Andi Ika Prasasti Abrar, Andi Ika Prasasti
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

MATHEMATICAL LEARNING OUTCOME DIFFERENCES THROUGH THE IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL OF THINK PAIR SHARE TYPE, TWO STAY TWO STRAY TYPE, AND NUMBER HEAD TOGETHER TYPE Nur, Fitriani; Latuconsinah, Nur Khalisah; Abrar, Andi Ika Prasasti; Tayeb, Thamrin; Syamsuarni, Ira
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.65 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n2a6

Abstract

Abstract:The study aims to find out the students’ mathematical learning outcome differences through the implementation of cooperative learning model of Think Pair Share (TPS) type, Two Stay Two Stray (TSTS) type, and Numbered Heads Together (NHT) type. The study used quasi-experimental research design. The population of this study was all the second grade students of SMPN 1 Pallangga that consisted of 11 classes with the total number of 343 students. The sample was determined by using purposive sampling technique. The data analyses techniques used were descriptive and inferential statistics by using F one-way Anova test and follow-up testing by using Scheffe test. Based on the statistics analysis, it was found that there were the students’ mathematical learning outcome differences through the implementation of Think Pair Share (TPS) type, and Two Stay Two Stray (TSTS) type at the second grade of SMPN 1 Pallangga. Based on the mean scores, the highest score of the students’ learning outcomes was the experimental class implemented learning model of TPS type.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Two Stay Two Stray (TSTS), dan Numbered Heads Together (NHT). Jenis penelitian ini menggunakan quasi experiment. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 1 Pallangga yang terdiri dari 11 kelas, yang berjumlahkan 343 siswa. Penentuan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan uji F one-way Anava dan uji lanjut dengan menggunakan uji Scheffe. Berdasarkan analisis statistika menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matemaika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Two Stay Two Stray (TSTS), dan Numbered Heads Together (NHT) pada kelas VII SMPN 1 Pallangga. Berdasarkan nilai rerata, hasil belajar matematika siswa yang tertinggi adalah kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran tipe TPS.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Pendekatan RME Setting Kooperatif Tipe STAD Pokok Bahasan Persamaan Linear Dua Variabel Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa Irnawati, Irnawati; Halimah, Andi; Abrar, Andi Ika Prasasti
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2018): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.018 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v6i1.411

Abstract

Abstract:This study developed a mathematics learning tool based on the RME approach on the STAD arrangement on the subject of valid, practical, and effective on linear equations of two variables in Class VIII of SMP Negeri 1 Sungguminasa. The type of research used was Research Research and Development (R & D) with the 4-D development model by Thiagarajan that is defining, designing, developing, and disseminating. The test subjects were the eighth-grade students of SMP Negeri 1 Sungguminasa. The instruments used were expert validation sheets, learning outcome tests, observation sheets of teachers' ability to manage learning, student activity observation sheets, student response questionnaires on student books and LKPD, and observation sheets learning Media. The results of the learning test stated that: 1) valid, with the results of validation in the form of RPP, student books, and LKPD are in a very valid category. 2) practical, with observations of the implementation of learning devices in the category being fully implemented. 3) effective, with learning test results showing 84% of students have complete grades, average learning management is on high criteria, student activities are in good category, student responses to student books and LKPD are positive.Abstrak:Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berbasis pendekatan RME setting kooperatif tipe STAD pada pokok bahasan persamaan linear dua variabel yang valid, praktis, dan efektif di Kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research dan Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D oleh Thiagarajan yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjek ujicoba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli, tes hasil belajar, lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran, lembar observasi aktivitas Peserta Didik, angket respon Peserta Didik terhadap buku Peserta Didik dan LKPD, dan lembar observasi keterlaksanaan perangkat pembelajaran. Hasil ujicoba perangkat pembelajaran menyatakan bahwa: 1) valid, dengan hasil validasi berupa RPP, buku Peserta Didik dan LKPD berada pada kategori sangat valid. 2) praktis, dengan hasil pengamatan keterlaksanaan perangkat pembelajaran berada pada kategori terlaksana seluruhnya. 3) efektif, dengan tes hasil belajar menunjukkan 84% Peserta Didik memiliki nilai tuntas, rata-rata pengelolaan pembelajaran berada pada kriteria tinggi, ativitas Peserta Didik dalam kategori baik, respons Peserta Didik terhadap buku Peserta Didik dan LKPD positif.
Kesulitan Siswa Smp Belajar Konsep Dan Prinsip Dalam Matematika Abrar, Andi Ika Prasasti
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2014): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.932 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v2i1.102

Abstract

Kesulitan siswa dalam mempelajari matematika diklasifikasikan ke dalam tiga jenis kesulitan, yaitu kesulitan dalam menggunakan konsep, kesulitan dalam menggunakan prinsip, dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah-masalah verbal. Kesulitan dalam menyelesaikan masalah verbal merupakan perluasan dari kesulitan dalam menggunakan konsep dan prinsip.
Belajar Dienes Abrar, Andi Ika Prasasti
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (2013): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.185 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v1i1.52

Abstract

Masalah yang sering kita dapati di lapangan adalah murid selalu merasa bosan untuk belajar matematika. Kenapa hal itu bisa terjadi ? karena adanya ketidakpahaman akan konsep matematika yang berkepanjangan yang dimulai dari tingkat awal. Masalah yang sering kita dapati di lapangan adalah murid selalu merasa bosan untuk belajar matematika. Kenapa hal itu bisa terjadi ? karena adanya ketidakpahaman akan konsep matematika yang berkepanjangan yang dimulai dari tingkat awal.
Belajar Van Hiele Abrar, Andi Ika Prasasti
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2013): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.524 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v1i2.94

Abstract

Dalam pembelajaran geometri terdapat teori belajar yang dikemukakan oleh Pierre Van Hiele, yang menguraikan tahap-tahap perkembangan mental anak dalam geometri. Van Hiele adalah seorang guru besar bangsa Belanda yang mengadakan penelitian dalam pengajaran geometri. Dua tokoh pendidikan matematika dari Belanda, yaitu Pierre van Hiele dan isterinya, Dina van Hiele-Geldof, pada tahun-tahun 1957 sampai 1959 mengajukan suatu teori mengenai suatu teori proses perkembangan yang dilalui para siswa dalam mempelajari geometri. Dalam teori yang mereka kemukakan, mereka berpendapat bahwa dalam mempelajari geometri, para siswa mengalami perkembangan kemampuan berpikir dengan melalui tingkat-tingkat berikut. Tingkat Visualisasi, Tingkat Analisis, Tingkat Abstraksi, Tingkat deduksi formal, Tingkat Rigor.