Ratih Sakti Prastiwi, Ratih Sakti
Politeknik Harapan Bersama, Tegal

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

STUDI KASUS: TANDA DAN GEJALA CITOMEGALOVIRUS PADA BALITA Maulida, Iroma; Prastiwi, Ratih Sakti; Chikmah, Adevia Maulidya
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.263 KB) | DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1212

Abstract

Penyakit CMV merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena menimbulkan dampak serius bagi anak-anak yaitu dapat menimbulkan masalah yang permanen seperti berkurangnya pendengaran, kecacatan mental, ukuran kepala lebih kecil, malas makan dan dalam jumlah kecil dapat menyebabkan kematian.Menurut Rao dan Gopal (2015), bayi yang terinfeksi CMV saat lahir terlihat normal tetapi tanda-tanda sekuel akan muncul kemudian. Penularannya yang mudah serta tidak nampaknya gejala dan tanda pada bayi yang terinfeksi CMV akan meningkatkan resiko tertularnya anggota keluarga dari bayi yang terinfeksi CMV tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan  ingin mengetahui gejala dan tanda penderita, khususnya pada bayi yang terinfeksi CMV congenital di Kota TegalPenelitian ini dilaksanakan pada tahun 2017 dan bersifat deskriptif dengan menggunakan disain penelitian studi kasus dimana kasus adalah anak-anak yang pernah/sedang menderita CMV. Terbatasnya jumlah data penderita CMV serta masih jarangnya angka kejadian CMVdi kabupaten/kota Tegal menjadi pertimbangan peneliti untuk mengambil kasus sebanyak 3 anak  dengan pengambilan sampel menggunakan snowball sampling pada penderita CMV yang ada di lingkungan peneliti (teman/kerabat teman dari peneliti).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita CMV dalam penelitian ini mengalami gejala awal  demam dengan gejala penyerta berupa  diare, kejang atau batuk/pilek. Semua penderita juga mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik kasar yaitu kemampuan dalam merangkak, duduk sendiri dan berjalan. Sebagian besar penderita juga mengalami keterlambatan bahasa dan baru mampu merangkai 2 kata pada usia di atas 1,5 tahun. Hal ini sesuai dengan teori bahwa penderita CMV dapat mengalami gangguan perkembangan neurologi dengan bentuk gangguan dapat berupa kesulitan dalam bicara, bahasa, motorik, tingkah laku, belajar, memori, dan berbagai fungsi neurologi lain. Diagnosa CMV dilakukan oleh sebagian besar penderita melalui pemeriksaan IgG dan IgM Disarankan pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang pada bayi dan balita perlu diintensifkan serta bila ditemui keterlambatan perkembangan tumbuh kembang anak maka bidan perlu segera berkolaborasi dengan Dokter spesialis anak dan laboratorium agar dilakukan pemeriksaan CMV. Kata Kunci: CMV, citomegalo, tumbuh kembang
Studi Fenomenologi: Mempersiapkan Menarche Autis Prastiwi, Ratih Sakti; Hastuti, Sari; Sumarah, Sumarah
Prosiding Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2016 Pengembangan Sumber Daya Lokal Berbasis IPTEK Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL IPTEK TERAPAN 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2016 Pengembangan Sumber Daya Lokal Berbasis IPTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.184 KB)

Abstract

Autis memiliki sistem reproduksi yang sama dengan perempuan lainnya dan memiliki risiko pelecehan seksual lebih besar dibanding dengan perempuan normal. Keluarga merupakan orang terdekat yang berpotensi untuk memberikan pendidikan seksual mengenai menarche, namun autis banyak yang menghabiskan waktunya di sekolah dibandingkan dirumah. Penelitian ini dilakukan untuk melihat persepsi sekolah luar biasa di daerah Yogyakarta mengenai pendidikan persiapan menarche di sekolah. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi melalui wawancara terhadap guru SLB yang memiliki siswa autis di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SLB tidak memiliki mata pelajaran khusus mengenai pendidikan seksual khususnya persiapan menarche namun mata pelajaran Bina Diri dapat digunakan sebagai sarana guru memberikan pendidikan seksual pada autis. Metode pembelajaran yang dapat digunakan adalah metode imitasi dimana siswa meniru apa yang diajarkan seperti menggunakan, melepas dan membuat pembalut. Dengan pemberian pendidikan seksual sejak dini pada autis, anak akan lebih siap menghadapi menarche baik saat dirumah maupun di luar rumah. Kata kunci : Menarche, Autis, Pendidikan
Studi Evaluasi Kepuasan Mahasiswa Kebidanan pada Kompetensi Pedagogik dan Profesional Dosen Prastiwi, Ratih Sakti; Baroroh, Umi
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.343 KB)

Abstract

Pendidikan kesehatan merupakan bagian penting dalam pembangunan kesehatan guna menghasilkan sumber daya manusia kesehatan sebagai penggerak pembangunan kesehatan. Pendidikan Bidan merupakan pengembangan dan fungsi serta kompetensi bidan tersebut. Politeknik Harapan Bersama dalam membantu menyiapkan bidan berkompeten juga menyiapkan calon bidan bersaing di internasional. English in Midwifery merupakan salah satu strategi Politeknik dalam menyiapkan calon bidan ke dunia internasional. Keberhasilan sebuah mata kuliah dapat diidentifikasi salah satunya melalui kepuasan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah evaluasi kepuasan mahasiswa kebidanan terhadap kemampuan pedagogik dan professional dosen. Metode yang digunakan adalah survey deskriptif. Sampel penelitian ini diambil menggunakan simple random sampling dan didapatkan sebanyak 35 responden dari 111 mahasiswa semester 2. Teknik analisis menggunakan analisis skala linkert dan analisis deskriptif kualitatif menggunakan ‘quote’. Hasil analisis skala linkert menunjukkan kompetensi pedagogik baik/puas (75.88%) seangkan untuk kompetensi profesional baik/puas (75.49hasil FGD menunjukkan mayoritas mahasiswa puas terhadap materi pembelajaran, semakin menarik bentuk atau model pembelajaran semakin meningkat kepuasan mahasiswa terhadap kepuasan pelayanan dosen. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi pedagogik, professional dan kepribadian memiliki keterkaitan yang erat terhadap kepuasan mahasiswa. Kata kunci:  Kepuasan, Pedagogik, Profesional
ANALISIS MODEL PEMILIHAN KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI DESA TUWEL TAHUN 2014 Maulida, Iroma; Prastiwi, Ratih Sakti; Maula, Aminatul
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.647 KB)

Abstract

Setiap akseptor memiliki pertimbangan yang berbeda dalam menilai dan memilih jenis kontrasepsi mana yang akan digunakan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi pada akseptor di desa Tuwel pada tahun 2014. Sampel yang diambil sebanyak 114 responden dengan pengumpulan data  menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan  untuk mendapatkan model faktor pemilihan kontrasepsi adalah  analisis regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan dari variabel umur, jumlah anak, siklus haid maka faktor yang masuk ke dalam model adalah jumlah anak (ρ= 0.022, OR= 12.000, 95%CI= 1.422;101.251) dan efek samping  (ρ= 0.997, OR= 0.000, 95%CI = 0.000) . Dari model terpilih setelah dilakukan uji interaksi menunjukkan kedua variabel tidak memiliki cukup bukti untuk menunjukkan  adanya interaksi antara jumlah anak dan efek samping terhadap pemilihan kontrasepsi, Sedangkan dari hasil uji confounding factor menunjukkan efek samping merupakan factor pengganggu yang mempengaruhi hubungan antara jumlah anak dan pemilihan kontrasepsi pada akseptor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akseptor dengan anak ≤ 2 dan pernah mengalami efek samping dalam menggunakan kontrasepsi maka akan cenderung memilih kontrasepsi non hormonal dibandingkan memilih kontrasepsi hormonal Kata Kunci: Model, Kontrasepsi, PUS
Determinan Kejadian Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD) di Kabupaten Tegal Prastiwi, Ratih Sakti
Prosiding 2nd Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2017 Vol 2, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.437 KB)

Abstract

Kehamilan yang tidak direncanakan setiap tahunnya terjadi pada 80 juta wanita. Kehamilan tidak direncanakan dapat berisiko terjadinya komplikasi selama kehamilan, bersalin dan nifas. Komplikasi yang terlambat tertangani akan berdampak langsung pada kematian maternal. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan karakteristik kejadian kehamilan tidak diinginkan di Kabupaten Tegal. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekantan cross sectional. Peneliti menggunakan teknik sampling case control dengan jumlah kelompok kasus 14 ibu hamil tidak direncanakan dan kelompok kontrol 45 ibu hamil yang direncanakan. Analisis menggunakan analisis univariat yang diolah dalam spss. Hasil penelitian menunjukkan 78.6% kehamilan tidak direncanakan ditemukan pada akseptor KB hal ini menunjukkan adanya kegagalan KB atau unmet need KB. Hal tersebut berdampak langsung pada perencanaan penggunaan KB setelah melahirkan lebih baik dan bijak. Sebanyak 64.3% responden hamil tidak direncanakan telah merencanakan menggunakan KB setelah melahirkan. Sedangkan pada faktor usia, tempat tinggal dan waktu konseling KB tidak memiliki perbedaan yang signifikan pada kejadian kehamilan tidak direncanakan. Dimana masing-masing faktor memiliki kemungkinan terjadi kehamilan tidak direncanakan sebesar 50%.
Phenomenology Study: Factors Associated with the Choice of Unskilled Traditional Birth Attendants in Brebes, Central Java Prastiwi, Ratih Sakti; Budihastuti, Uki Retno; Wijaya, Mahendra
Journal of Maternal and Child Health Vol 1, No 4 (2016)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.742 KB)

Abstract

Background: The number of birth delivery attended by unskilled traditional birth attendant in Brebes District, Central Java, was still high. From January to April 2016, 67 birth deliveries were attended by unskilled traditional birth attendant. This study aimed to delve information in how social and cultural factors influence the decision to choose traditional birth attendants in Brebes, Central Java.Subjects and Method: This was a qualitative study with phenomenology approach. This study was carried out in Brebes, Central Java. The key informants of this study were midwives, who by snowball sampling technique suggested on the traditional birth attendants and their clients (i.e. laboring mothers) to be interviewed. The data were collected by in-depth interview, focus group discussion, observation, and document review. The researcher did data reduction, data display, and made decision. The data were verified by triangulation of sources technique.Results: Some skilled traditional birth attendants actively collaborated with midwives. Today rarely traditional birth attendants attend birth delivery, although there was a considerable number of community members who sought their help for birth attendant. Community members regard these traditional birth attendants as to have charisma and some supernatural power. Usually traditional birth attendants get involved in cultural ceremonies. Sometimes community members seek traditional birth attendants as a source of advice. In an extended family the decision to choose birth attendant was made by the mother or grandmother of the laboring woman. In a smaller family the decision to choose birth attendant was made by the laboring woman.Conclusion: The decision to choose unskilled birth attendants is made by the family members of the laboring woman, and this choice was influenced by traditional birth attendant’s charisma.Keywords: birth delivery, traditional birth attendant, social and cultural factorsCorrespondence: Ratih Sakti Prastiwi. Diploma III Program of Midwifery, Health Polytechnics Harapan Bersama, Tegal. Email: ratih.sakti@ymail.com.Journal of Maternal and Child Health (2016), 1(4): 242-249https://doi.org/10.26911/thejmch.2016.01.04.05 
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 6-12 BULAN DI PUSKESMAS PESURUNGAN LOR Prastiwi, Ratih Sakti; Latifah, Ulfatul
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 1, No 2 (2018): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.121 KB) | DOI: 10.33006/ji-kes.v1i2.86

Abstract

 AbstrakASI Eksklusif merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi perkembangan anak lebih optimal. Tingginya aktifitas ibu diluar rumah menjadi kendala untuk memberikan ASI secara Eksklusif dan cenderung memberikan formula. Capaian ASI Eksklusif di wilayah Pesurungan Lor <60%, hal ini dapat mempengaruhi pencapaian pertumbuhan dan perkembangan bagi anak di wilayah tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah terdapat pengaruh pemberian ASI Eksklusif pada anak usia 6-12 terhadap perkembangannya. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif terhadap anak usia 6-12 bulan. Teknik sampling diambil menggunakan teknik accidental sampling dan didapatkan sampel sebanyak 26 sampel. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Data selanjutnya dianalisis menggunakan chi-square test. Hasil analisis didapatkan terdapat hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan perkembangan anak namun tidak signifikan ditunjukkan dari adanya ρ-value sebesar 0.09. Perkembangan anak tidak hanya dipengaruhi oleh pemberian ASI Eksklusif saja, namun terdapat faktor lain seperti emotional bonding serta adanya pemberian stimulus dari orang tua atau pengasuh anak.   Kata kunci  : ASI Eksklusif, perkembangan, anak, bayi Abstract Exclusive breasfeeding was an important aspect in children development. For  working mothers, breast feeding exclusively would be hard and they prefer to used formula. Exclusive breastfeeding coverage in Pesurungan lor were less than 60%, it could cause an impending for growth and development in children achievement. The purpose of this study was to assess relation of breastfeeding exclusively with 6-12 months baby’s development. This study used descriptive analytichal method. Using accidental sampling to babies aged 0-6 months (26 babies). Data collected using Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) and analyzed using chi-square test. This study show there is a relation within breastfeeding exclusively and children development but not significant (ρ-value: 0.09). Children development not only influenced by breast milk but it could be influence by emotional bonding and/or stimulation by their parents or their caretakers,  Keywords :    Exclusive breastfeeding, development, children, babies
PENGOBATAN TRADISIONAL (JAMU) DALAM PERAWATAN KESEHATAN IBU NIFAS DAN MENYUSUI DI KABUPATEN TEGAL prastiwi, ratih sakti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 7, No 1 (2018): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2298.57 KB) | DOI: 10.30591/siklus.v7i1.745

Abstract

Masa nifas merupakan masa pemulihan organ reproduksi wanita yang mana sangat rentan terjadi gangguan pada organ reproduksinya. Masyarakat Jawa meyakini dengan mengkonsumsi jamu selama masa nifas, mampu menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu nifas, tidak hanya itu, jamu juga membantu produksi ASI selama ibu menyusui. Masyarakat banyak yang memilih jamu dengan alasan lebih mudah didapat dan ekonomis serta lebih manjur dibandingkan dengan obat modern. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat perilaku ibu dalam mengkonsumsi jamu serta melihat efek jamu pada tubuh ibu nifas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan jumlah informan utama sebanyak 4 informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam serta observasi selama informan menjalani masa nifas. Keabsahan data kemudian divalidasi dengan cara triangulasi sumber kepada 4 informan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan seluruh informan mengkonsumsi jamu. Adapun jamu yang dikonsumsi bervariasi, ada yang dikonsumsi dalam bentuk pil ada pula jamu olahan. Jamu yang dikonsumsi merupakan jamu untuk menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan produksi ASI serta menjaga badan agar tetap ramping. Terdapat satu informan yang ditemukan memiliki tekanan darah selama mengkonsumsi jamu. Tekanan darah informan naik dapat dikarenakan adanya ketegangan sosial antara ibu dan keluarga yang menyebabkan ketegangan pada titik syaraf tertentu sehingga aliran darah tidak lancar. Berdasakan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan jamu memiliki komposisi yang membantu proses pemulihan ibu nifas dan peningkatan produksi ASI. Kata kunci : Nifas, Jamu, Pengobatan Tradisional
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 6-12 BULAN DI PUSKESMAS PESURUNGAN LOR Prastiwi, Ratih Sakti; Latifah, Ulfatul
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 1, No 2 (2018): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.319 KB) | DOI: 10.33006/ji-kes.v1i2.106

Abstract

AbstrakASI Eksklusif merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi perkembangan anak lebih optimal. Tingginya aktifitas ibu diluar rumah menjadi kendala untuk memberikan ASI secara Eksklusif dan cenderung memberikan formula. Capaian ASI Eksklusif di wilayah Pesurungan Lor <60%, hal ini dapat mempengaruhi pencapaian pertumbuhan dan perkembangan bagi anak di wilayah tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah terdapat pengaruh pemberian ASI Eksklusif pada anak usia 6-12 terhadap perkembangannya. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif terhadap anak usia 6-12 bulan. Teknik sampling diambil menggunakan teknik accidental sampling dan didapatkan sampel sebanyak 26 sampel. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Data selanjutnya dianalisis menggunakan chi-square test. Hasil analisis didapatkan terdapat hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan perkembangan anak namun tidak signifikan ditunjukkan dari adanya ρ-value sebesar 0.09. Perkembangan anak tidak hanya dipengaruhi oleh pemberian ASI Eksklusif saja, namun terdapat faktor lain seperti emotional bonding serta adanya pemberian stimulus dari orang tua atau pengasuh anak.   Kata kunci  : ASI Eksklusif, perkembangan, anak, bayi Abstract Exclusive breasfeeding was an important aspect in children development. For  working mothers, breast feeding exclusively would be hard and they prefer to used formula. Exclusive breastfeeding coverage in Pesurungan lor were less than 60%, it could cause an impending for growth and development in children achievement. The purpose of this study was to assess relation of breastfeeding exclusively with 6-12 months baby’s development. This study used descriptive analytichal method. Using accidental sampling to babies aged 0-6 months (26 babies). Data collected using Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) and analyzed using chi-square test. This study show there is a relation within breastfeeding exclusively and children development but not significant (ρ-value: 0.09). Children development not only influenced by breast milk but it could be influence by emotional bonding and/or stimulation by their parents or their caretakers,  Keywords            :               Exclusive breastfeeding, development, children, babies
Peningkatan Persepsi Kecukupan ASI Pada Ibu Menyusui Prastiwi, Ratih Sakti; Qudriani, Meyliya; Ludha, Novia; Arsita, Riska
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Abdimas PHB
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1337.543 KB)

Abstract

Capaian ASI Eksklusif di Indonesia masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah. Pada tahun 2016 cakupan ASI Eksklusif mengalami penurunan dimana pada tahun 2013 capaian mencapai 38% menjadi 29.5%. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan ASI Eksklusif adalah persepsi ibu menyusui akan kecukupan ASI-nya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan persepsi ibu menyusui tentang kecukupan produksi ASI. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan seputar ASI Eksklusif, penilaian kecukupan ASI, faktor yang mempengaruhi produksi ASI, Cara peningkatan produksi ASI. Kegiatan ini diberikan kepada ibu menyusui yang bayinya berusia 0-6 bulan sehingga secara langsung dapat membantu peningkatan angka capaian ASI Eksklusif untuk wilayah Margadana. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan, terdapat peningkatan pengetahuan ibu tentang kecukupan ASI sebesar 3.32 point. Hal ini menunjukkan penyuluhan merupakan salah satu cara membantu masyarakat untuk merubah sikap dan perilakunya untuk lebih sehat secara mandiri.   Kata kunci—ASI Eksklusif, Persepsi, Menyusui