Articles

Found 14 Documents
Search

Membangkit Spontanitas Belanja Pada Supermarket Melalui Promosi, Pramuniaga dan Atmosfer Toko Sunawarman, Agung; Rohendi, Acep; Sofyan, Iwan
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Ecodemica
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.011 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran “Pengaruh Promosi Penjualan Dan Pramuniaga Serta Atmosfer Toko Terhadap Spontanitas Belanja Di Supermarket Toserba XYZ Sunda Bandung”. Adapun yang menjadi target populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Supermarket Toserba XYZ Sunda Bandung dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 80 orang responden. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dan alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana pengaruh antara variabel yang satu dan lainnya serta menggunakan uji hipotesis t dan F yang bertujuan untuk melihat pengaruh variabel promosi penjualan pramuniaga dan atmosfer toko terhadap spontanitas belanja secara parsial dan simultan. Hasil menunjukaan promosi penjualan, pramuniaga dan atmosfer toko dapat mempengaruhi perilaku spontanitas belanja konsumen Supermarket Toserba XYZ Sunda Bandung.
Prinsip Liberalisasi Perdagangan World Trade Organization (WTO) dalam Pembaharuan Hukum Investasi di Indonesia (Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007) Rohendi, Acep
PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law) Vol 1, No 2 (2014): PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law)
Publisher : Faculty of Law, Padjadjaran University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.377 KB)

Abstract

AbstrakUndang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (UUPM) merupakan peraturan mengenai investasi di Indonesia yang menggantikan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1967 tentang Investasi Asing dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1968 tentang Investasi Domestik. Undang-undang ini tidak lagi membedakan antara investasi asing dan domestik. Pembentukan undang-undang ini merupakan komitmen Indonesia atas diratifikasinya Agreement Establishing the World Trade Organization (WTO Agreement) Pasal XVI, Ayat 4 dari Agreement tersebut mewajibkan negara anggota untuk menyesuaikan aturan-aturan atau hukum perdagangan mereka dengan aturan-aturan yang terdapat dalam Annex di WTO Agreement. Prinsip-prinsip WTO yang telah diimplementasikan pada UUPM, yaitu: 1) Prinsip (Most-Favoured-Nation) dalam Pasal 1 ayat (1), Pasal 3 ayat (1), Pasal 4 ayat (2), dan Pasal 6 ayat (1); 2) Prinsip National Treatment dalam Pasal 6 ayat (1); 3) Prinsip Larangan Restriksi (pembatasan) Kuantitatif dapat ditemukan dalam Pasal 8; 4) Prinsip Perlindungan melalui Tarif yang ditemukan secara tersirat pada asas efisiensi berkeadilan dalam Pasal 3 ayat (1) dan Pasal 14; 5) Prinsip Resiprositas dapat ditemukan dalam Pasal 7 dan Pasal 32; 6) Prinsip Perlakuan Khusus bagi Negara Berkembang diatur dalam Pasal 13. Indonesia telah mengimplementasi prinsip-prinsip tersebut sebagaimana diwajibkan bagi negara-negara anggota WTO.Kata Kunci: prinsip liberalisasi perdagangan, World Trade Organization, investasi asing, investasi domestik, undang-undang penanaman modal. Principle of Trade Liberalization of World Trade Organization (WTO) in Reforming the Investment Law of Indonesia (Indonesian Law No. 25 of 2007)AbstractLaw Number 25 Year 2007 is the investment law of Indonesia which replaces Law Number 1 year 1967 on Foreign Investment and Law Number 5 year 1968 on Domestic Investment. This new law no longer distinguishes foreign and domestic investment. The formation of law Number 25 Year 2007 is the commitment of Indonesia upon ratification of the (WTO Agreement). Article XVI paragraph 4 of the Agreement Establishing the WTO requires state parties to adjust their rules or which law of trade with the rules contained in the WTO Agreement Annex. WTO principles which have been implemented in the Investment Law of 2007 are: 1) Principle of Most-Favored Nation clause in Article 1 paragraph (1), and Article 3 Paragraph (1), Article 4 paragraph (2) and Article 6 paragraph (1); 2) Principle of National Treatment in Article 6 paragraph (1); 3) Principle of Quantitative Restrictions in Article 8; 4) Principle of Protection through tariff found implicitly in Principle of Efficiency Fair in Article 3 paragraph (1) and Article 14; 5) Principle of Reciprocity found in Article 7 and Article 32; 6) Principle of Special Treatment for Developing Countries, provided in Article 13. Indonesia has been implementing these principles as required by WTO.Keywords: principle of trade liberalization, World Trade Organization, foreign investment, domestic investment, investment law.DOI: https://doi.org/10.22304/pjih.v1n2.a10
Telaah Hubungan Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasional Terhadap Turnover Intention Amran, Ali; Rohendi, Acep
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Ecodemica
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.062 KB)

Abstract

ABSTRAKKaryawan merupakan elemen yang sangat penting bagi perusahaan. Karyawan sebagai sumber daya manusia adalah penggerak utama berjalannya roda perusahaan sehingga perusahaan harus menjaga kepuasan kerja dan komitmen organisasional agar karyawan tidak berkeinginan untuk berpindah ke perusahaan lain (turnover intention). Hal ini perlu dikaji pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasional terhadap turnover intention sehingga dapat bermanfaat untuk mengetahui nilai penting dari kepuasan kerja dan komitmen organisasional yang dimiliki karyawan. Metode penelitian deskriptif survey dan verifikatif survey digunakan untuk mengkaji variabel terikat yaitu kepuasan kerja dan komitmen organisasional dan variabel bebas yaitu turnover intention dengan melakukan observasi kepada karyawan PT. Alexindo Bekasi. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasional terhadap turnover intention. Penelitian ini bersifat improvement dari penelitian yang telah ada, dan model penelitian ini bisa digunakan oleh perusahaan di Bekasi khususnya dan Indonesia pada umumnya terkait dengan sumber daya manusia dalam dunia kerja khususnya yang berhubungan dengan perilaku-perilaku tenaga kerja.Kata kunci: Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasional, Turnover Intention ABSTRACT      Employees are the most important resources of company. They are human resources to do and move all of the activities of company. Therefore, company needs to keep and maintain their job satisfaction and organizational commitment in order to reduce the intention to leave the company (turnover intention). It is necessary to study the relationship among job satisfaction, organizational commitment and turnover intention. This will give benefit to determine the important values of employees’ job satisfaction and organizational commitment and its influences on turnover intention. The research methods are descriptive survey and verificative survey that is used to assess the performance of independent variables: those are job satisfaction and organizational commitment,  and dependent variable: that is turnover intention with doing observation to employees of PT. Alexindo Bekasi. The result of this research is there is influence of job satisfaction and organizational commitment on turnover intention. This research is the improvement of existing researches which can be applied in the other companies specially for the human resource or employee behavior field.  Keywords: Job Satisfaction, Organizational Commitment, Turnover Intention
GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, BUDAYA ORGANISASI, DAN KINERJA KARYAWAN DENGAN MEDIASI KOMITMEN ORGANISASI Nurdin, Sahidillah; Rohendi, Acep
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 4, No 1 (2016): JURNAL ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.859 KB)

Abstract

Abstract - The aim of this study is to describe and analyze further the influence of transformational leadership style and organizational culture on employee performance and organizational commitment as an intervening variable. The study was conducted at Lembaga Penyiaran Public (LPP) TVRI West Java. The study population numbered 298 people. The sampling technique used was simple random sampling with a sample of 75 people. Retrieving data using questionnaires, data analysis method using the Path Analysis. Based on the results of the study showed that transformational leadership style significantly affect organizational commitment, organizational culture does not significantly affect organizational commitment, organizational commitment not significantly affect the performance of the employee, transformational leadership style has no effect and significant impact on the performance of employees, organizational culture influence significantly to the performance of employees, there is a significant influence and transformational leadership style on employee performance through organizational commitment, and there is a significant influence of organizational culture on employee performance through organizational commitmentKeywords: Transformational Leadership Style, Organizational Culture, Organizational Commitment and Employee Performance, Regressions, Path Analysis.Abstrak - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis lebih jauh mengenai pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan mediasi komitmen organisasi. Penelitian dilakukan di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Jawa Barat. Populasi penelitian ini berjumlah 298 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 75 orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner, metode analisis data menggunakan Path Analisis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa gaya kepemimpinan transformasional secara signifikan berpengaruh terhadap komitmen organisasi, budaya organisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasi, komitmen organisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan, gaya kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja karyawan, budaya organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan, terdapat pengaruh dan signifikan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasi, terdapat pengaruh dan signifikan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasiKata Kunci: Gaya Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi dan Kinerja Karyawan, Regresi, Path Analisis.
PENGARUH KALITAS PELAYANAN BANK SYARIAH TERHADAP NILAI, KEPUASAN SERTA LOYALITAS NASABAH DI KOTA BANDUNG Rohendi, Acep
Jurnal Ecodemica Vol 2, No 2 (2014): Jurnal ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.455 KB)

Abstract

Abstract - This research was conducted to determine the extent to which the Sharia Bank of service quality in the city of Bandung. This needs to be known for Customers who are loyal to the Sharia bank customers are not only willing to run the banks customers because the principles of sharia, but also the arena of service quality are implemented to meet customer expectations. Thus, Sharia banks can increase the number of customers and retain customers for its service quality factor. To assess the banks service quality and customer loyalty using the framework created by Cronin, Brady and Hult (2000) that the quality of service, value and satisfaction of all services related to loyalty. Quality of service using the theory of joint Gronroos (1990) and Parasuraman (1988). The research proves that the Sharia Bank in the City of functional quality effect on the creation of the organizations image at 2.25%; functional quality effect on the creation of service quality by 7.29%; technical quality influence on the creation of the organizations image by 3.61%; technical quality influence the creation of service quality at 16.81% affect the organizations image creation service quality by 36%  affect the service quality of service value creation at 2% influence the creation of service quality customer satisfaction by 1.7% service quality affect loyalty creation of 1% value creation services affect customer satisfaction by 2.3% customer satisfaction affects loyalty by 19.4%. With research, the Sharia Bank Sharia Bank in Bandung have to pay attention to the functional quality, technical quality, the images to create quality and service excellence.  Sharia Bank in Bandung have to pay attention to service quality and value of services to create customer satisfaction Sharia Bank in Bandung have to pay attention to quality service and customer satisfaction  to create customer loyalty. Keywords : Service Quality, Satisfation, Loyalty, Sharia, Banking Abstrak - Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejah kualitas pelayanan Bank Syariah di Kota Bandung. Kebutuhan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui loyalitas nasabah terhadap Bank Syariah yang bukan hanya karena factor syariah melainkan pula karena kualitas pelayanan Bank Syariah yang memenuhi harapan nasabah. Dengan penelitian ini diharapkan Bank Syariah di kota Bandung dapat meningkatkan jumlah nasabah dan mempertahankan nasabah karena factor kualitas pelayanan. Penilaian Kualitas pelayanan dan loyalitas nasabah menggunakan kerangka kerja dari Brady and Hult (2000) yang mengambarkan bahwa kualitas pelayanan, nilai dan kepuasan atas pelayanan berkaitan dengan loyalitas pelanggan. Kualitas pelayanan menggunakan teori dari Gronroos (1990) and Parasuraman (1988). Penelitian membuktikan bahwa Kualitas fungsional mempunyai pengaruh terhadap citra organisasi sebesar 2.25 %; kualitas fungsional mempengaruhi kualitas pelayanan sebesar 7.29 %. Kualitas teknik mempengaruhi citra organisasi 3,61 %, kulaitas teknis mempengaruhi kualitas pelayanan16.81 Citra organisasi mempengaruhi kualitas pelayanan 36 %, nilai pelayanan mempengaruhi 2 % kepuasan nasabah 1,7 %, service quality mempengaruhi loyalitas nasabah 1% nilai pelayanan. Mempengaruhi kepuasan nasabah 2,3 %, kepuasan nasabah mempengaruhi loyalitas 19,4 %. Berdasarakan penelitian ini Bank Syariah di Kota Bandung harus menaruh perhatian terhadapp kulitas fungsional, kulitas teknis dan citra untuk menciptakan kualitas dan pelayanan prima. Bank Syariah juga harus menaruh perhatian terhadap kualitas pelayanan dan nilai pelayanan yang menciptakan kepuasan nasaabah demikian pula terhadap kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah yang menciptakan loyalitas nasabah. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan, Loyalitas, Bank Syariah
PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL DAN INTERNASIONAL Rohendi, Acep
Jurnal Ecodemica Vol 3, No 2 (2015): Jurnal ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.443 KB)

Abstract

Abstract - The objective is to determine consumer protection in e-commerce transactions according to the laws of Indonesia. Two laws related to consumer protection in ecommerce transactions is Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection (Consumer  Law)and Act No. 11 of 2008 on Information and Electronic Transactions (IT Law). Both of these laws has been able to provide adequate legal protection for consumers in the buying and selling of goods through e-commerce, the legal protection can be seen in terms of Consumer Law and IT Law. Both these laws have been set regarding the use of personal data of consumers, the terms validity of e-commerce transactions, the use of CA (Certification Authority), the problems of standard clauses and regulates the prohibited acts for businesses to market and produce goods and services that can be used a reference to the object in the e-commerce transactions. Although has the disadvantage that only reach businesses based in Indonesia alone, but the weakness is already covered by the IT Law and various international regulations such as the UNCITRAL Model Law. Although provision was made the UN is not yet completeKeywords : e-commerce, consumer protection, Electronic TransactionsAbstrak - Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui perlindungan konsumen dalam transaksi e-commerce menurut perundang-undangan Indonesia. Dua undang-undang yang terkait perlindungan konsumen dalam transaksi e-commerce adalah Undangundang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK)dan UndangUndangNo 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Kedua undang-undang tersebut telah mampu memberikan perlindungan hukum yang memadai bagi konsumen dalam melakukan transaksi jual beli barang bergerak melalui ecommerce, perlindungan hukum tersebut terlihat dalam ketentuan-ketentuan UUPK dan UU ITE. Kedua undang-undang tersebut telah mengatur mengenai penggunaan data pribadi konsumen, syarat sahnya suatu transaksi e-commerce, penggunaan CA (Certification Authority), permasalahan klausula baku dan mengatur mengenai perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha dalam memasarkan dan memproduksi barang dan jasa yang dapat dijadikan acuan bagi obyek dalam transaksi e-commerce. Walaupun UUPK memiliki kelemahan yaitu hanya menjangkau pelaku usaha yang berkedudukan di Indonesia saja, namun kelemahan ini sudah ditutupi oleh UU ITE dan berbagai ketentuan internasional seperti UNCITRAL Model Law. Meskipun ketentuan yang dibuat PBB ini belum lengkap.Kata kunci : e-commerce, perlindungan konsumen, transaksi elektronik.
Memaknai Kuliner Lokal Sebagai Daya Tarik Wisata Kota Bandung Syarifuddin, Didin; Noor, Chairil M; Rohendi, Acep
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.335 KB)

Abstract

AbstrakPerkembangan industri pariwisata dapat memberikan peluang bagi produk-produk wisata termasuk kuliner di Kota Bandung. Tingginya perkembangan industri pariwisata, memberikan peluang yang sangat besar bagi masyarakatnya, untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan wisata kuliner, yang saat ini masih sangat terbatas, jumlahnya. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan makanan tradisional sebagai kuliner lokal dengan jenis Surabi Mila sebagai daya tarik wisata Kota Bandung.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori dari Damanik dan Weber (2006:13), yang menjelaskan bahwa daya tarik wisata dapat dibangun melalui keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman.Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil tulisan ini menjelaskan bahwa makanan tradisional kuliner lokal Surabi Mila, merupakan jenis makanan tradisional yang berdaya tarik wisata. Daya tarik wisata pada Surabi Mila adalah karena surabi ini memiliki keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman. Keunikan dapat dilihat dari adanya kombinasi kelangkaan dan kekhasan yang melekat pada surabi Mila, yaitu jarang terjadi surabi di Kota Bandung yang memiliki 20 jenis rasa dengan topping yang bervariasi, yang juga menggambarkan keragamannya. Originalitas surabi Mila tergambar dari keaslian bahan tepung beras dengan tetap mempertahankan varian asli seperti topping oncom dengan proses pembakaran menggunakan tungku dan cetakan dari tanah liat, juga menggambarkan otentisitasnya.Kata Kunci: makanan tradisional, kuliner, keunikan, originalitas, otentisitas, keragaman AbstractThe development of the tourism industry can provide opportunities for tourism products including culinary in the city of Bandung. The high development of the tourism industry, providing an enormous opportunity for the people, to participate in the development of culinary tourism, which is currently still very limited, the amount. his paper aims to explain traditional food as a local culinary type of Surabi Mila as a tourist attraction of Bandung. The research method used is descriptive qualitative, using the theory of Damanik and Weber (2006:13), which explains that tourist attraction can be built through uniqueness, originality, authenticity, and diversity. Data collection was done by observation and interview. The results of this paper explain that the traditional food of local culinary Surabi Mila, is a kind of traditional food tourist attraction. The tourist attraction at Surabi Mila is because this Surabi has uniqueness, originality, authenticity, and diversity. Uniqueness can be seen from the combination of scarcity and uniqueness attached to surabi Mila, which is rarely a Surabi in the city of Bandung which has 20 types of flavors with a variety of toppings, which also describes the diversity. Originality Surabi Mila depicted from the authenticity of rice flour by maintaining the original variants such as toppings oncom combustion process using furnaces and molds of clay, also illustrates the authenticity.Keywords : traditional foods, culinary, uniquiness, originality, autenticity, variety.
Kewajiban Pelaporan Data Transaksi Kartu Kredit Perspektif Rahasia Bank Dan PERPU Nomor 1 Tahun 2017 Rohendi, Acep
PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law) Vol 5, No 1 (2018): PADJADJARAN JURNAL ILMU HUKUM (JOURNAL OF LAW)
Publisher : Faculty of Law, Padjadjaran University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.405 KB)

Abstract

Tujuan penulisan untuk mengkaji : 1) ketentuan rahasia  bank di Indonesia sebelum dan sesudah PERPU N.1 Tahun 2017, serta 2)  kewajiban bank dalam pelaporan transaksi Kartu kredit terhadap Direktorat Jendral Pajak (DJP)  dalam perspektif rahasia Bank dan  PERPU N0.1 Tahun 2017. Metode penelitian menggunakan  metode penelitian hukum normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif-analitis, pendekatan  yuridis normatif, analisa normatif-kualitatif. Analisis data menggunakan  pendekatan yuridis normatif. Rahasia bank sebelum terbitnya PERPU No.1/2017  hanya berlaku bagi Nasabah Penyimpan dan Simpanannya serta Nasabah Investor dan Investasinya. PERPU No.1 Tahun 2007 menghilangkan sifat rahasia bank untuk Nasabah Penyimpan dan Simpanannya serta Nasabah Investor dan Investasinya untuk kepentinan perpajakan. Pelaporan transaksi kartu kredit ditinjau dari ketentuan rahasia bank baik dalam perbankan konvensional maupun dalam perbankan syariah adalah bukan rahasia bank.  baik sebelum ataupun sesudah lahirnya PERPU No.1 Tahun 2017. Meskipun bukan rahasia bank, dalam aplikasi permohonan kredit perlu diicantumkan ketentuan pembukaan rahasia data yang disetujui pemegang kartu kredit. Sebab perjanjian kredit sebagai lex spesialis   diakui  putusan Mahkamah Agung  No.404 K/Pdt.Sus-BPSK/2017 terhadap undang-undang sebagai lex generalis. Pembukaan data kartu kredit kepada pihak III tanpa persetujuan tertulis pemiliknya merupakan perbuatan melawan hukum dari bank dan dapat digugat di muka pengadilan oleh pemegang kartu kredit.
Kewajiban Dan Tanggung Jawab Konsultan Hukum Sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal Rohendi, Acep
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Ecodemica
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.97 KB)

Abstract

ABSTRAKKonsultan hukum pasar modal sebagai salah satu profesi penunjang pasar modal keberadaannya sangat penting dalam proses go public. Konsultan Hukum  tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal serta beberapa ketentuan lainnya. Tersebarnya aturan tersebut dalam beberapa ketentuan yang menyulitkan untuk diketahui, perlu inventarisasi regulasi tentang  kewajiban dan tanggung  Konsultan Hukum  sebagai profesi penunjang di Pasar  Modal. Menggunakan penelitian hukum normatif dengan jenis penelitian inventarisasi hukum positif, data yang digunakan adalah data sekunder,  analisis normatif kualitatif. Konsultan hukum diberi tugas dalam bentuk pemeriksaan hukum (legal audit) dan pendapat hukum (legal opinion).  Konsultan hukum pasar modal diwajibkan mematuhi kode etik dan standar profesi yang ditetapkan oleh asosiasinya.Untuk menjamin agar pendapat dan keterangan yang diberikan oleh konsultan hukum  pasar modal benar-benar sesuai dengan kode etik dan standar profesi, diberikan secara independen serta mendukung prinsip keterbukaan. Temuan penelitian yaitu adanya kewajiban konsultan hukum  untuk  ikut bertanggung gugat atas kerugian yang diderita investor dalam hal pendapat dan keterangan yang diberikan tidak sesuai dengan yang dimaksud, di samping secara perdata juga dapat dikenakan sanksi administratif dan ancaman pidana.Kata Kunci: Capital Market, Legal Consultant, Go Public ABSTRACTCapital market legal consultant as a supporting profession capital market presence is very important in the process of going public. The Legal Consultant regulated in Law No. 9 of 1995 on the Capital Market as well as several other provisions. The spread of these rules in several provisions that make it difficult to know, need to research on the obligations and responsibilities as a legal consultant supporting professionals in the capital market. Using normative legal research with the type of inventory study of positive law, the data used is secondary data analysis qualitative normative. Legal consultants were given the task in the form of public hearings (legal audit) and legal opinion). Capital market legal consultant required to comply with the code of ethics and professional standards set by the association. To ensure that the opinions and information given by the Legal Consultant capital markets completely in accordance with the code of ethics and professional standards, given independently and supports the principle of transparency. The findings of the research that their obligations to take account for the losses suffered by investors in terms of opinion and the information given is not in accordance with, in addition to civil penalties can also be imposed as well as the administrative and criminal threats.Keywords : Capital Market, Legal Consultan, Go  Public
FUNGSI BUDGETER DAN FUNGSI REGULASI DALAM KETENTUAN PERPAJAKAN INDONESIA Rohendi, Acep
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 2, No 1 (2014): Jurnal ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.306 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi budgeter dan regulasi dalam undang-undang perpajakan nasional . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum normatif dengan analisis normatif - kualitatif / normatif . Dalam hukum positif Indonesia yang menjadi dasar hukum pemungutan pajak adalah Pasal 23A UUD 1945 . Fungsi pajak dalam rangka pembangunan , pajak memiliki dua fungsi : 1 ) fungsi budgeter , dan 2 ) fungsi regulasi . Fungsi budgeter adalah bahwa pajak adalah alat ( atau sumber ) untuk memasukkan sebanyak-banyaknya uang ke kas negara yang pada waktunya akan digunakan untuk membiayai pengeluaran negara . Fungsi regulaasi, pajak digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan tertentu yang terletak di luar sektor keuangan. Fungsi budgeter diimplementasikan dalam undang-undang perpajakan di Indonesia , terutama sejak Reformasi 1983. Pembaharuan Perpajakan Nasional tersebut: 1 ) Pembaharuan Nasional Perpajakan I, 2 ) Pembaharuan Nasional Perpajakan II, 3 ) Pembaharuan Nasional Perpajakan III, 4 ) Pembaharuan Nasional Perpajakan IV, 5 ) Pembaharuan Nasional Perpajakan V. Beberapa contoh fungsi regulasi dalam undang-undang yang berkaitan dengan perpajakan : 1 ) Pembaharuan Nasional Perpajakan ; 2 ) Kebijakan Sunset ; 3 ) Penurunan Tarif PPh Pribadi dan Badan . Untuk membangun negara Indonesia harus mampu menyinergikan antara fungsi budgeter dengan fungsi regulasi dari pajak . Kata Kunci : Pajak, Reformasi Perpajakan, Budgeter, Regulasi  ABSTRACT This research aims to analyze the application of budgetary and regulatory functions in the national tax laws. The research method used in this research is normative legal research with normative analysis-qualitative / normative. In Indonesias positive law became the legal basis of tax collection is Article 23A of the 1945 Constitution. Tax functions within the framework of development, the tax has two functions: 1) budgetary functions, and 2) regulate the function / regulation. Budgetary functions is that taxation is a tool (or a source) to include as much money into the state treasury which in time will be used to finance state expenditure. The function set, the tax is used as a tool to achieve certain goals which were located outside the financial sector and regulate the function of many directed against the private sector. Budgetary functions implemented in the tax legislation in Indonesia, particularly since the Tax Reform 1983. Renewal of the National Taxation, including: 1) Renewal of the National Taxation I; 2) National Taxation Reform II, 3) National Taxation Reform III, 4) National Taxation Reform IV, 5) National Taxation Reform V. Some examples of regulatory functions in legislation relating to taxation: 1) National Taxation Reform; 2) Sunset Policy; 3) Personal Income Tax Rate Reduction and Body. To develove the Indonesian state should be able to synergizing between budgeting functions with the regulatory function of the.tax.   . Keyword : Tax, Tax Reform, Budgeter, Regulator