budi manfaat, budi
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL ELEKTROFORESIS GEL SEBAGAI PENGGANTI PRAKTIKUM RIIL Maryuningsih, Yuyun -; Manfaat, Budi; Riandi, Riandi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.022 KB)

Abstract

Tujuan pembelajaran Genetika terutama dalam kegiatan praktikum salah satunya adalah praktikan dapat memahami teknik pemisahan DNA dan memahami regulasi ekspresi gen, dengan melakukan kegiatan praktikum elektroforesis gel. Kemampuan siswa dalam memahami elektroforesis gel perlu dilatihkan pada praktikum genetika. Beberapa LPTK terkendala tidak memiliki perangkat praktikum elektroforesis gel, untuk itu, perlu diupayakan praktikum pengganti demi memenuhi tujuan pembelajaran. Virtual laboratorium merupakan salah satu solusi sebagai upaya memenuhi tujuan pembelajaran agar sesuai. Vitual lab elektroforesis dan PCR ini dimplementasikan secara eksperimental pada praktikan mahasiswa yang mengampu mata kuliah genetika dan praktikum. Data nilai laporan virtual lab diuji beda dengan praktikum real dengan amsumsi nilai laporan praktikum dengan varian yang sama dan dengan hipotesis nilai laporan praktikum virlab dan praktikum real tidak berbeda secara signifikan. Data uji perbedaan nilai laporan praktikum antara nilai laporan real dan virtual dengan uji beda t test menunjukkan bahwa nilai laporan praktikum virlab dan praktikum real tidak berbeda signifikan, hal ini menunjukkan bahwa virlab dapat digunakan sebagai pengganti praktikum real pada praktikum elektroforesis gel.
PENGARUH EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) TERHADAP KREATIVITAS BERPIKIR MATEMATIKA SISWA (STUDI KASUS DI KELAS VIII SMPN 4 KOTA CIREBON) manfaat, budi; kurniasih, icih
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.316 KB)

Abstract

Berpikir adalah proses mental seseorang yang lebih dari sekedar mengingat dan memahami. Dengan berpikir, maka kita akan menemukan pemahaman yang kita kehendaki. Prosespembelajaran yang terjadi saat ini di sekolah cenderung monoton dan hanya mengandalkankecerdasan intelektual saja. Kecenderungan orang berpendapat bahwa Matematika ituhanya dapat diselesaikan dengan menggunakan IQ saja, padahal dalam memecahkan permasalahan matematika juga diperlukan kesabaran, ketelitian dan kestabilan emosi. Ini berarti, semakin siswa dapat mengelola emosinya dengan baik maka semakin dapatmemunculkan ide-ide kreatif dalam memecahkan suatu permasalahan. Berdasarkan studipendahuluan penulis di SMP Negeri 4 Kota Cirebon, ada beberapa siswa yang tergolongcerdas secara emosi, ia mampu memecahkan suatu permasalahan belajar dengan sesuatuyang baru. Padahal mayoritas mereka tinggal di daerah perkotaan yang rentan akanlabilnya emosi. Sehingga ini adalah hal yang menjadi permasalahan dalam penelitianpenulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi Emotional Quotient (EQ)siswa dalam pembelajaran matematika, seberapa tinggi kreativitas berpikir matematikasiswa dalam menyelesaikan soal dan untuk mengetahui besarnya pengaruh EmotionalQuotient (EQ) terhadap kreativitas berpikir matematika siswa kelas VIII. Semakin tinggi IQseseorang, semakin penting Emotional Quotient (EQ) berperan bagi orang tersebut karenaIQ tidaklah berarti tanpa disertai dengan EQ. Sehingga keduanya pun akan berfungsi secaraseimbang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif,sedangkan metode penelitiannya menggunakan metode expostfacto. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 4 Kota Cirebon yang berjumlah 398siswa, sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling denganmengambil satu kelas dari sembilan kelas yaitu kelas VIII D yang berjumlah 44 siswa.Variabel dalam penelitian ini adalah Emotional Quotient dan kreativitas berpikir matematikasiswa. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Setelah data diperoleh, kemudian data dianalisis secara deskriptif dan dilakukan pengujian statistikberupa uji regresi. Setelah diadakan penelitian dan pengolahan data berdasarkan SPSS 15for windows dan minitab, maka hasil penelitian yang diperoleh dari Emotional Quotient(EQ) siswa menunjukkan kriteria baik (64,5%), dengan rata-rata skor angket 90,43 dansimpangan baku 15,284. Kreativitas berpikir matematika siswa memiliki persentase sebesar72%, dengan rata-rata nilai tes sebesar 71,55 dan simpangan baku 16,353. Persamaan regresi yang dihasilkan yaitu ^dengan nilai koefisien determinasiyaitu sebesar 80,9%. Hal ini dapat diartikan bahwa pengaruh Emotional Quotient (EQ) Y962,0491,15+-=Xterhadap kreativitas berpikir matematika siswa sebesar 80,9%, sedangkan sisanya19,1%dipengaruhi oleh faktor lain selain Emotional Quotient (EQ). Kata kunci: Emotional Quotient (EQ), Kreativitas berpikir matematika.
PERBANDINGAN PENERAPAN TEKNIK PENILAIAN KINERJA DAN TEKNIK PENILAIAN TERTULIS TIPE URAIAN TERBATAS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI HASIL BELAJAR SISWA Badriani, elmayanti; prio baskoro, Edi; manfaat, budi
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.033 KB)

Abstract

Selection of assessment Technique in study evaluation can influence the result learn the student. Specially in mathematics study, in evaluation of study of assessment technique not only fetched up all standing at written it just by assessment technique but a lot of choice of assessment technique which can awaken the study atmosphere become creative and active. In this case evaluate the study require to be improve repaired to by utilize to improve the result learn the student. Therefore, this research try to compare the technique of performance assessment with the assessment technique written in mathematics study  of  at  discussion fundamental mark with  lines  and  angle  corner evaluated from result learn student. This study aims to determine whether there are difference to the results of students mathematics learning among students in group learning by using the techniques of evaluation and performance assessment of students in group learning by using valuation techniques evaluation written description of the type limited to the subject line and angle in class VII SMP 1 Cilimus District Brass. This study is a quasi-experimental research. Affordable population in this study were students of second grade at SMPN 1 Cilimus Academic Year 2014/2015. Samples were selected using random cluster sampling technique, was elected class VII.7 the number of students 36 people and VII.8 by the number of students 37 people as the sample. The research instrument used in the form of tests. The average math student learning outcomes in the experimental group I in both categories, shown by the average number of 84,93 with a standard deviation of 5,98 and the average math student learning outcomes in the experimental group II in both categories, indicated by the numbers an average of 81,39 with  a  standard deviation of  6,08.  Hypothesis test  results  conclude that  there  are difference to the results of students mathematics learning among students in group learning by using the techniques of evaluation and performance assessment of students in group learning by using valuation techniques evaluation written description of the type limited to the subject line and angle in class VII SMPN 1 Cilimus District Brass at significance level of 5%.Keywords: Comparison, Student Learning Outcomes, Performance Assessment, Written Assessment Limited Description Type
PRAKTIK PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI PONDOK PESANTREN DAR AL-TAUHID CIREBON Manfaat, Budi
Holistik Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.014 KB)

Abstract

Keragaman etnik, bahasa serta budaya, merupakaan kenyataan yang tidak terbantahkan. Dalam peradaban modern bahkan bisa dikatakan tidak ada lagi wilayah di globus ini yang hanya di huni oleh satu etnik tertentu atau budaya tertentu. Hampir semua wilayah merupakan percampuran dari pelbagai etnik dan budaya. Dalam konteks kehidupan sosial di tengah keragaman,karakter multikultural mutlak diperlukan. Yaitu sebuah karakter yang mampu mengenal, menerima, menghargai dan merayakan keragaman kultur. Penelitian ini mengkaji tentang Arjawinangun, sebuah wilayah kecil di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang telah sejak lama dihuni oleh beragam etnik, budaya, dan agama. Pesantren Dar al-Tauhid dalam hal ini dijadikan sebagai pusat perhatian kajian, sebuah pesantren tua yang dewasa ini dikenal sebagai pesantren yang berhasil mengusung nilai-nilai multikultural dalam kehidupan bermasyarakat.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN PENALARAN STATISTIK MAHASISWA TADRIS MATEMATIKA nurhairiyah, siti; manfaat, budi
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2346.001 KB)

Abstract

Evaluasi pembelajaran tidak lepas dari penggunaan instrumen. Instrumen ini mempunyai peranan yang penting dalam mengetahui sejauh mana kemampuan peserta didik dalam memahami materi. Instrumen yang sering diberikan dosen pada pembelajaran statistika berbentuk tes essay. Instrumen ini sesuai untuk mengukur kemampuan penalaran statistik, akan tetapi memiliki unsur subjektivitas yang tinggi. Sementara untuk bentuk pilihan ganda memiliki unsur objektivitas yang tinggi, tetapi unsur menebak jawaban peserta didik juga tinggi dan kurang dapat mengukur kemampuan peserta. Oleh karena itu perlu dikembangkan bentuk tes pilihan ganda yang memiliki kualitas baik dan dapat mengukur kemampuan penalaran statistik mahasiswa.Penelitian  ini  bertujuan:  (1)  Untuk  menemukan instrumen  yang  dapat  mengukur  kemampuan penalaran statistik mahasiswa ditinjau dari karakteristik instrumen yang baik. (2) Untuk mengetahui hasil analisis kemampuan penalaran statistik dengan menggunakan instrumen yang telah dikembangkan. Instrumen tes untuk mengukur kemampuan penalaran statistik  adalah  instrumen tes  yang  meliputi  aspek  penalaran terhadap  ukuran  pemusatan, penalaran terhadap ketidakpastian, penalaran tehadap sampel, dan penalaran terhadap perkumpulan. Instrumen tes tersebut berupa pilihan ganda yang memiliki tingkatan soal analisis (C4), sintesis (C5), dan evaluasi (C6).Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research & Development). Adapun tahapannya meliputi studi pendahuluan dan pengembangan model. Pada tahap pengembangan model melalui tahap validasi isi, uji coba terbatas (dengan 30 mahasiswa dari semester II, IV dan VI), dan uji coba luas (dengan 171 mahasiswa dari semester II, IV dan VI). Semua mahasiwa dipilih secara random.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Instrumen yang dikembangkan memiliki karakteristik yang baik dari segi validitas dengan indeks validitas isi (CVI) sebesar 0,94 dan koefisisen reliabilitas sebesar 0,68. Adapun dari segi daya pembeda, butir yang berkategori sangat baik sebanyak 11 butir dan yang baik sebanyak 3 butir, dari segi tingkat kesukaran semua butir berkategori sedang, dari segi korelasi skor butir dengan skor total yang signifikan sebanyak 12 butir, dan dari kualitas distraktor yang efektif sebanyak 13 butir. (2) Hasil analisis kemampuan penalaran statistik dengan menggunakan instrumen yang telah dikembangkan menunjukkan bahwa 99% peserta tes memiliki nilai estimasi kemampuan/ability yang berkategori cukup yaitu antara -1,5 sampai dengan kurang dari 1,5, sementara hanya 1% peserta tes yang memiliki nilai estimasi kemampuan/ability dengan kategori baik yaitu antara 1,5 sampai dengan kurang dari 3. Kata Kunci : instrumen tes, research & developmend 
PENAfSIRAN AYAT-AYAT EKONOMI DALAM AL-QUR’AN (Mengungkap Makna Bai’ Dan Tijarah Dalam Al-Qur’an) MANFAAT, BUDI
Holistik Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.71 KB)

Abstract

NONE
Regression Models for Spatial Data: An Example from Gross Domestic Regional Bruto in Province Central Java Karim, Abdul; Faturohman, Akhmad; Suhartono, Suhartono; Prastyo, Dedy Dwi; Manfaat, Budi
Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 18, No 2 (2017): JEP 2017
Publisher : Universitas Muhammdaiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.418 KB)

Abstract

The important role of a regions transportation infrastructure strongly affects the economic growth of the region and tends to affect the surrounding areas. The effect is called spillover effect. The aim of the research was to recognize the direct effect and spillover effect (indirect) of transportation infrastructure on the economic growth in Central Java. To identify the spillover effects, it is necessary to recognize the different characteristics of each region which have the implications on the various transportation infrastructures at each region in Central Java. Therefore, the spatial modeling was conducted. In this study, the spatial modeling employed was Spatial Durbin Error Model (SDEM). The SDEM is another form of Spatial Error Model (SEM). It does not allow for lag effects of endogenous variables, but it allows for spatial error and spatial lag on exogenous variables in which it simplifies the interpretations on direct effects and spillover effect. According to SDEM estimates, the transportation infrastructures at the districts/municipalities in Central Java had no significant effect on the outputs at each region where the infrastructures were located and their neighboring districts/cities
Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Ditinjau dari Perbedaan Gaya Belajar Menurut David Kolb Fatkhiyyah, I’aanatul; Winarso, Widodo; Manfaat, Budi
Jurnal Elemen Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Elemen
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.503 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the distribution of student learning styles according to David Kolb's classification, to learn the average mathematical communication skills that have diverger learning styles, assimilators, convergers and accommodators, and to know whether or not there are significant differences in mathematical communication skills between students has a learning style diverger, assimilator, converger and accommodator. This research was conducted in MAN 2 Cirebon. The instruments used were the Learning style inventory (LSI) and mathematical communication skills tests. This type of research is a comparative study with a quantitative approach. Based on the results of data processing, the distribution of student learning styles included in diverger learning styles was 17% of students, assimilators were 27% of students, converger was 20% of students, and accommodators were 36% students. Using a scale of 0-50, the average mathematical communication ability of students is 28.63. Whereas when viewed from each distribution of learning styles, the ordinary mathematical communication skills of students diverger 12.80, students assimilator 32.88, student converger 44.17, and accommodator students 24.27. Based on the results of the analysis with the ANOVA test that there is a significant difference in students' mathematical communication skills between the learning style diverger, assimilator, converger and accommodator with a significant level of α = 5%.