Faqiuddin Abdul Kodir, Faqiuddin Abdul
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) PERSPEKTIF ISLAM: Kompilasi Awal Teks-teks Hadits Rujukan Kodir, Faqiuddin Abdul
MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.76 KB)

Abstract

Pembahasan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) perspektif Islam selama ini lebih banyak merujuk pada ayat an-Nisa (4: 34) yang secara tersurat membolehkan suami memukul istri yang nusyuz. Berbeda dengan ayat, teks-teks Hadits dalam kitab-kitab rujukan utama justru menjelaskan dinamika konstruksi dan ketegangan sosial atas kebolehan memukul pada generasi awal Islam. Bahkan, beberapa teks dengan tegas mengarah pada perspektif anti kekerasan yang kemudian menjadi pertimbangan dasar interpretasi ayat tersebut di kalangan ulama tafsir maupun fiqh. Jika banyak feminis Muslim (Hassan 1991, Engineer 2001) alergi terhadap otoritas Hadits untuk rekonstruksi Islam yang adil gender, kompilasi teks-teks ini justru sedikit banyak membuktikan bahwa teks-teks dasar mengenai isu pemukulan istri dari Hadits bisa menjadi sumber utama diskursus penguatan kesadaran anti kekerasan terhadap perempuan.The discussion of Islamic perspective on domestic violence has been greatly referred to the verse of Qur’an (4: 34), which expressly allows husband beating his disobedient wife. Unlike this verse, Hadith texts in their primary references clearly explain the dynamics of construction and social tensions on the permissibility of wife beating among early generation of Islam. Even some of these texts explicitly advocate perspective of anti-violence against women that later became the basis of the interpretation of the verse among scholars. While some Muslim feminists (Hassan, 1991, Engineer 2001) disregard authority of Hadith for the reconstruction of Islamic gender equality, this preliminary compilation is actually prove that the basic texts on the issue of wife beating of Hadith can be a major source of discourse strengthening awareness of anti-violence against women and of gender equality.
PENGELOLAAN TAMAN WISATA GOA SUNYARAGI: Dampak Sosial dan Ekonomi bagi Masyarakat Aziz, Abdul; Kodir, Faqiuddin Abdul; ., Ernawati
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.396 KB)

Abstract

Abstract Cirebon city is one of the existing city in the province of West Java. Cirebon city is also a popular tourist destination with all its potential. Sunyaragi Goa Tourism Park is one of cultural heritage objects. The cultural potential of the Sunyaragi Goa Tourist Park has been increasingly developed. This research uses descriptive qualitative research. Sources of data used are primary data and secondary data. By using data collection method that is observation, interview and documentation. The results obtained from this research is that management efforts or strategies undertaken by the governing body in developing and promoting the object of Sunyaragi Cave Park is by Carying Capacity technique (carrying capacity of tourist area) by doing counseling and always involving the surrounding community, besides by doing promotion through print media and social media, as well as through some cultural attractions and events such as gamelan traditional music, mask dance, martial arts and so on. All these businesses are able to increase the income of people who are looking for livelihood or selling in the area of Sunyaragi Goa Tourist Park although not always crowded everyday visitors. Keywords: Sunyaragi Goa, Social Impact and Economic Impact. Abstrak Kota Cirebon merupakan salah satu Kota yang ada di provinsi Jawa Barat. Kota Cirebon juga merupakan daerah tujuan wisata yang cukup populer dengan segala potensi yang dimilikinya. Taman Wisata Goa Sunyaragi merupakan salah satu benda cagar budaya. Potensi budaya yang dimiliki Taman Wisata Goa Sunyaragi sudah semakin dikembangkan.  Penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa upaya pengelolaan atau strategi yang dilakukan oleh badan pengelola dalam mengembangkan dan memajukan objek Taman Wisata Goa Sunyaragi adalah dengan teknik Carying Capacity (daya dukung kawasan wisata) dengan melakukan penyuluhan dan selalu melibatkan masyarakat sekitarnya, selain itu dengan melakukan promosi melalui media cetak dan media sosial, juga melalui beberapa atraksi dan event-event kebudayaan seperti musik tradisional gamelan, tari topeng, seni pencak silat dan sebagainya. Semua usaha tersebut mampu meningkatkan pendapatan masyarakat yang bermatapencaharian atau berjualan di kawasan objek Taman Wisata Goa Sunyaragi walaupun tidak selalu ramai pengunjung setiap harinya. Kata Kunci: Goa Sunyaragi, Dampak Sosial dan Dampak Ekonomi.