Articles

Found 4 Documents
Search

MASA DEPAN IAIN SYEKH NURJATI CIREBON: Strategi Kampus Entrepreuner Berbasis Lokal Jaelani, Aan
Holistik Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.342 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan paradigma entrepreuner di IAIN Syekh Nurjati. Paradigma ini dibutuhkan untuk melakukan perbaikan kualitas akademika di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Hal ini dilandasi bahwa reformasi yang dilakukan tetap harus menciptakan keseimbangan antara kemampuan untuk menghimpun sumber daya dan menghasilkan produk, yang dalam konteks pendidikan tinggi adalah lulusan yang berupa sumber daya manusia, yang berkualitas, berguna, berbekal keahlian yang mumpuni dan ikut membangun masyarakat ke arah yang kehidupan yang lebih baik. Meski demikian, arah globalisasi pendidikan tinggi diharapkan tidak terlalu mementingkan kebutuhan ekonomi melalui komodifikasi institusi. Secara konseptual, tulisan ini menawarkan model pengembangan academic entrepreneurship dalam membentuk jiwa kewirausahaan mahasiswa, antara lain melalui kerjasama program poverty alleviation yang dimiliki lembaga-lembaga yang otoritatif dan memiliki kedekatan dengan pengembangan kewirausahaan.Kata Kunci: Entrepreneurship, academic entrepreneurship, program poverty alleviation, kewirausahaan mahasiswa
MANAJEMEN ZAKAT UNTUK PROGRAM POVERTY ALLEVIATION DI INDONESIA DAN BRUNEI DARUSSALAM Jaelani, Aan
Al-Mustashfa Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.749 KB)

Abstract

AbstrakPenghimpunan dan pendistribusian potensi zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan (poverty alleviation) selama bertahun-tahun cukup banyak dikaji dalam literatur ekonomi Islam. Bahkan, zakat adalah salah satu instrumen awal keuangan publik Islam. Secara praktis, pengelolaan zakat masih memerlukan manajemen untuk mengentaskan kemiskinan pada berbagai negara, khususnya di Indonesia dan Brunei Darussalam. Kajian ini menemukan adanya keunikan pada pengelolaan zakat untuk program pengentasan kemiskinan sebagai agenda utama dalam pengelolaan zakat di Indonesia dan Brunei Darussalam. Manajemen zakat yang diterapkan pada kedua negara ini mampu mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat. Kata Kunci: manajemen zakat, poverty alleviation, lembaga zakat, mustahik AbstractThe collection and distribution of zakat as an instrument for poverty reduction (Poverty Alleviation) over the years pretty much studied in the economic literature, Islam. In fact, zakat is one of the earliest instruments of public finances Islam. In practical terms, the management of zakat still requires management to alleviate poverty in many countries, especially in Indonesia and Brunei Darussalam. This study found their uniqueness in zakat management for poverty alleviation programs as the main agenda in the management of zakat in Indonesia and Brunei Darussalam. Zakat management is applied to both these countries were able to reduce the level of poverty. Keywords: zakah management, poverty alleviation, zakat institution, mustahik
RELIGI, BUDAYA DAN EKONOMI KREATIF: Prospek dan Pengembangan Pariwisata Halal di Cirebon Jaelani, Aan; Setyawan, Edy; ., Nursyamsudin
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.247 KB) | DOI: 10.24235/jm.v2i2.2152

Abstract

Abstract This article confirms that tourism activities including religious, cultural and creative centers in Cirebon are developing separately from local government policy and program implementation, but tourism development activities are getting more advanced in the city and district of Cirebon. With a trend-analysis approach, this article is based on data collected through interviews, exploration of events, news, and information from print media and electronic media, as well as documents from tourism organizers in Cirebon. This paper concludes that Cirebon positioned itself as one of the destinations for the development of halal tourism that became the center of the tourism industry in the future. Keywords: Religion, Culture, Creative Economy, Halal Tourism. Abstrak Artikel ini menegaskan bahwa aktivitas pariwisata termasuk sentra religi, budaya dan ekonomi kreatif di Cirebon berkembang secara terpisah dari sisi kebijakan pemerintah daerah, pelaksanaan program-program, dan strategi pengembangan kawasan wisata baik di kota dan kabupaten Cirebon. Dengan pendekatan trend-analysis, artikel ini berpijak pada data yang dikumpulkan melalui hasil wawancara, eksplorasi terhadap peristiwa, berita, dan informasi dari media cetak dan media elektronik, serta dokumen dari institusi penyelenggara pariwisata di Cirebon. Tulisan ini menyimpulkan bahwa Cirebon memposisikan diri sebagai salah satu destinasi bagi pengembangan wisata halal yang menjadi sentra industri pariwisata di masa mendatang.  Kata Kunci: Religi, Budaya, Ekonomi Kreatif, Wisata Halal
PENGELOLAAN APBN DAN POLITIK ANGGARAN DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM JAELANI, AAN
ALQALAM Vol 29 No 1 (2012): January - April 2012
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alqalam.v29i1.589

Abstract

The development policy in the reformation era gives priority to the paradigm of human development that puts people as the development actors and places local economy as a vehicle for community welfare. However, the government policy as stated in the national budget precisely contradicts with the role of government that should create the community welfare. This study uses the qualitative approach by using historical and verstehen methods. The management of the national budget shows the existence of the government's role in regulating the sources of general revenue and expenditure budget. The practices of the state financial management used for development purposes to create the public welfare have been conducted since the time of Prophet Muhammad. The management of the national budget in the reformation era uses performance-based budget structure that aims to improve the performance of government with good governance that requires the effectiveness, efficiency, transparency, and accountabilicy in its management. However, the abuse of the budget in the form of corruption still occurs in the management of this national budget. Key words: National Budget, Budget-Politics, Corruption, Islamic Economy.