Mawar Jannati Al Fasiri, Mawar Jannati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

IJTIHAD YUSUF QARDHAWI TENTANG ZAKAT SAHAM DAN OBLIGASI Al Fasiri, Mawar Jannati; Setyawan, Edy
Al-Mustashfa Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.219 KB)

Abstract

AbstrakZakat merupakan salah satu rukun Islam. Selain melakukan perintah Allah dengan berzakat kita juga dapat membersihkan harta dari hak fakir miskin. Seiring berkembangnya zaman, berkembang pula objek zakat, yang mana salah satunya adalah zakat yang dikenakan pada surat berharga seperti saham dan obligasi.  Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah mengenai cara pengenaan kewajiban zakat saham dan obligasi menurut Yusuf Qardhawi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ijtihad para ulama tentang zakat saham dan obligasi terutama ijtihad Yusuf Qardhawi sebagai salah seorang ulama yang ahli dalam hukum Islam. Metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan studi kepustakaan (library research), sehingga kajian difokuskan pada bahan-bahan kepustakaan dengan cara menelurusi dan menelaah literatur-literatur yang berhubungan dengan judul skripsi ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa para ulama menyatakan, saham dan obligasi diambil zakatnya apabila telah mencapai nisab dan haul serta syarat-syarat wajib zakat lainnya, meskipun mereka berbeda pendapat dalam cara-cara mengeluarkannya. Sedangkan menurut Yusuf Qardhawi bahwa zakat saham dan obligasi bisa dipungut dari nilai saham ataupun nilai obligasi yang berlaku di pasar yang mana zakatnya adalah 2,5%, atau bisa juga dari keuntungan bersih yang mana zakatnya adalah sebesar 10%. Adapun nisab dari zakat saham dan obligasi menurut Yusuf Qardhawi adalah senilai dengan nisab emas yakni 85 gr emas.  Kata kunci : zakat, saham, obligasi Abstract Charity is one of the pillars of Islam. In addition to doing God’s command to tithe we also can clean the threasures of the rights of the poor. As time grew a charity objects, one of which is a charity that is imposed on securities such as stocks and bonds. Problem examined in this study is about the imposition of charity obligation of stocks and bonds according to Yusf Qardhawi. The purpose of this study was to determine the ijtihad of the scholars of zakat stocks and bonds mainly ijtihad Yusuf Qaradawi as a scholar who is an expert in Islamic law. The method of this thesis uses literature study (library research), so that the study focused on materials literature by exploring ways and examine the literature related to the title of this essay. The conclusion from this study is that the scholars declared, stocks and bonds when taken charity’s has reached nisab and haul as well as the obligatory charity terms of the other, though they differ in the ways of removing it. Menwhile, according to Yusuf Qardhawi that charity stocks and bonds could be levied on the value of the stock or bond  values prevailing in the markets in wich charity is 2,5%, or it could be from net profit which is 10%. The nisab of charity stocks and bonds according to Yusuf Qardhawi is worth the gold nisab namely 85 garms of gold. Keywords: charity, stocks, bonds
PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG EKONOMI SYARIAH Al Fasiri, Mawar Jannati
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.747 KB)

Abstract

Aspek ekonomi ini mengatur  perilaku kebutuhan individu dan masyarakat dtujukan ke arah bagaimana cara pemenuhan kebutuhan dilaksanakan dan bagaimana menggunakan sumber daya yang ada.  Ekonomi tidak luput dari kajian Islam yang bertujuan menuntun agar manusia berada di jalan yang lurus. Oleh karena itu dalam melakukan kegiatan ekonomi hendaklah kita menanamkan nilai-nilai Islam di dalamnya supaya kegiatan ekonomi kita mendapatkan ridha dari Allah Ta’ala.Masalah yang diteliti adalah mengenai pandangan cendekiawan muslim dan masyarakat terkait ekonomi syari’ah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode grounded teori.Kesimpulan dari penelitian ini adalah Sesungguhnya pandangan para cendekiawan muslim tentang ekonomi syari’ah sependapat dengan pandangan masyarakat, hal ini dikarenan naluriah manusia sama yakni berbuat baik hal ini berkaitan dengan hati nurani. Hanya saja masyarakat mengakui bahwa untuk dapat melaksanakan sistem ekonomi syari’ah yang benar-benar sesuai syari’ah susah diterapkan dalam kehidupan sekarang. Kata Kunci : Pandangan Masyarakat, Pandangan Cendekiawan Muslim, Ekonomi Syari’ah