Ratih Sakti Prastiwi, Ratih Sakti
Politeknik Harapan Bersama, Tegal

Published : 14 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : SIKLUS

STUDI KASUS: TANDA DAN GEJALA CITOMEGALOVIRUS PADA BALITA Maulida, Iroma; Prastiwi, Ratih Sakti; Chikmah, Adevia Maulidya
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1212

Abstract

Penyakit CMV merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena menimbulkan dampak serius bagi anak-anak yaitu dapat menimbulkan masalah yang permanen seperti berkurangnya pendengaran, kecacatan mental, ukuran kepala lebih kecil, malas makan dan dalam jumlah kecil dapat menyebabkan kematian.Menurut Rao dan Gopal (2015), bayi yang terinfeksi CMV saat lahir terlihat normal tetapi tanda-tanda sekuel akan muncul kemudian. Penularannya yang mudah serta tidak nampaknya gejala dan tanda pada bayi yang terinfeksi CMV akan meningkatkan resiko tertularnya anggota keluarga dari bayi yang terinfeksi CMV tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan  ingin mengetahui gejala dan tanda penderita, khususnya pada bayi yang terinfeksi CMV congenital di Kota TegalPenelitian ini dilaksanakan pada tahun 2017 dan bersifat deskriptif dengan menggunakan disain penelitian studi kasus dimana kasus adalah anak-anak yang pernah/sedang menderita CMV. Terbatasnya jumlah data penderita CMV serta masih jarangnya angka kejadian CMVdi kabupaten/kota Tegal menjadi pertimbangan peneliti untuk mengambil kasus sebanyak 3 anak  dengan pengambilan sampel menggunakan snowball sampling pada penderita CMV yang ada di lingkungan peneliti (teman/kerabat teman dari peneliti).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita CMV dalam penelitian ini mengalami gejala awal  demam dengan gejala penyerta berupa  diare, kejang atau batuk/pilek. Semua penderita juga mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik kasar yaitu kemampuan dalam merangkak, duduk sendiri dan berjalan. Sebagian besar penderita juga mengalami keterlambatan bahasa dan baru mampu merangkai 2 kata pada usia di atas 1,5 tahun. Hal ini sesuai dengan teori bahwa penderita CMV dapat mengalami gangguan perkembangan neurologi dengan bentuk gangguan dapat berupa kesulitan dalam bicara, bahasa, motorik, tingkah laku, belajar, memori, dan berbagai fungsi neurologi lain. Diagnosa CMV dilakukan oleh sebagian besar penderita melalui pemeriksaan IgG dan IgM Disarankan pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang pada bayi dan balita perlu diintensifkan serta bila ditemui keterlambatan perkembangan tumbuh kembang anak maka bidan perlu segera berkolaborasi dengan Dokter spesialis anak dan laboratorium agar dilakukan pemeriksaan CMV. Kata Kunci: CMV, citomegalo, tumbuh kembang
Studi Evaluasi Kepuasan Mahasiswa Kebidanan pada Kompetensi Pedagogik dan Profesional Dosen Prastiwi, Ratih Sakti; Baroroh, Umi
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kesehatan merupakan bagian penting dalam pembangunan kesehatan guna menghasilkan sumber daya manusia kesehatan sebagai penggerak pembangunan kesehatan. Pendidikan Bidan merupakan pengembangan dan fungsi serta kompetensi bidan tersebut. Politeknik Harapan Bersama dalam membantu menyiapkan bidan berkompeten juga menyiapkan calon bidan bersaing di internasional. English in Midwifery merupakan salah satu strategi Politeknik dalam menyiapkan calon bidan ke dunia internasional. Keberhasilan sebuah mata kuliah dapat diidentifikasi salah satunya melalui kepuasan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah evaluasi kepuasan mahasiswa kebidanan terhadap kemampuan pedagogik dan professional dosen. Metode yang digunakan adalah survey deskriptif. Sampel penelitian ini diambil menggunakan simple random sampling dan didapatkan sebanyak 35 responden dari 111 mahasiswa semester 2. Teknik analisis menggunakan analisis skala linkert dan analisis deskriptif kualitatif menggunakan ‘quote’. Hasil analisis skala linkert menunjukkan kompetensi pedagogik baik/puas (75.88%) seangkan untuk kompetensi profesional baik/puas (75.49hasil FGD menunjukkan mayoritas mahasiswa puas terhadap materi pembelajaran, semakin menarik bentuk atau model pembelajaran semakin meningkat kepuasan mahasiswa terhadap kepuasan pelayanan dosen. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi pedagogik, professional dan kepribadian memiliki keterkaitan yang erat terhadap kepuasan mahasiswa. Kata kunci:  Kepuasan, Pedagogik, Profesional
ANALISIS MODEL PEMILIHAN KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI DESA TUWEL TAHUN 2014 Maulida, Iroma; Prastiwi, Ratih Sakti; Maula, Aminatul
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap akseptor memiliki pertimbangan yang berbeda dalam menilai dan memilih jenis kontrasepsi mana yang akan digunakan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi pada akseptor di desa Tuwel pada tahun 2014. Sampel yang diambil sebanyak 114 responden dengan pengumpulan data  menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan  untuk mendapatkan model faktor pemilihan kontrasepsi adalah  analisis regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan dari variabel umur, jumlah anak, siklus haid maka faktor yang masuk ke dalam model adalah jumlah anak (ρ= 0.022, OR= 12.000, 95%CI= 1.422;101.251) dan efek samping  (ρ= 0.997, OR= 0.000, 95%CI = 0.000) . Dari model terpilih setelah dilakukan uji interaksi menunjukkan kedua variabel tidak memiliki cukup bukti untuk menunjukkan  adanya interaksi antara jumlah anak dan efek samping terhadap pemilihan kontrasepsi, Sedangkan dari hasil uji confounding factor menunjukkan efek samping merupakan factor pengganggu yang mempengaruhi hubungan antara jumlah anak dan pemilihan kontrasepsi pada akseptor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akseptor dengan anak ≤ 2 dan pernah mengalami efek samping dalam menggunakan kontrasepsi maka akan cenderung memilih kontrasepsi non hormonal dibandingkan memilih kontrasepsi hormonal Kata Kunci: Model, Kontrasepsi, PUS
PENGOBATAN TRADISIONAL (JAMU) DALAM PERAWATAN KESEHATAN IBU NIFAS DAN MENYUSUI DI KABUPATEN TEGAL prastiwi, ratih sakti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 7, No 1 (2018): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v7i1.745

Abstract

Masa nifas merupakan masa pemulihan organ reproduksi wanita yang mana sangat rentan terjadi gangguan pada organ reproduksinya. Masyarakat Jawa meyakini dengan mengkonsumsi jamu selama masa nifas, mampu menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu nifas, tidak hanya itu, jamu juga membantu produksi ASI selama ibu menyusui. Masyarakat banyak yang memilih jamu dengan alasan lebih mudah didapat dan ekonomis serta lebih manjur dibandingkan dengan obat modern. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat perilaku ibu dalam mengkonsumsi jamu serta melihat efek jamu pada tubuh ibu nifas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan jumlah informan utama sebanyak 4 informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam serta observasi selama informan menjalani masa nifas. Keabsahan data kemudian divalidasi dengan cara triangulasi sumber kepada 4 informan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan seluruh informan mengkonsumsi jamu. Adapun jamu yang dikonsumsi bervariasi, ada yang dikonsumsi dalam bentuk pil ada pula jamu olahan. Jamu yang dikonsumsi merupakan jamu untuk menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan produksi ASI serta menjaga badan agar tetap ramping. Terdapat satu informan yang ditemukan memiliki tekanan darah selama mengkonsumsi jamu. Tekanan darah informan naik dapat dikarenakan adanya ketegangan sosial antara ibu dan keluarga yang menyebabkan ketegangan pada titik syaraf tertentu sehingga aliran darah tidak lancar. Berdasakan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan jamu memiliki komposisi yang membantu proses pemulihan ibu nifas dan peningkatan produksi ASI. Kata kunci : Nifas, Jamu, Pengobatan Tradisional
PENDIDIKAN KESEHATAN SARANA BIDAN DALAM MERUBAH PERILAKU TRADISIONAL MASYARAKAT INDONESIA Prastiwi, Ratih Sakti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1378

Abstract

Mitos dan kepercayaan merupakan bagian dari budaya yang telah hidup lama di masyarakat Indonesia. Dalam prakteknya, masyarakat lebih mendahulukan mitos dan kepercayaan dibandingkan logika. Untuk merubah perilaku tersebut, perlu adanya strategi-strategi tenaga kesehatan khususnya bidan untuk merubah pola pikir masyarakat tradisional menjadi lebih modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran bidan dalam meluruskan pandangan masyarakat terkait mitos dan kepercayaan pada ibu hamil, bersalin dan nifas. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif menggunakam metode pendekatan fenomenologi. Informan yang dipilih merupakan bidan baik dari rumah sakit dan puskesmas yang pernah menangani pasien dengan perilaku tradisional. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku tradisional masih dilakukan karena adanya tetua desa atau orang tua pasien yang masih mempercayai dan menyarankan anak untuk melakukannya. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang dilakukan tidak hanya diberikan kepada pasien saja, melainkan kepada kerabat juga. Adanya kerjasama kemitraan dengan dukun, kader, tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat membantu bidan dalam menyebarkan informasi kesehatan agar perilaku masyarakat dapat menjadi lebih baik.Kata kunci: Mitos, Budaya, Bidan, Perilaku Tradisional