan multimedia animasi, mengetahui hasil belajar siswa pada kompetensi dasar memperbaiki sistem starter dengan menggunakan media visual gambar diam dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan multimedia animasi dengan siswa yang menggunakan media visual gambar diam. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode quasi experiment dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR yang berjumlah 7 kelas dengan jumlah siswa 216 orang. Sampel penelitian ini diambil sebanyak dua kelas, yaitu kelas yang menggunakan multimedia animasi dan kelas yang menggunakan media visual gambar diam. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal pre test dan soal post test. Hasil pengolahan data penelitian ini diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan pembelajaran dengan multimedia animasi sebesar 83,54 dan rata-rata hasil belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan pembelajaran dengan media visual gambar diam sebesar 72,80. Peningkatan hasil belajar siswa (N-Gain) yang menggunakan pembelajaran dengan multimedia animasi sebesar 0,67, sedangkan peningkatan hasil belajar siswa (N-Gain) yang menggunakan pembelajaran dengan media visual gambar diam sebesar 0,41. Kesimpulan penelitian ini bahwa peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan multimedia animasi lebih baik dari pada siswa yang menggunakan media visual gambar diam.
STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR ANTARA KELAS BINAAN ASTRA DENGAN KELAS REGULER PADA KOMPETENSI MEMELIHARA UNIT FINAL DRIVE POROS PENGGERAK RODA BELAKANG Nopandi, Ridwan; Haryadi, Haryadi; Wiharna, Ono
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.18 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh gambaran  tentang hasil belajar kelas binaan Astra dalam ranah kognitif dan ranah psikomotor. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi exsperimental design dengan jumlah sampel 69 responden dari dua kelas yang berbeda. Instrumen yang digunakan tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan N-Gain kelas binaan Astra yaitu 0,59 dan skor rata-rata observasi adalah sebesar 27,2. Uji hipotesis diperoleh terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas binaan Astra dengan kelas reguler.