Articles

Found 19 Documents
Search

Komparasi Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan Berdasarkan Hasil Belajar Teknik Listrik Dasar Otomotif Nuryana, Eki; Kusumah, Inu H.; Noor, Ridwan A.M.
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.606 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v4i2.9630

Abstract

Hasil belajar mata pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan (PKKR) yang mengalami penurunan setelah melaksanakan pembelajaran Teknik Listrik Dasar Otomotif (TLDO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang hasil belajar TLDO dan PKKR, serta perbedaan hasil belajar PKKR berdasarkan hasil belajar TLDO. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kausal komparatif dengan populasi seluruh peserta didik kelas XI TKR SMKN 1 Majalengka tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 140 orang. Sampel diambil sejumlah 70 orang. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Teknik analisa data dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan teknik statistik. Hipotesis diuji dengan menggunakan Uji-t dengan taraf signifikansi 0,05. Hipotesis umum dalam penelitian ini adalah: “Terdapat perbedaan signifikan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PKKR jika didasarkan pada hasil belajar TLDO”. Hasil penelitian diperoleh prosentase hasil belajar TLDO predikat rendah sebesar 64,29 % dan berpredikat tinggi sebesar 35,71 %, serta prosentase hasil belajar PKKR predikat rendah sebesar 74,29 % dan predikat tinggi sebesar 25,71 %. Hasil penelitian juga diperoleh besarnya “t hitung” sebesar 9,29 yang berarti menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar PKKR berdasarkan hasil belajar TLDO.
Studi Evaluasi tentang Pembelajaran Tune Up Engine pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Zuhri, Muhammad Handika; Kusumah, Inu H.; Noor, Ridwan A.M.; Suhayat, Dede
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.496 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v4i2.9632

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar pada kompetensi tune up engine berdasarkan SKKNI. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian evaluasi dengan model evaluasi goal oriented evaluation dengan pendekatan deskriftif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 10 orang siswa kelas XI TKR 5 SMK Negeri 6 Bandung, pemilihan sampel pada penelitian ini berdasarkan pertimbangan dari guru mata pelajaran PMKR dan nilai kompetensi siswa. Hasil penelitian ini adalah : rata-rata hasil ketercapaian kerja tune up engine adalah 37,75, dengan persentase ketercapaian hasil kerja tune up engine dengan nilai tertinggi yaitu 73,2% dan 71,4%, sedangkan nilai terendahnya adalah 64,28% dan 62,5%. Perincian ketercapaian tune up engine setiap siswa dengan nilai tertinggi yaitu 40 dan 41, nilai sedang yaitu 38 dan 39, sedangkan untuk nilai terendah yaitu 35. Pencapaian tune up engine berdasarkan SKKNI yaitu 56, dilihat dari data di atas maka hasil belajar siswa pada kompetensi tune up engine berdasarkan SKKNI menunjukkan hasil yang kurang baik.
PENERAPAN MODEL ACTIVE LEARNING TYPE QUIZ TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK Tarigan, Octapin A.; Kusumah, Inu H.; Karo-Karo, Uli
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.61 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v3i1.3203

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar dan keaktifan belajar siswa di SMK N 8 Bandung setelah penerapan model pembelajaran Quiz Team. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini merupakan penelitian sampel, teknik sampel mengunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 32 siswa dari populasi sebanyak 229 siswa. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas X-TKR 1 SMK N Bandung. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari 2 siklus tindakan: setiap siklus memiliki tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan soal evaluasi. Hasil penelitian tindakan kelas diperoleh dari nilai evaluasi tiap siklus dan hasil dari lembar observasi keaktifan siswa setelah penerapan model pembelajaran Quiz Team. Siklus I persentase keaktifan dan hasil belajar sebesar 46,25% dan 62,5% dan termasuk kategori cukup. Siklus II persentase keaktifan dan hasil belajar sebesar 63,75% dan 71,87% dan termasuk kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Quiz Team ini mempunyai pengaruh yang positif terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan belajar siswa serta cocok untuk diterapkan.
Model Pelatihan Kewiraswastaan Bidang Jasa Keterampilan Otomotif Kusumah, Inu H.
Innovation of Vocational Technology Education Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v7i1.6076

Abstract

The title of the research is “The Model of Entrepreneurship Training for Automotive Vocational Skills”.The approach of this research is research and development, in which the main approach is qualitative that is complemented with the quantitative approach in order to obtain the preliminary exploration data. The instruments of research are questionnaire, interview, observation and test. The findings of research indicate as in the follow:The causes of the juvenile dropped out of school are the factors of the: (a) juvenile psychological, (b) economic of family, and (c) environment where they live. The development of conceptual model to solve the problems of juvenile dropped out of school can be designed by using the approach of  needs assessment analysis for training. The activities are required in the development of conceptual model are: (a) recruitment of trainee candidates, (b) determination the hypothesis of competency, (c) scheduling, (d) facilities and area/(building for training), and (d) implementation and program evaluation.The empirical model was developed based on the conceptual model through the validation, analysis, and shared agreement among the researcher, community learning centre (PKBM), university, entrepreneurs and training specialists.The finding of try-out and implementation of empirical model of entrepreneurship training for automotive vocational skills indicated the availability aim and objective achievement; and that’s why it can be stated that the empirical model is effective.
Studi tentang Sikap Kewirausahaan Berdasarkan Prestasi Akademik Mahasiswa DPTM Prodi S-1 FPTK UPI Alfia, Amriansyah; Kusumah, Inu H.; Sulaeman, Sulaeman
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.105 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v4i2.9624

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sulitnya lulusan perguruan tinggi dalam mencari pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap kewirausahaan yang dimiliki mahasiswa DPTM Prodi S-1 FPTK UPI Angkatan 2013 berdasarkan prestasi akademik yang diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan sulitnya mencari pekerjaan bagi lulusan perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini dipilih secara random. Data hasil penelitian didapat dari angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kewirausahaan mahasiswa DPTM Prodi S-1 FPTK UPI Angkatan 2013 sebagian besar berada pada kategori tinggi dan memiliki IPK dengan predikat sangat memuaskan. Hal ini dikarenakan sebagian besar responden memiliki nilai tinggi pada tiga aspek penting komponen sikap kewirausahaan yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor. Selain itu tingginya sikap kewirausahaan yang dimiliki responden juga dikarenakan tingginya tingkat kesadaran responden terhadap manfaat berwirausaha.
RELEVANSI MATERI PEMBELAJARAN TEKNIK REFRIGERASI DI PERGURUAN TINGGI DAN DI SMK DENGAN STANDAR UJI KOMPETENSI Indrayani, Deni; Kusumah, Inu H.; Arifiyanto, Enang S.
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.794 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan deskripsi relevansi materi yang ada diperguruan tinggi dan di SMK dengan materi standar uji kompetensi khususnya materi kejuruan teknik refrigerasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase relevansi materi teknik refrigerasi yang ada di perguruan tinggi sebesar 71,43% dengan materi yang dibutuhkan untuk pembelajaran peserta didik dan 75% dengan materi yang digunakan untuk uji kompetensi di SMK. Persentase relevansi materi yang ada di SMK dengan materi yang digunakan untuk uji kompetensi sendiri sebesar 91,67%. Persentase yang ada bukan berarti tidak sesuai secara keseluruhan melainkan ada sebagian materi yang merupakan materi pada pembelajaran lain. Dokumentasi relevansi materi teknik refrigerasi secara umum telah terpetakan dengan kebutuhan materi yang ada di SMK.
Penerapan Contextual Teaching Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Kontrol Refrigerasi dan Tata Udara Adityawarman, Bhree A; Kusumah, Inu H.; Berman, Ega T
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.606 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual untuk peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMKN 1 Cimahi program keahlian Teknik Pendingin dan Tata Udara kelas XI pada semester pertama tahun ajaran 2016/2017 dengan subjek penelitian berjumlah 35 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, instrument test, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada program Teknik Pendingin dan Tata Udara. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan kesempatan pada guru produktif teknik pendingin untuk menerapkan dan mengembangkan penggunaan model pembelajaran.
SIKAP SISWA PADA PEMBELAJARAN PRAKTEK SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN DENGAN HASIL BELAJAR Parid, Hilman; Kusumah, Inu H.; Permana, Tatang
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.679 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sikap siswa pada pembelajaran praktek dengan hasil belajar siswa Jurusan Teknik Sepeda Motor pada mata pelajaran sistem bahan bakar bensin di SMK. Penelitian menggunakan metode korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 67 siswa sebanyak  20 siswa memiliki sikap yang tergolong baik, dengan sikap belajar siswa pada pembelajaran praktek termasuk baik dan hasil belajar siswa  yang baik. Korelasi antara sikap siswa pada pembelajaran praktek dengan hasil belajar siswa masing-masing berada pada kategori baik dan berasosiasi signifikan. Nilai koefisien determinasi yaitusebesar 0,127 atau 13%, artinya status sikap siswa pada pembelajaran praktek dengan hasil belajar siswa memiliki pengaruh sebesar 13%, sedangkan sisanya 88% dipengaruhi oleh variabel lain.
KESIAPAN KERJA SEBELUM DAN SETELAH PRAKTIK KERJA INDUSTRI SISWA SMK DI KABUPATEN BANDUNG Rizki, Muhammad F.; Kusumah, Inu H.; Sulaeman, Sulaeman
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.085 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4552

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan kerja siswa sebelum prakerin dan kesiapan kerja siswa setelah prakerin selanjutnya mengungkap perbedaan kesiapan kerja siswa sebelum dan setelah melaksanakan prakerin. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Bintara kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan (TKR) dan sampel berjumlah 61. Instrumen yang digunakan adalah angket yang diberikan kepada siswa sebelum prakerin dan diberikan setelah siswa prakerin. Angket tersebut diberikan untuk melihat peningkatan kesiapan kerja hasil prakerin siswa. Hasil penelitian menunjukan peningkatan hasil kesiapan kerja siswa setelah prakerin dengan presentase 10%. Terdapat perbedaan kesiapan kerja siswa sebelum dan setelah melaksanakan prakerin.
Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Sistem Kelistrikan Kendaraan Ringan Dinata, Muhammad J; Kusumah, Inu H.
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.262 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7446

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui motivasi siswa pada pembelajaran sistem kelistrikan kendaraan ringan. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa angket. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 6 Bandung tahun pembelajaran 2016/2017. Skala pengukuran pada penelitian ini menggunakan skala pengukuran Likert karena penelitian ini mengukur sikap, pendapat atau persepsi seseorang. Indikator-indikator pengukuran antara lain minat, kemandirian, kemauan, nilai ulangan, kepercayaan diri dalam belajar dan orientasi pada hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sebesar 94,6%, termasuk katagori sangat tinggi. Kesimpulannya bahwa sebagian siswa memiliki motivasi belajar yang sangat tinggi pada mata pelajaran pemeliharaan sistem kelistrikan kendaraan ringan.