Articles

Found 9 Documents
Search

MODEL PESANTREN KADER; Relasi Ideologis PP Husnul Khotimah dengan PKS, serta Artikulasinya dalam Kegiatan Kepesantrenan Muslihudin, Muslihudin
Holistik Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa lembaga pendidikan dapat dengan mudah dibaca sebagai lembaga pendidikan beraroma PKS. Ada sejumlah asumsi yang mendasari kesan tersebut; 1) pendirinya dan pengelolanya orangorang PKS, 2) mengusung simbol-simbol PKS, 3) mengajarkan Islam ala PKS, 4) menjadi basis perjuangan politik PKS. Dari jenis lembaga pondok pesantren yang memberi kesan pesantren PKS adalah pesantren Khusnul Khatimah di Jalaksana Kuningan. Meskipun kelahiran pesantren ini mendahului kelahiran PKS, namun kesan yangtersimpan di benak masyarakat terhadap pesantren ini adalah pesantren PKS. Boleh jadi kesan tersebut dibangun oleh masyarakat ketika membaca fenomena hubungan Pesantren Khusnul Khotimah dengan Partai Keadilan Sejahtera. Dalam hal ini harus dibuktikan model hubungan antara partai politik PKS dengan pesantren Khusnul Khotimah sehingga menjadi karakteristik baru atau model baru pesantren di Indonesia, bahkan terori baru tentang pesantren diIndonesia. Dalam penelitian ini, peneliti ingin menjelaskan relasi yangsangat kuat antara perjuangan islamisasi ala timur tengah di Pesantren Khusnul Khotimah Kuningan Jawa Barat, dan proses tarbiyah yang dibangun sebagai gerakan politik PKS untuk ikut partisipasi dalamdemokrasi di Indonesia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN WORKSHOP Muslihudin, Muslihudin
P2M STKIP Siliwangi Vol 3, No 2 (2016): Volume 3, No. 2 November 2016
Publisher : STKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p2m.v3i2p51-58.627

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang terjadi di lapangan  bahwa rendahnya kemampuan guru dalam pembuatan media pembelajaran yang dapat memberi pengaruh terhadap kualitas sekolah. Oleh karena itu seorang widyaswara perlu mengembangkan sebuah kegiatan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pembuatan media pembelajaran. Salah satu kegiatan yang dicobakan melalui penelitian ini adalah workshop pembuatan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengukur kemampuan guru dalam pembuatan media pembelajaran setelah diterapkan workshop. (2) Untuk mengetahui gambaran kemampuan guru dalam pembuatan dan menggunakan media pembelajaran sebelum dan setelah diterapkan workshop. (3) Meningkatkan kemampuan guru dalam pembuatan media pembelajaran melalui penerapan workshop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan diterapkannya workshop pembuatan media, kemampuan guru dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran dapat ditingkatkan. Berdasarkan penelitian bahwa kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran nilai rata-ratanya meningkat, peningkatan kemampuan guru dalam pembuatan media pembelajaran setelah diterapkan workshop bahan ajar pada siklus I mempunyai nilai rata-rata 70 dengan perbandingan 0% berada pada kategori baik, 70% berada pada kategori cukup dan 30% berada pada kategori kurang. Pada siklus II, rata-rata kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran  meningkat menjadi 86,67, dengan perbandingan 100% berada pada kategori baik dan tidak ada yang berada pada  pada kategori cukup dan kategori kurang. Dari uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa workshop pembuatan media dapat meningkatkan kemampuan guru dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran, karena itu peneliti menyarankan agar workshop pengembangan media disosialisasikan dan digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran.
ORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DALAM KURIKULUM 2013 PERSPEKTIF THOMAS LICKONA Azizah, Anisatul; Muslihudin, Muslihudin; Suteja, Suteja
Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang filsuf Yunani bernama Aristoteles mendefinisikan karakter yang baik sebagai kehidupan dengan melakukan tindakan-tindakan yang benar sehubungan dengan diri seseorang dan orang lain. Kehidupan yang berbudi luhur termasuk kebaikan yang berorientasi pada diri sendiri (kontrol diri) sebagaimana halnya dengan kebaikan yang berorientasi pada hal lainnya (kemurahan hati dan belas kasihan), dan kedua jenis kebaikan ini saling berhubungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan karakter perspektif Thomas Lickona, mengetahui konsep Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013 dan mengetahui Perspektif Thomas Lickona dalam Pendidikan Karakter pada Kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter menurut Thomas Lickona, memiliki tiga komponen karakter yang saling berhubungan: pengetahuan moral, perasaan moral, dan perilaku moral. Pendidikan karakter menurut Thomas Lickona dan dalam kurikulum 2013 mempunyai relevansi, dalam standar isi yang membahas sikap, tertuang dalam KI-1 yakni tentang spiritual dan KI-2 tentang sosial, dan  dalam Kompetensi Dasar (KD). KD pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X, XI dan XII dalam Kurikulum 2013, Komponen dan KD yang menunjukkan keselarasan antara Thomas Lickona dengan Kurikulum 2013 yakni, pengetahuan moral: menghayati, perasaan moral: meyakini, dan tindakan moral: menunjukkan sikap hormat, jujur.Kata Kunci : Orientasi, Pendidikan Karakter
PERANCANGAN SISTEM MONITORING BANDWIDTH INTERNET BERBASIS SMS Bawafie, Nabil; Muslihudin, Muslihudin
JSTIE (Jurnal Sarjana Teknik Informatika) (E-Journal) Vol 1, No 1 (2013): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v1i1.2539

Abstract

Bandwidth merupakan sebuah takaran lalu lintas data yang masuk dan yang keluar dalam jaringan internet server. Banyaknya ukuran suatu data atau informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ketempat yang lain dalam sebuah network. Pengatur jaringan dapat mengamati atau memonitor kondisi bandwidth pada jaringan internet server, maka pengatur jaringan harus siap setiap saat memonitor atau mengamati kondisi bandwidth. Jika sewaktu-waktu terjadi masalah pada bandwidth dan para pengatur jaringan tidak berada ditempat, maka para pengatur jaringan tidak dapat mengetahui jika bandwidth dalam kondisi tidak baik. Sebab belum adanya sistem yang dapat memantau jika terjadi penurunan quota atau melemahnya bandwidth secara realtime. SMS (Short Message Service) merupakan solusi yang tepat untuk digunakan oleh pengatur jaringan dalam menyelsaikan permasalahan tersebut.Kata kunci : Monitoring Bandwidth, SMS ( Short Message Service ), Jaringan internet server.
SISTEM PENALARAN BERBASIS KASUS UNTUK PENANGANAN SANKSI AKADEMIK Winiarti, sri; Ismail, Taufiq; Witriani, Witriani; Muslihudin, Muslihudin
JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) Vol 2, No 2 (2017): September 2017
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.716 KB) | DOI: 10.14421/jiska.2017.22-06

Abstract

sebagai sebuah program studi yang bersinergi dengan teknologi informasi, perlu memanfaatkan teknologi dalam pengambilan keputusan. Salahsatu alternatif yang dapat diterapkan adalah membuat sebuah sistem keputusan bagi suatu program studi yang dapat diakses oleh mahasiswa, dosen, prodi dan karyawan. Sebagai salah satu contoh membuat sistem kepeutusan untuk penanganan sanksi akademik bagi mahasiswa yang melakukan pelanggaran. faktanya selama ini semua pelanggaran yang pernah terjadi di universitas Ahmad Dahlan tidak didokumentasi secara elektronik, sehingga dapat memungkinkan terjadinya pelanggaran yang tidak sesuai keputusannya, padahal kasusnya sama. berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 30 mahasiswa diperoleh fakta 97.6% mahasiswa tidak tahu tentang intrumen saksi akademik. bahkan dokumentasi yang ada tidak optimal dalam pengarsipannya. peneliitan ini bertujuan menghasilkan sebuah sistem yang dapat membantu memberikan keputusan untuk saksi akademik dengan menggunakan metode pelacakan berasis kasus. metode pelacakan akan mencari kemiripan suatu kasus baru dengan kasus lama menggunakan metode similarity.dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak yang telah diujikan dan memeiliki validitas 100% sesuai untuk rekomendasi yang diberikan sesuai dengan kasus yang pernah ada.kata kunsi :sanksi akademik, penalaran berbasis kasus,similarity
Model Aplikasi Penetapan Pajak Daerah Pada Dinas Pendapatan Kabupaten Tapin Saputra, Bayu; Natarsyah, Syahib; Muslihudin, Muslihudin
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 10, No 2: Agustus 2014
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.787 KB)

Abstract

Dari hasil pengamatan langsung pada beberapa instansi Dinas Pendapatan Kabupaten?Tapin Kalimantan Selatan, diketahui permasalahan yang dihadapi pada pelayanan administrasi?dan perhitungan pajak yang masih manual, sehingga proses menjadi lambat. Proses pelayanan?administrasi dan perhitungan pajak masih dilakukan secara manual dengan menggukanan?software umum sepeti Ms Excel dan data tidak tersimpan dalam suatu database yang saling?berhubungan. Hal ini akan membuat proses administrasi dan manajemen menjadi lambat dan?kurang efektif karna petugas harus mencari data softfile maupun hardfile Nomor Pokok Wajib?Pajak (NPWP) dan data pajak terlebih dahulu, untuk kemudian menghitung secara manual?pada file lain besarnya pajak yang harus dibayarkan. Untuk itu pendekatan yang diambil agar?membantu memecahkan masalah pada Dinas Pendapatan Kabupaten Tapin adalah dengan?membangun sebuah aplikasi penetapan pajak daerah pada Dinas Pendapatan Kabupaten?Tapin. Manfaat penggunaan teknologi informasi dalam perpajakan adalah menghemat waktu,?mudah, akurat.Berdasarkan hasil uji user, pengguna sangat setuju dengan penggunaan aplikasi ini?dan dapat diterima oleh pengguna pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset?Daerah Kabupaten Tapin, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi yang dibangun sudah sesuai?dengan tujuan yaitu dapat membantu proses administrasi, pelayanan, dan perhitungan pajak?pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tapin.Kata kunci: Aplikasi Penetapan Pajak, Dinas Pendapatan Kabupaten Tapin
Penilaian Lomba Bank Sampah Award Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Riani, Desy Helda; Ruliah, Ruliah; Muslihudin, Muslihudin
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Simple Additive Weighting (SAW) merupakan salah satu model yang dapat digunakan pada proses pengambilan keputusan dengan metode penjumlahan terbobot, salah satunya dalam penilaian Lomba Bank Sampah Award. Metode SAW digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari setiap kriteria berdasarkan bobot yang sudah ditentukan dan membantu dalam menetapkan prioritas yang selama ini belum akurat.Kriteria yang digunakan adalah keberadaan bangunan sampah, fisik bangunan, tempat penyimpanan,? sistem pencatatan sampah, jumlah nasabah, struktur organisasi dan keberadaan pengurus, volume dan jenis sampah kering yang dikelola setiap bulannya. Dari kriteria tersebut didapatkan hasil berupa urutan (ranking) berdasarkan nilai tertinggi melalui aplikasi yang akan dirancang yaitu aplikasi Penilaian Lomba Bank Sampah Award Menggunakan Metode SAW.Penerapan metode SAW untuk penilaian Lomba Bank Sampah Award kategori sekolah dalam penelitian ini berdasarkan 15 data kajian permasalah yang diambil pada tahun 2014 metode SAW hanya mampu memperbaiki 6 data (40%) dan untuk penilaian Lomba Bank Sampah Award kategori umum dalam penelitian ini berdasarkan 15 data kajian permasalah yang diambil pada tahun 2014 metode SAW hanya mampu memperbaiki 6 data (40%).Kata kunci : Model, Simple Additive Weighting, Bank Sampah?
Penerapan Metode Weighted Product Pada Proses Penentuan Pemenang Fashion Show Noer, Radian; Yudhihartanti, Yulia; Muslihudin, Muslihudin
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini pemilihan pemenang fashion show hanya menjumlahkan nilai dari semua kriteria yang telah ditentukan, tanpa melihat kriteria satu dengan kriteria lainnya. Padahal dari semua kriteria tersebut ada yang bernilai sangat penting dan kurang penting, hal ini menyebabkan penilaian kurang objektif, dikarenakan dalam penilaian tersebut belum menggunakan bobot kriteria yang pasti serta tidak adanya suatu sistem yang dapat menunjang penggunaan bobot tersebut untuk menghasilkan hasil yang tepat.Pendekatan yang diambil untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan menggunakan metode Weighted Product. Yaitu dengan cara perkalian untuk menghubungkan rating atribut, dimana rating setiap atribut harus dipangkatkan dulu dengan bobot atribut yang bersangkutan.Kesimpulan dari 24 data permasalahan yang di uji menggunakan perbandingan pretest dan posttest memiliki akurasi sebesar 37,5%.Kata Kunci : Fashion Show, Weighted Product, Model
Sistem Klasifikasi Otomatis Volume Balok dengan Arduino Ilmi, Armina Syaiful; Muslihudin, Muslihudin
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.945 KB) | DOI: 10.12928/biste.v1i1.831

Abstract

Penggunaan teknologi baru dan canggih menjadi pilihan dunia industri untuk meningkatkan efisiensi produksi baik dari segi kualitas, kuantitas maupun penghematan biaya. Proses otomasi sistem kendali industri tidak akan lepas dari penggunaan perangkat elektronik, seperti halnya pengunaan berbagai macam sensor dan komponen penting lainnya. Pada penelitian ini merancang prototipe konveyor yang memisahkan otomatis balok berdasarkan ukuran volume, bertujuan untuk penghematan tempat produksi kecil dan sumber daya manusia. Perancangan perangkat keras terdiri dari microcontroller Arduino Mega 2560 menjadi penyimpan logika perintah dalam sistem,  sensor ultrasonic HC-SR04 sebagai sensor pengukur panjang, lebar dan tinggi barang, motor servo sebagai penyetop dan pemisah barang,  liquid crystal display sebagai penampil informasi dan motor dc menjadi penggerak konveyor. Pengujian sistem ini menggunakan barang penelitian 3 balok dengan ukuran berbeda yaitu 315 cm3, 480 cm3 dan 525 cm3. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan klasifikasi volume balok dapat bekerja dengan baik, dengan tingkat rata-rata error 5,4 untuk volume ukuran 315 cm3; 3,2 untuk volume 480 cm3; dan 2,33 untuk volume 525 cm3 dan dengan standar deviasi sistem klasifikasi otomatis volume balok sebesar σ = 9,40.