Yeti Nurizzati, Yeti
Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH GAYA BELAJAR SISWA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 MUNDU KABUPATEN CIREBON Saefudin, Asep; Nurizzati, Yeti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 7, No 1 (2018): Evaluasi Pembelajaran
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.06 KB)

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi siswa kesulitan menyesuaikan gaya belajar mereka dengan cara mengajar guru. Serta ada pergaulan siswa yang senang ke perpustakaan, dan adasiswa yanghanya bermain dan bercanda sehingga berdampak pada prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya belajar siswa dan pergaulan teman sebaya terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 1 Mundu Kabupaten Cirebon. Pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar merupakan kunciuntuk mengembangkan kinerja dalam sekolah. Pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap prestasi belajar adalah ketika siswa bersama teman-teman melakukan aktivitas yang bermanfaat maka bisa mendapatkan prestasi terbaik. Penelitain ini merupakan penelitian kuantitatif ex post facto. Populasi penelitian ini sebanyak 277 siswa. Sampel peneliti sebanyak 56 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis prosentase, uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearits, uji heteroskedastisitas, dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi linier bergada Y=102,240+0,276X1-1,19X2. Hasil uji F menunjukan nilai Sig. F sebesar 0,000 (P.Sig<0,05) maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh gaya belajar dan pergaulan teman sebaya berpengaruh terhadap prestasi belajar. Nilai koefisien determinasi sebesar 29,4%.Sedangkan sisanya 70,6% dipengaruhi oleh variabel lain. Kata Kunci: Gaya Belajar, Pergaulan Teman Sebaya, Prestasi Belajar.
UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MAHASISWA IPS Nurizzati, Yeti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.028 KB)

Abstract

ABSTRAKPesatnya perkembangan zaman, menuntut dunia pendidikan mampu mencetak mahasiswa yang mampu bersaing dalam dunia kerja, dan mampu bertahan terhadap seleksi sosial yang berlaku di masyarakat. Apalagi mahasiswa IPS, dimana lulusannya berhadapan langsung dengan masyarakat dan diharapkan mampu memberikan solusiterhadap isu sosial yang muncul di masyarakat. Hal ini menuntut mahasiswa IPS untuk mampu berpikir kritis dan kreatif.Upaya mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa IPS dapat dilakukan melalui pembelajaran berbasis kontekstual (CTL), pembelajaran berbasis penyelesaian masalah (CPS), pemilihan media dan sumber referensi yang sesuai, sertamengajarkan konsep, generalisasi, isu sosial dan berbagai keterampilan IPS.Kata Kunci : Berpikir kritis dan kreatif, Contextual Teaching and Learning (CTL), Creative Problem Solving (CPS)
INTERNALISASI NILAI-NILAI SOSIAL PADA KALANGAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN RAUDLATUT THOLIBIN PADA MASYARAKAT DESA BABAKAN KECAMATAN CIWARINGIN KABUPATEN CIREBON Ulinnuha, Mohamad; mahdi, mahdi; nurizzati, yeti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Pendidikan Karakter
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.634 KB)

Abstract

Kehidupan pondok pesantren memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dapat diperoleh di tempat pendidikan lain. Hal ini disebabkan karena pesantren lebih mengutamakan pengkajian terhadap ilmu keagamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan pola hidup yang  dilakukan santri di Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Desa Babakan Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon, menggambarkan nilai-nilai sosial santri dan menggambarkan internalisasi nilai-nilai sosial santri pada masyarakat sekitar Desa Babakan Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan triangulasi yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penyimpulan data. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pola hidup santri adalah mandiri, disiplin, sederhana dan tidak dzolim. Adapun internalisasi nilai-nilai sosial santri di pesantrennya adalah kiyai maupun ustadz-ustadznya sudah menerapkan tentang nilai-nilai sosial yang mana adanya pengawasan yang ekstra bagi para santri yang hendak melanggar aturan pesantren dan internalisasi nilai-nilai sosial pada masyarakatnya adalah secara tidak langsung bersentuhan dengan masyarakat sekitar karena letak pondok pesantren berada disekitar masyarakat jadi santri langsung praktik dari apa yang telah diajarkan di pondok pesantren. Kata kunci : Internalisasi, Nilai-nilai Sosial, Santri
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF PLANTED QUESTIONS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS jubaedah, jubaedah; suherman, aris; nurizzati, yeti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Inovasi Pembelajaran IPS
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.378 KB)

Abstract

Dalam suatu proses belajar mengajar, salah satu yang terpenting adalah adanya strategi atau metode pembelajaran. Penggunaan strategi pembelajaran dalam proses belajar mengajar seharusnya dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa. Namun kondisi di lapangan memperlihatkan bahwa penggunaan metode konvensional masih digunakan seperti halnya metode ceramah dan tanya jawab kurang mampu untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu perlu adanya penggunaan strategi atau metode yang terbaru agar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa tersebut. Sebagai hasil pengkajian, maka dalam penelitian ini digunakanlah strategi pembelajaran aktif Planted Questions. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas.  Subyek pada penelitian ini ialah siswa kelas VIII B MTs Negeri 2 Kota Cirebon dengan jumlah 40 siswa. Adapun pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Pengamatan pada pelaksanaan penelitian menunjukan terjadinya peningkatan. Hasil belajar siswa meningkat dari pra siklus dengan rata-rata kelas 71,12 dengan ketuntasan belajar 47,5% menjadi rata-rata kelas 75,25 dan ketuntasan belajar 67,5% pada siklus I dan siklus II rata-rata kelas menjadi 80,37 dengan ketuntasan belajar 82,5% adapun pada siklus III rata-rata kelas menjadi 86,75 dan ketuntasan belajar 90%. Aktivitas guru meningkat pada siklus I yaitu 52% menjadi 70% pada siklus II dan 94% pada siklus III. Aktivitas siswa mengalami peningkatan yaitu pada siklus I 50% menjadi 70% pada siklus II dan 94% pada siklus III. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi pembelaajaran aktif Planted Questions dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan aktivitas pembelajaran. Kata Kunci : Hasil Belajar, Planted Questions, Penelitian Tindaan Kelas
PERANAN STATISTIKA DALAM PENELITIAN SOSIAL EKONOMI Nurizzati, Yeti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.798 KB)

Abstract

ABSTRAK Statistika adalah salah satu ilmu yang diperlukan untuk sebuah penelitian, tak terkecuali bidang sosial ekonomi yang lebih bersifat kualitatif. Peran statistika dimulai dari sebelum penelitian dilakukan, penelitian berlangsung sampai pengolahan data penelitian. Diawali dengan teknik sampling, uji validitas dan reabilitas, uji hipotesis, analisis data sampai penafsirannya. Statistika deskriptif merupakan awal dari penyajian data yang dibuktikan secara kuantitatif dalam statistika inferensia dengan menggunakan uji statistik tertentu, disesuaikan dengan skala pengukuran dan jenis hipotesis yang dipergunakan. Kata Kunci : penelitian, statistika deskriptif, statistika inferensia, data, skala pengukuran, teknik sampling, validitas, reabilitas, hipotesis, uji statistik
HUBUNGAN MOTIVASI MAHASISWA DENGAN MINAT DALAM MEMILIH JURUSAN TADRIS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI IAIN SYEKH NURJATI CIREBON TAHUN 2016/2017 Rizqiah, Ria; Puspitasari, Ratna; Nurizzati, Yeti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 6, No 1 (2017): Motivasi dalam Pembelajaran
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.529 KB)

Abstract

ABSTRAK                                                                                           Motivasi dan minat merupakan hal yang dapat melatar belakangi seseorang dalam memilih suatu jurusan di Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti diketahui bahwa motivasi mahasiswa dalam memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tidak semuanya karena berdasarkan keinginan dari diri sendiri. Ada yang berasal dari keinginan orang tuanya, pelampiasan dikarenakan tidak diterima di Perguruan Tinggi Negeri atau jurusan yang diinginkan, dan pengaruh dari teman. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data motivasi dan minat mahasiswa memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, serta mengetahui hubungan antara motivasi dan minat mahasiswa dalam memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang disebarkan kepada 30 responden. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu skala prosentase, koefesien korelasi pearson (r), koefesien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa tingkat motivasi mahasiswa berdasarkan item positif sebesar 81,03% (baik) dan berdasarkan item negatif sebesar 91,665% (baik) sedangkan minat mahasiswa berdasarkan item positif sebesar 83,333% (baik) dan berdasarkan item negatif sebesar 89,999% (baik) serta angka korelasi sebesar 0,790 (tinggi atau kuat) dan nilai thitung  6,817 > ttabel 2,048 dengan df=28 pada taraf kesalahan 5%. Hal ini dapat diartikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, yaitu terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi mahasiswa dengan minat dalam memilih Jurusan Tadris IPS di IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2016/2017 dan besarnya motivasi mahasiswa ditentukan oleh minat sebesar 62,41%, sedangkan sisanya 37,59% ditentukan oleh faktor lain. Kata Kunci: Hubungan, Motivasi, Minat ABSTRACT Motivation and interest are things that can be the background of a person in choosing a major in Higher Education. Based on the results of preliminary observations made the researchers note that the motivation of students in choosing the Department of Social Sciences Tadris at IAIN Sheikh Nurjati Cirebon not everything because based on the desire of yourself. Some are derived from the wishes of their parents, impingement is not accepted in the State College or desired department, and the influence of friends. The purpose of this research is to obtain motivation data and interest of students to choose Tadris Department of Social Sciences, and to know the relation between motivation and student interest in choosing Tadris Department of Social Sciences at IAIN Syekh Nurjati Cirebon year 2016/2017. This study uses quantitative research methods, with data collection techniques in the form of a questionnaire distributed to 30 respondents. While the data analysis techniques used are percentage scale, pearson correlation coefficient (r), coefficient of determination and hypothesis testing. The result of this study showed that the students' motivation level based on positive item is 81,03% (good) and based on negative item 91,665% (good) while student interest based on positive item equal to 83,333% (good) and based on negative item equal to 89,999% ) as well as the correlation number of 0.790 (high or strong) and the tcount of 6.817> ttable 2.048 with df = 28 at the 5% error level. This can be interpreted that Ha accepted and H0 rejected, that is there is a significant correlation between student motivation with interest in choosing Tadris IPS Department in IAIN Sheikh Nurjati Cirebon Year 2016/2017 and the amount of student motivation is determined by the interest of 62,41%, while the rest 37.59% is determined by other factors.Keywords: Relationship, Motivation, Interest
KETERTOLAKAN LAPORAN HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS Nurizzati, yeti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.869 KB)

Abstract

ABSTRAK Semenjak guru dituntut secara professional untuk melakukan penelitian, maka Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mulai diminati oleh guru. Mereka beramai-ramai melakukan PTK di kelas-kelas masing-masing. Yang menjadi permasalahan adalah ketika hasil penelitian mereka diajukan ke dewan penilai untuk mendapatkan kum, dimana beberapa dari hasil penelitian mereka tertolak. Salah satunya adalah karena ditemukan beberapa kesalahan yang terdapat pada laporan hasil PTK.Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau “classroom action research”adalah penelitian yang bersifat reflektif, dilakukan oleh pelaku tindakan (guru) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Kesalahan yang ada pada laporan hasil PTK yang menyebabkan tertolaknya hasil PTK oleh dewan penilai dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu kesalahan umum, kesalahan khusus, dan kesalahan lain. Oleh karena itu, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar PTK berhasil yaitu kesediaan untuk mengakui kekurangan diri, kesempatan yang memadai untuk menemukan sesuatu yang baru, dorongan untuk mengemukakan gagasan baru, waktu yang tersedia untuk melakukan percobaan, kepercayaan timbal balik antar orang-orang yang terlibat, dan pengetahuan tentang dasar-dasar proses kelompok oleh peserta penelitian. Kata Kunci : Ketertolakan, PTK, Kesalahan, Keberhasilan
ANALISIS FAKTOR TERHADAP PEMILIHAN ISLAMIC BOARDING SCHOOL DI SMAIT NUURUSSHIDDIIQ CIREBON Nurizzati, yeti
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.685 KB)

Abstract

Beragamnya jenis pendidikan yang ditawarkan, mengharuskan orang tua dan siswa, untuk pandai dalam memilih sekolah. Terlepas dari bagaimana manajemen lembaga pendidikan dalam mengelola sekolah, faktor apa yang mempengaruhi siswa SMA terhadap pemilihan Islamic boarding school adalah masalah yang akan dikaji. Dalam hal pemilihan Islamic boarding school, siswa akan mempertimbangkan faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa, terdiri dari pendidikan dan penghasilan orang tua siswa. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri siswa yang tidak lain adalah karakter yang dimiliki islamic boarding school.  Pada siswa SMAIT Nuurusshiddiiq Cirebon, terdapat tujuh kelompok besar faktor yang mempengaruhi dalam memilih sekolah tersebut. Ketujuh kelompok faktor tersebut adalah faktor internal yaitu orang tua siswa; serta faktor eksternal yaitu daya tarik sekolah, kepribadian SDM, mutu lulusan, waktu belajar, biaya sekolah, dan afiliasi politik sekolah.Kata kunci : faktor, pemilihan, islamic boarding school
PENEMPATAN STRATEGIS MATA KULIAH STATISTIKA PADA KURIKULUM IAIN SYEKH NURJATI CIREBON Nurizzati, yeti
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.644 KB)

Abstract

pula memahami seluk beluk kurikulum hingga batas tertentu dalam skala mikro, danmampu  mengembangkan  kurikulum  pada  satuan  mata  kuliah  di  kelas.  IAIN  Syekh Nurjati Cirebon menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan tujuan agar lulusan memiliki kompetensi yang menjadi tujuan dan sasaran jurusan/ prodi. Mata kuliah statistika termasuk mata kuliah kelompok institut, dimana seluruh mahasiswa IAIN harus mengikuti kuliah tersebut sampai lulus. Silabus MK Statistika berisi  tentang  konsep  dasar statistika,  statistika  deskriptif  dan  statistika  inferensia. Penempatan strategis MK Statistika pada kurikulum IAIN Syekh Nurjati Cirebon lebih tepat diberikan pada semester V atau VI dengan bobot 3 sks. Pemilihan semester ganjil dan genap dengan alasan untuk keseimbangan beban kerja dosen dan mengingat ketersediaan dosen statistika yang masih terbatas jumlahnya. Pada semester ini, jarak waktu perkuliahan dengan penelitian skripsi tidak terlalu jauh tapi tidak terlalu dini, juga tidak terlalu padat. Agar lebih optimal, praktikum SPSS dilakukan di laboratorium komputer di luar perkuliahan tatap muka. Kata kunci : kurikulum berbasis kompetensi, statistika, penempatan strategis
DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA DI MAN 2 KUNINGAN siti, khodijah; Nurizzati, Yeti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 7, No 2 (2018): Perilaku Sosial
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.638 KB)

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan studi pendahuluan yang penulis lakukan di MAN 2 Kuningan yang terletak di Jl. Siliwangi Desa Ciawigebang Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan yang diindentifikasi merupakan masalah diantaranya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi khususnya handphone smartphone di kalangan siswa kelas XII IPS yang dipergunakan tidak menyesuaikan tempat dan waktu penggunaanya. Penggunaan handphone di lingkungan sekolah berimbas kepada perubahan perilaku sosial siswa kepada guru maupun siswa lainnya.            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi siswa kelas XII IPS, mendeskripsikan perilaku sosial siswa terhadap guru, siswa dengan siswa di lingkungan sekolah, dan menganalisis dampak dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi khususnya handphone smartphone terhadap perilaku sosial siswa di MAN 2 Kuningan.Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi khususnya handphone smartphone di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh para siswa tanpa sepengetahuan para guru diperlukan adanya pengawasan yang lebih ketat lagi dan penerapan sanksi yang lebih memberikan efek jera kepada para siswa yang melanggar peraturan yang ada di sekolah, agar siswa tidak lagi melanggar aturan tersebut.Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan beberapa siswa kelas XII IPS.Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) penggunaan teknologi informasi dan komunikasi khususnya handphone smartphone digunakan di waktu dan tempat yang kurang tepat 2) terjadi perubahan perilaku sosial siswa ketika mereka memainkan handphone smartphone, interaksi sosial diantara siswa menjadi terganggu. 3) dampak negatif dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi handphone smartphone  di lingkungan sekolah yaitu: siswa tidak fokus saat belajar, siswa menjadi individualis, dan menghiraukan lingkungan sekitar mereka. Sedangkan dampak positif dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi handphone smartphone di lingkungan sekolah yaitu: membantu siswa mencari bahan materi tambahan, membantu siswa mengerjakan tugas sekolah, dipergunakan siswa untuk berwirausaha dengan berjualan online melalui handphone smartphone.   Kata kunci: Teknologi informasi dan komunikasi, handphone smartphone, perilaku sosial.